web analytics

Home

BERITA

  • 1 September 2015
  • 2664 Views

Terima Direktur IMF, Presiden Jokowi: Tidak Bicara Utang, Diskusi Perekonomian Global

IMF

Presiden Jokowi dan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christina Lagarde, mengggelar konperensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9) sore.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution , Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menerima kunjungan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christina Lagarde, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9) sore.

Presiden Jokowi mengatakan, dalam pertemuan itu didiskusikan tentang situasi perekonomian global yang belakangan penuh ketidakpastian. Sama sekali tidak dibicarakan masalah pemberian utang.

“Tidak ada (pembahasan soal utang). Kami berdiskusi tentang situasi perekonomian global yang belakangan penuh ketidakpastian,” kata Presiden Jokowi dalam konperensi pers bersama Christine Lagarde yang digelar seusai pertemuan keduanya.

  • 1 September 2015
  • 4784 Views

Temui Warga, Presiden Jokowi Dan Ibu Negara Bagikan Paket Sembako

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana membagikan paket sembako kepada warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (1/9)

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana membagikan paket sembako kepada warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (1/9)

Setelah akhir pekan lalu mengunjungi warga Tanah Tinggi, Johar Baru, dan Kampung Rawa, Jakarta Pusat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bertemu warga DKI Jakarta. Kali ini, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menemui warga Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk , dan warga Jalan Kalianyar II, Tambora, Selasa (1/9), untuk membagikan bahan sembako.

Kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo disambut ratusan warga yang memadati lapangan bulutangkis di RT 10 RW 08, Kelurahan Kedoya, Kecamatan Kebon Jeruk, dan juga Mushola Sohibul Istiqomah, di Jalan Kalianyar II, Tambora.

  • 1 September 2015
  • 6335 Views

Saat Presiden Jokowi Undang Pengojek, Sopir Mikrolet, Sopir Taksi, Makan Siang Di Istana

Presiden Jokowi makan siang dengan seratusan tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi, dsb, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang

Presiden Jokowi makan siang dengan seratusan tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi, dsb, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang seratusan pengojek, sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini dan sopir taksi untuk makan siang bersama di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang.

“Saya mengundang ke sini hanya untuk makan siang, tidak ada kepentingan lain,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato penyambutan makan siang untuk puluhan pengojek, sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini dan sopir taksi, yang baru pertama kalinya diselenggarakan di Istana Negara ini.

  • 1 September 2015
  • 5657 Views

Seskab: Keyakinan Presiden Jokowi Bangkitkan Optimisme Hadapi Turbulensi Ekonomi

Seskab Pramono Anung berdialog dengan Tim Redaksi Tempo, di ruang kerjanya, Selasa (1/9)

Seskab Pramono Anung berdialog dengan Tim Redaksi Tempo, di ruang kerjanya, Selasa (1/9)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung Wibowo mengemukakan, sekarang ini ada kesadaran kolektif bahwa melesatnya nilai tukar dollar AS terhadap rupiah menjadi seperti sekarang ini bukan semata-mata karena persoalan policy dalam negeri, tapi sudah menjadi persoalan dunia.

Kalau lihat konstruksinya negara kita dibandingkan dengan negara lain, menurut Pramono, Indonesia relatif lebih stabil. Di kawasan ASEAN, dibandingkan dengan Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, menurut Pramono, Indonesia itulebih stabil, karena memang pondasi ekonomi kita cukup baik.

  • 1 September 2015
  • 4514 Views

Sekretariat Kabinet Gelar Rakor Staf Ahli K/L Bidang Perekonomian

Sekretaris Kabinet Pramono Anung berfoto bersama peserta Rakor Staf Ahli K/L Bidang Perekonomian, di Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Selasa (1/9)

Sekretaris Kabinet Pramono Anung berfoto bersama peserta Rakor Staf Ahli K/L Bidang Perekonomian, di Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Selasa (1/9)

Guna meningkatkan sinergi, kerjasama, dan bahu membahu dalam proses manajemen birokrasi dengan tujuan untuk mempermudah pencapaian target kebijakan dan program pembangunan ekonomi, Sekretariat Kabinet mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Staf Ahli Kementerian/Lembaga (K/L) Bidang Perekonomian, di Aula Serba Guna Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (1/9).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam sambutan pembukaan Rakor tersebut mengatakan, acara Rakor itu juga dimaksudkan meningkatkan peran Staf Ahli, bukan hanya sekedar menjadi Staf Ahli bagi dirinya sendiri tetapi tentunya menjadi ahli bagi kelembagaan, menjadi ahli bagi kepentingan bangsa.

  • 1 September 2015
  • 4066 Views

Tidak Jamin Bebas Korupsi, Pansel Sebut 8 Nama Capim KPK Sudah Bebas Catatan Kriminal

Ketua Pansel KPK Destry Damayanti didampingi anggota Pansel menjawab wartawan, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9)

Ketua Pansel KPK Destry Damayanti didampingi anggota Pansel menjawab wartawan, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9)

Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) tidak berani menjamin 8 (delapan) nama calon yang lolos seleksi telah bebas dari kasus korupsi. Namun Pansel menjamin kedelapan nama yang telah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu bebas dari catatan kriminal.

“Pansel tidak bisa menjamin seperti itu, tapi paling tidak apa yang kami pilih itu adalah nama yang memang tidak ada catatan-catatan kriminalnya. Jaminan kami adalah berdasarkan laporan atau pun catatan-catatan yang kami terima hingga kemarin,” kata Ketua Pansel KPK Destry Damayanti menjawab wartawan mengenai jaminan korupsi bagi kedelapan nama Capim yang telah lolos seleksi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9) siang.

  • 1 September 2015
  • 5825 Views

Johan Budi Dan Basaria Lolos, Presiden Jokowi Umumkan 8 Nama Capim KPK

Presiden Jokowi didampingi anggota Pansel mengumumkan 8 nama yang lolos seleksi Capim KPK, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9)

Presiden Jokowi didampingi anggota Pansel mengumumkan 8 nama yang lolos seleksi Capim KPK, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai menerima Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) yang dipimpin oleh ketuanya Destry Damayanti, mengumumkan langsung 8 (delapan) nama calon pimpinan KPK yang lolos seleksi untuk diajukan kepada DPR-RI untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

“Dari tahapan-tahapan seleksi yang telah dilakukan yaitu pendaftaran, pengumuman hasil seleksi administrasi, tes objektif dan pembuatan makalah, kemudian profile assesment, wawancara dan tes kesehatan, telah diserahkan kepada saya 8 (delapan) calon Pimpinan KPK 2015-2019 yang sudah diseleksi berdasarkan integritas, kompetensi, leadership, independensi, dan juga pengalaman yang terkait dengan hal-hal yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9).

BERITA TERPOPULER

  • 1 September 2015
  • 2665 Views

Terima Direktur IMF, Presiden Jokowi: Tidak Bicara Utang, Diskusi Perekonomian Global

IMF

Presiden Jokowi dan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christina Lagarde, mengggelar konperensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9) sore.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution , Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menerima kunjungan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christina Lagarde, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9) sore.

Presiden Jokowi mengatakan, dalam pertemuan itu didiskusikan tentang situasi perekonomian global yang belakangan penuh ketidakpastian. Sama sekali tidak dibicarakan masalah pemberian utang.

“Tidak ada (pembahasan soal utang). Kami berdiskusi tentang situasi perekonomian global yang belakangan penuh ketidakpastian,” kata Presiden Jokowi dalam konperensi pers bersama Christine Lagarde yang digelar seusai pertemuan keduanya.

  • 1 September 2015
  • 4785 Views

Temui Warga, Presiden Jokowi Dan Ibu Negara Bagikan Paket Sembako

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana membagikan paket sembako kepada warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (1/9)

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana membagikan paket sembako kepada warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (1/9)

Setelah akhir pekan lalu mengunjungi warga Tanah Tinggi, Johar Baru, dan Kampung Rawa, Jakarta Pusat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bertemu warga DKI Jakarta. Kali ini, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menemui warga Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk , dan warga Jalan Kalianyar II, Tambora, Selasa (1/9), untuk membagikan bahan sembako.

Kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo disambut ratusan warga yang memadati lapangan bulutangkis di RT 10 RW 08, Kelurahan Kedoya, Kecamatan Kebon Jeruk, dan juga Mushola Sohibul Istiqomah, di Jalan Kalianyar II, Tambora.

  • 1 September 2015
  • 6336 Views

Saat Presiden Jokowi Undang Pengojek, Sopir Mikrolet, Sopir Taksi, Makan Siang Di Istana

Presiden Jokowi makan siang dengan seratusan tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi, dsb, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang

Presiden Jokowi makan siang dengan seratusan tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi, dsb, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang seratusan pengojek, sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini dan sopir taksi untuk makan siang bersama di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang.

“Saya mengundang ke sini hanya untuk makan siang, tidak ada kepentingan lain,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato penyambutan makan siang untuk puluhan pengojek, sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini dan sopir taksi, yang baru pertama kalinya diselenggarakan di Istana Negara ini.

  • 1 September 2015
  • 5658 Views

Seskab: Keyakinan Presiden Jokowi Bangkitkan Optimisme Hadapi Turbulensi Ekonomi

Seskab Pramono Anung berdialog dengan Tim Redaksi Tempo, di ruang kerjanya, Selasa (1/9)

Seskab Pramono Anung berdialog dengan Tim Redaksi Tempo, di ruang kerjanya, Selasa (1/9)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung Wibowo mengemukakan, sekarang ini ada kesadaran kolektif bahwa melesatnya nilai tukar dollar AS terhadap rupiah menjadi seperti sekarang ini bukan semata-mata karena persoalan policy dalam negeri, tapi sudah menjadi persoalan dunia.

Kalau lihat konstruksinya negara kita dibandingkan dengan negara lain, menurut Pramono, Indonesia relatif lebih stabil. Di kawasan ASEAN, dibandingkan dengan Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, menurut Pramono, Indonesia itulebih stabil, karena memang pondasi ekonomi kita cukup baik.

ARTIKEL

PERATURAN

  • PRORAKYAT
  • PERATURAN
  • NUSANTARA

  • NUSANTARA
  • INTERNASIONAL
  • TRANSKRIP PIDATO PRESIDEN

    SUARA RAKYAT

    Suara Rakyat 9

    Pada masa Presiden SBY, pendapatan per kapita meningkat 300% lebih, dari Rp 10,54 juta (2004) menjadi Rp 36,5 juta (2013).(9949)


    Suara Rakyat 8

    Pertumbuhan ekonomi rata-rata hampir 6%, tertinggi kedua di dunia pada 2012 dan tertinggi kedua di antara negara-negara G-20 pada tahun 2013. (9949)


    Suara Rakyat 7

    Selama Pemerintahan SBY, telah dikucurkan Kredit Usaha Rakyat Rp 137,69 triliun bagi 10,03 juta pelaku UMKM.


    Suara Rakyat 6

    Pak SBY, tetap doa mohon "petunjuk, rahmat, karunia" dalam menjalankan roda Pemerintahan serta diberikan sehat, tenang, selaras dan semangat, amin, kami mendukung bapak.


    Suara Rakyat-5

    RI juara

    harland
    Suara Rakyat 4

    Selamat atas terpilihnya Bapak Jokowi sebagai presiden RI ke-7

    Harland
    Suara Rakyat 1

    Pak SBY, Pak tolong guru honor Daerah di Padang Lawas Utara yang sudah lama mengabdi yang masuk dalam K1 tapi belum di angkat jadi PNS sebanyak 81 orang. (08137630xxxx)

    Suara Rakyat 1
    nn
    Suara Rakyat 2

    Selama Presiden SBY, angka kemiskinan turun dari 16,7 (2004) menjadi 11,37% (2013) dan pengangguran dari 9,9% (2004) menjadi 6,25% (2013). (08128241xxxx)

    Suara Rakyat 2
    nn
    Suara Rakyat 3

    Pada masa Presiden SBY, pendapatan per kapita meningkat 300% lebih, dari Rp 10,54 juta (2004) menjadi Rp 36,5 juta (2013).(9949)

    Suara Rakyat 3
    hh

    Read More Testimonials »