web analytics

Home

BERITA

  • 2 May 2016
  • 152 Views

Butuh Banyak Pelabuhan, Presiden Jokowi Minta Pemaparan Patimban Gantikan Cilamaya

Presiden Jokowi memimpin ratas mengenai Rencana Pembangunan Pelabuhan Patimban, Senin (2/5), di Kantor Presiden, Jakarta. (Foto: Humas/Jay)

Presiden Jokowi memimpin ratas mengenai Rencana Pembangunan Pelabuhan Patimban, Senin (2/5), di Kantor Presiden, Jakarta. (Foto: Humas/Jay)

Presiden Joko Widodo memimpin Rapat Terbatas membahas rencana pembangunan Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat di Kantor Presiden, Senin (2/5) sore.

Presiden mengatakan bahwa salama ini memfokuskan pembangunan pelabuhan di luar Pulau Jawa, namun bukan berarti pelabuhan tidak diperlukan di Pulau Jawa. Oleh sebab itu, Presiden mengatakan jika perlu dibangun pelabuhan alternatif mengingat kepadatan pelabuhan-pelabuhan yang sudah ada semakin padat seperti di Tanjung Priok, Tanjung Emas, dan Tanjung Perak di Surabaya.

  • 2 May 2016
  • 1991 Views

Tolak Bayar Tebusan, Menlu: Kita Kerja Keras Bebaskan 4 WNI Yang Masih Disandera di Filipina

Menlu Retno Marsudi berfoto bersama 10 WNI yang telah bebas dari penyanderaan, sebelum diserahkan kepada keluarga mereka, di Gedung Kemlu, Jakarta, Senin (2/5) siang

Menlu Retno Marsudi berfoto bersama 10 WNI yang telah bebas dari penyanderaan, sebelum diserahkan kepada keluarga mereka, di Gedung Kemlu, Jakarta, Senin (2/5) siang

Setelah 10 WNI Anak Buah Kapal (ABK) Brahma-12 dibebaskan oleh kelompok milisi di rumah Gubernur Zulu, Filipina, Pemerintah Indonesia masih terus bekerja bersama berbagai pihak dalam upaya pembebasan 4 WNI ABK TB Henry yang masih disandera kelompok milisi negara tersebut.

“Kita masih bekerja keras untuk pembebasan empat ABK WNI lainnya yang juga ditawan di Filipina,” kata Menlu alam acara penyerahan 10 ABK WNI korban sandera di Filipina kepada keluarganya, di Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, Senin (2/5).

  • 2 May 2016
  • 2161 Views

Harus Dilantik Paling Lambat 18 Mei, Pansel Serahkan 12 Nama Calon Anggota Kompolnas

Ketua Pansel Imam Sujarwo memberikan keterangan pers usai menyerahkan 12 nama calon anggota Kompolnas kepada Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/5) siang. (Foto: JAY/Humas)

Ketua Pansel Imam Sujarwo memberikan keterangan pers usai menyerahkan 12 nama calon anggota Kompolnas kepada Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/5) siang. (Foto: JAY/Humas)

Panitia seleksi (pansel) pemilihan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)  menyerahkan 12 nama calon anggota Kompolnas periode 2016-2020 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Senin (2/5) siang.  Ke-12 nama itu terdiri dari 6 orang dari unsur pakar kepolisian dan 6 orang dari unsur tokoh masyarakat.

Ketua Kompolnas Imam Sujarwo dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, nantinya Presiden sesuai kewenangan memilih  dan menetapkan anggota Kompolnas periode 2016-2020 yang berjumlah 6 (enam) orang terdiri dari 3 (tiga) orang unsur  pakar kepolisian  dari 3 (tiga) orang unsur tokoh masyarakat.

  • 2 May 2016
  • 3267 Views

Hari Pendidikan Nasional, Mendikbud: Sapalah Para Pendidik Kita Dulu, Ucapkan Terima Kasih

Mendikbud Anies Baswedan mengenakan pakaian adat saat menjadi Irup Hardiknas, di kantor Kemdukbud, Jakarta, Senin (2/5) pagi

Mendikbud Anies Baswedan mengenakan pakaian adat saat menjadi Irup Hardiknas, di kantor Kemdukbud, Jakarta, Senin (2/5) pagi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengajak masyarakat yang sudah merasakan dampak dari pendidikan untuk ikut bergerak, ikut terlibat dalam memperluas dampak pendidikan terhadap saudara-saudara sebangsa yang belum sepenuhnya merasakan kesempatan itu.

Karena itu, lanjut Mendikbud, pada tahun ini pemerintah sengaja memilih tema “Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-cita” sebagai tema keriaan Hari Pendidikan Nasional.

  • 2 May 2016
  • 3757 Views

Tiba di Jakarta, 10 ABK WNI Yang Disandera di Filipina Langsung Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Menlu Retno Marsudi menyambut kedatangan 10 WNI yang disandera kelompok milisi FIlipina, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (1/5) malam

Menlu Retno Marsudi menyambut kedatangan 10 WNI yang disandera kelompok milisi FIlipina, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (1/5) malam

Sepuluh Warga Negara Indonesia (WNI) anak buah kapal Brahma-12 yang telah dibebaskan dari penyanderaan oleh kelompok milisi di Filipina, tiba di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (1/5) sekitar pukul 23.30 WIB. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Para ABK langsung dibawa menuju Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.  Menlu Retno Marsudi mengaku masih menunggu perkembangan hingga Senin (2/5) ini untuk dilakukan proses selanjutnya.

  • 1 May 2016
  • 10064 Views

10 WNI Dibebaskan, Menlu: Ini Adalah Diplomasi Total, Tidak Terfokus G to G

BebasMenteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, pembebasan 10 WNI yang disandera oleh kelompok milisi Filipina, Minggu (1/5), seperti disampaikan oleh Presiden Joko Widodo melibatkan banyak pihak, semua anak bangsa.

“Oleh karena itu kita sampaikan bahwa ini adalah diplomasi total, yang tidak saja hanya terfokus pada diplomasi Government to Government (G to G), tetapi juga melibatkan jaringan-jaringan informal,” kata Menlu Retno Marsudi yang didampingi oleh Mensesneg Pratikno dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dalam konperensi pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Minggu (1/5) petang.

  • 1 May 2016
  • 7188 Views

10 WNI Bebas, Presiden Jokowi: Kita Masih Kerja Keras Untuk Pembebasan 4 WNI Lainnya

Presiden Jokowi didampingi Menlu, Mensesneg, dan Panglima TNI saat memberikan keterangan pers mengenai pembebasan WNI yang disandera di Filipina, Minggu (1/5), di Istana Kepresidenan Bogor. (Foto: BPMI/Rusman)

Presiden Jokowi didampingi Menlu, Mensesneg, dan Panglima TNI saat memberikan keterangan pers mengenai pembebasan WNI yang disandera di Filipina, Minggu (1/5), di Istana Kepresidenan Bogor. (Foto: BPMI/Rusman)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa syukurnya atas telah dibebaskannya 10 Warga Negara Indonesia (WNI) Anak Buah Kapal (ABK) Brahma 2, yang telah diculik dan disandera sejak 26 Maret lalu. Namun demikian, pemerintah masih bekerja keras untuk pembebasan 4 ABK WNI yang lainnya.

“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT akhirnya 10 ABK WNI yang disandera oleh kelompok bersenjata sejak 26 Maret 2016 lalu, saat ini telah dapat dibebaskan,” kata Presiden Jokowi dalam konperensi pers yang digelar mendadak, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Minggu (1/5) petang.

  • 30 April 2016
  • 11758 Views

Presiden Jokowi Tinjau Pelabuhan Depapre

Presiden Jokowi meninjau Pelabuhan Depapre, Sentani, Papua, Sabtu (30/4). (Foto: BPMI)

Presiden Jokowi meninjau Pelabuhan Depapre, Sentani, Papua, Sabtu (30/4). (Foto: BPMI)

Mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya di Papua, Sabtu (30/4), Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Pelabuhan Depapre, di Sentani.

“Ini Pelabuhan Peti Kemas Depapre yang memang baru awal dimulai. Dan kedepan tadi sudah sepakat antara Pak Gubernur, Pak Bupati, dengan Bu Menteri BUMN bahwa ini akan dikerjakan BUMN dan BUMD, Pelindo dan nanti BUMD di sini” kata Presiden Jokowi.

  • 30 April 2016
  • 12061 Views

Tidak Hanya Perbaikan Fisik, Presiden Jokowi: Revitalisasi Pasar Tradisional Juga Perbaikan Manajemen dan Modal

Presiden Jokowi meninjau Pasar Pharaa, Sentani, Papua (30/4). (Foto: BPMI)

Presiden Jokowi meninjau Pasar Pharaa, Sentani, Papua (30/4). (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Papua (29-30/4) yang difokuskan pada revitalisasi pasar tradisional. Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden  meresmikan Pasar Raya Amahami di Bima, Nusa Tenggara Barat (29/4) dan groundbreaking Pasar Budaya Mama-Mama di Jayapura serta meninjau Pasar Pharaa dan meresmikan Pasar Rakyat Doyo Baru di Sentani, Papua (30/4).

  • 30 April 2016
  • 12831 Views

Presiden Jokowi : Pembangunan Pasar Mama-Mama Harus Tuntas Dalam 10 Bulan

Presiden Jokowi saat groundbreaking Pasar Budaya Mama-Mama, di Jayapura, Papua, Sabtu (28/4). (Foto: BPMI)

Presiden Jokowi saat groundbreaking Pasar Budaya Mama-Mama, di Jayapura, Papua, Sabtu (28/4). (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (29/4), melakukan Groundbreaking Pembangunan Pasar Budaya Mama-Mama Papua di Jayapura. Presiden, dalam sambutannya saat groundbreaking, meminta kepada menteri-menteri terkait agar pembangunan pasar dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu tahun atau sekitar 10 bulan karena sudah ditunggu mama-mama.

“Sudah, dikerjakan 10 bulan. Siap nggak 10 bulan?” tanya Presiden kepada Menteri BUMN Rini Soemarno selaku koordinator dari pembangunan pasar tersebut, yang dijawab siap oleh Menteri BUMN.

ARTIKEL

PERATURAN

  • PRORAKYAT
  • PERATURAN
  • NUSANTARA

  • NUSANTARA
  • INTERNASIONAL
  • TRANSKRIP PIDATO PRESIDEN