web analytics

Home

BERITA

  • 28 February 2017
  • 1411 Views

Percepatan Infrastruktur Jalan di Jateng, Ganjar Targetkan Lebaran Sudah Fungsional Dipakai

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjawab wartawan usai mengikuti rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) sore. (Foto: JAY/Humas)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjawab wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) sore. (Foto: Humas/Jay)

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengemukakan, sejumlah proyek strategis nasional di Jawa Tengah akan dipercepat pelaksanaannya. Ia menyebutkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus menghendaki agar konsentrasi di infrastruktur, khususnya jalan.

“Target kita sih Lebaran sudah bisa fungsional dipakai. Fungsional semuanya. Jadi nanti kalau lewat semuanya, semuanya akan bisa jalan bahkan sampai ke Jawa Timur,” kata Ganjar kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Jawa Tengah, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) sore.

  • 28 February 2017
  • 2557 Views

Tahap Akhir Tax Amnesty, Presiden Jokowi: Terima Kasih Kepada Pasukan Yang Pergi Pagi Pulang Pagi

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai sosialisasi tahap akhir tax amnesty, di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (28/2) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai sosialisasi tahap akhir tax amnesty, di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (28/2) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Tidak terasa program pengampunan pajak atau tax amnesty sudah berjalan selama 8 (delapan) bulan, dari Maret 2016, yang berarti memasuki tahap akhir. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku, selama ini dirinya mengetahui yang bertugas di lapangan, terutama di Direktorat Jenderal Pajak dan seluruh jajarannya betul-betul sudah menjadi pasukan yang pergi pagi pulangnya pagi.

“Iya bener. Sabtu dan Minggu juga buka seperti apotik 24 jam. Buka, kita perintah untuk buka ya buka,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Sosialisasi Tahap Akhir Amnesti Pajak di Hall B3 dan C3 Jakarta Internasional Expo (JI-EXPO) Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/2) siang.

  • 28 February 2017
  • 2039 Views

Sebut Politik Aman, Presiden Jokowi: Ini Saatnya Investasi, Jangan Keduluan Dari Luar

Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri menghadiri Sosialisai Tahap Akhir Amnesti Pajak, di JI-EXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa  (28/2) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri menghadiri Sosialisai Tahap Akhir Amnesti Pajak, di JI-EXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/2) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat agar segera menginvestasikan uang yang dimilikinya. Ia menyebutkan, saat ini adalah saat yang tepat untuk berinvestasi. Karena itu, Presiden mengingatkan jangan menyalahkan pemerintah jika kesempatan yang baik ini diambil investor dari luar negeri.

“Saya pastikan, bapak, ibu dan saudara semuanya, tahu betul peluang yang ada di negara kita itu apa tahu. Di bidang komoditas apa akan masuk, saudara-saudara juga tahu. Tidak usah saya beritahukan. Sehingga peluang-peluang itu segera ambil. Jangan keduluan yang dari luar,” kata Presiden Jokowi saat berbicara pada Sosialisasi Tahap Akhir Amnesti Pajak di Hall B3 dan C3 Jakarta Internasional Expo (JI-EXPO) Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/2) siang.

  • 28 February 2017
  • 2436 Views

Topang Pertumbuhan Jateng, Presiden Jokowi Minta Percepat Perluasan Bandara Ahmad Yani

Seskab Pramono Anung dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berbicara sambil berbisi sebelum mengikuti rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) sore. (Foto: JAY/Humas)

Seskab Pramono Anung dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berbicara sambil berbisik sebelum mengikuti rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) sore. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Jawa Tengah adalah salah satu provinsi di Indonesia yang struktur perekonomiannya sudah mulai ditopang oleh industri, sektor industri, khususnya industri pengolahan. Bahkan Industri pengolahan merupakan penyumbang terbesar perekonomian di Jawa Tengah dengan kontribusi mencapai 34,8 persen, yang diikuti sektor pertanian sebesar 15 persen.

“Selain kedua sektor unggulan itu, kita melihat sektor pariwisata masih perlu dikembangkan lagi, sehingga bisa menjadi mesin penggerak perekonomian di Jawa Tengah,” kata Presiden Jokowi dalam pengantarnya pada rapat terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Program Prioritas di Provinsi Jawa Tengah, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) sore.

  • 28 February 2017
  • 2504 Views

Ratusan Pulau Belum Ada Penghubungnya, Gubernur Maluku Utara Minta Pembangunan Infrastruktur

Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba menjawab wartawan usai rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) siang. (Foto: JAY/Humas)

Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba menjawab wartawan usai rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) siang. (Foto: JAY/Humas)

Momentum Rapat Terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi dan dihadiri para Menteri Kabinet Kerja dimanfaatkan oleh Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba untuk menyampaikan beberapa hal prioritas untuk pembangunan Maluku Utara.

“Pertama sekali adalah infrastruktur jalan dekat Halmahera yang menyentuh 6 Kabupaten/Kota, yang sampai hari ini belum selesai,” kata Abdul Ghani Kasuba menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Maluku Utara, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) siang.

  • 28 February 2017
  • 3359 Views

Pimpin Ratas Maluku Utara, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Fokus Pada Unggulan Daerah

Presiden Jokowi bersiap memimpin rapat terbatas yang dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba (berpeci), di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) siang. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Jokowi bersiap memimpin rapat terbatas yang dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba (berpeci), di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) siang. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan kembali, bahwa setiap daerah, setiap provinsi harus fokus untuk mengembangkan apa yang menjadi unggulannya. Ia memberi contoh, misalnya Sunnylands di California. Pemerintahnya hanya fokus pada destinasi wisata golf dan menjadikan kotanya sebagai sebuah destinasi terbaik di dunia, dengan memiliki 34 padang golf.

“Ya, hanya itu dikembangkan secara fokus, infrastukturnya juga arahnya semuanya ke sana dan ternyata mereka bisa hidup dari destinasi wisata golf yang terbaik di dunia,” kata Presiden Jokowi dalam arahannya pada rapat terbatas yang membahas mengenai Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Program Prioritas di Provinsi Maluku Utara, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/2) siang.

  • 28 February 2017
  • 4943 Views

Agar Puskesmas Sepi, Presiden Jokowi Minta Tenaga Kesehatan Aktif Datangi Masyarakat

Presiden Jokowi didamping Menkes dan Wagub DKI Jakarta memukul gong tanda dimulainya pembukaan Raker Kesehatan Nasional 2017, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (28/2) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi didamping Menkes dan Wagub DKI Jakarta memukul gong tanda dimulainya pembukaan Raker Kesehatan Nasional 2017, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (28/2) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) harus diarahkan kepada pencegahan secara dini warga dari segala penyakit. Untuk itu, Presiden meminta agar tenaga kesehatan aktif mendatangi masyarakat.

“Yang benar adalah kita membuat masyarakat itu tidak sakit, masyarakat itu sehat. Yang benar itu. Sehingga Puskesmas sepi, rumah sakit sepi. Jangan dibalik-balik. Buat masyarakat sehat, agar rumah sakit itu sepi, agar Puskesmas itu sepi,” kata Presiden Jokowi dalam bagian lain pidatonya saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Nasional Tahun 2017, peluncuran Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS), serta Pembangunan 124 Puskesmas Perbatasan di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (28/2) pagi.

  • 28 February 2017
  • 3928 Views

Buka Raker Kesehatan Nasional 2017, Presiden Jokowi: Memalukan, Kalau Masih Ada Gizi Buruk

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2017, di Bidakara, Jakarta, Selasa (28/2) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2017, di Bidakara, Jakarta, Selasa (28/2) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, sebagai negara yang saat ini berada pada posisi income menengah, negara dengan pendapatan menengah, jangan sampai ada lagi yang namanya gizi buruk di tanah air.

“Ndak lah. Memalukan kalau masih ada. Ini yang harus diselesaikan, ada 1 orang pun di sebuah daerah, ada 2 orang pun, ada 3 anak pun. Entah 1 anak, 2 anak, 3 anak harus secepatnya diselesaikan. Apalagi lebih dari itu,”kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2017, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (28/2) pagi.

  • 28 February 2017
  • 4144 Views

Waseskab Berharap KTT IORA Teguhkan Komitmen Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

Waseskab Ratih Nurdiati membuka FGD ) “Penyiapan Posisi Pemerintah RI Sebagai Negara Poros Maritim Dunia Pada KTT IORA", di Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Selasa (28/2) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Waseskab Ratih Nurdiati membuka FGD “Penyiapan Posisi Pemerintah RI Sebagai Negara Poros Maritim Dunia Pada KTT IORA”, di Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Selasa (28/2) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Wakil Sekretaris Kabinet (Waseskab) Ratih Nurdiati mengharapkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara-Negara di Kawasan Samudera India atau Indian Ocean RIM Association (IORA), pada 5-7 Maret mendatang, di Jakarta, akan semakin meneguhkan komitmen Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Hal ini seiring dengan komitmen dari Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia yang sangat tinggi komitmennya, karena bagi bangsa Indonesia samudera memiliki arti penting baik secara historis, ekonomi, maupun geopolitik,” kata Ratih Nurdiati saat membuka Focus Group Discussion (FGD) “Penyiapan Posisi Pemerintah RI Sebagai Negara Poros Maritim Dunia Pada KTT IORA”, di Ruang Rapat Sekretariat Kabinet, Gedung III Lantai 2, Selasa (28/2) pagi.

  • 28 February 2017
  • 12676 Views

Inilah Besaran Tunjangan Jabatan Fungsional Bagi PNS Yang Ditugaskan Sebagai Arsiparis

ArsiparisDengan pertimbangan dalam rangka meningkatkan mutu, prestasi, dan produktivitas kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Arsiparis, pemerintah memandang perlu diberikan tunjangan jabatan fungsional sesuai dengan beban kerja, tanggung jawab, dan resiko kerja.

Atas dasar pertimbangan tersebut, pada 13 Februari 2017, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 15 Tahun 2017 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Arsiparis.

ARTIKEL

PERATURAN

  • PRORAKYAT
  • PERATURAN
  • NUSANTARA

  • NUSANTARA
  • INTERNASIONAL
  • TRANSKRIP PIDATO PRESIDEN