web analytics

Home

BERITA

  • 1 October 2016
  • 6935 Views

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2016

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2016, di Lubang Buaya, Jakarta, Sabtu (1/10) pagi.  (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo, Sabtu (1/10) pukul 08.00, memimpin upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2016 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Presiden tiba di Halaman Monumen Pancasila Sakti pada pukul 07.45 disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan langsung menuju ruang tunggu utama. Di ruang tunggu utama telah hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla.

  • 1 October 2016
  • 11847 Views

Repatriasi dan Deklarasi Capai Rp 3.540 Triliun, Presiden Jokowi: Masih Ada Tahapan Kedua dan Ketiga

Presiden Jokowi memberikan keterangan kepada para jurnalis usai sidak pelayanan tax amnesty, di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (30/9) malam. (Foto: BPMI/Laily)

Presiden Jokowi memberikan keterangan kepada para jurnalis usai sidak pelayanan tax amnesty, di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (30/9) malam. (Foto: BPMI/Laily)

Pemerintah menilai program pengampunan pajak atau tax amnesty tahap pertama yang berakhir Jumat (30/9) malam telah meraih prestasi yang melebihi harapan. Hingga pukul 20.03 WIB semalam, total deklarasi dan repatriasi pada posisi Rp3.540 triliun, sementara angka tebusannya Rp97,1 triliun.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bahwa ini adalah tahapan pertama. Masih ada, tahapan yang kedua dan ketiga yang bisa diikuti lagi oleh seluruh wajib pajak, dunia usaha, dan masyarakat.

  • 1 October 2016
  • 10868 Views

Uang Tebusan Capai Rp97,1 Triliun, Presiden Jokowi Apresiasi Masyarakat dan Petugas Pajak

Presiden berbincang-bincang dengan petugas pelayanan amnesti pajak, di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (30/9) malam. (Foto: BPMI/Laily)

Presiden meninjau pelaksanaan layanan amnesti pajak, di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (30/9) malam. (Foto: BPMI/Laily)

Usai memimpin Rapat Terbatas, Jumat (30/9) malam, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan sidak ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, guna melihat pelaksanaan pelayanan pada hari terakhir Periode I Program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty.

Tiba di lokasi sekitar 19.50 WIB, Presiden Jokowi didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, dan Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi, menyaksikan langsung masih banyaknya antrian wajib pajak yang ingin berpartisipasi dalam program amnesti pajak ini.

  • 30 September 2016
  • 16021 Views

Hasilnya Lebihi Harapan, Seskab Jelaskan Faktor Keberhasilan Program ‘Tax Amnesty

Seskab menjawab pertanyaan usai Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta,  Jumat (30/9) sore. (Foto: Humas/Rahmat)

Seskab menjawab pertanyaan usai Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/9) sore. (Foto: Humas/Rahmat)

Meskipun periode pertama kurang satu hari lagi (30 September), hingga Jumat (30/9) pagi, uang tebusan yang diraih dari program pengampunan pajak atau tax amnesty telah mencapai Rp 95,6 triliun.

Diperkirakan saat periode pertama tax amnesty ini ditutup malam nanti, jumlah uang tebusan akan menembus Rp 100 triliun.

  • 30 September 2016
  • 13060 Views

Presiden Berharap Belanja Infrastruktur Dinaikkan, Belanja Yang Tidak Produktif Diefisienkan

 

Menkeu menjawab pertanyaan usai Rapat Terbatas yang membahas Jenis Belanja APBN di Kantor Presiden, Jumat (30/9) sore. (Foto: Humas/Rahmat)

Menkeu menjawab pertanyaan usai Rapat Terbatas yang membahas Jenis Belanja APBN di Kantor Presiden, Jumat (30/9) sore. (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan agar anggaran untuk belanja modal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus dinaikkan, terutama untuk belanja-belanja infrastruktur yang berguna untuk memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonomi, penciptaan kesempatan kerja, pengurangan kemiskinan, dan pengurangan kesenjangan.

“Sebaliknya, Presiden meminta untuk mengendalikan belanja-belanja yang tidak produktif, yaitu belanja-belanja untuk yang perlu diefisienkan, apakah perjalanan dinas,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati usai Rapat Terbatas yang membahas Jenis Belanja APBN di Kantor Presiden, Jumat (30/9) sore.

  • 30 September 2016
  • 10177 Views

Presiden Jokowi: APBN Instrumen Fiskal Entaskan Kemiskinan dan Ciptakan Lapangan Kerja

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas membahas "Jenis-jenis Belanja Dalam APBN", di kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/9) sore. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin Rapat Terbatas membahas “Jenis-jenis Belanja Dalam APBN”, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/9) sore. (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus menjadi instrumen fiskal untuk pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan, penciptaan lapangan kerja, serta mendukung ruang gerak perekonomian kita.

Untuk itu, Presiden menegaskan, kebijakan belanja dalam APBN harus difokuskan pada peningkatan kualitas belanja yang produktif dan belanja yang prioritas. “Seperti mendorong pembangunan infrastruktur, memberikan perlindungan sosial, penguatan desentralisasi fiskal, dan juga subsidi tetapi yang tepat sasaran,” kata Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas mengenai “Jenis-Jenis Belanja dalam APBN”, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (30/9) sore.

  • 30 September 2016
  • 25628 Views

Dianggap Rugikan Kesehatan, Pemerintah Naikkan Cukai Rokok 10 – 13,4 Persen

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengumumkan kenaikan cukai rokok, di kantor Ditjen Bea dan Cukai, Jakarta, Jumat (30/9)

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengumumkan kenaikan cukai rokok, di kantor Ditjen Bea dan Cukai, Jakarta, Jumat (30/9)

Setelah menjadi perbincangan publik di dua bulan terakhir, pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengumumkan besarnya tarif cukai rokokuntuk tahun 2017. Kenaikan cukai ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor: 147 /PMK.010/2016.

“Kenaikan tarif tertinggi adalah sebesar 13,46 % untuk jenis hasil tembakau Sigaret Putih Mesin (SPM) dan terendah adalah sebesar 0 % untuk hasil tembakau Sigaret Kretek Tangan (SKT) golongan IIIB, dengan kenaikan rata-rata tertimbang sebesar 10,54%. Selain kenaikan tarif, juga kenaikan harga jual eceran (HJE) dengan rata-rata sebesar 12,26%,” kata Sri Mulyani saat mengumumkan besarnya tarif cukai untuk tahun 2017 di Kantor Pusat Bea Cukai, Jumat (30/09).

  • 30 September 2016
  • 23040 Views

Soal Pembangunan MRT dan LRT di Jakarta, Ahok: Presiden Enggak Mau Ada ‘Delay’

Presiden Jokowi didampingi Gubernur DKI Basuki meninjau proses pembangunan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin dirinya menguasai betul lapangan, kemajuan semua lapangan. Karena itu, saat menyampaikan laporan harus detil, dengan foto-foto yang lengkap, tidak sekedar hanya laporan. “Presiden dari dulu enggak mau teori-teorian ini, maunya kerja jelas, tuntas. Mending mana foto, kemajuannya mana. Pertanyaannya Presiden sederhana saja, kira-kira kalau besok, tahun depan sampai mana? Sekarang sampai mana, dari dulu sampai mana?,” kata Ahok kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi meninjau perkembangan pembangunan proyek kereta api ringan dan cepat di Cibubur dan Stasiun Dukuh Atas, Jumat (30/9). (Foto: Humas/Agung)

Presiden Jokowi didampingi Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama meninjau perkembangan pembangunan proyek kereta api cepat di Stasiun Dukuh Atas, Jumat (30/9). (Foto: Humas/Agung)

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin dirinya menguasai betul lapangan dan kemajuan semua lapangan.

“Karena itu, saat menyampaikan laporan harus detil, dengan foto-foto yang lengkap, tidak sekadar hanya laporan,” kata Ahok kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi meninjau perkembangan pembangunan proyek kereta api ringan atau light rail transit (LRT) di Cibubur dan kereta cepat massa atau mass rapid transit (MRT) di Stasiun Dukuh Atas, Jumat (30/9) pagi.

  • 30 September 2016
  • 11677 Views

‘Progress’nya Bagus, Presiden Jokowi Optimistis, 2019 MRT Jakarta Sudah Beroperasi

Presiden Jokowi saat meninjau perkembangan pembangunan proyek kereta cepat massal atau mass rapid transit, di Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (30/9) pagi. (Foto: Humas/Agung)

Presiden Jokowi saat meninjau perkembangan pembangunan proyek kereta cepat massal atau MRT, di Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (30/9) pagi. (Foto: Humas/Agung)

Setelah meninjau proyek pembangunan kereta api ringan light rail transit (LRT) Jakarta – Bogor – Depok – Bekasi (Jabodebek), di KM.13, Cibubur, Jakarta Timur, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau perkembangan pembangunan proyek pembangunan kereta cepat massal atau mass rapid transit (MRT) , di Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (30/9) pagi.

Menurut Presiden, Stasiun Dukuh Atas itu nanti akan dibangun tiga lantai. Ia menilai, tunnel (untuk terowongannya) sudah tembus.

“Saya kira progress-nya sangat bagus sekali, dan kalau boleh saya sampaikan insya Allah nanti 2019 yang dari selatan menuju ke Bundaran HI (Hotel Indonesia), dari Lebak Bulus menuju ke HI insya Allah sudah selesai,” katanya.

  • 30 September 2016
  • 17498 Views

Beroperasi 2018, Presiden Jokowi Tinjau Proyek Pembangunan LRT di Cibubur

Presiden Jokowi berbincang dengan Dirut PT Adhi Karya Budi Harto disaksikan Menteri BUMN, saat meninjau pembangunan proyek LRT, di Cibubur, Jakarta, Jumat (30/9) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno, saat meninjau pembangunan proyek LRT, di Cibubur, Jakarta, Jumat (30/9) pagi. (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Joko Widodo meninjau proyek pembangunan kereta api ringan Light Rail Transit (LRT) Jakarta – Bogor – Depok – Bekasi (Jabodebek), di KM.13, Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (30/9) pagi. Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 08:30 WIB.

Setelah mendengarkan laporan perkembangan proyek LRT dari Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut Adhi Karya Budi Harto, Presiden Jokowi melihat secara langsung  U-Shaped Girder pertama di Indonesia yang akan dinaikkan ke tiang pancang.

ARTIKEL

PERATURAN

  • PRORAKYAT
  • PERATURAN
  • NUSANTARA

  • NUSANTARA
  • INTERNASIONAL
  • TRANSKRIP PIDATO PRESIDEN