web analytics

Home

BERITA

  • 24 August 2016
  • 2992 Views

Soal Paket Kebijakan Ekonomi XIII, Seskab: Negara Hadir Untuk Menyediakan Rumah Murah

Seskab saat memberikan keterangan pers tentang Paket Kebijakan Ekonomi ke-13 di Kantor Presiden, Jakarta (24/8). (Foto: Humas/Rahmat)

Seskab saat memberikan keterangan pers tentang Paket Kebijakan Ekonomi ke-13 di Kantor Presiden, Jakarta (24/8). (Foto: Humas/Rahmat)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengemukakan, Paket Kebijakan XIII tentang Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) menjawab apa yang menjadi basis dasar yang harus dijalankan ataupun menjadi tanggung jawab negara, yaitu berkaitan dengan salah satunya adalah tentunya sandang, pangan, dan papan.

 

“Ini berkaitan dengan papan, dalam hal ini adalah negara hadir untuk menyediakan rumah murah dengan cara yang lebih sederhana, perizinan yang tidak berbelit-belit. Dan mudah-mudahan ini juga akan direspons oleh perbankan, dan sekaligus oleh dunia usaha. Mudah-mudahan ini bisa dijalankan,” kata Pramono kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/8) sore.

  • 24 August 2016
  • 7716 Views

Bangun 1 Juta Rumah, Pemerintah Luncurkan Paket Kebijakan Ekonomi tentang Perumahan Untuk MBR

Menko Perekonomian Darmin Nasution didampingi Seskab Pramono Anung sebelum menyampaikan keterangan tentang PKE XIII, di kantor kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/8) sore. (Rahmad/Humas)

Menko Perekonomian Darmin Nasution didampingi Seskab Pramono Anung sebelum menyampaikan keterangan tentang PKE XIII, di kantor kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/8) sore. (Rahmad/Humas)

Guna mewujudkan Program Nasional Pembangunan 1 (Satu) Juta Rumah sebagai wujud dari butir kedua yang tertuang dalam amanah Nawacita, pemerintah hari ini mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) XIII tentang Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Dengan paket kebijakan ekonomi ini, akan meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan rumah,” kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang didampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, saat mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi XIII, di kantor kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/8) sore.

  • 24 August 2016
  • 4517 Views

Reforma Agraria, Presiden Jokowi Minta Dilakukan Pensertifikatan Tanah Besar-Besaran

Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas mengenai reforma agraria, di kantor kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/8) sore. (Foto: OJI/Humas)

Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas mengenai reforma agraria, di kantor kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/8) sore. (Foto: OJI/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi target pada Menteri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar melakukan pensertifikatan tanah dalam jumlah besar-besaran. Untuk mempercepat realisasinya, Presiden menyarankan bekerja sama dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota

“Fokus saja pada satu, dua, tiga provinsi. Tetapi setiap tahun kita akan tambah, tambah, tambah. Kalau bisa mensertifikatan 5 juta per tahun itu sudah sesuatu yang lompatannya sangat besar,” kata  Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas tentang Reformasi Agraria, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/8) sore.

  • 24 August 2016
  • 6611 Views

Pameran Kearsipan “Menelusuri Jejak ‘Algemene Secertarie’ dan Sekretariat Negara Dalam Arsip”

Seskab Pramono Anung, Mensesneg Pratikno disaksikan Kepala Staf Presiden Teten Masduki mencoba koleksi sepeda kuno, dalam pameran di aula Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Rabu (24/8) siang. (Foto: Agung/Humas)

Seskab Pramono Anung, Mensesneg Pratikno disaksikan Kepala Staf Presiden Teten Masduki mencoba koleksi sepeda kuno, dalam pameran di aula Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Rabu (24/8) siang. (Foto: Agung/Humas)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno didampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki membuka Pameran Kearsipan Kemensetneg RI yang bertajuk “Menelusuri Jejak Algemene Secretarie dan Sekretariat Negara Dalam Arsip”, yang digelar di aula Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Rabu (24/8) pagi.

Pameran yang akan berlangsung hingga Kamis (25/8) besok itu, menampilkan arsip mengenai Algemene Secretarie (Sekretariat Negara pada masa kolonial Belanda) dan Sekretariat Negara pada masa kemerdekaan sampai dengan saat ini.

  • 24 August 2016
  • 12690 Views

Presiden Jokowi Teken Inpres Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional

Industri PerikananDalam rangka percepatan pembangunan industri perikanan nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik nelayan, pembudidaya, pengolah maupun pemasar hasil perikanan, meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan devisa negara, Presiden Joko Widodo pada 22 Agustus 2016 telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2016 tentang  Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional.

Inpres tersebut ditujukan kepada 25 (dua puluh lima pejabat), yaitu Menko Polhukam, Menko Kemaritiman, Menko Perekonomian,  Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Mendagri, Menlu, Menteri Keuangan,  Menhub, Menperin, Mendag, Menteri ESDM, Menteri PUPR, Menteri BUMN, Menristek Dikti, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menkop dan UKM, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala Bakamla, Kepala BKPM, Kepala BNPP, Kepala BPOM, para gubernur, dan para bupati/walikota.

  • 24 August 2016
  • 13513 Views

Terima Kontingen Olimpiade, Presiden Jokowi Minta Menpora Prioritaskan Cabang Olahraga Berprestasi

Presiden Jokowi bersama peraih emas Olimpiade Brasil, Tontowi Yahya dan Liliyana Natsir, serta Sri Wahyuni dan Eko Yuli, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/8) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Jokowi bersama peraih emas Olimpiade Brasil, Tontowi Yahya dan Liliyana Natsir, serta Sri Wahyuni dan Eko Yuli, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/8) pagi. (Foto: Humas/Jay)

Presiden Joko Widodo  (Jokowi) atas nama rakyat, dan atas nama pemerintah menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih yang  sebesar-besarnya atas perjuangan seluruh atlet Indonesia pada Olimpiade 2016, di Rio de Janeiro, Brasil.

Presiden menilai kontingen Indonesia telah berjuang maksimal dan memberikan hasil yang maksimal.  “Kalau di London 2012 dulu kita mendapatkan 2 medali, satu perak dan satu perunggu. Sekarang kita mendapatkan 2 perak dan 1 emas,” kata Presiden Jokowi saat menerima kontingen Olimpiade Indonesia 2016, di Istana Merdeka, Jakarta,Rabu (24/8) pagi.

  • 23 August 2016
  • 15677 Views

Presiden Jokowi dan Budayawan Nasional Sepakat Susun Kebijakan Makro Kebudayaan Indonesia

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai berdialog dengan budayawan di Galeri Nasional, Jakarta (23/8). (Foto:Humas/Jay)

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai berdialog dengan budayawan di Galeri Nasional, Jakarta (23/8). (Foto:Humas/Jay)

Setelah hampir 2 jam melakukan dialog bersama budayawan, Presiden Joko Widodo mengaku ingin  mendapatkan masukan-masukan, input-input mengenai proses pembudayaan manusia-manusia Indonesia.

“Kita kan selalu terlalu sering berbicara masalah infrastruktur yang keras. Mengenai jalan, mengenai jembatan, mengenai pelabuhan, tidak pernah kita berbicara mengenai infrastruktur lunak, yaitu kebudayaan.

  • 23 August 2016
  • 15100 Views

Segera Bangun Infrastruktur Lunak, Presiden Jokowi Gali Masukan Dari Budayawan

Presiden Jokowi berdialog dengan para budayawan di Galeri Nasional, Jakarta, Selasa (23/8) sore. (Foto: Humas/Jay)

Presiden Jokowi berdialog dengan para budayawan di Galeri Nasional, Jakarta, Selasa (23/8) sore. (Foto: Humas/Jay)

Usai memimpin Rapat Terbatas yang membahas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), di Kantor Presiden, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Dialog Bersama Budayawan di Galeri Nasional, Jakarta, Selasa (23/8) sore.

Dalam pengantarnya, Presiden Jokowi mengakui pemerintah sekarang ini dipandang hanya fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur yang keras-keras saja dan budayawan juga mungkin memiliki pandangan seperti itu. Infrastruktur yang keras seperti jalan tol, jembatan, rel kereta api, dan lain-lain.

  • 23 August 2016
  • 11657 Views

Urai Masalah Investasi, Kepala BKPM: Jangan Hadapkan Investor dengan Peraturan Beragam dan Njelimet

Kepala BKPM menjelaskan tentang hasil Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Jakarta (23/8). (Foto:Humas/Agung)

Kepala BKPM menjelaskan kepada wartawan hasil Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Jakarta (23/8). (Foto:Humas/Agung)

Di hadapan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas tentang evaluasi kinerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan di 2015 terjadi peningkatan realisasi investasi sebesar 17,8 persen dibandingkan  dengan tahun sebelumnya.

“Namun tahun ini diperkirakan akan terjadi perlambatan laju realisasi investasi. Saya kira 12–14 persen. Juga ada gap antara komitmen investasi dengan realisasi,” ujar Thomas.

  • 23 August 2016
  • 12920 Views

Jika Menghambat Dihapus, Seskab Diminta Inventarisasi Seluruh Permen, dan Edaran Menteri

Seskab memberikan penjelasan kepada wartawan usai Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Jakarta (23/8). (Foto: Humas/Agung)

Seskab memberikan penjelasan kepada wartawan usai Sidang Kabinet tentang Perizinan di Kantor Presiden, Jakarta (23/8). (Foto: Humas/Agung)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan kepada Menko Perekonomian dan juga Menko Maritim untuk mengumpulkan seluruh formulir yang berkaitan dengan perizinan.

“Kita ketahui bahwa formulir inilah sebenarnya menjadi awal keruwetan dari proses perizinan yang sebenarnya bisa dibuat simpel, itu menjadi panjang karena begitu kompleksnya perizinan,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung kepada wartawan usai Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (23/8) sore.

ARTIKEL

PERATURAN

  • PRORAKYAT
  • PERATURAN
  • NUSANTARA

  • NUSANTARA
  • INTERNASIONAL
  • TRANSKRIP PIDATO PRESIDEN