web analytics

Home

BERITA

  • 24 August 2016
  • 1343 Views

Pameran Kearsipan “Menelusuri Jejak ‘Algemene Secertarie’ dan Sekretariat Negara Dalam Arsip”

Seskab Pramono Anung, Mensesneg Pratikno disaksikan Kepala Staf Presiden Teten Masduki mencoba koleksi sepeda kuno, dalam pameran di aula Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Rabu (24/8) siang. (Foto: Agung/Humas)

Seskab Pramono Anung, Mensesneg Pratikno disaksikan Kepala Staf Presiden Teten Masduki mencoba koleksi sepeda kuno, dalam pameran di aula Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Rabu (24/8) siang. (Foto: Agung/Humas)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno didampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki membuka Pameran Kearsipan Kemensetneg RI yang bertajuk “Menelusuri Jejak Algemene Secretarie dan Sekretariat Negara Dalam Arsip”, yang digelar di aula Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Rabu (24/8) pagi.

Pameran yang akan berlangsung hingga Kamis (25/8) besok itu, menampilkan arsip mengenai Algemene Secretarie (Sekretariat Negara pada masa kolonial Belanda) dan Sekretariat Negara pada masa kemerdekaan sampai dengan saat ini.

  • 24 August 2016
  • 2561 Views

Presiden Jokowi Teken Inpres Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional

Industri PerikananDalam rangka percepatan pembangunan industri perikanan nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik nelayan, pembudidaya, pengolah maupun pemasar hasil perikanan, meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan devisa negara, Presiden Joko Widodo pada 22 Agustus 2016 telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2016 tentang  Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional.

Inpres tersebut ditujukan kepada 25 (dua puluh lima pejabat), yaitu Menko Polhukam, Menko Kemaritiman, Menko Perekonomian,  Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Mendagri, Menlu, Menteri Keuangan,  Menhub, Menperin, Mendag, Menteri ESDM, Menteri PUPR, Menteri BUMN, Menristek Dikti, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menkop dan UKM, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala Bakamla, Kepala BKPM, Kepala BNPP, Kepala BPOM, para gubernur, dan para bupati/walikota.

  • 24 August 2016
  • 5246 Views

Terima Kontingen Olimpiade, Presiden Jokowi Minta Menpora Prioritaskan Cabang Olahraga Berprestasi

Presiden Jokowi bersama peraih emas Olimpiade Brasil, Tontowi Yahya dan Liliyana Natsir, serta Sri Wahyuni dan Eko Yuli, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/8) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Jokowi bersama peraih emas Olimpiade Brasil, Tontowi Yahya dan Liliyana Natsir, serta Sri Wahyuni dan Eko Yuli, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/8) pagi. (Foto: Humas/Jay)

Presiden Joko Widodo  (Jokowi) atas nama rakyat, dan atas nama pemerintah menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih yang  sebesar-besarnya atas perjuangan seluruh atlet Indonesia pada Olimpiade 2016, di Rio de Janeiro, Brasil.

Presiden menilai kontingen Indonesia telah berjuang maksimal dan memberikan hasil yang maksimal.  “Kalau di London 2012 dulu kita mendapatkan 2 medali, satu perak dan satu perunggu. Sekarang kita mendapatkan 2 perak dan 1 emas,” kata Presiden Jokowi saat menerima kontingen Olimpiade Indonesia 2016, di Istana Merdeka, Jakarta,Rabu (24/8) pagi.

  • 23 August 2016
  • 10785 Views

Presiden Jokowi dan Budayawan Nasional Sepakat Susun Kebijakan Makro Kebudayaan Indonesia

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai berdialog dengan budayawan di Galeri Nasional, Jakarta (23/8). (Foto:Humas/Jay)

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai berdialog dengan budayawan di Galeri Nasional, Jakarta (23/8). (Foto:Humas/Jay)

Setelah hampir 2 jam melakukan dialog bersama budayawan, Presiden Joko Widodo mengaku ingin  mendapatkan masukan-masukan, input-input mengenai proses pembudayaan manusia-manusia Indonesia.

“Kita kan selalu terlalu sering berbicara masalah infrastruktur yang keras. Mengenai jalan, mengenai jembatan, mengenai pelabuhan, tidak pernah kita berbicara mengenai infrastruktur lunak, yaitu kebudayaan.

  • 23 August 2016
  • 10350 Views

Segera Bangun Infrastruktur Lunak, Presiden Jokowi Gali Masukan Dari Budayawan

Presiden Jokowi berdialog dengan para budayawan di Galeri Nasional, Jakarta, Selasa (23/8) sore. (Foto: Humas/Jay)

Presiden Jokowi berdialog dengan para budayawan di Galeri Nasional, Jakarta, Selasa (23/8) sore. (Foto: Humas/Jay)

Usai memimpin Rapat Terbatas yang membahas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), di Kantor Presiden, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Dialog Bersama Budayawan di Galeri Nasional, Jakarta, Selasa (23/8) sore.

Dalam pengantarnya, Presiden Jokowi mengakui pemerintah sekarang ini dipandang hanya fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur yang keras-keras saja dan budayawan juga mungkin memiliki pandangan seperti itu. Infrastruktur yang keras seperti jalan tol, jembatan, rel kereta api, dan lain-lain.

  • 23 August 2016
  • 7384 Views

Urai Masalah Investasi, Kepala BKPM: Jangan Hadapkan Investor dengan Peraturan Beragam dan Njelimet

Kepala BKPM menjelaskan tentang hasil Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Jakarta (23/8). (Foto:Humas/Agung)

Kepala BKPM menjelaskan kepada wartawan hasil Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Jakarta (23/8). (Foto:Humas/Agung)

Di hadapan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas tentang evaluasi kinerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan di 2015 terjadi peningkatan realisasi investasi sebesar 17,8 persen dibandingkan  dengan tahun sebelumnya.

“Namun tahun ini diperkirakan akan terjadi perlambatan laju realisasi investasi. Saya kira 12–14 persen. Juga ada gap antara komitmen investasi dengan realisasi,” ujar Thomas.

  • 23 August 2016
  • 8711 Views

Jika Menghambat Dihapus, Seskab Diminta Inventarisasi Seluruh Permen, dan Edaran Menteri

Seskab memberikan penjelasan kepada wartawan usai Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Jakarta (23/8). (Foto: Humas/Agung)

Seskab memberikan penjelasan kepada wartawan usai Sidang Kabinet tentang Perizinan di Kantor Presiden, Jakarta (23/8). (Foto: Humas/Agung)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan kepada Menko Perekonomian dan juga Menko Maritim untuk mengumpulkan seluruh formulir yang berkaitan dengan perizinan.

“Kita ketahui bahwa formulir inilah sebenarnya menjadi awal keruwetan dari proses perizinan yang sebenarnya bisa dibuat simpel, itu menjadi panjang karena begitu kompleksnya perizinan,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung kepada wartawan usai Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (23/8) sore.

  • 23 August 2016
  • 9829 Views

Meskipun Investasi Tumbuh 17,8 Persen, Presiden Jokowi Minta PTSP di BKPM Tetap Dievaluasi

IMG_20160823_144123

Presiden Jokowi, didampingi Wapres JK, memimpin Sidang Kabinet di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (23/8) siang. (Foto: Humas/Agung)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, meskipun data investasi tahun 2016 menunjukkan kenaikan 17,8 persen dibanding 2014, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang ada di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) harus dievaluasi.

“Untuk perbaikan-perbaikan, untuk pembenahan-pembenahan, utamanya kecepatan dalam pelayanan investasi agar lebih baik lagi,” kata Presiden Jokowi dalam pengantarnya pada Rapat Terbatas yang membahas evaluasi PTSP, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (23/8) siang.

  • 23 August 2016
  • 13260 Views

Menkeu Tunda Penyaluran Sebagian Dana Alokasi Umum 169 Daerah Sebesar Rp19,4 Triliun

RupiahDengan pertimbangan dalam rangka pengendalian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Menteri Keuangan (Menkeu) selaku Bendahara Umum Negara melakukan penundaan penyaluran sebagian Transfer ke Daerah, yang diperhitungkan sebagai kurang bayar untuk dianggarkan dan disalurkan pada anggaran berikutnya sesuai kemampuan keuangan negara.

Penundaan yang dilakukan terhadap penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2016 untuk 169 daerah sebesar Rp19.418.975.064.500,00 itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 125/PMK.07/2016, yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 16 Agustus 2016.

  • 23 August 2016
  • 13203 Views

Bisa Dapat Rp1 Miliar, Anwar Sanusi: Dana Desa Harus Digunakan Sebijaksana Mungkin

Dirjen IKP Kominfo dan Sesmen Desa, PDT, dan Transmigrasi berfoto bersama peserta Forum Tematik Bakohumas tentang Dana Desa (23/8).

Dirjen IKP Kominfo dan Sesmen Desa, PDT, dan Transmigrasi berfoto bersama peserta Forum Tematik Bakohumas tentang Dana Desa di Hotel Best Western, Jakarta (23/8).

Sekretaris Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Transmigrasi, Dr. Anwar Sanusi mengemukakan, Dana Desa seharusnya dipergunakan sebijaksana mungkin.

Ia mengingatkan, dua prinsip yang harus dipegang dalam pengelolaan Dana Desa, yaitu recognition, prinsip pengakuan atau existing. Kedua, subsidiaritas yakni dana tersebut bisa dikelola dan ditarik ke Kementerian.

ARTIKEL

PERATURAN

  • PRORAKYAT
  • PERATURAN
  • NUSANTARA

  • NUSANTARA
  • INTERNASIONAL
  • TRANSKRIP PIDATO PRESIDEN