web analytics

Home

BERITA

  • 6 March 2015
  • 811 Views

BW Apresiasi Presiden Jokowi Yang Hentikan Kriminalisasi ke Seluruh Unsur KPK

Bambang Widjojanto didampingi Denny Indrayana dan Yunus Hussein memberi keterangan pers di kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (6/3)

Bambang Widjojanto didampingi Denny Indrayana dan Yunus Hussein memberi keterangan pers di kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (6/3)

Wakil Ketua Non Aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto atau yang akrab dipanggil BW didampingi Denny Indrayana dan Yunus Husein (mantan Ketua PPATK), Jumat (6/3) sore, berkunjung ke kantor Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta.

Semula, ketiga tokoh anti korupsi itu bermaksud menemui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno yang kemarin telah menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Polri untuk menghentikan kriminalisasi terhadap semua unsur dalam KPK, tidak hanya pimpinan KPK, tetapi juga penyidik dan pegawai. Bahkan, juga individu, lembaga, atau kelompok pendukung KPK.

Namun karena Mensesneg tidak ada di tempat, mereka akhirnya diterima oleh Staf Khusus Mensesneg Refly Harun.

  • 6 March 2015
  • 1053 Views

Telpon Julia Bishop, Menlu Tegaskan Penolakan Pertukaran Tahanan Terpidana Mati Narkoba

Menlu Retno LP Marsudi

Menlu Retno LP Marsudi

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengaku telah menyampaikan jawaban via telepon kepada Menteri Luar Negeri Australia Julia Bishop mengenai penolakan Indonesia atas gagasan pertukaran tahanan (prisoner exchange) antara 2 (dua) terpidana mati warga Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dengan 3 (tiga) WNI yang sedang ditahan di negara Kanguru itu,

“Tepatnya tanggal 3 Maret, pada pukul 10 malam waktu Selandia baru, sebelum saya terbang kembali ke Jakarta dari kunker di Selandia Baru. Pada kesempatan itu langsung saya sampaikan bahwa kita tidak memiliki dasar hukum yang memungkinkan Indonesia melakukan permintaan pertukaran tahanan,” kata Menlu Retno kepada wartawan di kantor Kemenlu Jakarta Pusat (Jumat, 6/3).

  • 6 March 2015
  • 1909 Views

Tidak Ingin Impor Beras, Presiden Jokowi Ajak Petani Semangat Berproduksi

Presiden Jokowi didampingi Mentan dan Gubernur Jatim turun ke sawah mencoba mesin traktor, saat berkunjung di Ponorogo, Jatim, Jumat (6/3)

Presiden Jokowi didampingi Mentan dan Gubernur Jatim turun ke sawah mencoba mesin traktor, saat berkunjung di Ponorogo, Jatim, Jumat (6/3)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan impor beras. Karena itu, Presiden mengajak semua petani di tanah air agar semangat berproduksi, dan semangat memelihara alat dan areal pertanamannya.

Kita semuanya tidak usah impor beras lagi. Wong sawahe ombo ne ra umum (punya sawah luasnya tidak umum), kok impor, opo ora isin? Isin mboten? Lha wong negoro lio sawahe ora ombo ora okeh malah ngirim (apa tidak malu? Malu tidak? Lha negara lain yang sawahnya lebih kecil malah kirim) berasnya ke Indonesia,” kataPresiden Jokowi saat berkunjung ke Desa Jetis, Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (6/3), sekaligus untuk melakukan panen padi.

Untuk mendukung upaya tidak melakukan impor beras itu, menurut Presiden Jokowi, pemerintah akan membagikan 41.000 unit mesin traktor, termasuk 3.000 unit yang dibagikan kepada para petani di Ponorogo. . Kemudian juga akan diberikan alat tanam sama alat untuk panen karena itu bisa mengefisiensi, bisa mengurangi susut kurang lebih 8%, 8-10%.

  • 6 March 2015
  • 2652 Views

Eksekusi Terpidana Mati Narkoba, Presiden Tolak Tawaran Pertukaran Tahanan Australia

Presiden Jokowi

Presiden Jokowi

Meskipun Pemerintah Australia melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) Julie Bishop telah menawarkan pertukarana tahanan (prisoner exchange) 3 (tiga) tahanan WNI dengan dua warganya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, yang terancam dieksekusi sebagai terpidana mati narkoba, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak akan melakukannya.

“Tidak ada (barter tahanan),” kata Presiden Jokowi saat ditanya warta di sela-sela perayaan Cap Go Meh di Bogor, Kamis (5/3) sore.

Hal yang sama ditekankan kembali oleh Presiden Jokowi saat ditanya wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menjelang keberangkatannya melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur, Jumat (6/1) pagi.

  • 6 March 2015
  • 3511 Views

Soal Papua, Presiden Jokowi Kedepankan Pendekatan Dialog dan Pemartabatan

Staf Khusus Seskab Jaleswari Pramodhawardani dalam diskusi LKBN Antara, Jakarta, Kamis (5/3)

Staf Khusus Seskab Jaleswari Pramodhawardani dalam diskusi di LKBN Antara, Jakarta, Kamis (5/3)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perhatian yang serius dalam menangani Papua, yang terdiri dari Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Presiden sudah menjanjikan akan mengunjungi daerah paling Timur Indonesia itu 3 (tiga) kali dalam setahun, dan akan lebih mengedepankan pendekatan dialog yang lebih mengangkat martabat rakyat Papua.

“Tidak seperti sebelumnya yang lebih mengedepankan pendekatan keamanan dan ekonomi dalam menangani masalah Papua, Presiden Jokowi lebih mengedepankan pendekatan dialog yang lebih meningkatkan martabat rakyat Papua,” kata Jaleswari Pramodhawardani, Staf Khusus Sekretaris Kabinet, dalam diskudi dengan tim redaksi kantor berita Antara, di Wisma Antara, Jakarta, Kamis (5/3) pagi.

Menurut Dani, panggilan akrab Jaleswari Pramodhawardani, bagi Presiden Jokowi, dialog adalah kunci untuk menyelesaikan masalah dan membangun Papua. Ia menyebutkan, dialog diperlukan untuk mengubah pola pikir pemerintah pusat dan masyarakat supaya lebih memahami kebutuhan dan keinginan masyarakat Papua begitu pula sebaiknya.

  • 6 March 2015
  • 4120 Views

Jumat dan Sabtu Ini, Presiden Jokowi ke Ponorogo dan Madiun

Kepresidenan-750x422Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana dijadwalkan melakukan kunjungan kerja Provinsi Jawa Timur selama 2 (dua) hari mulai Jumat (6/3) hingga Sabtu (7/3).

Lokasi pertama yang akan dikunjungi Jokowi adalah Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Di sini, Presiden akan melakukan panen raya padi. Selanjutnya, Presiden Jokowi akan menunaikan ibadah shalat Jumat di masjid Agung Ponorogo.

Mengakhiri kunjungannya ke Ponorogo, Presiden Jokowi akan melakukan panen jagung dan menanam kedelai di Desa Sukun, Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo.

Dari Ponorogo, Presiden Jokowi akan bertolak ke Kabupaten Madiun. Tempat pertama yang akan dikunjungi Jokowi di Madiun adalah pabrik pembuat alat mesin pertanian combine harvester di Kecamatan Dolopo.

  • 5 March 2015
  • 6725 Views

Didampingi Ibu Negara, Presiden Jokowi Lepas Pesta Rakyat Cap Go Meh di Bogor

Presiden Jokowi dalam peringatan Cap Go Meh, di Bogor, Jabar, Kamis (5/3) sore

Presiden Jokowi dalam peringatan Cap Go Meh, di Bogor, Jabar, Kamis (5/3) sore

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana Widodo didampingi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anis Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Walikota Bogor Aria Bima menghadiri pembukaan Bogor Street Festival (Pesta Rakyat Cap Go Meh), di Vihara Dhanagun, Bogor, Jawa Barat, Kamis  (5/3) sore.

Presiden Jokowi secara simbolis mengibaskan kain warna putih berlogo Pesta Rakyat Cap Gomeh 2015  sebagai tanda dimulainya pesta rakyat.

“Dengan mengucap Bismillah hirrohman nirrohim, Pesta Rakyat Cap Gomeh Bogor sore hari ini saya nyatakan dibuka dan dimulai,” kata Presiden Jokowi saat melepas peserta karnaval.

BERITA TERPOPULER

  • 5 January 2015
  • 158479 Views

Catatan Tentang Inflasi 2014

Seorang pedagang beras menjaga tokonya,  di Pasar Senen, Jakarta, Rabu  (22/7).Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2 Januari 2015 melaporkan, bahwa selama Desember 2014 terjadi inflasi sebesar 2,46 persen, lebih besar dibandingkan bulan sebelumnya (1,5 persen). Dengan demikian, inflasi tahun kalender (Januari-Desember 2014) mencapai 8,36 persen.

Nilai inflasi bulan Desember itu meleset dari target yang telah ditetapkan dalam APBN-P 2014 sebesar 5,3 persen. Besarnya nilai inflasi tersebut disebabkan oleh peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada seluruh kelompok pengeluaran, dengan penyumbang terbesar berasal dari kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,06 persen.

  • 9 January 2015
  • 147486 Views

“Mengubah dan Membawa KPK ke Era dan Paradigma Baru” (Bagian I) (Visi dan Misi Saya sebagai Calon Pimpinan KPK)

Oleh: Roby Arya Brata, Staf Sekretariat KabinetSebagaimana sudah saya paparkan di depan Komisi III DPR, jika Allah SWT menakdirkan saya menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saya akan mengubah dan membawa KPK pada era baru dengan paradigma baru (institutional reform). Saya akan membuat dan mengubah KPK menjadi lebih efektif dan memiliki reputasi internasional karena menerapkan strategi-strategi pencegahan dan penindakan antikorupsi yang memenuhi standar-standar internasional, lebih beradab dan menghormati hak asasi manusia/HAM,  dan (lebih) menegakkan rule of law/due process of law.Visi tersebut saya rumuskan berdasarkan hasil kajian akademik dan kritik saya terhadap kekeliruan dan kelemahan strategi KPK (dan Pemerintah) dalam pemberantasan korupsi selama ini. Sebagian besar pemikiran ini sebenarnya sudah pernah saya sampaikan dalam buku dan tulisan-tulisan saya, bahkan jauh sebelum saya mengikuti seleksi calon pimpinan KPK. Jadi visi misi saya itu dirumuskan bukan (semata-mata) agar didukung DPR dan Pemerintah.Indikasi kegagalan atau kurang efektifnya strategi tersebut dapat diukur dari tidak tercapainya misi dan tujuan-tujuan kebijakan pemberantasan korupsi KPK (dan Pemerintah). Sejauh ini pencapaian target-target indikator kebijakan reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi jangka menengah (2010 – 2014) yang ditetapkan sendiri oleh Pemerintah dan KPK dalam road map dan rencana strategis tidak tercapai atau kurang memuaskan. Skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang
  • 8 January 2015
  • 147437 Views

Agar Dana Desa Terkawal

Oleh: Siko Dian Sigit Wiyanto, pegawai Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan RI

KadesDesa seakan terlupakan dari pembangunan selama ini. Tidak heran jika banyak penduduk desa mencari pekerjaan di kota besar yang ekonominya jauh lebih berkembang. Akibatnya, kemajuan desa tidak begitu signifikan, bahkan diantaranya cenderung mengalami kemunduran. Hal inilah sebenarnya merupakan cikal bakal berbagai masalah di kota-kota tujuan urbanisasi, mulai dari kemacetan, tata kota yang semrawut, kepadatan penduduk, hingga tingkat kriminalitas yang tinggi. Disparitas pertumbuhan ekonomi antara desa dan kota sangat besar. Penjelasan motivasi penduduk desa melakukan urbanisasi adalah pertumbuhan tenaga kerja di desa tidak menambah output desa. Sebagai gambaran sederhana, penambahan satu tenaga kerja tidak menambah satu kilogram beras.

Dana desa sudah dianggarkan pada tahun anggaran 2015. Berdasarkan data dari Kementerian Keuangan, jumlah alokasi dana desa nasional adalah Rp 9,01 triliun. Sebagian kalangan mengatakan ini merupakan kebijakan politis. Pasalnya pada periode pemerintahan sebelumnya, ada berbagai program dari masyakarat yang berbasis desa seperti Program Pengembangan Kecamatan (PPK) dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM). Namun ada beberapa kendala dalam pelaksanaannya.

  • 2 February 2015
  • 129782 Views

Dibuka, Beasiswa ‘Full Cost’ Bagi 3100 Sarjana

Beasiswa S2Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan membuka kesempatan bagi  3.100 sarjana untuk menerima  beasiswa S2 dan S3, baik di universitas dalam negeri maupun 200 universitas terbaik dunia untuk tahun 2015.

Pemerintah menanggung seluruh biaya pendaftaran, SPP, non SPP seperti tunjangan buku, tesis/disertasi, biaya kedatangan, visa, tunjangan keluarga, biaya hidup hingga biaya keadaan darurat.

ARTIKEL

PERATURAN

  • PRORAKYAT
  • PERATURAN
  • NUSANTARA

  • NUSANTARA
  • INTERNASIONAL
  • TRANSKRIP PIDATO PRESIDEN

    SUARA RAKYAT

    Suara Rakyat 9

    Pada masa Presiden SBY, pendapatan per kapita meningkat 300% lebih, dari Rp 10,54 juta (2004) menjadi Rp 36,5 juta (2013).(9949)


    Suara Rakyat 8

    Pertumbuhan ekonomi rata-rata hampir 6%, tertinggi kedua di dunia pada 2012 dan tertinggi kedua di antara negara-negara G-20 pada tahun 2013. (9949)


    Suara Rakyat 7

    Selama Pemerintahan SBY, telah dikucurkan Kredit Usaha Rakyat Rp 137,69 triliun bagi 10,03 juta pelaku UMKM.


    Suara Rakyat 6

    Pak SBY, tetap doa mohon "petunjuk, rahmat, karunia" dalam menjalankan roda Pemerintahan serta diberikan sehat, tenang, selaras dan semangat, amin, kami mendukung bapak.


    Suara Rakyat-5

    RI juara

    harland
    Suara Rakyat 4

    Selamat atas terpilihnya Bapak Jokowi sebagai presiden RI ke-7

    Harland
    Suara Rakyat 1

    Pak SBY, Pak tolong guru honor Daerah di Padang Lawas Utara yang sudah lama mengabdi yang masuk dalam K1 tapi belum di angkat jadi PNS sebanyak 81 orang. (08137630xxxx)

    Suara Rakyat 1
    nn
    Suara Rakyat 2

    Selama Presiden SBY, angka kemiskinan turun dari 16,7 (2004) menjadi 11,37% (2013) dan pengangguran dari 9,9% (2004) menjadi 6,25% (2013). (08128241xxxx)

    Suara Rakyat 2
    nn
    Suara Rakyat 3

    Pada masa Presiden SBY, pendapatan per kapita meningkat 300% lebih, dari Rp 10,54 juta (2004) menjadi Rp 36,5 juta (2013).(9949)

    Suara Rakyat 3
    hh

    Read More Testimonials »