Selasa, 20 Maret 2012 - 10:08 WIB
10 Fakta Kemajuan Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing Nasional
Oleh : Kuncoro dan Sofyan Apendi
- Dibaca: 849 kali


Perekonomian Indonesia saat ini sedang menjadi perhatian dunia. Keberhasilan Indonesia melewati krisis ekonomi global tahun 2008 mendapatkan apresiasi positif dari berbagai lembaga Internasional. Perekonomian kita relatif tidak banyak berpengaruh oleh krisis tersebut, antara lain karena (1) Stabilitas politik dalam negeri dapat terjaga dengan baik; dan (2) konsumsi domestik cukup kuat dalam menopang pertumbuhan ekonomi.

Kemajuan sejumlah negara di kawasan Asia dan kemunduran beberapa negara anggota Uni Eropa menunjukkan, bahwa telah terjadi pergesaran dalam dominasi ekonomi dunia. Kalau di abad ke-20, motor penggerak ekonomi dikontribusikan oleh negara-negara di kawasan Atlantik, maka di abad ke-21 motor penggerak beralih ke negara-negara kawasan Pasifik.

Dalam tahun 2011, terdapat beberapa kemajuan yang dicapai oleh Indonesia yang secara langsung atau tidak langsung merupakan indikator peningkatan produktivitas dan daya saing secara keseluruhan.

Inilah 10 (sepuluh) fakta kemajuan Produktivitas dan Daya Saing Nasional (disarikan dari Laporan Paripurna Lembaga Produktivias Nasional Tahun 2011):

  1. Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5%, termasuk tertinggi sejak terkena badai krisis moneter Asia tahun 1997-1998;
  2. Total ekspor (migas dan nonmigas) yang untuk pertama kalinya menembus nilai 200 miliar;
  3. Pertumbuhan sektor industri manufaktur sebesar 6,3% merupakan angka tertinggi sejak Indonesia dihantam krisis moneter Asia 1997-1998;
  4. Kontribusi total investasi langsung terhadap pembentukan PDB mencapai 32%, naik impresif dibandingkan dengan angka sebelum krisis global tahun 2008 sebesar 27%;
  5. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pasar modal mampu menembus level 4 ribu dan membuat kinerja pasar modal Indonesia yang terbaik di kawasan Asia;
  6. Peningkatan Ranking Indonesia menjadi status Layak Investasi oleh lembaga internasional pemeringkat Fitch;
  7. Pemberlakuan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (MP3EI) di enam koridor utama, dengan tujuan mendorong Indonesia menjadi negara papan atas dunia dalam waktu tidak terlalu lama lagi
  8. Pertama kali melakukan moratorium pemberian izin usaha hutan yang membuktikan bahwa Indonesia benar-benar melaksanakan pembangunan yang ramah lingkungan;
  9. Pengesahan UU Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum yang dapat memperlancar dan menumbuhkan investasi dalam bidang infrastruktur;
  10. Pengesahan UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang dapat mendorong peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia pada umumnya dan mutu tenaga kerja Indonesia sesuai dengan standard internasional.

10 Fakta kemajuan Produktivias dan Daya Saing Nasional. tersebut merupakan modal utama pembangunan untuk melanjutkan proses pembangunan di tahun 2012 dan seterusnya.

(Kuncoro dan Sofyan Apendi, Kedeputian Bidang Kesejahteraan Rakyat)