Selasa, 29 Maret 2011 - 13:15 WIB
Resolusi Dewan Keamanan PBB 1973
Oleh : Ukar, dan Ketut
- Dibaca: 2001 kali



Dalam jumpa pers hari ini (29/3), Presiden menyampaikan keprihatinannya atas korban masyarakat sipil yang terus berjatuhan, dan mendesak agar PBB dan masyarakat internasional segera mengakhiri kekerasan  dan melindungi masyarakat sipil di Libya. Presiden lebih lanjut menyerukan agar 2 elemen penting yang sesungguhnya sudah diatur dalam Resolusi PBB Nomor 1973, dapat diimplementasikan dalam upaya mengakhiri konflik di Libya, yaitu gencatan senjata, dan penyelesaian politik (political settlement) secara damai.

Resolusi ini dikeluarkan oleh Dewan Keamanan PBB pada Sidang ke- 6.498, tanggal 17 Maret 2011, terkait dengan situasi di Libya yang semakin memburuk. Resolusi tersebut antara lain mengatur mengenai penerapan gencatan senjata (cease-fire) dan penghentian seluruh tindakan kekerasan serta penyerangan terhadap penduduk sipil dalam waktu segera; perlunya upaya-upaya yang intensif untuk merumuskan suatu solusi politik yang damai dan berkelanjutan atas krisis di Libya; kewajiban bagi Otoritas Libya untuk mematuhi hukum internasional; perlindungan atas penduduk sipil (Protection of Civillians); pelaksanaan Zone Larangan Terbang (No Fly Zone); pelaksanaan Embargo Senjata (Enforcement of the Arms Embargo); dan pembekuan sejumlah aset perorangan, instansi pemerintah maupun perusahaan Libya.

Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1973 secara lengkap dapat dilihat pada website PBB berikut ini: http://www.un.org/Docs/sc/unsc_resolutions11.htm. (Ukar, dan  Ketut).