Selasa, 14 Agustus 2012 - 18:29 WIB
Sesmen Setneg: Penggunaan Anggaran Perayaan HUT Ke-67 RI Transparan Melalui Lelang
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 1458 kali



Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun ke-67 Republik Indonesia akan dilaksanakan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta dengan rangkaian upacara pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih pada Jumat  (17/8) pagi sampai dengan upacara penurunan bendera pada sore harinya.  Kegiatan dalam rangkaian perayaan kemerdekaan bakal digelar sesuai skala nasional sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
 
Menurut Sekretariat Kementerian Sekretaris Negara Lambock V Nahattands besaran anggaran untuk rangkaian perayaan kemerdekaan telah ditetapkan dalam anggaran 2012 Sekretariat Negara.  Dalam pelaksanaannya, penggunaan anggaran dilakukan melalui lelang untuk menjaga transparansi anggaran. 
 
“Semua perhitungan anggaran untuk kegiatan itu sudah kita lakukan menurut proses yang benar. Waktu pengajuan anggaran 2012 sudah dihitung. Kemudian semua pelaksanaan dilakukan secara transparan melalui lelang,” kata Lambock usai mengikuti upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendara Pusaka (Paskibraka) oleh Presiden RI di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/8) petang.

Lambock mengatakan hal tersebut menanggapi pernyataan Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) yang menyatakan besarnya  anggaran perayaan HUT RI di lingkungan Istana Kepresidenan sebesar Rp7,8 miliar.
 
Lambock yang juga menjabat Ketua Panitia Peringatan Hari-Hari Nasional menjelaskan, besarnya anggaran kegiatan disesuaikan dengan acara peringatan yang merupakan skala nasional.  “Ukuran besar tidaknya anggaran itu harus disesuaikan dengan kegiatannya. Kegiatan itu seimbang dengan jenis kegiatan dan biaya yang mendukung untuk itu,” katanya.
 
Dia bahkan mengajak semua pihak untuk ikut mengawasi penggunaan anggatan tersebut sehingga tidak ada penyimpangan. “Kita akan melihat dan teman-teman tolong awasi kami, apa ada penyimpangan. Kami akan diaudit untuk masalah ini. Kita lihat secara jernih, kita bandingkan kegiatan yang dilakukan dengan skala nasional. Dan bobotnya kira-kira apa pantas atau tidak (disesuaikan dengan besarnya anggaran,” jelas Lambock.

Sebelumnya, Kordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, di Jakarta, Selasa (14/8/2012) mengatakan anggaran perayaan HUT RI yang akan diselenggarakan Istana Kepresidenan tahun ini mencapai Rp 7,8 miliar. "Akan menghabiskan anggaran dalam bentuk HPS (Harga Perkiraan Sendiri) sebesar Rp 7.830.134.700," kata Uchok.

Menurutnya besarnya anggaran tersebut luar biasa dan fantastis untuk sebuah acara seramonial kenegaraan.

(FJR/WID/Humaslem/ES)