Jumat, 17 Agustus 2012 - 06:16 WIB
Seskab Apresiasi Polri Jaga Keamanan HUT ke-67 RI dan Idul Fitri 1433H
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 1039 kali



Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mewaspadai dan mengantisipasi gangguan keamanan masyarakat saat bangsa Indonesia merayakan dua hari besar yang sangat berdekatan, yaitu Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI ke-67 dan Idul Fitri 1433 H.

“Polri telah bekerja keras mengamankan dua kepentingan nasional yang sangat berdekatan, yang melibatkan dan mendapatkan perhatian besar masyarakat, yaitu Peringatan HUT Kemerdekaan dan Lebaran, dan sejauh ini semuanya berjalan baik. Sudah selayaknya kita berikan apresiasi kepada jajaran Polri,” kata Seskab Dipo Alam di Jakarta, Jumat (17/8) pagi.

Meski banyak kritik ditujukan kepada jajaran Polri, Seskab Dipo Alam mengingatkan pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada HUT Bhayangkara ke-66 di Depok, Jabar, Minggu (1/7) lalu. Saat itu Presiden memuji keberhasilan Polri dalam mengatasi beragam jenis tindak kriminal, mulai dari berbagai kejahatan biasa, kejahatan transnasional hingga terorisme. Selain itu, Presiden juga memuhi Polri atas keberhasilannya menjag wilayah-wilayah di perbatasan tanah air, dan menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus, kepada para Bhayangkara Negara yang dengan penuh kesungguhan bertugas di pedalaman, wilayah perbatasan, wilayah terpencil, pulau-pulau terdepan, serta dalam mengemban misi internasional di luar negeri.

“Itulah fakta yang diberikan Polri, banyak yang positif daripada sedikit yang negatif. Bahwa memang masih ada kekuranngan atau kelalaian, termasuk korupsi, tetapi jangan sampai jasa  Polri direduksi/dilupakan. Jadi kita harus apresiasi kerja keras Polri, mereka juga bagian masyarakat kita,” tutur Dipo.

Dipo juga bersyukur selama pidato kenegaraan dapat berjalan lancar dan tertib. Ia merasa prihatin banyak kritik ke Polri yang berlebihan dan tendensius, yang kadang kurang menghargai kerja keras mereka menjaga keamanan, tertib masyarakat, dan penegakan hukum

“Bapak Presiden sudah menyampaikan untuk menurunkan gangguan Kamtibmas, dan melakukan pencegahan terhadap gangguan keagamaan baik kuantitas maupun kualitas, jumlah personil Polri masih perlu ditambah 25.000 personil. Jadi personil Polri selama ini tidak sebanding dengan jumlah warga yang harus diamankan,” papar Dipo mengutip pernyataan Presiden SBY saat menyampaikan RUU RAPBN 2013 di hadapan sidang paripurna DPR-RI, Jakarta, Jumat (16/8) malam.

Meski menghadapi kendala kurangnya jumlah personil, Seskab Dipo Alam memuji upaya Polri memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sekaligus merayakan HUT Kemerdekaan RI dan Idul Fitri 1433 H, dengan  menugaskan 104.548 personil Polri justru ketika masyarakat menikmati hari-hari libur panjang. Selain itu, Kapolri Jendral Timur Pradopo saat sidang kabinet beberapa hari lalu telah menyampaikan, bahwa Polri telah menyiapkan 3.598 pos pengamanan dan 123 pos pelayanan di daerah-daerah yang dideteksi rawan gangguan keamanan, rawan kemacetan, dan lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Jadi kita harus apresiasi kerja keras Polri, mereka juga bagian masyarakat kita. Dirgahayu RI 67 dan selamat Idulfitri 1433 H, semoga Polri tambah maju dan dekat dengan rakyat,” pesan Dipo Alam. (ES)