Rabu, 10 April 2013 - 11:01 WIB
Kunjungi RRT, Menkumham Jalin Kerjasama Perlindungan HAKI
Oleh : DESK INFORMASI
- Dibaca: 591 kali



Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI, Amir Syamsudin telah melakukan kunjungan kerja ke RRT dan bertemu dengan Wakil Menteri Kehakiman RRT Sujun Zhang, Komisioner State Intellectual Property Office (SIPO) Tian Lipu serta Ketua All China Patent Attorney Association (ACPAA) Perry Wu YANG di Beijing. Menkumham RI juga bertemu dengan Duta Besar RI untuk RRT dan Mongolia, Imron Cotan, dan para pejabat serta staf KBRI Beijing.

Pada pertemuan dengan Menteri Kehakiman RRT, kedua pihak sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang mutual legal asistance (MLA) mengingat arus kunjungan masyarakat Tiongkok ke Indonesia dan sebaliknya yang cukup tinggi dan semakin meningkat. Untuk itu, kedua Menkumham dan Wakil Menteri Kehakiman RRT sepakat mengenai perlunya peningkatan intensitas komunikasi  para pejabat kedua kementerian.

Menkumham Amir Syamsuddin juga menekankan pentingnya kerjasama tukar pengalaman dalam pengelolaan lembaga pemasyarakatan serta peran kedua kementerian dalam menangani terjadinya konflik di masyarakat masing-masing. Usulan kerjasama itu mendapat tanggapan yang positif dari Wakil Menteri Kehakiman RRT Sujun Zhang, yang meminta pejabat senior kedua kementerian dapat menindaklanjuti hal tersebut.

Dalam pertemuan dengan Komisioner SIPO, Menkumham dan SIPO menandatangani nota kesepahaman untuk meningkatkan kerjasama di bidang hak kekayaan intelektual (HAKI). Menkumham Amir Syamsuddin menjelaskan bahwa sistem pasar bebas di Indonesia memerlukan pengaturan yang lebih baik di bidang perlindungan HAKI, termasuk pendaftaran produk-produk Tiongkok yang jumlahnya semakin meningkat.  “Untuk itu, ke depan kerjasama antara kedua lembaga semakin penting,” kata Menkumham.

Adapun dalam pertemuan dengan Ketua All-China Patent Attorneys Association (ACPAA), Perry Wu Yang, kedua pihak mengadakan tukar pikiran mengenai penanganan HAKI di RRT dan Indonesia. Perry Wu Yang menyatakan bahwa jumlah konsultan HAKI di RRT saat ini mencapai delapan ribu. Sedangkan Menkumham Amir Syamsuddin menyatakan bahwa Indonesia baru memiliki sekitar 600 konsultan, dan hanya 345 yang terdaftar sebagai anggota asosiasi konsultan HAKI .

Kedua pihak juga membahas mengenai tugas dan fungsi konsultan HAKI di RRT dan Indonesia, khususnya menyangkut kompetensi untuk proses litigasi serta upaya-upaya meningkatkan kerjasama peningkatan kapasitas.

Pertemuan bersahabat antara anggota kabinet dan pejabat setingkat menteri RI dan RRT merupakan bagian dari pelaksanaan Deklarasi Bersama Kemitraan Strategis yang ditandatangani pemimpin kedua negara tahun 2005 dan Rencana Aksi tahun 2010. Komitmen yang dicapai dalam pertemuan-pertemuan ini akan ditindaklanjuti di tataran teknis demi kepentingan bersama.

Seusai kegiatan di Beijing, Menkumham Amir Syamsuddin bersama delegasi melanjutkan kunjungan ke Shanghai guna melakukan pertemuan dan peninjauan lapangan ke Kantor Bea dan Cukai RRT di Shanghai untuk berdiskusi terkait isu-isu perlindungan HAKI.

Dalam kunjungan ke RRT tersebut, Menkumham RI didampingi oleh Direktur Jenderal Hak Atas Kekayaan Intelektual, Direktur Jenderal Imigrasi, dan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, dan juga diperkuat beberapa pejabat teras Kemkumham dan Ketua Asosiasi Konsultan HAKI Indonesia. (KBRI Beijing/ES)