web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 17 August 2018
  • 1421 Views

Sekretaris Kabinet Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-73 RI di Lingkungan Lembaga Kepresidenan

Seskab memimpin upacara peringatan HUT ke-73 RI di Halaman Kemensetneg, Jakarta, Jumat (17/8). (Foto: Humas/Rahmat).

Seskab memimpin upacara peringatan HUT ke-73 RI di Halaman Kemensetneg, Jakarta, Jumat (17/8). (Foto: Humas/Rahmat).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjadi Inspektur Upacara pada HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (17/8) pagi. Upacara ini diikuti oleh sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Lembaga Kepresidenan.

Seskab sebagai Inspektur Upacara juga menyerahkan penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada 65 pejabat/pegawai Setkab atas masa baktinya selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara terus-menerus.

  • 17 August 2018
  • 2694 Views

73 Tahun Kemerdekaan RI, Seskab: Indonesia Sebentar Lagi Akan Jadi Bangsa Besar

Seskab dalam wawancara menyambut HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia, di ruang kerjanya Gedung III Kemensetneg, Jakarta. (Foto: Humas/Rahmat).

Seskab dalam wawancara menyambut HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia, di ruang kerjanya Gedung III Kemensetneg, Jakarta. (Foto: Humas/Rahmat).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, bangsa Indonesia sekarang sudah menjadi anggota negara-negara besar yang tergabung dalam Group 20 (G-20). Pramono Anung menambahkan bahwa ekonomi Indonesia saat ini antara 15 atau 16 dunia, dan sudah GDP tembus angka 4.000.

“Maka dengan demikian, Indonesia sebentar lagi akan menjadi bangsa besar, yang sebelumnya adalah dianggap sebagai bangsa yang emerging, sedang  tumbuh,” kata Seskab dalam wawancara menyambut HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia, di ruang kerjanya Gedung III Kemensetneg, Jakarta, kemarin.

  • 17 August 2018
  • 3084 Views

Tahun Depan, Pemerintah Akan Bangun 667 KM Jalan Baru, 905 KM Jalan Tol, dan 48 Bendungan

Presiden dan Wapres saat menghadiri Rapat Paripurna DPR-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8). (Foto: Humas/Agung).

Presiden dan Wapres saat menghadiri Rapat Paripurna DPR-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8). (Foto: Humas/Agung).

Selain meningkatkan pembangunaan sumber daya manusia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Pemerintah juga tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur.

“Alokasi anggaran infrastruktur di tahun 2014 hanya sekitar Rp154,7 triliun dan ditingkatkan menjadi Rp256,1 triliun di awal Kabinet Kerja 2015, dalam RAPBN 2019 diupayakan naik mencapai Rp420,5 triliun,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2019, pada Rapat Paripurna DPR-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang.

  • 17 August 2018
  • 3082 Views

Anggaran Pendidikan 2019 Rp487,9 Triliun, Pemerintah Akan Beri Beasiswa Bagi 20 Juta Lebih Siswa

Presiden bersalaman dengan Ketua DPR usai menyampaikan Pidato RAPBN 2019 dan Nota Keuangan Rapat Paripurna DPR-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8). (Foto: Humas/Agung).

Presiden bersalaman dengan Ketua DPR usai menyampaikan Pidato RAPBN 2019 dan Nota Keuangan Rapat Paripurna DPR-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8). (Foto: Humas/Agung).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, aset paling penting dari bangsa Indonesia adalah manusianya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa Pemerintah tidak hanya memprioritaskan investasi fisik, tapi juga investasi sumber daya manusia (SDM) dengan terobosan-terobosan kebijakan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang mampu bersaing di dunia Internasional. 

  • 16 August 2018
  • 9102 Views

RAPBN 2019: Anggaran Belanja Rp2.439 Triliun, Nilai Tukar Rp14.400/dollar, dan Defisit 1,84%

Presiden bersama Wapres di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang. (Foto: Humas/Oji)

Presiden bersama Wapres di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang. (Foto: Humas/Oji)

Setelah menyampaikan pidato di depan Sidang Tahunan MPR-RI, yang kemudian disusul dengan penyampaian Pidato Kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2018 di depan Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2019, pada Rapat Paripurna DPR-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang.

Presiden menjelaskan, RAPBN Tahun 2019 APBN tahun 2019 dirancang dengan tema “APBN untuk Mendukung Investasi dan Daya Saing melalui Pembangunan Sumber Daya Manusia”.

  • 16 August 2018
  • 11639 Views

Tahun Depan, Gaji Pokok Aparatur Negara dan Pensiunan Naik 5 Persen

Presiden saat menyampaikan pidato di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8). (Foto: Humas/Agung)

Presiden saat menyampaikan pidato di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8). (Foto: Humas/Agung)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dalam beberapa tahun terakhir, berbagai langkah telah dilakukan Pemerintah untuk memperbaiki kinerja birokrasi melalui penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Presiden menunjuk contoh seperti e-procurement, Satu Data dan Satu Peta, penguatan reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas layanan publik, di antaranya melalui Mal Pelayanan Publik.

  • 16 August 2018
  • 10516 Views

Di depan Paripurna DPR/DPD, Presiden Jokowi Pamerkan Hasil Kerja 4 Tahun Pemerintahannya

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla menghadiri sidang gabungan DPR-RI dan DPD-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang. (Foto: OJI/Humas)

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla menghadiri sidang gabungan DPR-RI dan DPD-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang. (Foto: Oji/Humas)

Selain masalah politik, hukum, dan sosial, pada Pidato Kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memamerkan hasil-hasil kerja pemerintahan yang dipimpinnya.

Presiden menyebutkan, di tengah ketidakpastian ekonomi dunia yang sedang berlangsung, ekonomi kita terus tumbuh di kisaran 5 persen per tahun, dan inflasi selalu pada kisaran 3,5 persen. Bahkan, inflasi bulan Juni 2018, menurut Presiden, berhasil ditekan pada angka 0,59 persen atau terendah dibandingkan inflasi saat Hari Besar Keagamaan Nasional dalam tujuh tahun terakhir.

  • 16 August 2018
  • 11168 Views

Lawan Korupsi, Narkoba, dan Terorisme, Presiden Jokowi: Perlu Berani dan Tegas

Para Duta Besar negara sahabat menyimak Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2018, pada Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang. (Foto: OJI/Humas)

Para Duta Besar menyimak Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI, pada Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang. (Foto: Oji/Humas)

Pada bagian lain pidato kenegaraannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus dilawan dengan cara-cara yang luar biasa.

Pemerintah, tegas Presiden, akan terus mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas korupsi. Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan pemerintah juga memberikan prioritas yang tinggi pada upaya pencegahan korupsi, sebagaimana halnya dengan upaya penindakan.

  • 16 August 2018
  • 11458 Views

Sudah Tertinggal, Presiden Jokowi: Jangan Terjebak Pragmatisme Jangka Pendek

Para menteri anggota Kabinet Kerja mengikuti Pidato Kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2018, pada Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang. (Foto: OJI/Humas)

Para menteri anggota Kabinet Kerja mengikuti Pidato Kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2018, pada Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang. (Foto: Oji/Humas)

Walaupun banyak yang harus disyukuri dalam memperingati HUT ke-73 RI, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bahwa kita tidak boleh cepat berpuas diri.

“Indonesia harus mengejar ketertinggalannya dari negara-negara lain yang mampu berlari lebih cepat dalam menggapai kemajuan,” kata Presiden Jokowi pada Pidato Kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2018, pada Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang.

  • 16 August 2018
  • 11473 Views

Presiden Jokowi: Insyaallah Pemilu 2019 Berlangsung Aman, Damai, dan Demokratis

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara, Wapres, dan Ibu Mufidah berfoto bersama pimpinan DPR-RI, di Gedung Nusantara, DPR-RI, Jakarta, Kamis (16/8) siang. (Foto: OJI/Humas)

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara, Wapres, dan Ibu Mufidah berfoto bersama pimpinan DPR-RI, di Gedung Nusantara, DPR-RI, Jakarta, Kamis (16/8) siang. (Foto: Oji/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, selama 73 tahun, Indonesia sudah menunjukkan diri sebagai bangsa yang tangguh, tahan banting, dan ingin terus berprestasi meraih kemenangan dan kemajuan.

“Kita bersyukur telah mampu memanfaatkan kebinekaan dengan ciri khas budayanya masing-masing dan dengan kearifan lokalnya masing-masing untuk menjadi sumber energi kemajuan bangsa, menjadi sumber energi yang tidak pernah habis,” kata Presiden Jokowi dalam Pidato Kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2018, pada Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang.