web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 2 September 2015
  • 20744 Views

Dilantik Jadi KSP, Teten Masduki Mengaku Baru Tahu Jam 8 Pagi

Seskab Pramono Anung memberikan ucapan selamat kepada Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9)

Seskab Pramono Anung memberikan ucapan selamat kepada Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9)

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Teten Masduki yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi, mengaku dirinya baru mengetahui rencana pelantikan itu pada pukul 08.00 WIB pagi ini.

“Baru tadi pagi jam 8 lebih lah, setengah sembilan Keputusan Presiden (Keppres)-nya baru ditandatangan. Kemarin, juga saya seharian sama Bapak (Presiden Jokowi, red), Bapak nggak bilang. Ya sudah, saya ditugaskan oleh beliau untuk di KSP,” kata Teten kepada wartawan seusai pelantikan dirinya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi.

  • 2 September 2015
  • 19705 Views

Gantikan Luhut Pandjaitan, Presiden Jokowi Lantik Teten Masduki Jadi Kepala Staf Kepresidenan

Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan ucapan selamat kepada Teten Masduki, yang baru dilantiknya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi

Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan ucapan selamat kepada Teten Masduki, yang baru dilantiknya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi

Teka-teki mengenai siapa yang ditunjuk menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) terjawab sudah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Teten Masduki, yang sebelumnya menjabat sebagai Tim Komunikasi Presiden, sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Luhut Pandjaitan yang telah dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9).

Teten Masduki diangkat berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 91/P/2015 tentang  pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan, dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara.

  • 1 September 2015
  • 22420 Views

Temui Warga, Presiden Jokowi Dan Ibu Negara Bagikan Paket Sembako

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana membagikan paket sembako kepada warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (1/9)

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana membagikan paket sembako kepada warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (1/9)

Setelah akhir pekan lalu mengunjungi warga Tanah Tinggi, Johar Baru, dan Kampung Rawa, Jakarta Pusat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bertemu warga DKI Jakarta. Kali ini, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menemui warga Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk , dan warga Jalan Kalianyar II, Tambora, Selasa (1/9), untuk membagikan bahan sembako.

Kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo disambut ratusan warga yang memadati lapangan bulutangkis di RT 10 RW 08, Kelurahan Kedoya, Kecamatan Kebon Jeruk, dan juga Mushola Sohibul Istiqomah, di Jalan Kalianyar II, Tambora.

  • 1 September 2015
  • 26455 Views

Saat Presiden Jokowi Undang Pengojek, Sopir Mikrolet, Sopir Taksi, Makan Siang Di Istana

Presiden Jokowi makan siang dengan seratusan tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi, dsb, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang

Presiden Jokowi makan siang dengan seratusan tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi, dsb, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang seratusan pengojek, sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini dan sopir taksi untuk makan siang bersama di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang.

“Saya mengundang ke sini hanya untuk makan siang, tidak ada kepentingan lain,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato penyambutan makan siang untuk puluhan pengojek, sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini dan sopir taksi, yang baru pertama kalinya diselenggarakan di Istana Negara ini.

  • 1 September 2015
  • 21727 Views

Seskab: Keyakinan Presiden Jokowi Bangkitkan Optimisme Hadapi Turbulensi Ekonomi

Seskab Pramono Anung berdialog dengan Tim Redaksi Tempo, di ruang kerjanya, Selasa (1/9)

Seskab Pramono Anung berdialog dengan Tim Redaksi Tempo, di ruang kerjanya, Selasa (1/9)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung Wibowo mengemukakan, sekarang ini ada kesadaran kolektif bahwa melesatnya nilai tukar dollar AS terhadap rupiah menjadi seperti sekarang ini bukan semata-mata karena persoalan policy dalam negeri, tapi sudah menjadi persoalan dunia.

Kalau lihat konstruksinya negara kita dibandingkan dengan negara lain, menurut Pramono, Indonesia relatif lebih stabil. Di kawasan ASEAN, dibandingkan dengan Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, menurut Pramono, Indonesia itulebih stabil, karena memang pondasi ekonomi kita cukup baik.

  • 1 September 2015
  • 19480 Views

Sekretariat Kabinet Gelar Rakor Staf Ahli K/L Bidang Perekonomian

Sekretaris Kabinet Pramono Anung berfoto bersama peserta Rakor Staf Ahli K/L Bidang Perekonomian, di Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Selasa (1/9)

Sekretaris Kabinet Pramono Anung berfoto bersama peserta Rakor Staf Ahli K/L Bidang Perekonomian, di Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Selasa (1/9)

Guna meningkatkan sinergi, kerjasama, dan bahu membahu dalam proses manajemen birokrasi dengan tujuan untuk mempermudah pencapaian target kebijakan dan program pembangunan ekonomi, Sekretariat Kabinet mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Staf Ahli Kementerian/Lembaga (K/L) Bidang Perekonomian, di Aula Serba Guna Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (1/9).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam sambutan pembukaan Rakor tersebut mengatakan, acara Rakor itu juga dimaksudkan meningkatkan peran Staf Ahli, bukan hanya sekedar menjadi Staf Ahli bagi dirinya sendiri tetapi tentunya menjadi ahli bagi kelembagaan, menjadi ahli bagi kepentingan bangsa.

  • 1 September 2015
  • 18042 Views

Tidak Jamin Bebas Korupsi, Pansel Sebut 8 Nama Capim KPK Sudah Bebas Catatan Kriminal

Ketua Pansel KPK Destry Damayanti didampingi anggota Pansel menjawab wartawan, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9)

Ketua Pansel KPK Destry Damayanti didampingi anggota Pansel menjawab wartawan, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9)

Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) tidak berani menjamin 8 (delapan) nama calon yang lolos seleksi telah bebas dari kasus korupsi. Namun Pansel menjamin kedelapan nama yang telah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu bebas dari catatan kriminal.

“Pansel tidak bisa menjamin seperti itu, tapi paling tidak apa yang kami pilih itu adalah nama yang memang tidak ada catatan-catatan kriminalnya. Jaminan kami adalah berdasarkan laporan atau pun catatan-catatan yang kami terima hingga kemarin,” kata Ketua Pansel KPK Destry Damayanti menjawab wartawan mengenai jaminan korupsi bagi kedelapan nama Capim yang telah lolos seleksi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9) siang.

  • 1 September 2015
  • 22015 Views

Johan Budi Dan Basaria Lolos, Presiden Jokowi Umumkan 8 Nama Capim KPK

Presiden Jokowi didampingi anggota Pansel mengumumkan 8 nama yang lolos seleksi Capim KPK, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9)

Presiden Jokowi didampingi anggota Pansel mengumumkan 8 nama yang lolos seleksi Capim KPK, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai menerima Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) yang dipimpin oleh ketuanya Destry Damayanti, mengumumkan langsung 8 (delapan) nama calon pimpinan KPK yang lolos seleksi untuk diajukan kepada DPR-RI untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

“Dari tahapan-tahapan seleksi yang telah dilakukan yaitu pendaftaran, pengumuman hasil seleksi administrasi, tes objektif dan pembuatan makalah, kemudian profile assesment, wawancara dan tes kesehatan, telah diserahkan kepada saya 8 (delapan) calon Pimpinan KPK 2015-2019 yang sudah diseleksi berdasarkan integritas, kompetensi, leadership, independensi, dan juga pengalaman yang terkait dengan hal-hal yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9).

  • 31 August 2015
  • 22463 Views

Mulai Diisi Air, Waduk Jatigede Diharapkan Dapat Tingkatkan Intensitas Tanam Padi

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyaksikan pengisian air pertama Waduk Jatigede, di Sumedang, Jabar, Senin (31/8)

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyaksikan pengisian air pertama Waduk Jatigede, di Sumedang, Jabar, Senin (31/8)

Terhitung mulai Senin (31/8), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pengisian air sebagai tanda berakhirnya proses pembangunan Waduk Jatigede, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pengisian awal Waduk Jatigede itu ditandai dengan penurunan atau penutupan pintu Diversion Tunnel (Saluran Pengelak) yang dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Dalam sambutannya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, bahwa Waduk Jatigede merupakan waduk ke 231 di Indonesia namun satu-satunya di Sungai Cimanuk. Oleh sebab itu,  nantinya di Sungai Cimanuk akan dibangun reservoir lainnya, yaitu dua bendung yaitu Bendung Beureum Beunget dan Rengrang.

  • 31 August 2015
  • 23377 Views

Terkait Calon Tunggal Pilkada, Seskab: Presiden Jokowi Tunggu Keputusan MK

Seorang pemilih  memasukan surat suara ke dalam kotak suara di TPS 01, Kampung Mekurima, Kwamki Narama, Timika, Papua, Selasa (29/1). Pilkada Papua kali ini mengusung 6 pasang calon yang akan mempersebutkan kurPresiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengambil sikap apapun terkait dengan masih adanya beberapa calon tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di sejumlah daerah, meski masa pendaftarannya sudah diperpanjang beberapa kali.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, karena beberapa partai politik atau calon melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), dan beberapa daerah bahkan sudah masuk tahap persidangan, maka pemerintah memilih menunggu keputusan MK agar tidak terjadi overlapping (tumpang tindih) keputusan.