web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 29 December 2015
  • 20467 Views

Jelang Akhir Tahun, Setkab Gelar Evaluasi Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi 2015

Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Setkab, Islahuddin, Memimpin Rapat Evaluasi Agenda Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di ruang Rapat Biro Umum (28/12)

Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Setkab, Islahuddin, Memimpin Rapat Evaluasi Agenda Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di ruang Rapat Biro Umum (28/12)

Sekretariat Kabinet (Setkab) mengadakan rapat untuk membahas evaluasi aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi (PPK) tahun 2015 di ruang rapat Biro Umum, Lantai 1 Gedung III Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (28/12) sore. Rapat yang dipimpin oleh Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Islahuddin ini membahas tentang pencapaian agenda aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (PPK) yang telah dilaksanakan oleh Sekretariat Kabinet (Setkab) pada tahun 2015.

 Dalam pengantarnya Islahuddin menyampaikan bahwa evaluasi yang dilakukan pada kesempatan kali ini sangat penting karena membuktikan komitmen Setkab dalam menjalankan agenda aksi PPK. Selain itu, Islahuddin juga menyampaikan,  evaluasi Aksi PPK yang dilaksanakan oleh Setkab sekarang ini fokus kepada transparansi dan akuntabilitas terkait pengadaan barang dan jasa.

  • 29 December 2015
  • 21061 Views

Putuskan Skema Pembangunan, Presiden Jokowi Akan Undang Kontraktor Blok Masela

Sekretaris Kabinet dan Menteri ESDM menjawab pertanyaan wartawan usai rapat terbatas mengenai Blok Masela di Kantor Presiden, Jakarta (29/12)

Sekretaris Kabinet dan Menteri ESDM menjawab pertanyaan wartawan usai rapat terbatas mengenai Blok Masela di Kantor Presiden, Jakarta (29/12)

Meskipun sudah ada usulan revisi Plan of Development (PoD), tapi karena concern masyarakat begitu besar, kemudian juga Presiden berkali-kali menekankan bahwa ini proyek besar, jangkanya panjang, investasinya besar sekali, maka pemerintah berhati-hati betul dan mempertimbangkan semua aspek mengenai pengembangan Blok Masela, di Maluku.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menjelaskan, ada dua pandangan yang berkembang, yaitu apakah dibangun di Offshore ataupun di Onshore. Tentunya ada positif dan negatifnya, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, dan pemerintah mengkaji lebih dalam.

  • 29 December 2015
  • 20645 Views

Soal Pungutan Dana Ketahanan Energi, Pemerintah Akan Terus Mendengar Berbagai Pihak

Menteri ESDM, Sudirman Said, Menjawab Pertanyaan Wartawan (29/12)

Menteri ESDM, Sudirman Said, Menjawab Pertanyaan Wartawan di Kantor Presiden sebelum mengikuti rapat terbatas siang ini (29/12)

Pemerintah masih terus mematangkan rencana mencari dana ketahanan energi dari masyarakat yang dilakukan melalui pungutan sebesar Rp 200/liter kepada setiap pembeli bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, dan Rp 300/liter untuk solar.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan masukan atas kemungkinan pungutan dana ketahanan energi yang rencananya akan dilaksanakan mulai 5 Januari 2016 itu. Karena itu, menunjukkan bahwa  kita peduli pada masa depan energi kita.  

  • 29 December 2015
  • 18719 Views

Bukan Segelintir Orang, Presiden Jokowi Tegaskan Sumber Daya Alam Untuk Semua Rakyat

Presiden Jokowi Memimpin Rapat Terbatas Membahas tentang Blok Masela di Kantor Presiden (29/12)

Presiden Jokowi Memimpin Rapat Terbatas Membahas tentang Blok Masela di Kantor Presiden (29/12)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa kita harus betul-betul memperhatikan amanat konstitusi yang menyatakan dengan jelas, menyatakan dengan tegas bahwa bumi dan air, serta kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat itu mengandung arti bahwa apa yang dihasilkan dalam pemanfaatan sumber daya alam itu, harus benar-benar untuk rakyat, untuk semua masyarakat Indonesia, untuk semua orang, dan bukan untuk segelintir atau sekelompok orang,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar dalam rapat terbatas yang membahas Blok Masela, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/12) siang.

  • 29 December 2015
  • 16645 Views

Resmikan Gedung Baru, Presiden Jokowi: KPK Harus Dijaga Independensinya

Presiden Jokowi saat Resmikan Gedung Baru KPK di Jalan Kuningan Persada, Kav. 4, Jakarta (29/12)

Presiden Jokowi saat Resmikan Gedung Baru KPK di Jalan Kuningan Persada, Kav. 4, Jakarta (29/12)

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ke-12, Selasa (29/12) pagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan gedung baru lembaga itu yang terletak di Jalan Kuningan Persada, Kav. 4, Jakarta.

Gedung setinggi 16 lantai yang dibangun di atas lahan seluas 8.663 meter persegi itu memiliki konsep secure, smart, dan green. Pembangunan gedung yang dilakukan sejak 29 November 2013 itu dilakukan menggunakan anggaran tahun jamak (multiyear) sebesar 315,15 miliar rupiah yang bersumber sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

  • 29 December 2015
  • 23602 Views

Presiden Jokowi: Tinggalkan Kultur Yang Penuh Kepalsuan dan Kemunafikan

Presiden Jokowi dan Ibu Negara, Iriana, Hadiri Perayaan Natal Nasional di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kupang, Senin (28/18) (Foto:Rusman/Setpres)

Presiden Jokowi dan Ibu Negara, Iriana, Hadiri Perayaan Natal Nasional di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kupang, Senin (28/18) (Foto:Rusman/Setpres)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, sudah saatnya bagi Bangsa Indonesia untuk bergerak meninggalkan kultur yang penuh kepalsuan, semu, kemunafikan, hanya mementingkan diri sendiri, dan kurang berbagi dengan sesama.

Saat menghadiri peringatan Natal Nasional yang diselenggarakan di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kupang, Senin (28/18), Presiden Jokowi menegaskan, merayakan Natal berarti menjalankan revolusi karakter, revolusi mental. Karena inti dari revolusi karakter dan mental adalah menjadi manusia baru yang lebih disiplin, lebih produktif, lebih optimis, dan lebih bekerja keras.

  • 28 December 2015
  • 22855 Views

Keppres PAW Diteken, Eva Sundari Gantikan Pramono Anung di DPR, Tuti Roosdiono Gantikan Tjahjo

Seskab, Pramono Anung, saat Konferensi Pers di ruangannya (28/12/2015)

Mempertimbangkan surat Komisi Pemilihan Umum (KPU) tanggal 23 dan 25 November, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 18 Desember 2015 telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 129/P/Tahun 2015 tentang Peresmian Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Masa Jabatan Tahun 2014-2019.

Melalui Keppres itu, Presiden Jokowi meresmikan pemberhentian dengan hormat sebagai anggota DPR dan anggota MPR masa jabatan tahun 2014-2019 masing-masing atas nama Dr. Ir. H. Pramono Anung Wibowo yang mewakili Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) daerah pemilihan Jawa Timur VI, dan Tjahjo Kumolo, S.H. yang mewakili PDIP daerah pemilihan Jawa Tengah I.

  • 28 December 2015
  • 20519 Views

Seskab: Presiden Jokowi Akan Rayakan Tahun Baru di Papua

Seskab, Pramono Anung, memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya (28/12/2015

Seskab, Pramono Anung, memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya (28/12/2015

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur sejak akhir pekan lalu, diperkirakan pada Senin (28/12) malam ini akan kembali ke Jakarta.

“Besok (Selasa, 29/12, red) pagi direncanakan Presiden akan meresmikan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena memang Presiden kembali ke Jakarta yang terutama adalah untuk meresmikan gedung KPK, dan setelah itu ada satu ratas. Setelah selesai ratas, Presiden Jokowi kembali akan melakukan kunjungan kerja. Kali ini ke Papua,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung kepada wartawan, di ruang kerjanya, Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Senin (28/12) siang.

  • 28 December 2015
  • 24973 Views

Presiden Jokowi: Kepercayaan Sudah Ada, Investor Antre, Rupiah Stabil, Tinggal Kita Mau Gol/Tidak

Presiden Jokowi saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta (23/12)

Presiden Jokowi saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta (23/12)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, sepanjang tahun 2015 kita telah membangun pondasi yang baik, pondasi yang kuat. Dalam politik anggaran subsidi BBM telah dialihkan untuk program-program yang bermanfaat bagi rakyat. Kita juga telah mempercepatan pembangunan infrastruktur, dan mengubah haluan membangun sebuah Indonesiasentris, bukan Jawa sentris.

Dan dengan pondasi itu, Presiden ingin agar 2016 kita bisa melangkah, bisa lari lebih cepat lagi, bekerja lebih keras lagi karena tantangan 2016 juga tidak kalah beratnya dengan tahun 2015. Namun Presiden menegaskan, kondisi yang sekarang ini adalah kondisi yang sangat baik.

  • 28 December 2015
  • 16137 Views

Presiden Jokowi Minta 2016, Kendalikan Inflasi, Turunkan Kemiskinan, dan Perbaiki Kesenjangan

Seskab, Pramono Anung, sedang menyampaikan keterangan pers bersama Menko Perekonomian dan Menteri ESDM di Kantor Presiden, Jakarta (23/12)

Seskab, Pramono Anung, sedang menyampaikan keterangan pers bersama Menko Perekonomian dan Menteri ESDM di Kantor Presiden, Jakarta (23/12)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, memasuki tahun 2016 tidak bisa ditawar, anggaran sudah mulai dilaksanakan sejak awal Januari. Sehingga, terutama yang bersifat belanja barang dan belanja modal. Dengan demikian dampaknya terhadap perekonomian, terhadap pertumbuhan bisa menjadi optimal.

“Presiden  meminta kita bekerja semuanya dengan fokus untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi, mengendalikan inflasi, menurunkan kemiskinan, dan memperbaiki kesenjangan dan seterusnya. Dan itu merupakan tolok ukur bagi, katakanlah penyusunan kebijakan-kebijakan atau paket kebijakan dalam rangka deregulasi,” kata Menko Perekonomian Darmin Nasution kepada wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/12).