web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 17 September 2014
  • 133329 Views

Presiden SBY Berharap Kesulitan Saat Ini Tidak Terjadi Pada Pemerintahan Jokowi

sulit_sbyPresiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Wakil Presiden Boediono, Rabu (17/9) pagi, di kantor Presiden, Jakarta,  memimpin Rapat Terbatas (Ratas) membahas Rancangan Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah (RUU Pemda) yang akan disahkan oleh DPR-RI pada Rapat Paripurna, Selasa (23/9) mendatang.

Presiden menilai, RUU Pemda itu sebagai tonggak sejarah. Ia menyebutkan, setelah 10 tahun menlaksanakan dan menjalankan pemerintahan, mengenali banyak kekurangan, yang tidak dibiarkan, karena di masa depan harus lebih baik lagi. Oleh karena itu, menjadi kewajiban moral pemerintah saat ini untuk menghadirkan UU Pemda yang lebih tepat dan efektif.

  • 17 September 2014
  • 76551 Views

Kementerian Keuangan Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS

cat-cpnsKementerian Keuangan mengumumkan nama-nama peserta hasil seleksi administrasi online CPNS yang lulus, dan jadwal pengambilan tanpa peserta ujian pada Selasa (16/9).

Dalam pengumumannya tanggal 16 September, Ketua Panitia Pusat Rekrutmen CPNS di Lingkungan Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2014, Kiagus Ahmad Badaruddin, menyebutkan pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi online adalah yang memenuhi persyaratan.

Pelamar yang namanya tercantum dalam lampiran pengumuman dapat mengambil tanda peserta ujian (TPU) mulai 22 September 2014 sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditentukan.

  • 16 September 2014
  • 54371 Views

Kementerian LH Luncurkan Pembaharuan Pusat Produksi Bersih Nasional

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) meluncurkan Pembaharuan Pusat Produksi Bersih Nasional (PPBN) di Bogor. Acara tersebut diselenggarakan bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dirangkaikan dengan Seminar Produksi Bersih Nasional yang berlangsung Senin (15/9) ini, dan dihadiri perwakilan Kementerian/Lembaga terkait, Lembaga Donor, Industri, Instansi Lingkungan Daerah dan Penyedia Jasa bidang Lingkungan serta para pemangku kepentingan.

  • 16 September 2014
  • 54894 Views

Pemerintah Tetapkan 1033 Lokasi di Tanah Air Sebagai Wilayah Pertahanan Negara

latgabGuna melaksanakan ketentuan Pasal 22 ayat (2) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan dan Pasal 17 ayat (7) Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 19 Agustus 2014 lalu telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2014 tentang Penataan Wilayah Pertahanan Negara.

Penataan Wilayah Pertahanan Negara yang dimaksud dalam PP ini meliputi perencanaan Wilayah Pertahanan, pemanfaatan Wilayah Pertahanan, dan pengendalian pemanfaatan Wilayah Pertahanan.

  • 16 September 2014
  • 53622 Views

Presiden SBY dan Ibu Ani Pamitan Dengan Staf Rumah Tangga Cikeas

rumgaSetelah pekan lalu berpamitan dengan seluruh pegawai di Istana Kepresidenan, Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan mengakhiri masa tugasnya pada 20 Oktober mendatang, berpamitan dengan perangkat rumah tangga dan jajaran kawal TNI dan POLRI, di kediaman pribadinya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/9) pagi.

Dalam kesempatan itu, Presiden SBY dan Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono yang kompak mengenakan seragam batik warna biru menyampaikan ucapan terima kasih kepada para perangkat rumah tangga Cikeas dan jajawan kawan TNI dan POLRI yang sudah selama 10 tahun ini menemaninya melaksanakan tugas sebagai negara.

  • 16 September 2014
  • 52617 Views

Wang Jiarui: Hubungan RI-RRT Terbaik Di Era Presiden SBY

sby-rrtWakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Jiarui  menilai hubungan bilateral Tiongkok – Indonesia pada era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencapai tingkat  yang terbaik dibanding era-era sebelumnya.

“Keberhasilan pemerintah Indonesia dalam 10 tahun terakhir dalam membangun ekonomi, membangun stabilitas, dicatat oleh mereka sebagai prestasi yang sangat menonjol,” kata Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada wartawan di kompleks Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/9).

  • 15 September 2014
  • 52438 Views

SBY Berharap Tidak Terjadi ‘Baratayuda’ Kubu Jokowi dan Prabowo

presiden_batikPresiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan, panas tidaknya politik di tanah air 5 (lima) tahun ke depan sangat tergantung apakah nanti ketika Jokowi betul-betul sudah mulai memimpin negeri ini setelah 20 Oktober mendatang, ada tidaknya konsiliasi dari kubu Jokowi dengan kubu Prabowo.

Namun, Presiden SBY berharap konsiliasi antara koalisi Merah Putih dari kubu Prabowo – Hatta dengan koalisi pendukung presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK), bukannya menjadi dendam tujuh turunan atau Baratayuda. Sebab, bila yang terjadi adalah yang terakhir, maka rakyat yang akan sangat dirugikan.

  • 15 September 2014
  • 53044 Views

Cegah ‘Capital Outflow’, BI Bisa Sesuaikan Suku Bunga Acuan

prof.fiz_3Pemerintah khususnya jajaran kementerian yang terkait dengan sektor riil dan moneter, serta Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) disarankan mewaspadi rencana Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, menghapuskan program non-konvensional stimulus moneter (quantitative easing III) selambat-lambatnya pada akhir 2014 atau awal 2015, melalui pembelian surat utang untuk menambah likuiditas pasar dan mendorong bergeraknya sector riil.

  • 15 September 2014
  • 54145 Views

Presiden Cabut Wewenang Hansip dan Wankamra dalam Ketertiban Umum

hansipPresiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2014, yang ditandatanganinya pada 1 September 2014, mencabut Keputusan Presiden Nomor 55 Tahun 1972 tentang Penjempurnan Organisasi Pertahanan Sipil (Hansip) dan Organisasi Perlawanan dan Keamanan Rakjat (Wankamra) Dalam Rangka Penertiban Pelaksanaan Sistim Hankamrata.

“Organisasi Pertahanan Sipil dan Organisasi Perlawanan dan Keamanan Rakyat dalam Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta tidak sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat,” demikian bunyi diktum pertimbangan Perpres No. 88 Tahun 2014 itu.

  • 15 September 2014
  • 53543 Views

Butuh Rp 4.700 Triliun, Pembangunan Infrastruktur Tidak Mungkin Andalkan APBN

balikpapan_1Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengemukakan, sampai dengan tahun 2015 mendatang dibutuhkan anggaran atau dana sebesar Rp 4.700 triliun guna membangun infrastruktur di tanah air. Jumlah yang sangat besar ini tidak mungkin bisa dipenuhi jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).