web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 30 April 2015
  • 65245 Views

‘Groundbreaking’ Tol Trans Sumatera, Presiden Jokowi: Jangan Gagal Karena 1-2 Atau 100 Orang

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada grounbbreaking tol Trans Sumatera, di Lampung Selatan, Kamis (30/4) pagi

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada groundbreaking tol Trans Sumatera, di Lampung Selatan, Kamis (30/4) pagi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi target pembangunan ruas jalan tol Lampung  – Palembang harus selesai dalam 3 (tiga) tahun ini. Untuk itu, Presiden meminta kepada pihak-pihak yang terkait dengan pembangunan jalan tol itu agar kalau ada masalah disampaikan kepadanya.

“Saya akan lihat ke lapangan mana yang perlu dijewer ya dijewer kalau perlu dipotong ya dipotong. Ini untuk rakyat, jangan sampai untuk kepentingan jutaan rakyat bisa gagal gara-gara satu dua orang  atau seratus orang,” tegas Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan pada acara groundbreaking pembangunan jalan Tol Trans Sumatera di Sabahbalau, Lampung Selatan, Kamis (30/4) pagi.

  • 30 April 2015
  • 60798 Views

‘Blak-Blakan’, Presiden Jokowi Sebut Utang Indonesia Masih Rp 2.600 Triliun

Presiden Jokowi saat pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Jokowi saat pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara blak-blakan soal utang Indonesia kepala lembaga-lembaga keuangan internasional. Ia menyebut, utang Indonesia masih saat ini gede Rp 2.600 triliun, baik utang bilateral ke negara-negara lain, maupun ke World Bank sama Asian Development Bank (ADB).

“Ya kita blak-blakan saja, memang itu. Yang paling penting dihitung. Sebetulnya utang itu juga tidak apa-apa kok, jangan terus kita alergi utang, nggak. Utang itu tidak apa-apa asal dipakai untuk produktivitas, untuk hal-hal yang produktif,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah untuk Rakyat serta Menyambut Hari Buruh Internasional 2015, di Ungaran, Jawa Tengah, Rabu (29/4).

  • 29 April 2015
  • 60963 Views

Yakin Aman, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Tidak Takut Peringatan Hari Buruh

Presiden Jokowi bersama tokoh buruh nasional, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Jokowi bersama tokoh buruh nasional, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Saat memberikan sambutan pada Pencanangan Program Sejuta Rumah untuk Rakyat serta Menyambut Hari Buruh Internasional 2015, di Ungaran, Jawa Tengah, Rabu (29/4), Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memperkenalkan tokoh-tokoh buruh yang hadir, di antaranya Andi Gani, Said Iqbal, Mudhofir, dan lain-lain.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyinggung perasaan sebagian masyarakat yang selalu takut menghadapi Peringatan Hari Buruh Internasional pada tanggal 1 Mei atau yang sering disebut Mayday. Namun Presiden meminta masyarakat agar sekarang mengesampingkan perasaan takut itu.

  • 29 April 2015
  • 58715 Views

Bagikan KIS Di Jateng, Presiden Jokowi: Kalau Sakit Ke Puskesmas Dulu

Presiden Jokowi menyerahkan KIS kepada karyawan PT Semarang Garmen, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Jokowi menyerahkan KIS kepada karyawan PT Semarang Garment, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Seusai mencanangkan Program Pembanguan Satu Juta Rumah serta Menyambut Hari Buruh Internasional Tahu 2015, Rabu (29/4) sore,  Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menuju PT. Semarang Garment, yang berlokasi di Bergas, Semarang, Jawa Tengah.

Selain berdialog langsung dengan karyawan perusahaan, pada kesempatan itu Presiden Jokowi juga membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada karyawan di PT. Semarang Garment itu.

“Kartu Indonesia Sehat ini akan saya bagikan. Saya juga punya tapi saya ngga mau sakit,” kata Presiden Jokowi mengawali sambutannya sebelum menyerahkan KIS kepada perwakilan karyawan perusahaan tersebut.

  • 29 April 2015
  • 61250 Views

Canangkan Program Pembangunan Sejuta Rumah, Presiden Jokowi Ajak BUMN Berpartisipasi

Presiden Jokowi memukul kentongan sebagai tanda pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Jokowi memukul kentongan sebagai tanda pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari Rabu 929/4) ini  melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah guna meresmikan Pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah untuk Rakyat, serta Menyambut Hari Buruh Internasional 2015 di lokasi Proyek Pembangunan Rumah Susun Provinsi Jawa Tengah, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang.

Saat memberikan sambutan, Presiden Jokowi mengaku banyak yang menanyakan kepadanya, apakah tidak terlalu ambisius membangun sejuta rumah. “Saya sampaikan, kalau dikerjakan dengan cara-cara normal dan biasa ya tidak akan tercapai, 200 ribu saja sulit. Tetapi kalau berani melakukan loncatan, angka itu akan bisa tercapai,” kata Jokowi.

  • 29 April 2015
  • 50989 Views

Menlu Lepas Misi Kemanusiaan RI Ke Nepal

Menlu Retno L.P. Marsudi saat pelepasan Tim Kemanusiaan ke Nepal, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (29/4)

Menlu Retno L.P. Marsudi saat pelepasan Tim Kemanusiaan ke Nepal, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (29/4)

Pemerintah Republik Indonesia Rabu (29/4) siang mengirimkan bantuan kemanusiaan dan tim evakuasi  ke Nepal. Tim Kemanusiaan ini juga diharapkan bisa mempercepat evakuasi warga negara Indonesia yang menjadi korban gempa bumi berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) yang mengguncang negara tersebut pada Sabtu (25/4) siang.

Menggunakan pesawat Boeing 737 TNI AU, tim berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Tim tahap I ini beranggotakan personel dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu), tBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

  • 29 April 2015
  • 50344 Views

Australia Tarik Dubes, Presiden Jokowi: Ini Kedaulatan Hukum Kita

Presiden Jokowi didamping Wapres Jusuf Kalla menjawab wartawan seusai membuka Musrenbangnas 2015, di Jakarta, Rabu (29/4)

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla menjawab wartawan seusai membuka Musrenbangnas 2015, di Jakarta, Rabu (29/4)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta negara-negara lain menghormati kedaulatan hukum Indonesia sebagaimana Indonesia juga menghormati hukum negara-negara lain.

Permintaan itu disampaikan Presiden Jokowi menanggapi tindakan Pemerintah Australia yang menarik duta besar (Dubes)-nya di Jakarta sebagai reaksi atas pelaksanaan eksekusi terhadap 2 (dua) warganya yaitu Andrew Chan dan Myuran Sukumaran di antara 8 (delapan) terpidana narkoba yang dieksekusi mati di di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4) dinihari.

  • 29 April 2015
  • 49672 Views

Untuk Stimulus Pertumbuhan, Presiden Jokowi Minta Percepatan Penyerapan Anggaran

Presiden Jokowi menyalami Wapres Jusuf Kalla seusai pembukaan Musrenbangnas 2015, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (29/4)

Presiden Jokowi menyalami Wapres Jusuf Kalla seusai pembukaan Musrenbangnas 2015, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (29/4)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2015, yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (29/4) pagi.

Saat mengawali sambutannya, Presiden Jokowi menyinggung pertanyaan yang diajukan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai Tari Saman yang disajikan panitia Musrenbangnas. “Pak JK (panggilan akrab Jusuf Kalla, red) bisik pada saya kok ngga tabrakan ya? Padahal tariannya itu dinamis dan cepat, dan antara satu dengan yang lainnya kelihatannya terorganisir, terkonsolidasi sekali, sehingga kecepatan itu betul-betul menyatu,” ujarnya.

  • 29 April 2015
  • 50303 Views

Meski Diberi Target, Presiden Jokowi Minta Wajib Pajak Jangan Dikejar-Kejar

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada pencanangan Tahun Pembinaan Wajib Pajak, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/4) pagi

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada pencanangan Tahun Pembinaan Wajib Pajak, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/4) pagi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan rendahnya rasio pembayar pajak di tanah air. Dari jumlah penduduk 252 juta, seharusnya ada 44 juta yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Tetapi kenyataannya, baru 26 juta yang memasukkan Surat Pemberitahuan (SPT). Dari 26 juta itupun, baru 10 juta yang bayar pajak, di antaranya 900 ribu adalah Wajib Pajak (WP) pribadi.

“Ini kan sangat kecil sekali, rasio kita hanya 11% ini juga kecil sekali kalau dibandingkan dengan negara-negara tetangga yang sudah 18%, 16%, ada yang 21%, kata Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan pada pencanangan Tahun Pembinaan Wajib Pajak dan Peluncuran Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/4) pagi.

  • 29 April 2015
  • 49759 Views

Soal Penundaan Eksekusi Mary Jane, Mensesneg: Presiden Jokowi Dengar Suara Aktivis

Mensesneg Pratikno

Mensesneg Pratikno

Delapan dari 9 (sembilan) terpidana mati kasus narkotika dan obat-obatan (narkoba) yang telah diisolir telah dieksekusi secara serentak di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4), pukul 00.25 WIB.

Kedelapan terpidana yang dieksekusi itu adalah: Andrew Chan (warga negara Australia), Myuran Sukumaran (Australia), Raheem Agbaje Salami (Nigeria), Zainal Abidin (Indonesia), Rodrigo Gularte (Brazil), Silvester Obiekwe Nwaolise alias Mustofa (Nigeria), Martin Anderson alias Belo (Ghana), dan Okwudili Oyatanze (Nigeria).