web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 15 March 2017
  • 12459 Views

Kepala Staf Kepresidenan Terima Bintang Baru Persib Michael Essien

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menerima kunjungan bintang baru Persib Bandung, Michael Essien, di ruang kerjanya, Gedung Bina Graha, kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/3).

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menerima kunjungan bintang baru Persib Bandung, Michael Essien, di ruang kerjanya, Gedung Bina Graha, kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/3).

Bintang baru kesebelasan Persib Bandung, Michael Essien, diperkenalkan kepada Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, di Bina Graha, Jakarta, Senin (13/3) siang. Mantan bintang Chelsea, Real Madrid dan AC Milan itu datang dengan didampingi manajemen Persib Bandung.

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki berharap,  kehadiran Michael Essien meramaikan Liga Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kualitas persepakbolaan negeri ini, terutama dengan kelas permainan, karakter, dan nama besar yang disandangnya.

  • 14 March 2017
  • 13911 Views

Rusak Cukup Parah, Pemerintah Investigasi Penabrakan Terumbu Karang di Raja Ampat

Menko Kemaritiman menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3). (Foto: Humas/Rahmat).

Menko Kemaritiman menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3). (Foto: Humas/Rahmat).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan, kerusakan yang terjadi di salah satu terumbu karang di perairan Raja Ampat, Papua Barat cukup parah.

“Terumbu karang di sana merupakan salah satu terumbu karang yang baik dan langka. Karena itu, pemerintah melakukan investigasi,” kata Luhut usai Rapat Terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Kalimantan Barat, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3) petang.

  • 14 March 2017
  • 13218 Views

Jadi Etalase Bangsa, Presiden Jokowi Minta Gubernur Kalbar Bangun Zona Pendukung PLBN

Presiden Jokowi saat menyampaikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Kalimantan Barat, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3) sore. (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Jokowi saat pimpin Rapat Terbatas Evaluasi Pelaksanaan PSN dan Program Prioritas Provinsi Kalbar, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3) sore. (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dengan panjang perbatasan mencapai 996 Km.

“Kawasan perbatasan harus kita perhatikan, harus kita bangun, sehingga menjadi garda terdepan, menjadi etalase bangsa,” kata .

Menurut Presiden, saat ini telah diselesaikan pembangunan fisik zona inti di PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Entikong di Kabupaten Sanggau, PLBN Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, dan PLBN Aruk di Kabupaten Sambas.

  • 14 March 2017
  • 10091 Views

Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi di Jatim Harus Berdampak Pada Penurunan Kemiskinan

Gubernur Jatim Soekarwo (paling kiri) mengikuti rapat terbatas tentang Jawa Timur, yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3) sore. (Foto: Rahmat/Humas)

Gubernur Jatim Soekarwo (paling kiri) mengikuti rapat terbatas tentang Jawa Timur, yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3) sore. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pembangunan di Jawa Timur (Jatim) diberikan perhatian khusus pada 3 (tiga) sektor utama yang menyangga perekonomian di daerah tersebut, yaitu industri pengolahan, perdagangan dan jasa, serta di sektor pertanian.

“Pertumbuhan di 3 sektor ini yang membuat perekonomian di Jawa Timur mampu tumbuh relatif tinggi dan berkesinambungan. Tahun 2016, perekonomian di Jawa Timur tumbuh 5,55%, lebih tinggi dari rata-rata nasional,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Jawa Timur, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3) sore.

  • 14 March 2017
  • 15388 Views

Rumah Tangga Miskin Lebih Pilih Belanja Rokok, Presiden Jokowi Cemaskan Kualitas SDM

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas masalah pertembakauan, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas masalah pertembakauan, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, rokok menempati peringkat dua konsumsi rumah tangga miskin. Ia menyebutkan, rumah tangga miskin lebih memilih belanja rokok daripada belanja makanan bergizi.

Dana yang dikeluarkan untuk konsumsi produk tembakau, kata Presiden, 3,2 kali lebih besar dari pengeluaran untuk telur dan susu; 4,2 kali dari pengeluaran untuk beli daging; 4,4 kali dari biaya pendidikan; dan 3,3 kali lebih besar dari biaya kesehatan. “Tentu saja hal ini akan berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di masa yang akan datang,” papar Presiden Jokowi pada rapat terbatas tentang Masalah Pertembakauan, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/3) siang.

  • 14 March 2017
  • 13425 Views

Atasi Kesenjangan, Pemerintah Segera Mulai Redistribusi Aset dan Reforma Agraria

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla bersama pimpinan lembaga negara menyampaikan keterangan pers, usai silaturahmi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/3) siang. (Foto: Deny S/Humas)

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla bersama pimpinan lembaga negara menyampaikan keterangan pers, usai silaturahmi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/3) siang. (Foto: Deny S/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, undangan yang disampaikannya kepada seluruh pimpinan lembaga negara (DPR, MPR, DPD, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, dan BPK, serta Komisi Yudisial) subtansinya adalah ingin membangun sebuah kebersamaan, membangun rasa optimisme terhadap seluruh program-program yang telah dan akan dilakukan oleh pemerintah.

Pada pertemuan siang ini, lanjut Presiden, para pimpinan lembaga negara itu berbicara masalah yang berkaitan dengan kebijakan pemerataan ekonomi, dan yang berkaitan dengan kesenjangan sosial ekonomi yang ada.

  • 14 March 2017
  • 11636 Views

Bertemu Pimpinan Lembaga Negara, Presiden Jokowi Minta Masukan Atasi Kesenjangan

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla bersilaturahmi dengan pimpinan lembaga negara, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/3) pagi. (Foto: Deny S/Humas)

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla bersilaturahmi dengan pimpinan lembaga negara, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/3) pagi. (Foto: Deny S/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan silaturahmi atau pertemuan dengan pimpinan lembaga negara di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/3) siang. Dalam pertemuan yang dimulai pukul 11.15 WIB itu, Presiden Jokowi meminta masukan dalam menghadapi sejumlah masalah, khususnya terkait kesenjangan ekonomi.

“Silaturahmi antar pemimpin lembaga negara ini akan terus dijalin, untuk membawa pesan kepada masyarakat, bahwa persatuan, kesatuan, dan kebersamaan sangat dibutuhkan (dalam) menghadapi tantangan kebangsaan dan global, tantangan ketidakpastian yang semakin berat sekarang ini, maupun tantangan-tantangan ke depan,” kata Presiden Jokowi dalam sambutan pengantarnya.

  • 14 March 2017
  • 13690 Views

Sebut Indonesia Surga Pulau Tropis, Presiden Jokowi Ajak Pengusaha Korsel Tingkatkan Investasi

Presiden Jokowi saat menjadi pembicara kunci pada acara Indonesia Korean Business Summit 2017, di Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (14/3) . (Foto: Humas/Jay)

Presiden Jokowi saat menjadi pembicara kunci pada acara Indonesia Korean Business Summit 2017, di Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (14/3) . (Foto: Humas/Jay)

Meskipun saat ini sudah menjadi negara ketiga dengan investasi terbesar di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pengusaha asal Korea Selatan (Korsel) untuk terus meningkatkan investasinya di tanah air, yang disebutnya sebagai negara yang sangat besar, sangat indah, dan dihuni oleh masyarakat yang ramah.

Perusahaan Korea, kata Presiden Jokowi, memiliki kontribusi yang besar dalam industri basic kami. Dalam sektor baja, sektor petrochemical, pabrik sepatu Korea dan pabrik garmen, yang mempekerjakan lebih dari 900.000 pekerja Indonesia.

  • 13 March 2017
  • 54333 Views

Termasuk Yudhi Chrisnandi dan Tantowi Yahya, Presiden Jokowi Lantik 17 Dubes LBBP RI

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana memberikan ucapan selamat kepada 17 dubes LBBP RI yang baru dilantiknya, di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/3) siang. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana memberikan ucapan selamat kepada 17 dubes LBBP RI yang baru dilantiknya, di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/3) siang. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik dan mengambil sumpah 17 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk negara sahabat, di Istana Negara, Senin (13/3) siang. Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 32P Tahun 2017 dan Nomor 35P Tahun 2017, tanggal 10 Maret 2017 tentang pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia.

Acara pelantikan diawali dengan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diiringi oleh Marching Band Paspampres. Setelah itu, dibacakan surat keputusan pengangkatan, yang langsung diikuti dengan pengambilan sumpah dan pelantikan ke-17 dubes, serta penandatanganan berita acara pelantikan.

  • 13 March 2017
  • 19014 Views

Soal Calon Boss OJK, Presiden Jokowi Ingin Yang Miliki Integritas dan Tidak Bisa Diintervensi

Menkeu Sri Mulyani didampingi anggota Pansel menyampaikan keterangan pers, usai diterima Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/3) siang. (Foto: JAY/Humas)

Menkeu Sri Mulyani didampingi anggota Pansel menyampaikan keterangan pers, usai diterima Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/3) siang. (Foto: JAY/Humas)

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati selaku Ketua Panitia Seleksi (Pansel) calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengemukakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat jelas menyampaikan bahwa beliau melihat industri keuangan adalah industri yang luar biasa penting, dan ini merupakan jendela dari kepercayaan masyarakat maupun perekonomian, dan harus dijaga.

“Oleh karena itu, Presiden secara sangat eksplisit mengatakan harus dicari orang-orang yang memiliki integritas yang tinggi, yang dia mampu untuk menjaga kepercayaan, yang memiliki profesionalisme tinggi, dan tidak diintervensi oleh kepentingan- kepentingan di luar OJK,” kata Sri Mulyani menjawab wartawan usai bersama anggota Pansel OJK diterima Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/3) siang.