web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 12 November 2018
  • 15935 Views

Pendaftaran 15 Nov-31 Des 2018, Inilah Tata Cara Mengikuti Program Beasiswa Santri LPDP

Menkeu Sri Mulyani Indrawati disambut Menag Lukman Hakim Saifuddin saat menghadiri peluncuran Beasiswa Santri LPDP, di Auditorium Kemenag, Jakarta, Senin (12/11) petang. (Foto: Humas Kemenag)

Menkeu Sri Mulyani Indrawati disambut Menag Lukman Hakim Saifuddin saat menghadiri peluncuran Beasiswa Santri LPDP, di Auditorium Kemenag, Jakarta, Senin (12/11) petang. (Foto: Humas Kemenag)

Pemerintah meluncurkan program beasiswa santri untuk menempuh pendidikan jenjang magister dan doktoral di dalam dan luar negeri. Sasaran program ini adalah peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan yang aktif di pondok pesantren selama minimal tiga tahun.

Peluncuran beasiswa yang dikelola pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun ini akan menyasar 100 santri terbaik. Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol virtual bersama oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin dan Menkeu Sri Mulyani di Auditorium KH. M Rasjidi Kemenag RI, Jalan MH. Thamrin Jakarta Pusat, Senin (12/11) petang.

  • 12 November 2018
  • 13910 Views

Pemerintah Luncurkan Program Beasiswa Santri LPDP

Menag Lukman Hakim Saifuddin dan Menkeu Sri Mulyani Indrawati menghadiri talkshow usai Peluncuran Program Beasiswa Santri LPDP, di Auditorium Kemenag, Jakarta, Senin (12/11) petang. (Foto: Humas Kemenag)

Menag Lukman Hakim Saifuddin dan Menkeu Sri Mulyani Indrawati menghadiri talkshow usai Peluncuran Program Beasiswa Santri LPDP, di Auditorium Kemenag, Jakarta, Senin (12/11) petang. (Foto: Humas Kemenag)

Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meluncurkan Program Beasiswa Santri 2018. Peluncuran program beasiswa santri ini dilakukan oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dengan penekanan tombol virtual, di Auditorium KH. M Rasjidi Kemenag RI, Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Senin (12/11) petang.

Program beasiswa ini ditujukan bagi santri untuk menempuh pendidikan jenjang magister dan doktoral di dalam dan luar negeri dengan sasaran peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan yang aktif di pondok pesantren selama minimal tiga tahun.

  • 12 November 2018
  • 11877 Views

Saat Bertemu 31 Bupati, Presiden Jokowi Klarifikasi Isu Antek Asing dan Aseng

Suasana pertemuan 31 bupati dengan Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Suasana pertemuan 31 bupati dengan Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklarifikasi isu yang menyebut dirinya sebagai antek asing dan aseng yang banyak disebut-sebut di sejumlah media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

“Beliau menyampaikan bahwa sekarang banyak investasi negara yang kembali kepada negara, salah satunya misalnya minyak, Freeport, semuanya kan hal yang tidak mudah diambil alih. Nah kalau membuktikan beliau pro asing pada kenyataan sekarang sudah kembali kepada Indonesia,” kata Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupatan Seluruh Indonesia (APKASI) Mardani H. Maning seusai bersama 31 bupati diterima Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang.

  • 12 November 2018
  • 12781 Views

Ekonomi Global Sedang Sulit, Presiden Jokowi: Patut Disyukuri Ekonomi Kita Tumbuh 5,17%

Presiden Jokowi menerima sejumlah bupati, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi menerima sejumlah bupati, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, bahwa ekonomi global sekarang ini memang pada posisi yang sulit, dan tidak menguntungkan Indonesia secara pertumbuhan.

“Kita tahu ada masalah-masalah ekonomi di Turki, di Argentina, di Brasil, di Venezuela yang krisis sampai inflasi ratusan persen. Kemudian juga perang dagang antara Tiongkok dengan Amerika yang sampai saat ini pun juga belum ada tanda-tanda mereda,” kata Presiden Jokowi saat menerima sejumlah bupati dari berbagai daerah di tanah air, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang.

  • 12 November 2018
  • 11044 Views

Jangan Dilipat dan Diremas, BI Imbau Masyarakat Jaga dan Rawat Uang Rupiah

Uang Tunai BNI Petugas mengatur tumpukan uang di cash center BNI, Kamis (29/12). Uang tunai yang disiapkan BNI untuk memenuhi kebutuhan selama masa liburan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 mencapai sekitar Rp 11 triliun. Investor Daily/David Gita Roza

Uang Tunai BNI Petugas mengatur tumpukan uang di cash center BNI, Kamis (29/12). Uang tunai yang disiapkan BNI untuk memenuhi kebutuhan selama masa liburan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 mencapai sekitar Rp11 triliun. Investor Daily/David Gita Roza

Bank Indonesia (BI) menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga dan merawat uang Rupiah dengan baik agar uang Rupiah layak edar di masyarakat. Uang yang layak edar, menurut BI, akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengenali keaslian uang rupiah.

“Untuk itu, masyarakat agar senantiasa menjaga dan merawat rupiah dengan baik melalui metode 5 Jangan: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi,” imbau BI sebagaimana siaran pers Departemen Komunikasi BI, Senin (12/11).

  • 12 November 2018
  • 10711 Views

Banyak Terjadi Banjir Bandang, Kementerian LHK: 2.145 DAS Harus Dipulihkan, 108 Kritis

Peserta Forum Tematik Bakohumas Kementerian LHK berfoto bersama, di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (12/11) pagi. (Foto: Bakohumas)

Peserta Forum Tematik Bakohumas Kementerian LHK berfoto bersama, di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (12/11) pagi. (Foto: Bakohumas)

Direktur Pengelolaan dan Penyediaan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), akhir-akhir ini Indonesia semakin sering dilanda bencana, dimana 80% di antaranya bencana Hedrometereologi, seperti banjir, kekeringan, banjir bandang, serta tanah longsor.

“Tiap tahun bencana ini terus meningkat, kondisi ini menandakan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Indonesia sudah banyak yang kritis, yang jumlahnya tiap tahun juga meningkat,” kata Direktur Pengelolaan dan Penyediaan Informasi Kementerian Kominfo, Dra. Siti Meiningsih M.Sc pada Forum Tematik Bakohumas, di Ruang Rimbawan I Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (12/11) pagi.

  • 12 November 2018
  • 11230 Views

Tidak Mungkin Satu Dominan, Presiden: Suara Sopran, Alto, Tenor, dan Bas Harus Saling Menghargai

Presiden Jokowi berfoto bersama panitia dan pemenang Pesparani 2018, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Senin (12/11) siang. (Foto: Anggun/Humas)

Presiden Jokowi berfoto bersama panitia dan pemenang Pesparani 2018, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Senin (12/11) siang. (Foto: Anggun/Humas)

Usai menerima menerima peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersilaturahmi dengan Panitia dan Pemenang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Tahun 2018, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/11) siang.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi tak lupa menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang Pesparani 2018. Namun Presiden mengingatkan, yang penting bukan semata-mata soal vokal atau siapa pemenangnya atau siapa yang menjadi juaranya. Tapi yang paling penting kita bisa merayakan kebersamaan, bisa merayakan persaudaraan, bisa merayakan persatuan.

  • 12 November 2018
  • 12032 Views

Ungkap Dirinya Pengagum Syafii Maarif, Presiden Ajak Generasi Milenial Hijrah ke Optimisme

Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat berjalan bersama peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/11) pagi. (Foto: Anggun/Humas)

Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat berjalan bersama peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/11) pagi. (Foto: Humas/Anggun)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, dirinya adalah pengagum mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif, yang meski usianya kini sudah 83 tahun, tapi tidak kenal lelah.

“Terus memberikan masukan kepada saya, langsung datang ke Istana atau lewat telepon. Semangat beliau masih seperti milenial,” puji Presiden Jokowi saat menerima peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/11) pagi.

  • 12 November 2018
  • 11857 Views

Pesan Perjuangan Para Pahlawan Dibacakan Dalam Upacara di Lingkungan Lembaga Kepresidenan

Staf Ahli Bidang Polhukam Kemensetneg, Gogor Oko Nurharyoko, memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan, di halaman parkir Kemenseneg, Jakarta, Senin (12/11) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Staf Ahli Bidang Polhukam Kemensetneg, Gogor Oko Nurharyoko, memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan, di halaman parkir Kemenseneg, Jakarta, Senin (12/11) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Lembaga Kepresidenan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018, di Halaman Parkir Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta, Senin (12/11) pagi.  Upacara dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Politik, Pertahanan dan Keamanan Kementerian Sekretariat Negara Gogor Oko Nurharyoko yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam upacara tersebut, dilakukan pembacaan  pesan-pesan perjuangan atau kata-kata mutiara dari para pahlawan nasional:

  • 11 November 2018
  • 13925 Views

Serahkan Izin Pemanfaatan Hutan, Presiden: Di Jabar, Ada Potensi 160 Ribu Hektar Yang Bisa Dibagikan

Presiden Jokowi menunjukkan SK Izin Pemanfaatan Hutan dalam penyerahan program perhutanan sosial, di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung, Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/11) sore. (Foto: Fitri/Humas)

Presiden Jokowi menunjukkan SK Izin Pemanfaatan Hutan dalam penyerahan program perhutanan sosial, di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung, Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/11) sore. (Foto: Fitri/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ada potensi 160 ribu hektar lahan di Jawa Barat yang bisa dibagikan kepada warga untuk program perhutanan sosial. Jumlah ini menurutnya besar sekali, terlebih karena itu hanya di Jawa Barat saja.

“Sekarang yang diberikan baru 10.100 hektar. Masih kecil sekali,” kata Presiden Jokowi saat menyerahkan Surat Keputusan Izin Pemanfaatan Hutan kepada masyarakat dan kelompok masyarakat, di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung, Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/11) sore.