web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 11 August 2017
  • 10972 Views

Setelah Kendal, Singapura Ingin Jadikan Batam, Bintan, dan Karimun Target Investasi

Wakil Perdana Menteri (PM) Singapura Teo Chee Hean melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/8) pagi (Foto: Jay/Humas)

Wakil Perdana Menteri (PM) Singapura Teo Chee Hean melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/8) pagi. Selain untuk melakukan courtesy call, dalam pertemuan itu disampaikan minat Singapura untuk menjadikan kawasan Batam, Bintan, dan Karimun sebagai target investasi negara tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) AM. Fachir yang ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu kepada wartawan mengatakan, selain kunjungan kehormatan, pertemuan tersebut terkait dengan dua hal, yaitu  52 tahun kemerdekaan Singapura; dan dalam rangka 50 tahun hubungan Indonesia dengan Singapura.

  • 11 August 2017
  • 10388 Views

10 Koki Terbaik Lomba Masak Ikan Berebut Jadi Juru Masak Presiden

Kepala Staf Presiden Teten Masduki didampingi Menkominfo dan Kepala Bekraf pada konperensi pers mengenai Taste of Indonesia, di Hotel Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (10/8) kemarin.

Kepala Staf Presiden Teten Masduki didampingi Menkominfo dan Kepala Bekraf pada konferensi pers mengenai Taste of Indonesia, di Hotel Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (10/8) kemarin.

Sepuluh koki terbaik yang dapat mengolah ikan menjadi hidangan lezat serta bergizi hasil road show Festival Ikan dan Lomba Masak Ikan Nusantara di Batam, Gorontalo, Biak, Jakarta, dan Pontianak telah terpilih untuk menyajikan kreasi masakannya dalam acara Taste of Indonesia yang diselenggarakan di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, 11-13 Agustus 2017 ini.

Pemenang dari Lomba Masak Ikan Nusantara ini akan mendapat kehormatan menyajikan hidangan bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada peringatan HUT ke-72 RI, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 17 Agustus 2017, pekan depan.

  • 10 August 2017
  • 16593 Views

Presiden Jokowi: Tidak Ada Keharusan Sekolah Terapkan ‘Full Day School’

Presiden Jokowi usai menerima Jamiyah Batak Muslim Indonesia, di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (10/8). (BPMI)

Presiden Jokowi usai menerima Jamiyah Batak Muslim Indonesia, di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (10/8). (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa tidak ada keharusan bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk menerapkan lima hari sekolah atau yang sering disebut Full Day School (FDS). Namun bagi sekolah-sekolah yang sudah memberlakukan aturan lima hari sekolah, lanjut Presiden, untuk dipersilakan melanjutkan.

“Jadi perlu saya tegaskan, perlu saya sampaikan bahwa tidak ada keharusan untuk lima hari sekolah, jadi tidak ada keharusan FDS,” kata Presiden Jokowi usai menerima Jamiyah Batak Muslim Indonesia, di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (10/8) sore.

  • 10 August 2017
  • 11175 Views

Terima Agus Yudhoyono, Presiden Jokowi Berharap Generasi Muda Siap Hadapi Perubahan Global

Agus Yudhoyono berbincang dengan Kaesang.

Agus Yudhoyono berbincang dengan Gibran.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan generasi muda Indonesia dapat mempersiapkan diri, tampil, dan berani berkompetisi guna menghadapi tantangan tersebut di masa mendatang dan berperan bagi kemajuan bangsa.

Harapan ini disampaikan Presiden Jokowi saat bersama putra sulungnya Gibran Rakabuming menerima putra sulung Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/8) siang.

  • 10 August 2017
  • 9718 Views

Presiden Teken Perpres Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang Dari dan Ke Daerah Tertinggal

Angkutan PerbatasanDengan pertimbangan bahwa Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Angkutan Barang di Laut, belum sepenuhnya dapat mencapai target penurunan disparitas harga di daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan, pemerintah memandang untuk mempercepat penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik untuk angkutan barang di laut, darat, dan udara diperlukan program pendukung lainnya.

Atas dasar pertimbangan tersebut, pada 18 Juli 2017, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor: 70 Tahun 2017 tentang Perpres Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang Dari dan Ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan.

  • 10 August 2017
  • 10622 Views

Tersedia 13.720 Formasi, Pelamar CPNS Penjaga Tahanan Sudah Capai 290.809

Pelamar BKNMeskipun hanya tersedia 13.720 formasi, namun hingga Rabu (9/8) pukul 17.12 WIB, jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi umum Penjaga Tahanan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sudah mencapai 290.809 orang atau 2100 persen lebih. Padahal pendaftaran CPNS baru akan ditutup pada 31 Agustus mendatang.

Data yang dirilis Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan, untuk jabatan Penjaga Tahanan formasi khusus bagi putra/putri terbaik Papua, jumlah pelamar sementara mencapai 4.093 dari jumlah kuota formasi 280.

  • 10 August 2017
  • 10885 Views

Inilah Ringkasan Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik 2017-2019

Peta JalanDalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 74 Tahun 2017 tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (Road Map e-Commerce) Tahun 2017-2019 disebutkan, bahwa Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (SPNBE) 2017-2019 sebagaimana dimaksud tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Perpres ini.

Dalam lampiran Perpres tersebut, Peta Jalan SPNBE 2017-2019 sebagaimana dimaksud dimuat dalam bentuk tabel, yang terdiri atas: Nomor; Program; Kegiatan; Keluaran; Target Waktu Penyelesaian; Penanggung Jawab; dan Instansi Terkait.

  • 10 August 2017
  • 12328 Views

Inilah Perpres No. 74 Tahun 2017 tentang ‘Road Map E-Commerce’ Tahun 2017–2019

e-commerceDengan pertimbangan bahwa ekonomi berbasis elektronik mempunyai potensi ekonomi yang tinggi bagi Indonesia, dan merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional, serta dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan potensi ekonomi berbasis elektronik, Pemerintah memandang perlu mendorong percepatan dan pengembangan sistem perdagangan nasional berbasis elektronik (e-Commerce), usaha pemula (start-up), pengembangan usaha, dan percepatan logistik dengan menetapkan Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (Road Map e-Commerce) yang terintegrasi.

  • 9 August 2017
  • 14053 Views

Resmikan Museum Keris Nusantara, Presiden Jokowi: Kita Tidak Boleh Tercerabut Dari Tradisi

Presiden Jokowi menggunting pita sebagai tanda peresmian Museum Keris Nusantara, di Solo, Rabu (9/8) siang. (Foto: Aggun/Humas)

Presiden Jokowi menggunting pita sebagai tanda peresmian Museum Keris Nusantara, di Solo, Rabu (9/8) siang. (Foto: Anggun/Humas)

Mengakhiri kunjungan kerjanya di Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Museum Keris Nusantara, di Solo, Rabu (9/8) siang. Selain menandatangani prasasti, Presiden juga melakukan peninjauan ke dalam museum untuk melihat koleksi-koleksi keris yang ada.

Dalam sambutannya Presiden mengatakan,  anak-anak muda sekarang lebih senang memegang smartphone, lebih senang memegang gadget dibandingkan memegang keris. Padahal, keris adalah warisan budaya bangsa yang memiliki nilai-nilai filosofi yang sangat tinggi. Dan keris Indonesia sudah dikukuhkan sebagai Warisan Budaya Non Bendawi oleh UNESCO di tahun 2005.

  • 9 August 2017
  • 18523 Views

Dulu Dibilang ‘Klemar-Klemer’, Presiden Jokowi: Sekarang Tegakkan Hukum Dibilang Diktator

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Jateng dan Walikota Solo menjawab wartawan usai meresmikan  Museum Keris Nusantara Surakarta, di Jalan Bhayangkara, Surakarta, Rabu (9/8) siang. (Foto: Anggun/Humas)

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Jateng dan Walikota Solo menjawab wartawan usai meresmikan Museum Keris Nusantara Surakarta, di Jalan Bhayangkara, Surakarta, Rabu (9/8) siang. (Foto: Anggun/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak habis mengerti, pada awal-awal memimpin negara ini dirinya dikatakan ndeso dan klemar-klemer, tidak tegas. Namun begitu, saat ingin menegakkan Undang-Undang (UU), menegakan hukum, malah dirinya disebut menjadi otoriter, menjadi diktator.

“Yang benar yang mana?,” kata Presiden Jokowi dengan nada bertanya menjawab wartawan usai meresmikan Museum Keris Nusantara Surakarta, di Jalan Bhayangkara, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (9/8) siang.

Presiden menegaskan, bahwa  Indonesia adalah negara hukum yang demokratis, dan masing-masing lembaga mempunyai peran sendiri-sendiri. “Mana yang mengontrol, mana yang mengawasi, mana yang melaksanakan program-program yang ada,” ujarnya.