web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 11 January 2019
  • 20646 Views

Bertemu Presiden Jokowi, GP Ansor Laporkan Kelompok Radikal Yang Terkonsolidasi Jelang Pilpres

Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas didampingi pengurus GP Ansor diterima Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/1) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas didampingi pengurus GP Ansor diterima Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/1) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) bersama pimpinan wilayah se Indonesia dipimpin oleh Ketua Umumnya Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/1) pagi.

Seusai pertemuan Ketua Umum GP Ansor  Yaqut Cholil Qoumas kepada wartawan mengemukakan,  pertemuan itu membahas perkembangan, situasi negara yang terjadi belakangan ini karena efek dari kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Termasuk laporan dari 34 pimpinan wilayah GP Ansor di tanah air mengenai situasi yang terjadi di daerahnya masing-masing.

  • 11 January 2019
  • 15590 Views

Komitmen Presiden Jokowi Tak Perlu Diragukan, Korupsi/Pungli di 4 Sektor Ini Turun Signifikan

Deputi III KSP Yanuar Nugroho bersama pembicara lain dalam diskusi “Pelayanan Rakyat yang Bebas Korupsi, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (9/1) lalu. (Foto: KSP)

Deputi II KSP Yanuar Nugroho bersama pembicara lain dalam diskusi “Pelayanan Rakyat yang Bebas Korupsi, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (9/1) lalu. (Foto: KSP)

Hasil Survei Nasional Korupsi tahun 2018 menunjukkan, terdapat 4 (empat) sektor atau bidang yang tingkat korupsi atau pungutan liarnya mengalami penurunan yang signifikan. Sebagian bahkan menurun lebih dari 50%.

Deputi II Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Yanuar Nugroho mengemukakan, keempat sektor yang tingkat korupsi atau pungutan liarnya mengalami penurunan signifikan itu adalah: 1. Kesehatan; 2. Administrasi Publik; 3. Pendidikan; dan 4. Pelayanan Kepolisian.

  • 11 January 2019
  • 12224 Views

Minta Bantu UMKM, Presiden Jokowi: Jangan Sampai Produk ‘Online’ Dikuasai Luar Negeri

Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat dan CEO Bukalapak memencet tombol peluncuran Mitra Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1) malam. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat dan CEO Bukalapak memencet tombol peluncuran Mitra Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1) malam. (Foto: Jay/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di negara kita itu ada 56 juta. Ada banyak problem di UKM-UKM kita yang berkaitan dengan bagaimana membangun brand, bagaimana mengikuti design yang sesuai pasar, bagaimana membuat kemasan menarik, dan persoalan-persoalan lain yang menyangkut modal, akses ke pasar.

“Yang kita lihat ini, satu per satu akan bisa selesai kalau dunia usaha, swasta ini bersama-sama dengan pemerintah membangun negara ini bersama-sama,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-9 dan Peluncuran Mitra Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1) malam.

  • 10 January 2019
  • 13353 Views

Manfaatkan Mekaar, Presiden Jokowi Berharap Usaha Super Mikro Berkembang Jadi Mikro

Presiden Jokowi membeli produk peserta program Mekaar, di Stadion Gongseng, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (10/1) sore. (Foto: OJI/Humas)

Presiden Jokowi membeli produk peserta program Mekaar, di Stadion Gongseng, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (10/1) sore. (Foto: Oji/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan usaha-usaha super mikro yang memperoleh pinjaman dari program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bisa berkembang menjadi usaha mikro.

“Kita harapkan setelah mendapatkan program Mekaar ini ya berkembang, misalnya yang dulunya hanya jualan nasi uduk sekarang tambah jualan, ini tahu namanya nah jualan cilok. Yang dulu jualan cilok, tambah lagi misalnya bisa buka warung yang lebih gede karena ada tambahan modal dari program Mekaar,” kata Presiden Jokowi saat meninjau pelaksanaan program Mekaar Binaan PNM, di Stadion Gongseng, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (10/1) sore.

  • 10 January 2019
  • 13526 Views

Anggaran PKH Naik Rp32 Triliun, Presiden Jokowi: Insyaallah Kemiskinan Bisa Turun Cepat

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai meluncurkan PKH 2019, di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1) sore. (Foto: OJI/Humas)

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai meluncurkan PKH 2019, di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1) sore. (Foto: Oji/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, 10 juta penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) hari ini sudah dapat mengambil dananya yang sudah diberikan pemerintah kurang lebih Rp12 triliun ke bank-bank penyalur dari total Rp32 triliun yang dianggarkan pada 2019 ini.

“Bedanya sekarang yang di 2019 penerima PKH kalau dulu semuanya sama Rp 1.890.000, sekarang ada yang dapat maksimal Rp9.600.000 karena ibu hamil anaknya ada, lansianya ada, bisa dapat segitu. Tapi ada yang dapat Rp3,7 juta, Rp2,7 juta, Rp2,6 juta, ya memang beda-beda,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai meluncurkan Penyaluran Bantuan Sosial Program PKH Tahun 2019, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1) sore.

  • 10 January 2019
  • 13955 Views

Luncurkan PKH 2019, Presiden Jokowi: Anggarannya Melompat Tinggi Jadi Rp32 Triliun

Presiden Jokowi meluncurkan Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1) sore. (Foto: OJI/Humas)

Presiden Jokowi meluncurkan Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1) sore. (Foto: Oji/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah pejabat meluncurkan Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019, di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1) sore.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, tahun 2015 pemerintah hanya memberikan anggaran PKH sebesar Rp5,4 triliun untuk seluruh indonesia. Namun tahun 2019 ini anggaran PKH melompat tinggi menjadi Rp32 triliun. Jumlah yang diberikan juga ditambah menjadi 10 juta penerima.

  • 10 January 2019
  • 13489 Views

Pembangunan Sesuai Target, Pelabuhan Patimban Akan Dioperasikan Akhir 2019

Menhub Budi K. Sumadi menjawab wartawan usai meninjau perkembangan pembangunan Pelabuhan Patimban, di Subang, Jabar, Rabu (9/1) kemarin. (Foto: Humas Kemenhub)

Menhub Budi K. Sumadi menjawab wartawan usai meninjau perkembangan pembangunan Pelabuhan Patimban, di Subang, Jabar, Rabu (9/1) kemarin. (Foto: Humas Kemenhub)

Hingga saat ini, progres pembangunan Pelabuhan Patimban, di Kabupaten Subang, Jawa Barat, masih berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Izin sudah selesai semua. Konstruksi yang dibangun yaitu reklamasi, dermaga, trestle, dan breakwater sesuai target bisa selesai, car terminal dulu di bulan Desember.

“Insyaallah Pelabuhan Patimban siap dioperasikan akhir tahun 2019,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat melakukan site visit pembangunan Pelabuhan Patimban, pada Rabu (9/1) kemarin.

  • 10 January 2019
  • 11740 Views

Tidak Ada Toleransi, Presiden Jokowi Minta Kapolri Tindak Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai meninjau Gudang Bulog, di Perum Bulog Divre DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/1) pagi. (Foto: AGUNG/Humas)

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai meninjau Gudang Bulog, di Perum Bulog Divre DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/1) pagi. (Foto: Agung/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan langsung kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian untuk menindak dan menyelesaikan kasus teror bom yang terjadi di rumah 2 (dua) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo dan Laode M. Syarif.

“Kemarin siang sudah saya perintahkan langsung ke Kapolri untuk menindak dan menyelesaikan ini dengan tuntas, karena ini menyangkut intimidasi kepada para penegak hukum kita. Saya kira tidak ada toleransi untuk itu. Kejar dan cari pelakunya,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai meninjau Gudang Bulog, di Perum Bulog Divre DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/1) pagi.

  • 10 January 2019
  • 10995 Views

Stok Menumpuk, Presiden Jokowi Berharap Harga Beras Bisa Turun

Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat menjawab wartawan usai meninjau Gudang Bulog, Perum Bulog Divre DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/1) pagi. (Foto: AGUNG/Humas)

Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat menjawab wartawan usai meninjau Gudang Bulog, Perum Bulog Divre DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/1) pagi. (Foto: Agung/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah menteri melihat secara langsung stok bahan pokok, terutama beras, di Gudang Bulog, Perum Bulog Divre DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/1) pagi.

Menurut Presiden, dibandingkan dengan tahun-tahun yang lalu, stok kita tahun ini memang meningkatnya. Jika biasanya di akhir Desember itu sekitar 700.000 sampai 800.000 ton, namun di akhir Desember 2018 ini stok beras di Gudang Bulog mencapai 2,1 juta ton. Sebuah stok yang menurut Presiden memang besar.

  • 9 January 2019
  • 14365 Views

Presiden Jokowi: Janji Menteri ATR/Kepala BPN Sertifikat Tanah di Jakarta Akan Selesai 2019

Presiden Jokowi menghadiri penyerahan 3.000 sertifipkat hak atas tanah, di Gedung Serbaguna Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/1) siang. (Foto: Deny S/Humas)

Presiden Jokowi menghadiri penyerahan 3.000 sertifikat hak atas tanah, di Gedung Serbaguna Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/1) siang. (Foto: Deny S/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, sesuai yang disampaikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil, sertifikat tanah di Jakarta akan diselesaikan di tahun 2019 ini.

“Yang janji Pak Menteri ATR/Kepala BPN, saya tinggal melihat akhir tahun selesai atau tidak. Insyaallah selesai,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri Penyerahan 3.000 Sertifikat Tanah untuk Rakyat, di Gedung Serbaguna Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/1) siang.