web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 11 September 2015
  • 22788 Views

Terima Perwakilan Mahasiswa, Teten: Kondisi Perekonomian Kini Berbeda Dengan Kondisi 1998

Kepala Staf Presiden Teten Masduki saat menerima perwakilan mahasiswa, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (10/9) sore

Kepala Staf Presiden Teten Masduki saat menerima perwakilan mahasiswa, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (10/9) sore

Kepala Staf Presiden Teten Masduki pada Kamis (10/9), di Bina Graha, Jakarta, menerima 15 orang perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Regional Jabodetabek-Banten, yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka.

Dalam kesempatan itu, perwakilan mahasiswa menyampaikan kekhawatirannya atas kondisi perekonomian bangsa Indonesia. Atas dasar alasan itu, mereka menggelar demonstrasi untuk menyampaikan 3 (tiga) tuntutan kepada Pemerintah.

  • 10 September 2015
  • 22911 Views

Sering ‘Blusukan’, Presiden Jokowi Mengaku Ingin Dengar Langsung Suara Rakyat

Presiden Jokowi disambut antusias warga saat berkunjung ke Kel. Manggarai, Kec. Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9) sore

Presiden Jokowi disambut antusias warga saat berkunjung ke Kel. Manggarai, Kec. Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9) sore

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan jawaban atas pertanyaan sejumlah kalangan mengenai seringnya ia melakukan blusukan ke sejumlah tempat, baik saat kunjungan di daerah-daerah, maupun di beberapa lokasi di Ibukota Jakarta.

“Agar kita bisa mendengar langsung suara-suara rakyat seperti apa, kebutuhan rakyat seperti apa, keluhan rakyat seperti apa, agar bisa mendengar langsung,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan yang mencegatnya seusai bersama Ibu Negara Iriana membagikan paket bahan pokok kepada warga RW 05, RW 06, dan RW 12, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9) sore.

  • 10 September 2015
  • 22492 Views

Dikunjungi Soetrisno Bachir, Presiden Jokowi Akui Bahas Komite Ekonomi Dan Industri Nasional

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana membagikan buku tulis saat blusukan, di Kel. Manggarai, Kec. Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9) sore

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana membagikan buku tulis saat blusukan, di Kel. Manggarai, Kec. Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9) sore

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui pertemuannya dengan Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/9) siang, membicarakan masalah ekonomi dan investasi, termasuk rencana pembentukan Komite Ekonomi dan Industri Nasional.

“Ya, ya itu, bicara masalah ekonomi, masalah investasi, dan masalah industri,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan yang mencegatnya di sela-sela blusukan menyerahkan paket bahan pokok kepada warga di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta, Selatan, Kamis (10/9) petang.

  • 10 September 2015
  • 22074 Views

Keamanan Dan Politik Membaik, Presiden Jokowi Optimistis Hadapi Pelemahan Ekonomi Global

Presiden Jokowi berfoto bersama para rektor yang menemuinya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/9) siang

Presiden Jokowi berfoto bersama para rektor yang menemuinya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/9) siang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, dan Staf Khusus Presiden bertemu dengan para rektor dari berbagai pelosok Indonesia yang tergabung dalam Foruk Rektor, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/9) siang.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan optimismenya, bahwa  Indonesia akan mampu menghadapi pelemahan ekonomi global, sebab meski terkena dampak pelemahan ekonomi global, situasi keamanan dan politik di Indonesia semakin kondusif.

Yang penting, kata Presiden, diperlukan sikap tenang, selalu optimis, dan kerja keras dalam menghadapi semua tantangan. “Pesan ini harus sampai kepada para pelaku usaha dan seluruh rakyat Indonesia,” pesan Presiden.

  • 10 September 2015
  • 23647 Views

SKB Sudah Ditandatangani, Marwan: Tidak Ada Lagi Alasan Tidak Segera Belanjakan Dana Desa

Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Marwa Jafar

Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Marwan Jafar

Setelah ditandatanganinya Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh 3 (tiga) menteri, yaitu Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Transmigrasi Marwan Jafar, di Jakarta, pada Selasa (8/9), pencairan Dana Desa dipastikan kini jauh lebih sederhana. Karena itu, tidak ada alasan lagi bagi desa-desa untuk tidak segera membelanjakan dana itu.

Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan, SKB tiga menteri menyederhanakan semua prosedur dana desa agar ringkas dan tidak berbelit-belit. Dalam SKB ini diatur tata cara penggunaan dana desa.

  • 10 September 2015
  • 23368 Views

Jenguk Wapres Di Kediaman, Presiden Jokowi Sempat Diskusikan Paket Kebijakan Ekonomi

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menjenguk Wapres Jusuf Kalla, di rumah dinas Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (10/9) pagi

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menjenguk Wapres Jusuf Kalla, di rumah dinas Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (10/9) pagi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana menyempatkan diri menjenguk Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla di rumah dinasnya Jl. Diponegoro, Jakarta, Kamis (10/9) pagi. Sebelumnya Presiden Jokowi juga menyempatkan diri menjenguk Wapres Jusuf Kalla saat masih dirawat di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Rabu (9/9) malam.

Wakil Presiden Jusuf Kalla dirawat di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, untuk dipasangi ring di jantungnya oleh tim dokter kepresidenan.

Menurut Wapres, saat menjenguk dirinya Presiden Jokowi sempat menyinggung mengenai Paket Kebijakan Tahap I September 2015 yang diluncurkan pada Rabu (9/9) petang.

  • 10 September 2015
  • 22683 Views

Ari Dwipayana Gantikan Posisi Teten Masduki Sebagai Tim Komunikasi Presiden

Ari Dwipayana

Ari Dwipayana

Ada yang berbeda dalam siaran pers yang disebar Tim Komunikasi Presiden terkait peluncura Paket Kebijakan Ekonomi Tahap I September 2015, Rabu (9/9) malam. Pada bagian pengirim tertulis “Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana” bukan Teten Masduki sebagaimana berlangsung selama ini.

Saat dikonfirmasi wartawan Teten membenarkan, bahwa Ari Dwipayana yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara resmi menempati jabatan yang ditinggalkannya, yaitu sebagai Tim Komunikasi Presiden.

Dengan demikian, Teten kini bisa lebih fokus melaksanakan tugas barunya sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan, tidak lagi merangkap sebagai Tim Komunikasi Presiden.

  • 10 September 2015
  • 21586 Views

Kemarau Panjang, Menteri Agama Imbau Umat Islam Laksanakan Shalat Istisqa

istisqo1Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengaku prihatin dengan musim kemarau panjang yang melanda Tanah Air dalam 6 (enam) bulan terakhir. Untuk itu, selain mengajak masyarakat mendukung upaya pemerintah melakukan berbagai upaya mengatasi kekeringa, termasuk di antaranya dengan membuat hujan buatan, Menag mengimbau umat Islam di tanah air untuk melaksanaan Shalat Istisqa, meminta meminta kepada Allah SWT agar menurunkan hujan.

“Saya mengimbau umat Islam untuk mengadakan Shalat Istisqa untuk meminta turun hujan,” kata Lukman, di Jakarta, Kamis (8/9).

Menag mengharapkan peran para ulama, pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam dan imam masjid agar berinisiatif mengajak masyarakat, khususnya umat Islam mengadakan shalat Istisqa secara berjamaah.

  • 9 September 2015
  • 69573 Views

Inilah Pokok-Pokok Paket Kebijakan Ekonomi Tahap I September 2015

Menko Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan rincian Paket Kebijakan Tahap I September 2015, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (9/9) petang

Menko Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan rincian Paket Kebijakan Tahap I September 2015, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (9/9) petang

Dengan tujuan menggerakkan ekonomi nasional, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (9/9) petang, di Istana Merdeka, Jakarta, telah meluncurkan Paket Kebijakan yang dinamakan Paket Kebijakan Tahap I September 2015.

Presiden menyebutkan ada 3 (tiga) langkah dalam Paket Kebijaka tersebut, yaitu: 1. Mendorong daya saing industri nasional melalui deregulasi, debirokratisasi, serta penegakan hukum dan kepastian usaha; 2. Mempercepat proyek strategis nasional  dengan menghilangkan berbagai hambatan, sumbatan dalam pelaksanaan dan penyelesaian proyek strategis nasional; dan 3. Meningkatkan investasi di sektor properti.

  • 9 September 2015
  • 23301 Views

Inilah Paket Kebijakan Bank Indonesia Dukung Paket Kebijakan Ekonomi Tahap I September 2015

Gubernur BI Agus Martowardojo didampingi Ketua OJK dan sejumlah menteri menyampaikan Paket Kebijakan BI, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (9/9) petang

Gubernur BI Agus Martowardojo didampingi Ketua OJK dan sejumlah menteri menyampaikan Paket Kebijakan BI, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (9/9) petang

Mendukung langkah pemerintah mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi Tahap I September 2015, Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter juga menyampaikan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan di September 2015.

“Kebijakan-kebijakan yang kami keluarkan adalah kebijakan yang telah kami koordinasikan dengan pemerintah khususnya pemerintah pusat dan otoritas terkait khususnya Menteri Keuangan,” kata Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo saat mengumumkan kebijakan BI seusai Presiden Joko Widodo mengumumkan Paket Kebijakan Tahap I September 2015, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (9/9) petang.

Menurut Agus, ada 5 (lima) hal yang disiapkan oleh Bank Indonesia pada September 2015.