web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 30 April 2015
  • 122942 Views

Pembangunan Tol Trans Sumatera Dan Trans Jawa, Presiden: Kalau Tidak Capai Target Ya Diganti

Presiden Jokowi dan sejumlah pejabat menekan sirene tanda mulai percepatan pembangunan jalan tol Solo - Kertosono, di Ngawi, Jatim, Kamis (30/4) petang

Presiden Jokowi dan sejumlah pejabat menekan sirene tanda mulai percepatan pembangunan jalan tol Solo – Kertosono, di Ngawi, Jatim, Kamis (30/4) petang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah ingin mempercepat pembangunan infrastruktur baik di barat, di tengah, di timur, semuanya. Karena pembangunan ini diyakini nantinya akan menurunkan biaya transportasi dan akhirnya akan menurunkan harga barang-barang.

Jika saat ini pemerintah baru fokus pada infrastruktur di darat, menurut Presiden Jokowi, nanti Mei pertengahan sampai akhir mungkin mulai ke laut, ngurusi dermaga, ngurusi pelabuhan. “Kita akan terus,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan seusai meresmikan Percepatan Pembangunan Jalan Tol Ruas Solo – Ngawi dan Groundbreaking Jalan Tol Ngawi – Kertosono, di Ngawi, Jawa Timur, Kamis (30/4) petang.

  • 30 April 2015
  • 69867 Views

Presiden Jokowi Beri Target Pembangunan Jalan Tol Solo – Kertosono Selesai 2,5 Tahun

Presiden Jokowi mendapat penjelasan mengenai maket pembangunan jalan tol Solo - Kertosono, di Ngawi, Jatim, Kamis (30/4) sore

Presiden Jokowi mendapat penjelasan mengenai maket pembangunan jalan tol Solo – Kertosono, di Ngawi, Jatim, Kamis (30/4) sore

Seusai melakukan groundbreaking pembangunan jalan tol Trans Sumatera di Lampung dan Palembang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menuju Ngawi, Jawa Timur, Kamis (30/4) sore, guna meresmikan Percepatan Pembangunan Jalan Tol Ruas Solo – Ngawi dan Groundbreaking Jalan Tol Ngawi – Kertosono.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, jalan tol  Ngawi-Kertosono dan Solo-Ngawi itu seharusnya sudah dibangun 3 (tiga) tahun yang lalu. Kini Presiden memberikan kesempatan kepada badan usaha swasta jika mau mengerjakan, demikian juga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) silakan kalau mau mengerjakan.

  • 30 April 2015
  • 78946 Views

Kamis Sore, Presiden Jokowi Juga ‘Groundbreaking’ Pembangunan Jalan Tol Solo – Kertosono

jalan-tol-trans-jawaSeusai melakukan peletakan baru pertama (groundbreaking) pembangunan Jalan tol Trans Sumatera di Lampung Selatan dan Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Kamis (30/4) pagi dan siang, Presiden Joko Widodo akan langsung menuju ke Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, karena sore ini dijadwalkan untuk melakukan groundbreaking pembangunan Pembangunan Jalan Tol Ruas Solo-Ngawi dan Jalan Tol Ruas Ngawi-Kertosono.

Presiden Jokowi dijadwalkan akan tiba sore ini di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia. Selanjutnya, Presiden dan rombongan akan menuju Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dengan berkendara mobil sejauh 22 km.

  • 30 April 2015
  • 70460 Views

‘Groundbreaking’ Tol Trans Sumatera, Presiden Jokowi: Jangan Gagal Karena 1-2 Atau 100 Orang

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada grounbbreaking tol Trans Sumatera, di Lampung Selatan, Kamis (30/4) pagi

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada groundbreaking tol Trans Sumatera, di Lampung Selatan, Kamis (30/4) pagi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi target pembangunan ruas jalan tol Lampung  – Palembang harus selesai dalam 3 (tiga) tahun ini. Untuk itu, Presiden meminta kepada pihak-pihak yang terkait dengan pembangunan jalan tol itu agar kalau ada masalah disampaikan kepadanya.

“Saya akan lihat ke lapangan mana yang perlu dijewer ya dijewer kalau perlu dipotong ya dipotong. Ini untuk rakyat, jangan sampai untuk kepentingan jutaan rakyat bisa gagal gara-gara satu dua orang  atau seratus orang,” tegas Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan pada acara groundbreaking pembangunan jalan Tol Trans Sumatera di Sabahbalau, Lampung Selatan, Kamis (30/4) pagi.

  • 30 April 2015
  • 66038 Views

‘Blak-Blakan’, Presiden Jokowi Sebut Utang Indonesia Masih Rp 2.600 Triliun

Presiden Jokowi saat pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Jokowi saat pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara blak-blakan soal utang Indonesia kepala lembaga-lembaga keuangan internasional. Ia menyebut, utang Indonesia masih saat ini gede Rp 2.600 triliun, baik utang bilateral ke negara-negara lain, maupun ke World Bank sama Asian Development Bank (ADB).

“Ya kita blak-blakan saja, memang itu. Yang paling penting dihitung. Sebetulnya utang itu juga tidak apa-apa kok, jangan terus kita alergi utang, nggak. Utang itu tidak apa-apa asal dipakai untuk produktivitas, untuk hal-hal yang produktif,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah untuk Rakyat serta Menyambut Hari Buruh Internasional 2015, di Ungaran, Jawa Tengah, Rabu (29/4).

  • 29 April 2015
  • 66078 Views

Yakin Aman, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Tidak Takut Peringatan Hari Buruh

Presiden Jokowi bersama tokoh buruh nasional, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Jokowi bersama tokoh buruh nasional, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Saat memberikan sambutan pada Pencanangan Program Sejuta Rumah untuk Rakyat serta Menyambut Hari Buruh Internasional 2015, di Ungaran, Jawa Tengah, Rabu (29/4), Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memperkenalkan tokoh-tokoh buruh yang hadir, di antaranya Andi Gani, Said Iqbal, Mudhofir, dan lain-lain.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyinggung perasaan sebagian masyarakat yang selalu takut menghadapi Peringatan Hari Buruh Internasional pada tanggal 1 Mei atau yang sering disebut Mayday. Namun Presiden meminta masyarakat agar sekarang mengesampingkan perasaan takut itu.

  • 29 April 2015
  • 63903 Views

Bagikan KIS Di Jateng, Presiden Jokowi: Kalau Sakit Ke Puskesmas Dulu

Presiden Jokowi menyerahkan KIS kepada karyawan PT Semarang Garmen, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Jokowi menyerahkan KIS kepada karyawan PT Semarang Garment, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Seusai mencanangkan Program Pembanguan Satu Juta Rumah serta Menyambut Hari Buruh Internasional Tahu 2015, Rabu (29/4) sore,  Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menuju PT. Semarang Garment, yang berlokasi di Bergas, Semarang, Jawa Tengah.

Selain berdialog langsung dengan karyawan perusahaan, pada kesempatan itu Presiden Jokowi juga membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada karyawan di PT. Semarang Garment itu.

“Kartu Indonesia Sehat ini akan saya bagikan. Saya juga punya tapi saya ngga mau sakit,” kata Presiden Jokowi mengawali sambutannya sebelum menyerahkan KIS kepada perwakilan karyawan perusahaan tersebut.

  • 29 April 2015
  • 66756 Views

Canangkan Program Pembangunan Sejuta Rumah, Presiden Jokowi Ajak BUMN Berpartisipasi

Presiden Jokowi memukul kentongan sebagai tanda pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Jokowi memukul kentongan sebagai tanda pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah, di Ungaran, Jateng, Rabu (29/4)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari Rabu 929/4) ini  melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah guna meresmikan Pencanangan Program Pembangunan Sejuta Rumah untuk Rakyat, serta Menyambut Hari Buruh Internasional 2015 di lokasi Proyek Pembangunan Rumah Susun Provinsi Jawa Tengah, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang.

Saat memberikan sambutan, Presiden Jokowi mengaku banyak yang menanyakan kepadanya, apakah tidak terlalu ambisius membangun sejuta rumah. “Saya sampaikan, kalau dikerjakan dengan cara-cara normal dan biasa ya tidak akan tercapai, 200 ribu saja sulit. Tetapi kalau berani melakukan loncatan, angka itu akan bisa tercapai,” kata Jokowi.

  • 29 April 2015
  • 56575 Views

Menlu Lepas Misi Kemanusiaan RI Ke Nepal

Menlu Retno L.P. Marsudi saat pelepasan Tim Kemanusiaan ke Nepal, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (29/4)

Menlu Retno L.P. Marsudi saat pelepasan Tim Kemanusiaan ke Nepal, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (29/4)

Pemerintah Republik Indonesia Rabu (29/4) siang mengirimkan bantuan kemanusiaan dan tim evakuasi  ke Nepal. Tim Kemanusiaan ini juga diharapkan bisa mempercepat evakuasi warga negara Indonesia yang menjadi korban gempa bumi berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) yang mengguncang negara tersebut pada Sabtu (25/4) siang.

Menggunakan pesawat Boeing 737 TNI AU, tim berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Tim tahap I ini beranggotakan personel dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu), tBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

  • 29 April 2015
  • 54977 Views

Australia Tarik Dubes, Presiden Jokowi: Ini Kedaulatan Hukum Kita

Presiden Jokowi didamping Wapres Jusuf Kalla menjawab wartawan seusai membuka Musrenbangnas 2015, di Jakarta, Rabu (29/4)

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla menjawab wartawan seusai membuka Musrenbangnas 2015, di Jakarta, Rabu (29/4)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta negara-negara lain menghormati kedaulatan hukum Indonesia sebagaimana Indonesia juga menghormati hukum negara-negara lain.

Permintaan itu disampaikan Presiden Jokowi menanggapi tindakan Pemerintah Australia yang menarik duta besar (Dubes)-nya di Jakarta sebagai reaksi atas pelaksanaan eksekusi terhadap 2 (dua) warganya yaitu Andrew Chan dan Myuran Sukumaran di antara 8 (delapan) terpidana narkoba yang dieksekusi mati di di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4) dinihari.