web analytics

Blog

2013, Pembangunan MP3EI Fokus di Luar Pulau Jawa

Oleh: Desk Informasi ; Diposkan pada: 7 Jan 2013 ; 365 Views Kategori: MP3EI

Sebanyak 15 proyek prioritas dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang akan dipercepat pembangunannya kini tinggal menunggu keputusan pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa memastikan bahwa pemerintah akan memberikan prioritas percepatan pembangunan ke proyek infrastruktur dalam MP3EI yang dapat meningkatkan atau mendorong pusat pertumbuhan baru di daerah.

Sebagai contoh adalah proyek jalan raya non-tol Aceh-Lampung yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan membangun pusat pertumbuhan di koridor Sumatera. Pembangunan jalan baru tersebut diharapkan dapat membuka daerah-daerah yang memiliki potensi ekonomi.

Sementara itu, Pemerintah memproyeksikan investasi MP3EI yang akan di-groundbreaking 2013 akan mencapai Rp545,762 triliun untuk 146 proyek.

Proyek-proyek ini terdiri dari proyek infrastruktur dan sektor riil. Untuk proyek infrastruktur sendiri akan dialokasikan sebesar Rp143,085 triliun dengan jumlah proyek sejumlah 82. Sedangkan untuk sektor riil dialokasi sebesar Rp402,67 triliun dengan proyek 64.

Persebaran dana proyek MP3EI akan lebih merata. Untuk pulau Jawa porsinya akan mulai dikurangi, dan yang di luar pulau Jawa akan terus ditingkatkan.

Dana investasi tahun 2013 akan tersebar di koridor Sumatera sebanyak Rp62,533 triliun, koridor Jawa sebanyak Rp115,774 triliun, koridor Kalimantan sebanyak Rp108,878 triliun, koridor Sulawesi sebanyak Rp10,738 triliun, koridor Bali dan NTT sebanyak Rp43,273 triliun, koridor Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara sebanyak Rp204,56 triliun.

Dipastikan tahun 2013 Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara atau koridor 6 akan mengalami lompatan tinggi atau sekitar Rp204,56 triliun dari investasi MP3EI yang akan di-groundbreaking 2013 sebesar Rp545,762 triliun. Sementara nilai investasi untuk koridor Jawa dari Rp545,762 triliun tersebut hanya Rp115,774 triliun. Dengan sebaran groundbreaking tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di daerah-daerah tersebut.(Keasdepan Bidang Industri, UKM, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan)

 

Artikel lainnya :