web analytics

MP3EI

PERATURAN DAN KEGIATAN MP3EI

  • 13 October 2014
  • 1897 Views

Percepatan Pembangunan Infrastruktur Konektivitas Sebagai Langkah Strategis Dalam Meningkatkan Multiplier Effect MP3EI

Tol-Trans-SumateraSuksesnya pelaksanaan MP3EI sangat tergantung pada kuatnya derajat konektivitas ekonomi nasional (intra dan inter wilayah) maupun konektivitas ekonomi internasional Indonesia dengan pasar dunia. MP3EI telah menetapkan penguatan konektivitas nasional sebagai salah satu dari tiga strategi (pilar) utama. Guna mewujudkan konektivitas nasional yang mandiri dan berdaya saing perlu pengintegrasian 4 (empat) elemen kebijakan nasional dalam konektivitas nasional yang terdiri dari Sistem Logistik Nasional (Sislognas), Sistem Transportasi Nasional (Sistranas), Pengembangan wilayah (RPJMN/RTRWN), dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK/ICT).

Konektivitas Nasional Indonesia merupakan bagian dari konektivitas global. Oleh karena itu, perwujudan penguatan konektivitas nasional perlu mempertimbangkan keterhubungan Indonesia dengan pusat-pusat perekonomian regional dan dunia (global) dalam rangka meningkatkan daya saing nasional.

  • 8 October 2014
  • 1848 Views

Estafet Percepatan Pembangunan Nasional melalui MP3EI

Presiden SBY saat meresmikan salah satu proyek MP3EI

Presiden SBY saat meresmikan salah satu proyek MP3EI

Masa pemerintahan Presiden SBY akan segera berakhir, namun demikian, apakah hal tersebut akan diikuti pula oleh berakhirnya proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)?. Tentunya hal tersebut berada di tangan pemerintahan presiden terpilih, Joko Widodo.

Sejak diluncurkan pada tahun 2011 melalui Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2011, MP3EI telah merealisasikan lebih dari 380 proyek (208 proyek infrastruktur, 174 proyek sektor riil), dimana sebagian besar dari proyek tersebut berada di luar Pulau Jawa, dengan nilai proyek mencapai lebih dari Rp 500 triliun. Beberapa contoh hasil dari proyek MP3EI yang kini telah rampung diantaranya adalah jalan tol atas laut di Bali, jalur kereta api dari bandara ke Pusat Kota Medan, dan jembatan Kelok Sembilan di Sumatera Barat.

  • 20 September 2014
  • 1743 Views

MP3EI dan Ketahanan Pangan

petaniMasterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) merupakan rencana besar berjangka waktu panjang bagi pembangunan Indonesia. Oleh karenanya implementasi yang bertahap namun berkesinambungan adalah kunci keberhasilan mendukung pengembangan kegiatan ekonomi utama.

  • 13 September 2014
  • 1170 Views

Dukung Perbaikan Infrastruktur di Indonesia, ADB Beri Pinjaman 400 Juta Dollar AS

Guna membantu Indonesia mempercepat perbaikan infrastuktur yang diperlukan untuk mendorong laju pertumbuhan yang lebih inklusif, Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) menyediakan pinjaman sebesar 400 juta dolar Amerika Serikat (AS). ADB menilai, Indonesia telah mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi yang pesat beberapa tahun terakhir. Namun, saat ini laju pertumbuhan ekonomi mulai melambat. Selain karena kondisi ekonomi eksternal, pelambatan ini juga diakibatkan oleh kurangnya dukungan infrastruktur untuk menopang laju pertumbuhan.

  • 13 September 2014
  • 1163 Views

Kawasan Ekonomi Khusus Sebagai Pemacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menekankan pentingnya proyek Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3EI) untuk memacu ekonomi masyarakat. Dalam pidato kenegaraan pada sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Jumat (15/8), dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-69 Republik Indonesi, Presiden SBY mengatakan sejak dicanangkan tahun 2011, MP3EI telah merealisasikan lebih dari 382 proyek yang terdiri dari 208 proyek infrastruktur dan 174 sektor riil dengan nilai Rp 854 triliun.

  • 13 September 2014
  • 1255 Views

MP3EI: Percepatan Pembangunan Transportasi Publik Melalui Konektivitas Nasional

Dalam rangka mencapai tujuan mengedepankan upaya mewujudkan visi Indonesia 2015, serta mempersiapkan daya saing bangsa Indonesia dalam menghadapi pasar terbuka ASEAN (2015) dan pasar terbuka Asia Pasific (2020), banyak hal telah dilakukan untuk pembangunan, di antaranya melalui Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Sampai dengan akhir 2013, 365 proyek strategis MP3EI yang tersebar di enam Koridor Ekonomi (KE) telah dimulai pembangunannya, dengan nilai mencapai Rp. 828,7 triliun.

  • 20 August 2014
  • 1507 Views

MP3EI: Percepatan Pembangunan Transportasi Publik Melalui Konektivitas Nasional

bandara_ngurah_raiDalam rangka mencapai tujuan mengedepankan upaya mewujudkan visi Indonesia 2015, serta mempersiapkan daya saing bangsa Indonesia dalam menghadapi pasar terbuka ASEAN (2015) dan pasar terbuka Asia Pasific (2020), banyak hal telah dilakukan untuk pembangunan, di antaranya melalui Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Sampai dengan akhir 2013, 365 proyek strategis MP3EI yang tersebar di enam Koridor Ekonomi (KE) telah dimulai pembangunannya, dengan nilai mencapai Rp. 828,7 triliun.

  • 19 August 2014
  • 1398 Views

Kawasan Ekonomi Khusus Sebagai Pemacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

bitung_kekPresiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menekankan pentingnya proyek Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3EI) untuk memacu ekonomi masyarakat.

Dalam pidato kenegaraan pada sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Jumat (15/8), dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-69 Republik Indonesi, Presiden SBY mengatakan sejak dicanangkan tahun 2011, MP3EI telah merealisasikan lebih dari 382 proyek yang terdiri dari 208 proyek infrastruktur dan 174 sektor riil dengan nilai Rp 854 triliun.

  • 11 April 2014
  • 1286 Views

Terkait MP3EI, Aosisiasi Logistik Minta Pembangunan Infrastruktur Transportasi Laut dan Udara Lebih Dikedepankan

Program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang diluncurkan pemerintah sejak tahun 2011 banyak mendapatkan perhatian dari masyarakat, salah satunya dari Asosiasi  Logistik Indonesia (ALI). Sebagai asosiasi yang beranggotakan ahli-ahli di bidang logistik Indonesia, ALI turut memberikan masukan dan saran kepada pemerintah guna suksesnya pelaksanaan proyek MP3EI. Dalam Forum Seminar Pengembangan Wawasan Industri Tahun 2013 yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia, dan dihadiri perwakilan dari Kementerian Perekonomian dan KP3EI sebagai narasumbernya, beberapa waktu lalu,  Ketua ALI Zaldy Masita, mengatakan bahwa terdapat beberapa hal yang harus diubah oleh KP3EI selaku koordinator pelaksanaan proyek MP3EI, yaitu mengganti alokasi budget pembangunan infrastruktur transportasi dari transportasi darat ke transportasi laut. “ALI menemukan bahwa selama ini lebih dari 60% investasi di MP3EI ditujukan untuk pembangunan infrastruktur transportasi darat. Padahal dalam kenyataannya, Indonesia adalah negara kepulauan, sehingga diperlukan penguatan sektor transportasi laut dan udara,” ujar Zaldy. ALI juga merekomendasikan beberapa hal lain guna suksesnya pelaksanaan Program MP3EI, yaitu membangun pembangkit tenaga listrik di luar Pulau Jawa dengan memanfaatkan local natural resources; membangun kawasan industri diluar Pulau Jawa yang dekat dengan pembangkit tenaga listrik, sehingga biaya listrik menjadi rendah; dan meningkatkan UMR kota-kota besar di Jawa, dan mengontrol UMR di luar Jawa agar tetap lebih rendah dibanding di
  • 28 November 2013
  • 1209 Views

Dukung Perbaikan Infrastruktur di Indonesia, ADB Beri Pinjaman 400 Juta Dollar AS

Guna membantu Indonesia mempercepat perbaikan infrastuktur yang diperlukan untuk mendorong laju pertumbuhan yang lebih inklusif, Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) menyediakan pinjaman sebesar 400 juta dolar Amerika Serikat (AS).

ADB menilai, Indonesia telah mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi yang pesat beberapa tahun terakhir. Namun, saat ini laju pertumbuhan ekonomi mulai melambat. Selain karena kondisi ekonomi eksternal, pelambatan ini juga diakibatkan oleh kurangnya dukungan infrastruktur untuk menopang laju pertumbuhan.