Tue, 01-22-2013 14:03 WIB
PNPM Dorong Pengembangan Desa Wisata di Kulon Progo
By : DESK INFORMASI
- Read: 1901 times



Bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri bidang Pariwisata untuk desa wisata di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Kasi Objek dan Sarana-Prasarana Disbudparpora Kulon Progo, Kuat Tri Utama, Selasa (22/1) mengatakan, bantuan PNPM Mandiri mampu memberdayakan masyarakat sehingga perekonomian masyarakat meningkat.

"Desa wisata yang ada di Kulon Progo berkembang pesat, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat serta mampu menggali potensi lokal, yakni makanan khas dan seni budaya masyarakat,"  ujar Kuat Tri Utama.

Saat ini Kulon Progo memiliki sepuluh desa desa dan wisata desa Towil di Bantar, Kecamatan Sentolo. Sepuluh Desa Wisata terdiri atas Desa Wisata Nglinggo, Kecamatan Samigaluh, Desa Wisata Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo.

Selain itu juga Desa Wisata Banjarasri dan Banjaroyo di Kecamatan Kalibawang; Desa Wisata Kalibiru, Desa Wisata Sermo Hargowilis di Kecamatan Kokap, Desa Wisata Jatimulyo di Kecamatan Girimulyo, Desa Wisata Immorenggo di Kecamatan Galur dan Desa Wisata Sidorejo di Kecamatan Lendah.

"Desa Wisata di masing-masing kecamatan memiliki karakteristik tersendiri. Mulai dari keindahan alam seperti di Nglinggo, dan paket wisata, atau kegiatan industri yang disuguhkan untuk wisata," tutur Kuat Tri Utama.

Ia menambahkan, desa wisata yang mendapat bantuan PNPM Mandiri bidang Pariwisata meliputi Dewa Wisata Nglinggo, Pendoworejo dan Banjarasri masing-masing mendapatkan bantuan Rp100 juta dan Desa Wisata Banjaroyo dan Glaga mendapat bantuan masing-masing Rp65 juta. 

Bantuan tersebut, diarahkan untuk mengembangkan desa wisata di masing-masing wilayah. Sehingga, desa wisata di Kulon Progo terus berkembang.

"Tahun ini kami sudah mengajukan permohonan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) agar sepuluh desa wisata di Kulon Progo kembali mendapatkan bantuan. Namun, hingga kini kami belum ada kepastian bantuan," ujar Kuat Tri Utama. 

Disbudparora Kulon Progo, katanya, akan mengembangkan desa wisata Tuksono dan Salamrejo, Kecamatan Sentolo sebagai pusat wisata kerajinan dari serat alami. Sata Sidorejo Kecamatan lendah sebagai pusat kerajinan bati. 

Calon Desa wisata tersebut, masyarakat di dua desa ini sedang menyiapkan administrasinya.

"Konsep dari pengembangan desa wisata merupakan wisata minat khusus untuk memecahkan konsentrasi pusat-pusat kunjungan wisata, meningkatkan sumber daya manusia, seni budaya dan ekonomi  kreatif. Bantuan PNPM Mandiri mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan," katanya (An/WID/ES)