Sat, 05-18-2013 06:49 WIB
Juni, Promosi Pariwisata Kalimantan di Anjungan Kaltim TMII
By : Desk Informasi
- Read: 2020 times



Empat provinsi se Kalimantan kembali akan menggelar promosi bersama sektor kepariwisataan bertajuk Explore Exotica of Borneo atau mengeksplorasi eksotika Kalimantan 2013. Penyelenggaraan ini  rencananya dilakukan di Anjungan Kaltim,  Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, 8 – 9 Juni 2013.

“Ini  promosi terpadu sektor pariwisata empat provinsi di Kalimantan. Tujuannya untuk memperkenalkan atau mempromosikan eksotika  pariwisata di Pulau Kalimantan, sehingga diharapkan  menarik minat wisatawan berkunjung ke Kaltim dan  provinsi lainnya di Kalimantan,”  ucap  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim melalui Kabid Pemasaran, Achmad Herwansyah, di Samarinda, Jumat (17/5).

Menurut Achmad, program promosi bersama di Anjungan Kaltim,  TMII, itu  merupakan yang kedua. Sebelumnya, promosi bersama ini dihelat di  Anjungan Kalsel, TMII,  pada  April lalu. Setelah itu  bergantian juga akan diselenggarakan di Anjungan Kalbar dan Kalteng hingga akhir 2013. Promosi bersama ini rencananya dijadikan kegiatan  rutin setiap tahun.

 Melalui promosi bersama itu,  menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim itu, setiap daerah berkesempatan mempromosikan kesenian daerah, makanan khas daerah, dan daerah tujuan wisata (DTW) unggulan masing-masing daerah. Sebab, penyelenggaraannya diisi berbagai pertunjukan kesenian khas daerah  dan pameran untuk mempromosikan DTW dan kuliner khas daerah masing-masing.

 Kaltim sendiri akan mempromosikan hal-hal yang tidak jauh berbeda dengan saat penyelenggaraan di Anjungan Kalsel.  Antara lain tarian-tarian khas daerah-daerah di Kaltim, makanan khas  seperti Amplang dan jajanan pasar, serta DTW  unggulan di 9 kabupaten/kota se Kaltim dan 5 kabupaten/kota  di provinsi baru, Kaltara (Kalimantan Utara).

Walau begitu, fokus promosi Kaltim adalah  Festival Derawan 2013 di kabupaten Berau yang rencananya dilaksanakan September ini berbarengan dengan hari jadi kabupaten itu. “Festival Derawan juga menjadi promosi utama di berbagai kegiatan promosi yang diikuti Pemprov Kaltim,” ujarnya.

Selain itu, empat provinsi di  Kalimantan juga punya even promosi terpadu sektor pariwisata lainnya yang diselenggakan di daerah-daerah se Kalimantan maupun di provinsi lain di Indonesia. Antara lain seperti Festival Borneo dan Festival Borneo Extravaganza. Namun penyelenggaraannya setiap dua tahun sekali dan berselingan agar promosinya tidak terputus.

Ketika ditanya seberapa besar peran promosi terhadap kunjungan wisatawan ke Kaltim, Ahmad menyebut hasilnya positif.  Berdasarkan data pemerintah pusat, Kaltim menempati  peringkat 10 besar yang paling banyak dikunjungi wisatawan  di Indonesia. “Kondisi ini berkat  adanya berbagai  promosi baik melalui pameran termasuk bekerjasama dengan pemangku kepentingan bidang pariwisata, khususnya biro perjalanan dan travel maupun asosiasi perhotelan dan restaurant,” ungkapnya.

Berdasarkan data jumlah kunjungan wisatawan menurut pintu masuk utama dan kebangsaan periode Januari – Agustus 2012,  pertumbuhannya mencapai 11,10 persen. “Itu baru yang masuk melalau Bandara Sepinggan Balikpapan. Belum lagi jika dihitung yang masuk melalaui Bandara Juwata Tarakan dan Bandara Kalimarau Berau,” sebutnya. (diskominfo kaltim/es)