Kamis, 07 Juni 2012 - 15:17 WIB
Tim BNPB Verifikasi Daerah Bencana di Aceh Tengah
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 2115 kali



Empat Kecamatan  dari 14 kecamatan yang ada di Wilayah Kabupaten  Aceh Tengah,  Kamis (7/6)  dikunjungi oleh Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Keempat Kecamatan yang dikunjungi itu adalah  Kute Panang, Rusip Antara,  Lut Tawar dan Kecamatan  Bintang.

Kunjungan BNPB yang dipimpin Kasie Estimasi Pembiayaan  Sosek Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Ir, Sutanto, dab  tiga staf BNPB adalah untuk melihat langsung kondisi keempat kecamatan  tersebut paska bencana banjir dan tanah longsor dan juga gempa.

“Setelah kunjungan ini, kami (BNPB) akan memverifikasi data terkait kerugian yang dialami daerah yang diterjang bencana, meliputi kerugian materiil dan kerusakan infrastruktur lainnya,” papar Sutanto  saat melakukan pertemuan dengan  Pj Bupati Aceh Tengah, Ir . Mohd Tanwier ,MM, di kantor Bupati, Kamis (7/5) ini.

Sutanto juga menjelaskan, dari hasil verifikasi yang telah dilakukan pada dua kecamatan, yaitu Kecamatan  Kute Panang dan Rusip Antara,  bila ditinjau dari Estimasi Sosial Ekonomi, 90% telaj sesuai dengan kriteria verifikasi dari BNPB Pusat. Selanjutnya hasil verifikasi data yang tercatat di daerah yang terkena bencana ini akan dijadikan dasar bagi BNPB dalam menyalurkan bantuan, baik rehabilitasi maupun rekonstruksi sesuai dengan harapan masyarakat.

Dalam pertemuan itu,  Pj Bupati Mohd Tnwier meminta bantuan alat berat Beko dan Roder, serta Ban Karet,  agar Aceh  Tengah dapat  mempercepat normalisasi lokasi bencana. Menurut Mohd Tanwir  di sejumlah wilayah rawan terjadi longsor yang menutupi badan jalan,  dan ini membutuhkan penanganan yang cepat, karena jalan ini merupakan  urat nadi kehidupan social ekonomi masyarakat, imbuhnya.

Menanggapi usulan itu, Sutanto meminta Bupati Aceh Tengah mengajukan proposal permintaan bantuan agar dapat ditindaklanjuti. “Kami tidak dapat memberi bantuan kepada Pemerintah daerah karena hingga kini proposal yang masuk hanya dampak bencana banjir dan longsor di sejumlah Kecamatan ,” tandas Sutatto.   

Sementara itu, usai pertemuan singkat dan Tim BPNP Pusat, PJ Bupati Mohd Tanwier meminta kepada Kepala BPBD, Syahrial Afri  agar pro aktif dalam memberikan data-data akurat, baik yang menyamgkut bencana, banjir, tanah longsor, kebakaran  maunpun bencana alam lainya, sehingga bantuan dapat segera dikucurkan. Mohd Tanwier juga berharap agar BPBD Aceh Tengah segera membuat proposal terkait bantuan alat berat sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.

(Humas Pemkab Aceh Tengah/ES)