Selasa, 14 Agustus 2012 - 09:49 WIB
Jalur Arteri Merak - Serang - Tangerang Siap Layani Mudik
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 1940 kali



Jalur mudik arteri Merak – Serang-Tangerang atau yang lebih dikenal dengan jalan Daendels atau Pantura Banten siap dilalui pemudik Lebaran tahun ini. Jalur mempunyai panjang sekitar 95 kilometer (Km) (Merak – Tangerang) dengan 60 Km dalam kondisi 4 lajur, dan 33 Km masih 2 lajur ini sudah difungsikan, dan seluruh pekerjaan di istirahatkan sementara, dan akan dilanjutkan setelah Idul Fitri.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Wilayah IV Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Masriyanto, di Serang, Banten, pekan lalu (10/8) menyebutkan, jalur sepanjang 33 Km yang masih terdiri dari 2 lajur dengan lebar jalan 7 meter akan dilebarkan hingga 7-14 meter sepanjang 5 Km seusai Lebaran nanti.

“Proyek pelebaran jalan ini terkendala oleh adanya pembebasan lahan. Dari rencana sekitar 33 km lahan yang akan dibebaskan, 9 km lagi belum bebas. Pasalnya, sebagian bangunan permanen jaraknya mepet dengan eksisting jalan raya. Selain itu, pada ruas-ruas tertentu pekerjaan utilitas sulit dilakukan khususnya jaringan PDAM di sekitar Tangerang dan Serang,” kata Masriyanto.

Provinsi Banten memiliki panjang jalan nasional 490 km mulai dari Pantura menyisir pantai – Cilegon-Pasauran hingga selatan Cibaliuk arah Sukabumi. Ditambah ruas jalan tengah mulai Simpang Labuan, Saketi sampai perbatasan Sukabumi.

Menurut Masriyanto kondisi jalan nasional saat ini jauh lebih baik ketimbang tahun lalu. Mulai Cilegon – Pasauran sedang dalam pelaksanaan program peningkatan struktur jalan menggunakan Loan  STRIP. Total panjang mencapai 17 km, efektif 15 km yang akan rampung Desember 2012.

“Cilegon – Pasauran (27 km) yang sedang di rigid kerap menimbulkan antrian panjang. Pada H-7 sudah dapat difungsikan 2 lajur penuh (7 meter). Kami pantau selama 2 minggu volume lalu lintas kendaraan cukup meningkat menjadi 938 ribu. Padahal bila hari-hari biasa maksimal hanya 1/3 nya,”  ungkapnya.

Tahun depan pihak BPJN IV mengusulkan bekerjasama dengan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan Polantas untuk memfungsikan ruas jalan alternatif dari Merak – Anyer Selatan, guna mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di Tol Jakarta – Cikampek. Begitu pula ruas Simpang Labuan – Cibarenok – Batas Jabar Banten atau Cibarenok – Sukabumi masuk ke lintas tengah Jabar, sebagai Jalur Alternatif.

“Jalur itu nanti akan kami usulkan menjadi jalan nasional. Sisi lain, para pemudik dapat pula diarahkan masuk ruas Lintas Selatan – Pangandaran - Banjar – Cilacap menuju lintas Selatan,” jelas Masriyanto. (Pusat Komuniksi Publik PU/ES)