Kamis, 23 Agustus 2012 - 13:49 WIB
Pemerintah Tuntaskan Pembangunan Rel Ganda Jakarta - Surabaya
Oleh : Desk Informasi
- Dibaca: 2069 kali



Pemerintah akan menuntaskan pembangunan rel ganda  (doble track) lintas utara Jawa yang menghubungkan Jakarta – Surabaya sepanjang 727 km. Dari total panjang tersebut, sepanjuang 291 km jalurKA sepanjang Jakarta – Surabaya sudah dibangun dan beroperasi, dan sepanjang 436 km sedang dan akan dibangun pada tahun 2012 – 2013.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp 9,15 triliun untuk menuntaskan pembangunan rel ganda lintas utara Jawa. Peningkatan rel ganda dimaksudkan untuk meningkatkan keselamatan kereta api dengan mengurangi persilangan.

Rel ganda juga bertujuan meningkatkan angkutan barang dari 5 ribu Teus menjadi 15 ribu Yeus per minggu, meningkatkan kapasistas kereta api dari 84 KA per hari menjadi 200 KA per hari, serta mempersingkat waktu tempuh Jakarta – Surabaya dari 12 jam menjadi 8,5 jam.

Pembangunan double track pada lintas utara Jawa yang diprioritaskan untuk angkutan barang ini dapat mengurangi kerusakan di jalan raya akibat penggunaan truk berat. Setiap tahun pemerintah mengeluarkan dana sekitar Rp 600 miliar untuk perbaikan jalan pantura Jawa.

Dirjen Perkeretaapian Tundjung Inderawan mengatakan progress pembangunan jalur ganda  atau double track KA lintas utara Jawa ini sudah mencapai 15% atau lebih cepat dari jadwal yang ditargetkan 6,7%.
 
“Dari total jarak Jakarta-Surabaya sepanjang 727 km, jalur KA yang sudah merupakan jalur ganda adalah sepanjang 390 km yaitu Jakarta-Cirebon, Brebes-Tegal, dan Tegal-Pekalongan. Yang masih merupakan jalur tunggal adalah Cirebon – Brebes, Pekalongan – Semarang, Semarang – Bojonegoro, dan Bojonegoro – Surabaya,” kata Tunjung di Jakarta, pekan lalu.

Tundjung memaparkan kebutuhan dana untuk sisa pembangunan jalur tersebut adalah untuk Cirebon-Brebes membutuhkan dana sebesar Rp 1,3 triliun, Pekalongan-Semarang Rp 2,1 triliun, Semarang-Bojonegoro Rp 4,6 triliun, dan Bojonegoro-Surabaya Rp 1,4 triliun.

Pada 2012 Ditjen Perkeretaapian mendapatkan anggaran sebesar Rp4,6 triliun, dan pada 2013 anggaran untuk jalur ganda ini adalah Rp5,2 triliun sehingga diharapkan pembangunan jalur ganda itu selesai pada November 2013 dan dapat beroperasi pada  2014. (WID/ES)