Rabu, 10 Juli 2013 - 10:45 WIB
Siap Dialalui Pemudik Lebaran, Jalan Lintas Timur Bandar Lampung Palembang 94% Mantap
Oleh : DESK INFORMASI
- Dibaca: 2426 kali



Kondisi jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim) mulai Bandar Lampung-Palembang sepanjang 360 km secara umum dinyatakan 94 % mantap, siap dilalui pemudik Lebaran 2013. Hal ini disampaikan oleh Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah I Subagio saat melakukan tinjauan lapangan jalan Lintas Timur Lampung – Palembang, Selasa (9/7).

"Ada beberapa titik yang saat ini masih dalam pengerjaan, namun pada H-10 lebaran tahun ini mudah-mudahan siap dilalui pemudik," kata Subagio.

Ia menyebutkan, lokasi yang saat ini masih terus dilakukan pengerjaan adalah jalan Bypass Bandar Lampung sepanjang 18,1 km, dengan pengerjaan berupa pelebaran sepanjang 10 km 2 x 7 M sebanyak 4 lajur.

"Penanganannya dilakukan sejak Tahun Anggaran (TA) 2012-2013,  dan dianggarkan Rp. 230 miliar," ujar Subagio.

Saat ini, menurut Subagio, progres pengerjaan jalan tersebut sudah mencapai 76 % dari target penyelesaian bulan Oktober tahun ini.

Namun untuk menghadapi arus mudik tahun ini, jalur tersebut akan dilakukan pengaspalan tahap 1 agar tidak mengganggu arus mudik dan akan dilanjutkan pengerjaan setelah lebaran.

Ditambahkan saat ini perjalanan darat dari Bandar Lampung sampai Palembang dapat ditempuh selama 10 jam.

“Kami berharap saat mudik nanti akan lebih cepat karena angkutan berat sudah tidak diijinkan lagi melintas kecuali truk yang membawa sembako,“ papar Subagio.

Sementara itu Kasatker Pembangunan Jalan Wilayah I Lampung Adri Saputra menambahkan, penanganan jalan berupa peningkatan, maupun perawatan sedang giat-giatnya dilakukan. Ada beberapa titik Jalintim yang menghubungkan Lampung-Palembang masih kurang mantab seperti Kayuagung(Lampung), Indralaya (Palembang). Namun kondisi Jalintim lebih baik dibandingkan dengan jalan lintas tengah.

"Perbaikan optimistis pada H-10 lebaran tahun ini selesai, namun apabila karena sesuatu hal belum dapat dirampungkan pengerjaan akan dihentikan sementara dan akan dipasang rambu-rambu agar tidak ganggu lalu-lintas,” kata Adri.

(Puskom PU/WID/ES)