web analytics

Blog

Pengantar Presiden Joko Widodo Pada Rapat Terbatas tentang Evaluasi Implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Selasa, 1 Agustus 2017 Pukul 15.30 WIB Di Kantor Presiden

Oleh: Humas ; Diposkan pada: 2 Aug 2017 ; 3262 Views Kategori: Transkrip Pidato

Logo-Pidato2Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Selamat sore,
Salam sejahtera bagi kita semuanya.

Sore hari ini Rapat Terbatas akan membahas evaluasi, sekali lagi ini hanya evaluasi, implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saya ingin menegaskan lagi apa yang pernah saya sampaikan pada Rapat Terbatas tentang TKDN tahun yang lalu, 23 Februari 2016, bahwa untuk memperkuat industri nasional serta membuka lapangan pekerjaan, membuka kesempatan lapangan kerja yang lebih luas di dalam negeri, kita perlu terus meningkatkan penggunaan kandungan komponen dalam negeri.

Untuk itu saya minta agar TKDN harus ditempatkan sebagai kebijakan strategis yang harus dijalankan secara konsisten, bukan sekadar kebijakan teknis administratif yang diperlukan sebagai pelengkap syarat dalam proses pengadaan barang dan jasa. Ini di tolong digarisbawahi, karena saya lihat sekadar kebijakan teknis administratif yang diperlukan sebagai pelengkap syarat dalam pengadaan barang dan jasa. Itu saya lihat baik di kementerian, maupun di BUMN atau di lembaga. Ini tolong digarisbawahi.

Konsistensi kita dalam menjalankan kebijakan TKDN ini bukan hanya penting untuk mengurangi ketergantungan pada produk-produk impor, tapi juga bisa mendorong masuknya investasi di sektor industri substitusi impor. Ini penting sekali. Saya ingatkan, memperkuat terjadinya transfer teknologi, menghidupkan industri pendukung, dan bahkan industri baru, membuka –ini yang paling penting– lebih banyak lagi lapangan pekerjaan, dan muara akhirnya adalah akan bisa menggerakkan roda perekonomian nasional kita.

Saya yakin produk-produk yang dihasilkan oleh industri nasional kita jika terus kita perkuat, terus kita dampingi, terus kita fasilitasi, akan mampu bersaing dengan produk-produk impor, baik dari sisi harga maupun dari sisi kualitas. Dan saya harap bahwa ini menjadi pondasi bagi kita untuk mempunyai industri nasional yang semakin kuat, tangguh, dan kompetitif.

Saya masih melihat, ini saya ulangi, di BUMN-BUMN terutama yang gede-gede, masih banyak yang belum melihat TKDN ini. Dan pada Rapat evaluasi kali ini, sekali lagi saya ingin menekankan bahwa untuk urusan TKDN akan saya ikuti, baik lewat nanti BPKP maupun lewat cara yang lain.

Demikian yang bisa saya sampaikan sebagai pengantar. Saya persilakan Pak Menko untuk menyampaikan.

Artikel lainnya :