web analytics

Blog

Pengantar Presiden Joko Widodo pada Sidang Kabinet Paripurna mengenai Program dan Kegiatan Tahun 2017, 4 Januari 1017, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat

Oleh: Humas ; Diposkan pada: 4 Jan 2017 ; 5895 Views Kategori: Transkrip Pidato

Logo-Pidato2Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi,
Salam sejahtera bagi kita semuanya.

Yang saya hormati Wakil Presiden Republik Indonesia beserta seluruh Menteri, Panglima TNI, Kapolri, KaBIN, seluruh Kepala Lembaga Pemerintahan Non Kementerian,
Saudara-saudara sekalian yang saya hormati.

2016 telah kita lalui dan kerja keras kita bersama dapat kita lihat beberapa apresiasi yang diberikan kepada kita dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah beratnya dan lesunya, menurunnya perekonomian global.

Pada hari ini nantinya kita akan menyampaikan beberapa hal yang berkaitan baik dengan kegiatan kerja 2017 dan juga persiapan untuk 2018. Saya kira beberapa hal yang ingin saya sampaikan adalah yang berkaitan dengan fokus kita kepada pemerataan. Meskipun kita tahu bahwa angka gini rasio kita sedikit membaik tetapi apapun kalau kita lihat angkanya masih pada posisi yang tinggi. Oleh sebab itu, kita harus kerja keras mati-matian dalam rangka menurunkan angka kesenjangan kita. Baik kesenjangan antar wilayah, kesenjangan antara kaya dan miskin, yang ini menjadi sebuah concern besar pemerintah kita ke depan.

Dalam rangka mengurangi kesenjangan itu, tahun ini dan tahun depan kebijakan redistribusi aset dan legalisasi tanah menjadi sangat penting sekali karena kita ingin rakyat mendapatkan akses pada tanah. Oleh sebab itu, saya minta yang pertama yang berkaitan dengan konsesi untuk rakyat, yang berkaitan dengan tanah-tanah adat, kemudian sertifikat untuk rakyat saya kira harus menjadi fokus perhatian kita bersama dan kita lakukan secara besar-besaran dalam dua tahun ini. Saya kira kepada Menteri ATR/Kepala BPN sudah saya sampaikan, kepada Menteri KLH sudah saya sampaikan agar redistribusi aset land reform ini betul-betul pada yang sudah kita mulai pada akhir tahun 2016 yang lalu, 2017 ini betul-betul bisa kita kerjakan lebih masif lagi.

Kemudian yang berkaitan, masih dalam rangka pemerataan, saya minta agar ditingkatkan lagi program-program dalam memperkuat akses rakyat untuk mendapatkan modal. Sehingga pada tahun ini, pada tahun depan, saya kira KUR harus menjangkau semakin banyak rakyat, semakin besar jumlahnya, dan semakin mudah cara memperolehnya. Asuransi untuk ini juga perlu diberikan, ditingkatkan, sehingga kita bisa mendorong keuangan inklusif sehingga rakyat semakin bankable.

Kemudian juga segera direalisasi apa yang sudah saya perintahkan memperluas akses rakyat untuk mendapatkan keterampilan melalui program pendidikan kejuruan, pendidikan vokasi, dan juga vocational training/pelatihan vokasi. Yang juga saya lihat kemarin di Kementerian Tenaga Kerja yang sudah bekerjasama dengan Kadin. Saya kira ini nantinya apabila kementerian yang dilibatkan semakin banyak, dikoordinir oleh Menko, saya kira akses rakyat untuk mendapatkan keterampilan ini benar-benar dalam jumlah yang bukan ribuan tetapi dalam jumlah yang jutaan.

Yang berkaitan dengan Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, saya ingin agar diperluas lagi pemberiannya. Saya kira tadi malam saya sudah telepon kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar Kartu Indonesia Pintar juga diberikan kepada semua anak yatim yang ada di negara kita dan segera ini bisa kita mulai.

Kemudian untuk mewujudkan keadilan sosial, saya juga minta tidak dilupakan pembangunan kultur, pembangunan karakter dan mental bangsa. Saya kira sering saya sampaikan bahwa dalam menghadapi tatanan dunia yang semakin berubah dimana aksi terorisme, radikalisme, ekstrimisme yang semakin banyak, saya meyakini bahwa nilai-nilai Pancasila dapat menjawab tantangan itu. Saya kira di dalam Ratas kemarin kita sudah putuskan untuk membentuk Unit Kerja Pemantapan Ideologi Pancasila di bawah Presiden. Kita ingin agar nilai-nilai ini betul-betul diwujudkan dalam pola pikir, dalam sikap mental, dalam gaya hidup, dan dalam perilaku kita sehari-hari.

Saya kira itu yang bisa saya sampaikan sebagai pengantar pada kesempatan yang baik ini.

Terima kasih.

Artikel lainnya :