web analytics

Blog

Sambutan Presiden Jokowi pada Peresmian Pengoperasian Jalan Tol Akses Tanjung Priok, di Jalan Tol Akses Tanjung Priok, Jakarta Utara, 15 April 2017

Oleh: Humas ; Diposkan pada: 15 Apr 2017 ; 2813 Views Kategori: Transkrip Pidato

Logo-Pidato2-8Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat siang,
Salam sejahtera bagi kita semuanya.

Bapak, Ibu, Saudara-Saudara sekalian yang saya hormati,
Hari ini, kita berada di Jalan Tol Akses Tanjung Priok. Saya ingat sekali saat saya menjadi Gubernur, saya sudah enggak ingat sudah berapa kali saya ngurusin yang namanya jalan tol ini karena masalah pembebasan lahan. 

Saya ingat sekali, terakhir yang urusan pembebasan ada di pojok sana. Sehingga kita mundur, mungkin hampir 2,5 tahun mundur jalan ini karena masalah satu, masalah pembebasan lahan. Alhamdulillah, setelah itu turun ke lapangan beberapa kali, selesai. Ada masalah yang kedua, kesalahan di struktur. Hati-hati, hal-hal yang seperti ini saya ikuti terus. Ada 69 tiang kalau enggak keliru, 69 yang harus dipotong, diganti tiang yang benar. Sehingga juga baru bisa dimulai lagi. Mungkin mundur jalan tol ini kurang lebih 5-6 tahun, harus mundur.

Saya juga ingat yang jalan tol di JORR W2, Jakarta Outer Ring Road yang 2, sama. Dulu juga mundur 15 tahun gara-gara 143 KK yang tidak mau dilewati, yang tidak mau dibebaskan. Saya ketemu mungkin, kalau enggak keliru, 5-6 kali dengan masyarakat saat itu. Dan alhamdulillah sekarang juga sudah selesai. Dan ternyata juga ramai, ternyata juga macet lagi yang di JORR W2. Ternyata belum bisa mengatasi masalah-masalah kemacetan di Jakarta.

Kembali ke jalan tol yang akses Tanjung Priok ini. Nantinya ini akan dilewati kurang lebih 3.600 truk kontainer setiap hari. Sebuah lalu lalang yang sangat besar sekali. Oleh sebab itu, ini akan memberikan daya saing yang sangat baik pada kecepatan pelayanan kita, barang-barang dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Karena kita harus ingat bahwa Port Tanjung Priok, port ini adalah main port kita, pelabuhan utama kita. Di mana sebelum disebarkan kepada pelabuhan-pelabuhan lain di seluruh Indonesia, semuanya ngumpul di sini. Begitu di sini tidak lancar, begitu di sini tidak cepat, semuanya juga akan menjadi lambat. Oleh sebab itu, sekali lagi, alhamdulillah pada siang hari ini segera nanti bisa dioperasikan jalan tol akses ke Tanjung Priok ini sehingga kecepatan kontainer untuk masuk ke kapal, kecepatan kontainer untuk keluar dari Tanjung Priok ini betul-betul bisa dilayani dengan baik.

Saya ingin ini nanti betul-betul dimanfaatkan dalam rangka competitiveness, dalam rangka daya saing produk-produk Indonesia. Dan mungkin sebentar lagi, juga seminggu lagi akan datang kapal besar 10.000 TEUs yang akan mulai merapat ke Tanjung Priok. Ini kapal besar pertama yang datang di Tanjung Priok dan ini akan kita gunakan untuk, pertama menurunkan biaya-biaya logistik kita, yang kedua mempercepat proses pengiriman barang atau kedatangan barang dari dan ke Indonesia.

Inilah saya kira terobosan-terobosan yang kita lakukan. Sekali lagi ini dalam rangka daya saing produk-produk Indonesia ke luar negeri. Dan dengan kedatangan kapal itu nantinya artinya barang dari sini cepat masuk ke kapal, barang dari kapal cepat keluar dari Tanjung Priok, yang kita harapkan semua kontainer nanti tidak usah transhipment di Singapura. Semuanya bisa langsung ke pelabuhan-pelabuhan yang dituju karena memang di sini sudah bisa merapat kapal besar. Saya kira ini sudah berpuluh-puluh tahun itu saya tahu itu kita cita-citakan. Dan insya allah nanti hari Minggu ya, hari Minggu depan itu akan ada sebuah kapal besar 10.000 TEUs yang akan merapat ke Tanjung Priok.

Itulah awal dari daya saing produk-produk Indonesia karena tentu saja biaya untuk freight cost akan jauh dan jatuh lebih murah. Karena pelayanan yang lebih baik dari kapal-kapal yang hadir di Pelabuhan Tanjung Priok. Akhirnya dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan Jalan Tol Akses Tanjung Priok resmi dimulai penggunaannya.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Artikel lainnya :