web analytics

Tag : Pariwisata

  • 6 January 2017
  • 113554 Views

Tahun 2017 Kita Genjot Sektor Pariwisata

Screenshot_2017-01-06-18-50-41_1Oleh: M. Arief Khumaedy*)
Pariwisata menjadi prioritas nasional dalam RPJM 2015 2019. Secara bertahap dari tahun ke tahun dalam periode 5 tahun RPJM 2015-2019 pembangunan pariwisata di prioritaskan dan diberi target pencapaiannya.

Di tahun 2019 akhir RPJM periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo, target wisatawan asing berkunjung berjumlah 20 juta, wisatawan nusantara yaitu pengunjung dari dalam negeri berjumlah 275 juta orang.

  • 17 October 2016
  • 87997 Views

Mengintip Pesona Selat Karimata

suryani ani ani

Oleh: Suryani *)

PULAU KARIMATA

Pulau Karimata adalah pulau berstatus Suaka Alam Laut (SAL) di mana keadaan alamnya, mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistem yang perlu dilindungi perkembangannya agar berlangsung secara alami.

Gugusan Kepulauan Karimata yang terletak di Kabupaten Kayong Utara, ditetapkan sebagai Cagar Alam berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Kehutanan No. 2240/DJ/I/1981 tanggal 15 Juni 1981, dengan luas 77.000 hektare.

  • 16 October 2016
  • 32044 Views

Segera Resmikan Bandara di Miangas dan Yahukimo, Presiden: Konektivitas Persatukan Bangsa

Presiden Joko Widodo dan para menteri berada di lokasi acara puncak Sail Selat Karimata 2016 (15/10). (Foto:Humas/Rahmat)

Presiden Joko Widodo, Sabtu (15/10), kembali menekankan pentingnya pembangunan konektivitas yang menghubungkan antarpulau dan antarprovinsi yang ada di Indonesia.

“Saya kira sangat penting sekali. Ini kenapa misalnya yang paling barat – utara di Natuna juga ada airport-nya, runway-nya juga panjang,” kata Presiden kepada wartawan di Kayong Utara, Kalimantan Barat, Sabtu (15/10) mencontohkan pembangunan Bandar Udara Ranai yang baru diresmikannya beberapa hari yang lalu.

  • 15 October 2016
  • 26136 Views

Buka Sail Karimata 2016, Presiden Jokowi: Jadikan Laut Sebagai Tempat Menaruh Harapan

Presiden Jokowi dan para menteri hadir di Acara Puncak Sail Selat Karimata 2016. (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Jokowi dan para menteri hadir di Acara Puncak Sail Selat Karimata 2016. (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan perayaan Sail Karimata yang dilakukan pada tahun ini, yang juga setiap tahun juga dilakukan, tidak boleh berhenti hanya sebatas keramaian, tidak boleh berhenti hanya sebatas seremonial semata.

“Saya tidak ingin nanti setelah Sail ini berakhir juga langsung sepi, langsung senyap, tidak ada dampaknya bagi pergerakan ekonomi dan rakyat di daerah. Saya sudah tekankan beberapa kali kepada menteri-menteri, Sail ini harus jadi momentum kita bersama untuk menjaga, untuk merawat dan memanfaatkan sumber daya alam laut kita dengan baik. Juga momentum bersama untuk kembali pada jati diri kita sebagai bangsa bahari, mengembalikan kembali budaya bahari di tengah kita,” kata Presiden Jokowi saat membuka acara puncak Sail Karimata 2016, yang digelar di Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Sabtu (15/10) pagi.

  • 15 October 2016
  • 6293 Views

Sambutan Presiden Joko Widodo pada Acara Pembukaan Puncak Sail Selat Karimata 2016, 15 Oktober 2016, di Kayong Utara, Kalimantan Barat

Logo-Pidato

Bismillahirahmanirrahim,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua.

Yang saya hormati Pimpinan Lembaga Negara, Para Menteri Kabinet Kerja,
Gubernur, Bupati, para peserta Sail Selat Karimata,
Perwakilan negara-negara sahabat,
Hadirin dan undangan yang berbahagia, khususnya masyarakat, rakyat di Kabupaten Kayong Utara.

  • 15 October 2016
  • 60875 Views

Kegiatan Sail sebagai Media Promosi Pariwisata Indonesia

suryani ani ani

Oleh: Suryani *)

Peribahasa terkenal mengatakan bahwa “tak kenal maka tak sayang” maka, untuk bisa merasakan sayang, kenali dulu. Agaknya peribahasa tersebut sangat tepat jika dikaitkan dengan upaya pemerintah dalam mempromosikan keindahan obyek pariwisata Indonesia di mata dunia. Bagaimana dunia bisa menyukai Indonesia bila mereka tidak pernah melihat langsung pesona Indonesia?

Salah satu usaha Indonesia dalam memperkenalkan keindahan obyek wisata bahari adalah melalui kegiatan Sail yang sudah dilaksanakan 8 (delapan) kali sejak tahun 2009, diawali dengan Sail Bunaken, Sail Banda, Sail Wakatobi-Belitong, Sail Morotai, Sail Komodo, Sail Raja Ampat, Sail Teluk Tomini, dan untuk tahun 2016 digelar Sail Selat Karimata.

  • 14 October 2016
  • 23137 Views

Semarakkan Sail Karimata 2016, Wisatawan Asing mulai Berdatangan di Kayong Utara

Para wisatawan mancanegara tiba di Kayong Utara, Kamis (. (Foto: Asdep Kepariwisataan, Ristek dan Lingkungan Maritim Setkab)

Para wisman kunjungi lokasi penyelenggaraan Sail Karimata, Kayong Utara. (Foto: Asdep Kepariwisataan, Ristek dan Lingkungan Maritim Setkab)

Wisatawan asing (wisman) sejak beberapa hari terakhir sudah mulai terlihat berdatangan ke lokasi penyelenggaraan Sail Karimata 2016, di Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar). Sambil menunggu acara puncak Sail Karimata 2016, yang akan digelar Sabtu (15/10) mendatang, para wisman itu mengunjungi stan pameran potensi daerah yang digelar di Pantai Pulo Datuk, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Pameran yang digelar sejak Rabu (12/10) hingga Sabtu (15/10) mendatang itu diikuti 120 peserta, yang berasal dari Kementerian/Lembaga (K/L), pemerintah daerah, badan usaha swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

  • 13 October 2016
  • 17194 Views

Diramaikan Atraksi Budaya, 3.308 Pasukan TNI dan Polri Diterjunkan Untuk Amankan Sail Karimata 2016

sail karimataPangdam XII Tanjung Pura Mayjen TNI Andika Perkasa, Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Musyafak MM dan Komandan Lapangan Udara (Danlanud) Supadio Marsekal Pertama Tatang, melepas 3.308 pasukan TNI dan Polri untuk mengamankan Sail Karimata 2016, di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar), yang puncaknya akan digelar pada 15 Oktober mendatang.

Acara pelepasan dilaksanakan di halaman Kodam XII Tanjungpura, Senin (10/10) pagi. Sebelum dilepas, Pangdam, Kapolri, dan Danlanud  mengecek satu persatu sarana operasional yang akan digunakan untuk mengamankan penyelenggaraan Sail Karimata 2016 itu.

  • 1 March 2016
  • 22350 Views

Presiden Jokowi: Badan Otorita dan Pembangunan Infrastruktur Untuk Destinasi Wisata Danau Toba

Usai Rapat Terbatas, Presiden Jokowi memberikan keterangan pers tentang destinasi wisata Borobudur (1/3). (Foto: Humas/Fitri)

Usai Rapat Terbatas, Presiden Jokowi memberikan keterangan pers tentang destinasi wisata Danau Toba (1/3). (Foto: Humas/Fitri)

Setelah melalui beberapa rapat yang membahas tentang pengembangan destinasi wisata Danau Toba, hari ini, Selasa (1/3) petang, diadakan rapat final yang diadakan di Hotel Niagara, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Dari rapat yang bertemakan ‘Bersatu Untuk Danau Toba’ tersebut, dibentuklah suatu badan otorita untuk kawasan wisata Danau Toba.

“Karena ini menyangkut 7 kabupaten, kalau enggak bersatu enggak ada kata sepakat “ya”, memang pemerintah pusat akan kesulitan. Tapi karena sudah bersatu, sudah tandatangan “ya” semuanya, sehingga ini segera akan dilakukan,” terang Presiden Jokowi dalam keterangan pers usai ratas.