web analytics

Blog

Tingkatkan Nilai Tambah, Presiden Jokowi Minta Jambi Segera Kembangkan Hilirisasi Industri

Oleh: Humas ; Diposkan pada: 20 Apr 2017 ; 14685 Views Kategori: Berita
Presiden saat memimpin Rapat Terbatas bahas evaluasi pelaksanaan program Provinsi Jambi di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (20/4). (Foto: Humas/Jay)

Presiden saat memimpin Rapat Terbatas bahas evaluasi pelaksanaan program Provinsi Jambi di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (20/4). (Foto: Humas/Jay)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kita harus dapat memanfaatkan momentum peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jambi yang mulai meningkat kembali di tahun 2016 ini. Tahun 2016 lalu, ekonomi di Provinsi Jambi tumbuh 4,37%.

Tahun 2017 dan tahun-tahun mendatang, Presiden meyakini bahwa ekonomi di Jambi akan bisa tumbuh tinggi secara berkelanjutan. Sesuai data yang dimilikinya, menurut Presiden, ekonomi di Jambi selama ini ditopang oleh sektor pertanian, kehutanan, perikanan, dan diikuti sektor perdagangan.

Untuk mendukung produktivitas sektor pertanian, Presiden meminta disiapkan infrastruktur pendukungnya, baik infrastruktur bendungan, irigasi, bibit, pupuk, serta peningkatan teknologi pertanian.

Di luar itu untuk meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian daerah, menurut Presiden, perlu segera dikembangkan proses hilirisasi industri. Dengan hilirisasi, Presiden berharap sektor pertanian yang menjadi unggulan daerah bisa terhubung dengan pengembangan industri pengolahannya.

“Sehingga diharapkan bukan hanya mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi tapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru dan mengurangi ketimpangan pendapatan yang ada,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas di Provinsi Jambi, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (20/4) sore.

Presiden juga meminta  agar proses distribusi hasil pertanian dan olahannnya menjadi perhatian  bersama. Untuk itu konektivitas antar wilayah terutama wilayah produksi ke wilayah lain perlu segera disambungkan sehingga produk pertanian dan olahan dari Provinsi Jambi bisa menjadi semakin kompetitif.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga meminta laporan mengenai progres pembangunan infrastruktur transportasi di Provinsi Jambi, baik bandara, jalur kereta api, akses jalan, dan pelabuhannya.

Rapat terbatas itu dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menhub Budi K. Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menkominfo Rudiantara, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Mensos Khofifah Indar Parawansa, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menristek Dikti M. Nasir, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menperin Airlangga Hartarto,Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Gubernur Jambi Zumi Zola. (RMI/SM/JAY/ES)

Artikel lainnya :