web analytics

Blog

Warga Jateng Antusias Sambut Kehadiran Presiden SBY

Oleh: Alfurkon Setiawan ; Diposkan pada: 21 Feb 2013 ; 16625 Views Kategori: Apresiasi RI

sby_ditegal_rahmat_4Kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, yaitu Tegal dan Pemalang, disambut antusiasme yang tinggi oleh masyarakat setempat.

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah, yang menyertai rombongan Kepala Negara terkesima dengan sambutan yang luar biasa dari masyarakat saat menemui warga Bukit Batumirah di lereng Gunung Slamet, Dusun Krajan, Desa Batumirah, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (21/2) pagi.

“Warga mengelu-elukan kehadiran Presiden SBY di sepanjang perjalanan hingga ke lokasi dialog di puncak Bukit Batumirah di lereng Gunung Slamet,” ungkap Firmanzah.

Bahkan saat tiba di Tegal, Rabu (20/2) malam, warga Tegal menyambut kedatangan Presiden dengan sangat antusias. Di setiap sudut jalan yang banyak perumahan warga, di kanan kiri jalan banyak warga yang memadati pinggir jalan. Keadaan seperti ini berlangsung sampai Presiden tiba di daerah obyek wisata guci yang menjadi tempat menginap Presiden, atau 48 kilometer jauhnya dari Stasiun Kereta Api di Tegal. Presiden SBY sendiri menyambut antusiasme sambutan warga dengan melambaikan tangannya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Presiden SBY kembali melakukan peninjauan langsung ke lapangan atau yang lebih dikenal dengan sebutan blusukan guna melihat pembangunan di daerah. Didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, Presiden SBY kali ini menemui warga Bukit Batumirah di lereng Gunung Slamet, Dusun Krajan, Desa Batumirah, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (21/2) pagi.

Pertahankan Kinerja

Menurut Firmanzah, antusiasme warga juga ditunjukkan saat mengikuti dialog dengan Presiden SBY. Sejumlah elemen masyarakat dari perwakilan petani, peternak, perkebunan, siswa sekolah, dan sejumlah perangkat pemerintah daerah menyampaikan harapan dan aspirasinya kepada Presiden SBY.

“Presiden SBY menerima banyak aspirasi dari masyarakat terkait dengan usulan, yang langsung ditanggapi positif oleh Presiden, dengan menunjuk sejumlah menteri yang ikut dalam kunjungan tersebut untuk menindaklanjuti secara langsung keluhan dan aspirasi masyarakat,” kata Firmanzah.

Para menteri yang ikut dalam kunjungan tersebut di antaranya Menhut Zulkifli Hasan, Menkop UKM Syarif Hasan, Mendikbud M. Nuh, Menteri Pertanian Suswono, dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Mensesneg Sudi Silalahi, dan Seskab Dipo Alam.

Dalam kesempatan itu, Presiden SBY mengapresiasi capaian pembangunan yang telah dilakukan oleh Jawa Tengah. Presiden juga mengajak segenap elemen masyarakat untuk terus mempertahankan capaian pembangunan ekonomi dan kesejahteraan di tahun ke depan.

Presiden SBY juga menyampaikan ucapan terima kasih pada warga Janteng karena di daerah ini pembangunannya melaju pesan, ekonominya terus tumbuh. Presiden berharap semua hidup rukun dan bisa dipertahkan pertumbuhan ekonominya.

“Semua pihak, dari pihak dari Pemerintah Pusat sampai Bupati akan terus meningkatkan pelayanan untuk perbaikan kesejahteraan petani, peternak, dan masyarakat lainnya,” kata SBY.

Surplus Beras

Sebelum melakukan blusukan, Presiden SBY pada Rabu (21/2) malam, juga menerima pemaparan Gubernur Jateng Bibit Waluyo terkait Tengah terkait permbangan ekonomi serta pembangunan sektor pertanian, peternakan, infrastruktur dan perikanan di Jateng.

Dilaporkan kepada Presiden, bahwa produksi beras Jawa Tengah pada 2012 mengalami surplus beras lebih dari 2 juta. Selain itu juga dilaporkan produksi hortikultura dari Propinsi Jawa Tengah juga telah diekspor ke sejumlah negara.

“Presiden sangat mengapresiasi kinerja pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Jawa Tengah. Terutama untuk penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur seperti pembangunan bandara Ahmad Yani di Semarang, perluasan pelabuhan Tanjung Mas, pembangunan jalan tol Solo-semarang, dan pembangunan sejumlah industri seperti semen di Jawa Tengah,” kata SKP Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah. (WID/TA/ES)

Artikel lainnya :