{"id":105627,"date":"2017-01-10T11:39:04","date_gmt":"2017-01-10T04:39:04","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=105627"},"modified":"2017-01-10T12:55:32","modified_gmt":"2017-01-10T05:55:32","slug":"gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/","title":{"rendered":"Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_105628\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_.jpg\" rel=\"attachment wp-att-105628\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-105628\" class=\"size-medium wp-image-105628\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_-300x194.jpg\" alt=\"Peresmian pengeluaran dan pengedaran 11 (sebelas) pecahan uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016\" width=\"300\" height=\"194\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_-300x194.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_-150x97.jpg 150w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_-768x497.jpg 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_-1024x662.jpg 1024w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_-600x388.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-105628\" class=\"wp-caption-text\">Peresmian pengeluaran dan pengedaran pecahan uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016. (Foto: Dokumentasi Humas)<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D.W. Martowardojo menegaskan kembali, bahwa uang Rupiah yang baru diluncurkan pada Senin (19\/12) lalu tidak memuat simbol terlarang palu dan arit. Hal tersebut disampaikan Gubernur BI menanggapi informasi dan penafsiran yang berkembang di masyarakat, yang mengaitkan mata uang Rupiah memuat simbol terlarang palu dan arit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Gambar yang dipersepsikan oleh sebagian pihak sebagai simbol palu dan arit merupakan logo Bank Indonesia yang dipotong secara diagonal, sehingga membentuk ornamen yang tidak beraturan,\u0094 kata Agus Martowardojo sebagaimana dikutip dari siaran pers Bank Indonesia, Selasa (10\/1) pagi.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut siaran pers BI itu, gambar yang dipersepsikan sebagai simbol palu dan arit itu merupakan gambar saling isi <i>(rectoverso<\/i>), yang merupakan bagian dari unsur pengaman uang Rupiah. Unsur pengaman dalam uang Rupiah ini bertujuan agar masyarakat mudah mengenali ciri-ciri keaslian uang, sekaligus menghindari pemalsuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Siaran pers BI menyebutkan, gambar <em>rectoverso<\/em> dicetak dengan teknik khusus sehingga terpecah menjadi dua bagian di sisi depan dan belakang lembar uang, dan hanya dapat dilihat utuh bila diterawang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093<em>Rectoverso<\/em> umum digunakan sebagai salah satu unsur pengaman berbagai mata uang dunia, mengingat <i>rectoverso<\/i> sulit dibuat dan memerlukan alat cetak khusus,\u0094 tulis siaran pers BI seraya menambahkan, bahwa di Indonesia, r<i>ectoverso<\/i> telah digunakan sebagai unsur pengaman Rupiah sejak tahun 1990-an. Sementara logo BI telah digunakan sebagai\u00a0<i>rectoverso<\/i> uang Rupiah sejak tahun 2000.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gubernur BI Agus Martowardojo menegaskan, bahwa Rupiah merupakan salah satu lambang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam hal ini, uang Rupiah ditandatangani bersama oleh Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan Republik Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Untuk itu, Bank Indonesia mengingatkan kembali kepada masyarakat agar senantiasa menghormati dan memperlakukan uang Rupiah dengan baik,\u0094 tegas Agus<b>.<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan pengeluaran dan pengedaran 11 (sebelas) pecahan uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016, di gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (19\/12) pagi. Peresmian ini sekaligus menandai berlakunya sebelas pecahan uang tersebut di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kesebelas uang Rupiah Tahun Emisi 2016 itu terdiri dari 7 (tujuh) pecahan uang Rupiah kertas dan 4 (empat) pecahan uang Rupiah logam. Uang Rupiah kertas terdiri dari pecahan Rp100.000 yang menampilkan gambar Presiden dan Wakil Presiden pertama Indonesia yaitu Soekarno dan M. Hatta; uang \u00a0kertas Rp50.000 yang menampilkan gambar Ir. H. Djuanda; sedangkan uang kertas Rp20.000 terdapat gambar Dr. G.S.S.J. Ratulangi.<span id=\"m_-7672230292476108292gmail-more-104480\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, uang kertas Rp10.000 yang menampilkan gambar Frans Kaisiepo; uang kertas Rp5.000 dengan gambar \u00a0Dr. K.H. Idham Chalid; uang kertas pecahan Rp2.000 terdapat gambar Mohammad Hoesni Thamrin, sedangkan pada mata uang kertas Rp1.000 bergambar Tjut Meutia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, untuk uang Rupiah logam terdiri dari pecahan Rp1.000 bergambar I Gusti Ketut Pudja, pecahan logam Rp500 bergambar Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang, uang pecahan Rp200 bergambar Dr. Tjipto Mangunkusumo, dan uang Rp100 logam bergambar Prof. Dr. Ir. Herman Johanes. <b>(Depkom BI\/ES)<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D.W. Martowardojo menegaskan kembali, bahwa uang Rupiah yang baru diluncurkan pada Senin (19\/12) lalu tidak memuat simbol terlarang palu dan arit. Hal tersebut disampaikan Gubernur BI menanggapi informasi dan penafsiran yang berkembang di masyarakat, yang mengaitkan mata uang Rupiah memuat simbol terlarang palu dan arit. \u0093Gambar yang dipersepsikan oleh sebagian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":105628,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-105627","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D.W. Martowardojo menegaskan kembali, bahwa uang Rupiah yang baru diluncurkan pada Senin (19\/12) lalu tidak memuat simbol terlarang palu dan arit. Hal tersebut disampaikan Gubernur BI menanggapi informasi dan penafsiran yang berkembang di masyarakat, yang mengaitkan mata uang Rupiah memuat simbol terlarang palu dan arit. \u0093Gambar yang dipersepsikan oleh sebagian [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-01-10T04:39:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-01-10T05:55:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"6066\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"3923\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\"},\"headline\":\"Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit\",\"datePublished\":\"2017-01-10T04:39:04+00:00\",\"dateModified\":\"2017-01-10T05:55:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/\"},\"wordCount\":480,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/\",\"name\":\"Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_.jpg\",\"datePublished\":\"2017-01-10T04:39:04+00:00\",\"dateModified\":\"2017-01-10T05:55:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_.jpg\",\"width\":6066,\"height\":3923,\"caption\":\"Peresmian pengeluaran dan pengedaran 11 (sebelas) pecahan uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D.W. Martowardojo menegaskan kembali, bahwa uang Rupiah yang baru diluncurkan pada Senin (19\/12) lalu tidak memuat simbol terlarang palu dan arit. Hal tersebut disampaikan Gubernur BI menanggapi informasi dan penafsiran yang berkembang di masyarakat, yang mengaitkan mata uang Rupiah memuat simbol terlarang palu dan arit. \u0093Gambar yang dipersepsikan oleh sebagian [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2017-01-10T04:39:04+00:00","article_modified_time":"2017-01-10T05:55:32+00:00","og_image":[{"width":6066,"height":3923,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8"},"headline":"Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit","datePublished":"2017-01-10T04:39:04+00:00","dateModified":"2017-01-10T05:55:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/"},"wordCount":480,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/","name":"Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_.jpg","datePublished":"2017-01-10T04:39:04+00:00","dateModified":"2017-01-10T05:55:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/DSC_1119_.jpg","width":6066,"height":3923,"caption":"Peresmian pengeluaran dan pengedaran 11 (sebelas) pecahan uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/gubernur-bi-uang-rupiah-baru-tidak-muat-simbol-palu-arit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gubernur BI: Uang Rupiah Baru Tidak Muat Simbol Palu Arit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/105627","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=105627"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/105627\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":105632,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/105627\/revisions\/105632"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/105628"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=105627"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=105627"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=105627"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}