{"id":106426,"date":"2017-01-23T10:22:18","date_gmt":"2017-01-23T03:22:18","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=106426"},"modified":"2017-01-23T10:22:18","modified_gmt":"2017-01-23T03:22:18","slug":"media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/","title":{"rendered":"Media Sosial, Hoax, dan Runtuhnya Trust"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg\" rel=\"attachment wp-att-106427\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-106427\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon-300x300.jpg\" alt=\"thanon\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon-300x300.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon-150x150.jpg 150w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon-768x766.jpg 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon-600x598.jpg 600w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg 960w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Oleh: Thanon Aria Dewangga\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u0093 The PC has improved the world in just about every area you can think of. Amazing developments in communications, collaboration and efficiencies. New kinds of entertaintment and social media. Access to information and the ability to give people who would never been heard.\u0094 <strong>(Bill Gates)<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teknologi informasi di Indonesia berkembang pesat dimana pengguna internet di Indonesia saat ini berjumlah 132,7 juta atau 52% dari jumlah penduduk Indonesia. Dari jumlah pengguna internet di atas, 129,2 juta memiliki akun media sosial yang aktif dan pengguna internet rata-rata menghabiskan waktu sekitar 3, jam per hari untuk konsumsi internet melalui telepon selular.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan pengantar dalam Rapat Terbatas di Kantor Presiden pada tanggal 29 Desember 2016 yang membahas tentang perkembangan media sosial. Sayang,\u00a0 akhir-akhir ini begitu marak berita-berita bohong dan palsu (<em>hoax<\/em>) bergerak viral di tengah-tengah masyarakat. Maraknya <em>hoax <\/em>tersebut mendorong Presiden Joko Widodo meresponsnya dengan serius. Kepercayaan runtuh, kebenaran menjadi semu. Mungkin inilah yang disebut Ralph Keyes (2004) sebagai <em>the post-truth era.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Media sosial sebagai bagian dari inovasi teknologi informasi, memberikan ruang bagi seseorang untuk menyuarakan pikirannya yang sebelumnya mungkin tidak pernah bisa terdengar. Perkembangan media sosial sendiri bergerak sangat cepat. Bila dahulu kita hanya mengenal friendster, saat ini kita telah dimanja dengan adanya facebook, twitter, instagram dan lain-lain yang semuanya berdampak positif untuk menambah wawasan dan pengetahuan, memanjangkan tali silaturrahim serta menyebarkan nilai-nilai solidaritas, toleransi dan optimisme.\u00a0 Media sosial menjadi ruang ekspresi baru bagi masyarakat dunia dalam beberapa tahun terakhir ini. Simpelnya, <em>in the social media era, everybody publishes whatever they want, <\/em>kata mantan kepala editorAl-Jazeera Arabic, Ahmed Al Seikh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Media sosial bahkan turut berperan dalam mendorong perubahan politik sebuah negara. Fenomena <em>the Arab Spring<\/em> yang meledak beberapa tahun lalu menjadi bukti bagaimana media sosial mampu membawa perubahan politik. Fenomena inilah yang disebut oleh Howard &amp; Hussain (2013) sebagai <em>fourth wavedemocracy. <\/em>Media sosial mampu menghadirkan suara-suara \u00a0individu yang sebelumnya tidak pernah bisa didengar melalui pemberitaan media-media mainstream.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Indonesia, kehadiran media sosial juga memberikan pengaruh terhadap perubahan politik, sosial, budaya dan ekonomi di Indonesia. Media sosial menggeser dan menembus batas dari pola relasi interaksi hirarkis menjadi egaliter, baik di ruang politik maupun budaya. Seorang warga negara biasa secara langsung dapat mengkritik dan berkomunikasi dengan Presidennyahanya cukup dengan mengirim <em>mention<\/em>keakun Presidendi twitter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ruang Pertarungan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kenyataan yang harus diketahui dan dipahami bahwa kehadiran media sosial dalam sistem politik Indonesia yang terbuka membawa konsekuensi menjadikan media sosial hadir sebagai ruang pertarungan berbagai macam aktor dengan membawa berbagai kepentingan. Dalam konteks ini, media sosial bagaikan \u0091ring tinju\u0092 yang di dalamnya seluruh elemen masyarakat tidak lagi menjadi penonton, tetapi memungkinkan mereka ikut bertarung di ring tersebut. Akhirnya kegaduhan sulit dihindari di media sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Media sosial yang menjadi ruang pertarungan atau \u0093ting tinju\u0094 tersebut menggeser wajah media sosial yang ketika kali pertama muncul sebatas sebagai media <em>curhat<\/em> dan ajang berinteraksi sosial menjadi ruang yang menghadirkan berbagai pertarungan dari aktor yang kompleks. Kompleksitas aktor-aktor yang terlibat di media sosial tersebut semakin tinggi ketika berhadapan dengan situasi atau momentum politik, karena aktor yang terlibat tidak hanya rakyat biasa, tetapi juga berbagai kelompok-kelompok kepentingan; partai politik, elite politik, ormas, pelaku bisnis dan lain sebagainya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harus diakui, suka atau tidak,akhir-akhir ini isu politik menjadi pemicu maraknya konfrontasi di media sosial seperti <em>hate speech<\/em>, saling hujat, dan lain sebagainya di Tanah Air. Ekspresi politik, saling hujat, saling bela pilihan politik dan merendahkan pilihan lain yang awalnya di dunia nyata, kini bergeser ke dunia maya. Tidak heran kemudian intensitas <em>fake news<\/em> dan atau berita-berita <em>hoax<\/em> di media sosial begitu viral di media sosial. Para aktor dan korban penyebar <em>hoax<\/em> tidak lagi tuggal, melainkan lebih kompleks. Aktor penyebar <em>hoax <\/em>pun tidak hanya disebarkan pelaku kriminal, banyak juga dilakukan oleh mereka yang sekadar iseng, menyerang bermuatan politik, menyuarakan hatinya, atau hanya sekedar mencari sensasi. Wajar Presiden Jokowi merespons kenyataan <em>hoax <\/em>karena mengganggu stabilitas jalannya roda pemerintahan<em>.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Setidaknya ada dua alasan untuk menjelaskan fenomena <em>hoax <\/em>dan <em>fake news<\/em> di media sosial. <em>Pertama, <\/em>kesempatan yang sama seluruh individu dalam menyebarkan informasi. Sebelum era digital, penyedia informasi hanya milik industri media. Politik <em>framing<\/em>pun tidak hanya bisa dilakukan oleh media <em>mainstream, <\/em>tapi juga dapat dilakukan oleh individu atau kelompok di luar media mainstream dengan mem-<em>framing <\/em>kepentingannya dalam sebuah informasi-informasi palsu. <em>Kedua, <\/em>informasi dan wacana media <em>mainstream<\/em> tidak lagi langsung dianggap publik sebagai informasi dan wacana yang sepenuhnya objektif. Disini, ada proses personalisasi institusi media. Keterlibatan pemilik media dalam politik praktis melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi media tersebut. Begitu juga sebaliknya. Media kini dianggap tidak steril dari kepentingan. Anggapan ini melahirkan <em>distrust, <\/em>sehingga publik dengan mudah mengonsumsi informasi <em>hoax.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Peran Pemerintah<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam femonena <em>hoax<\/em> yang bergerak pada era digital dengan berbagai kelompok kepentingan di dalamnya<em>, <\/em>acapkali pemerintah justru menjadikorban. Pada era media sosial, ruang pemerintah untuk melakukan kooptasi dan pendekatan persuasif terhadap penyebar informasi <em>hoax <\/em>sangat kompleks. Tidak cukup dengan mengontrol atau menegur institusi media sebagaimana dilakukan sebelum era media sosial. Muncul berbagaikekhawatiran perkembangan komunikasi di media sosial yang diisi berita-berita tendensius, fitnah, bohong, menyesatkan, menanamkan kebencian, atau ujaran-ujaran kebencian. \u0093Itu sekarang cukup merebak. Memang kebebasan boleh, negeri ini memang memberikan suatu kebebasan. Kebebasan adalah hak dalam demokrasi. Tapi kewajiban untuk menaati hukum peraturan perundangan itu juga merupakan kewajiban yang harus ditaati,\u0094 kata Menko Polhukam Wiranto kepada wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (4\/1).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintahan Presiden Jokowi dengan tegas telah menyatakan bahwa demokrasi di dunia maya tidak boleh dibungkam, namun juga jangan sampai berita kebohongan dan fitnah diterima begitu saja oleh masyarakat karena masyarakat jelas berhak untuk mendapatkan berita yang sebenarnya. Beberapa contoh telah diterapkan oleh negara lain dimana pemerintah melakukan berbagai cara untuk menghadapi masalah yang sama diantaranya :<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Jerman menyusun regulasi ketentuan denda bagi Facebook dan platform media sosial setiap berita hoax yang diterbitkan;<\/li>\n<li>Amerika Serikat meluncurkan program \u0093Think Again, Turn Away\u0094;<\/li>\n<li>Myanmar dengan gerakan \u0093Panzagar\u0094 yang menyerukan masyarakat untuk menghindari <em>hate speech<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh Pemerintah, dalam menghadapi fenomena negatif media sosial saat ini sebaiknya tidak terjebak oleh rutinitas. Artinya persoalan ini harus ditangani bersama antara pemerintah dengan penggiat media sosial untuk memberikan pemahaman untuk lebih bijak bersosial media. Dari sisi regulasi, Revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang\u00a0 Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sudang mulai berlaku tanggal 28 November 2016 dimana salah satunya yang dapat dikaitkan dalam artikel ini adalah menuntut masyarakat agar lebih berhati-hati di ranah media sosial. Membuat dan\u00a0 menyebarkan informasi yang bersifat fitnah, tuduhan maupun SARA yang mengundang kebencian, dilarang dan dapat dikenakan tuntutan. Jadi marilah kita mulai dari diri sendiri untuk ber-sosmed dengan bijak sehingga berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>*) Thanon Aria Dewangga \u0096 Staf Ahli Bidang Hukum dan Hubungan Internasional Sekretariat Kabinet<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Thanon Aria Dewangga\u00a0 \u0093 The PC has improved the world in just about every area you can think of. Amazing developments in communications, collaboration and efficiencies. New kinds of entertaintment and social media. Access to information and the ability to give people who would never been heard.\u0094 (Bill Gates) Teknologi informasi di Indonesia berkembang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":106427,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[56],"tags":[],"class_list":["post-106426","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Media Sosial, Hoax, dan Runtuhnya Trust - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Media Sosial, Hoax, dan Runtuhnya Trust - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Thanon Aria Dewangga\u00a0 \u0093 The PC has improved the world in just about every area you can think of. Amazing developments in communications, collaboration and efficiencies. New kinds of entertaintment and social media. Access to information and the ability to give people who would never been heard.\u0094 (Bill Gates) Teknologi informasi di Indonesia berkembang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-01-23T03:22:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"957\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\"},\"headline\":\"Media Sosial, Hoax, dan Runtuhnya Trust\",\"datePublished\":\"2017-01-23T03:22:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/\"},\"wordCount\":1094,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg\",\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/\",\"name\":\"Media Sosial, Hoax, dan Runtuhnya Trust - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg\",\"datePublished\":\"2017-01-23T03:22:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg\",\"width\":960,\"height\":957},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Media Sosial, Hoax, dan Runtuhnya Trust\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Media Sosial, Hoax, dan Runtuhnya Trust - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Media Sosial, Hoax, dan Runtuhnya Trust - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Oleh: Thanon Aria Dewangga\u00a0 \u0093 The PC has improved the world in just about every area you can think of. Amazing developments in communications, collaboration and efficiencies. New kinds of entertaintment and social media. Access to information and the ability to give people who would never been heard.\u0094 (Bill Gates) Teknologi informasi di Indonesia berkembang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2017-01-23T03:22:18+00:00","og_image":[{"width":960,"height":957,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01"},"headline":"Media Sosial, Hoax, dan Runtuhnya Trust","datePublished":"2017-01-23T03:22:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/"},"wordCount":1094,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg","articleSection":["Opini"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/","name":"Media Sosial, Hoax, dan Runtuhnya Trust - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg","datePublished":"2017-01-23T03:22:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/thanon.jpg","width":960,"height":957},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/media-sosial-hoax-dan-runtuhnya-trust\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Media Sosial, Hoax, dan Runtuhnya Trust"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/106426","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=106426"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/106426\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":106428,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/106426\/revisions\/106428"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/106427"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=106426"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=106426"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=106426"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}