{"id":116072,"date":"2017-08-02T13:14:40","date_gmt":"2017-08-02T06:14:40","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=116072"},"modified":"2017-08-02T13:14:40","modified_gmt":"2017-08-02T06:14:40","slug":"presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/","title":{"rendered":"Presiden Jokowi: Mengapa di Lingkungan Hutan Jati Justru Banyak Kemiskinan?"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_116073\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_.jpg\" rel=\"attachment wp-att-116073\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-116073\" class=\"size-medium wp-image-116073\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-300x200.jpg\" alt=\"Presiden Jokowi berfoto bersama para Kepala Daerah peraih penghargaan Adipura dalam acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2017, di Manggala Wana Bhakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Rabu (2\/8). (Foto: Humas\/Oji)\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-300x200.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-150x100.jpg 150w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-768x512.jpg 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-600x400.jpg 600w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_.jpg 2016w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-116073\" class=\"wp-caption-text\">Presiden Jokowi berfoto bersama para Kepala Daerah dalam acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2017, di Manggala Wana Bhakti Kementerian LHK, Jakarta, Rabu (2\/8). (Foto: Humas\/Oji)<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkait dengan masalah gambut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa <em>corrective action<\/em>\u00a0memang harus betul-betul diubah.\u00a0Masalah moratorium gambut, masalah kelestarian gambut, diingatkan Presiden, lapangannya harus betul-betul\u00a0dilihat. Ia sangat senang bahwa sekarang sudah ada BRG (Badan Restorasu Gambut), dan lapangannya sudah kelihatan sedikit hasilnya.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi saya ingin konkret, hasil yang besar. Dan menjaga hutan-hutan primer kita, jangan sampai hutan itu tidak memberikan apa-apa terhadap rakyat,&#8221; kata Presiden Jokowi pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2017, di Manggala Wana Bhakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Rabu (2\/8) pagi.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPresiden mengulang lagi pernyataannya, mengapa negara lain seperti Swedia dan Finlandia hutannya bisa memakmurkan rakyatnya, kenapa Indonesia\u00a0tidak?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n&#8220;Coba lihat, saya blak-blakan. Hutan Jati kita, Perhutani kita, memberi manfaat pada lingkungan? Saya harus\u00a0ngomong\u00a0apa adanya. Di lingkungan hutan-hutan Jati justru yang banyak kemiskinan. Benar? Benar? Jawabnya takut-takut. Blak-blakan saja, benar <em>ndak<\/em>?&#8221; kata Presiden sambil bertanya kepada para peserta yang hadir di acara tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPresiden menekankan, itu yang harus dikoreksi besar-besaran hutan Jati itu. &#8220;Berikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat lingkungan itu,&#8221; ujarnya.\u00a0Indonesia, lanjut Presiden, butuh meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan. Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan lain yakni\u00a0ketahanan pangan yang bisa dikembangkan melalui\u00a0<em>agroforestry<\/em>, melalui\u00a0<em>silvopasture<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n&#8220;Saya enggak usah terangkan apa\u00a0<em>agroforestry,\u00a0silvopasture<\/em>\u00a0itu apa, Saudara-saudara sudah tahu semuanya. Tapi tidak pernah dilakukan secara serius,&#8221; ujar Presiden.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nKarena itu, Presiden Jokowi meminta agar mulai hari ini betul-betul dikerjakan serius. Ia mengingatkan, bahwa ke depan Indonesia\u00a0butuh ketahanan energi terbarukan, sehingga diharapkan nantinya ada hutan tanaman energi yang menghasilkan, yang memberikan manfaat ekonomi kepada rakyat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n&#8220;Banyak hal-hal yang baru yang bisa kita kerjakan dalam mengelola hutan ini,&#8221; kata Presiden Jokowi seraya menambahkan, dirinya akan mengikuti terus.\u00a0&#8220;Kalau masih ada yang main-main, awas. Saya hanya titip, hati-hati. Kalau saya sudah bilang \u0093awas\u0094, hati-hati,&#8221; tegas Presiden.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nUsai membuka Rakernas Presiden menandatangani Perangko Hari Pertama Seri Lingkungan Hidup Tahun 2017, dan dilanjutkan dengan melakukan penanaman pohon di Arboretum Lukito Aryadi sebagai Landmark Hutan Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nPresiden Jokowi juga menanam pohon Jati sementara Menteri LHK menanam pohon Pala, dan melakukan penandatanganan prasasti Landmark Hutan Indonesia pada kayu fosil. (<strong>DND\/OJI\/ES<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terkait dengan masalah gambut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa corrective action\u00a0memang harus betul-betul diubah.\u00a0Masalah moratorium gambut, masalah kelestarian gambut, diingatkan Presiden, lapangannya harus betul-betul\u00a0dilihat. Ia sangat senang bahwa sekarang sudah ada BRG (Badan Restorasu Gambut), dan lapangannya sudah kelihatan sedikit hasilnya. &#8220;Tapi saya ingin konkret, hasil yang besar. Dan menjaga hutan-hutan primer kita, jangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":116074,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-116072","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Presiden Jokowi: Mengapa di Lingkungan Hutan Jati Justru Banyak Kemiskinan? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Presiden Jokowi: Mengapa di Lingkungan Hutan Jati Justru Banyak Kemiskinan? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Terkait dengan masalah gambut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa corrective action\u00a0memang harus betul-betul diubah.\u00a0Masalah moratorium gambut, masalah kelestarian gambut, diingatkan Presiden, lapangannya harus betul-betul\u00a0dilihat. Ia sangat senang bahwa sekarang sudah ada BRG (Badan Restorasu Gambut), dan lapangannya sudah kelihatan sedikit hasilnya. &#8220;Tapi saya ingin konkret, hasil yang besar. Dan menjaga hutan-hutan primer kita, jangan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-02T06:14:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2016\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1344\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\"},\"headline\":\"Presiden Jokowi: Mengapa di Lingkungan Hutan Jati Justru Banyak Kemiskinan?\",\"datePublished\":\"2017-08-02T06:14:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/\"},\"wordCount\":385,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/\",\"name\":\"Presiden Jokowi: Mengapa di Lingkungan Hutan Jati Justru Banyak Kemiskinan? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-1.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-02T06:14:40+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-1.jpg\",\"width\":2016,\"height\":1344},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Presiden Jokowi: Mengapa di Lingkungan Hutan Jati Justru Banyak Kemiskinan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Presiden Jokowi: Mengapa di Lingkungan Hutan Jati Justru Banyak Kemiskinan? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Presiden Jokowi: Mengapa di Lingkungan Hutan Jati Justru Banyak Kemiskinan? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Terkait dengan masalah gambut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa corrective action\u00a0memang harus betul-betul diubah.\u00a0Masalah moratorium gambut, masalah kelestarian gambut, diingatkan Presiden, lapangannya harus betul-betul\u00a0dilihat. Ia sangat senang bahwa sekarang sudah ada BRG (Badan Restorasu Gambut), dan lapangannya sudah kelihatan sedikit hasilnya. &#8220;Tapi saya ingin konkret, hasil yang besar. Dan menjaga hutan-hutan primer kita, jangan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2017-08-02T06:14:40+00:00","og_image":[{"width":2016,"height":1344,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01"},"headline":"Presiden Jokowi: Mengapa di Lingkungan Hutan Jati Justru Banyak Kemiskinan?","datePublished":"2017-08-02T06:14:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/"},"wordCount":385,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-1.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/","name":"Presiden Jokowi: Mengapa di Lingkungan Hutan Jati Justru Banyak Kemiskinan? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-1.jpg","datePublished":"2017-08-02T06:14:40+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/DSC_4047_-1.jpg","width":2016,"height":1344},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/presiden-jokowi-mengapa-di-lingkungan-hutan-jati-justru-banyak-kemiskinan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Presiden Jokowi: Mengapa di Lingkungan Hutan Jati Justru Banyak Kemiskinan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/116072","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=116072"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/116072\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":116075,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/116072\/revisions\/116075"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/116074"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=116072"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=116072"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=116072"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}