{"id":130022,"date":"2018-05-08T15:08:04","date_gmt":"2018-05-08T08:08:04","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=130022"},"modified":"2018-06-05T08:54:19","modified_gmt":"2018-06-05T01:54:19","slug":"dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/","title":{"rendered":"Dulu 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden Jokowi: Sekarang Tidak Berani Lagi Masuk"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_130023\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan.jpg\" rel=\"attachment wp-att-130023\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-130023\" class=\"size-medium wp-image-130023\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-300x201.jpg\" alt=\"Presiden Jokowi berdialog dengan seorang nelaya saat bersilaturahmi dengan perwakilan nelayan, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8\/5) siang. (Foto: JAY\/Humas)\" width=\"300\" height=\"201\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-300x201.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-150x101.jpg 150w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-768x515.jpg 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-1024x686.jpg 1024w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-600x402.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-130023\" class=\"wp-caption-text\">Presiden Jokowi berdialog dengan salah seorang nelayan saat bersilaturahmi dengan perwakilan nelayan, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8\/5) siang. (Foto: Humas\/Jay)<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usai bertemu dengan para pengemudi truk, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan silaturahmi dengan Perwakilan Nelayan seluruh Indonesia dan Peserta Rembug Nasional Tahun 2018 serta Musyawarah Nasional (Munas) VII Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8\/5) siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa dalam 3,5 (tiga setengah) tahun ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menenggelamkan 363 kapal asing ilegal yang berlayar di wilayah perairan Indonesia. Padahal kapal ilegal asing yang ada di laut Indonesia itu, sambung Presiden, jumlahnya jika dihitung kurang lebih 7.000-an.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Sekarang sudah tidak berani lagi masuk ke Indonesia. Ada satu, dua, tiga. Itu satu, dua, tiga tapi ditangkap lagi Ibu Susi, ya itu langsung ditenggelamkan,\u0094 kata Presiden Jokowi menunjuk Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan yang hadir di acara itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Artinya, lanjut Presiden, seharusnya yang dulu ikan-ikan itu ditangkap diambil oleh kapal-kapal ilegal asing tersebut, sekarang bisa dinikmati oleh para nelayan semuanya. Kalau belum, tambah Presiden, artinya ikan-ikan itu memang belum berkembang lebih banyak lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Mungkin masih menunggu enggak tahu setahun atau 2 tahun, tapi laporan dari Bu Susi sudah ada kenaikan. Tapi kita sendiri memang harus menyadari bahwa penggunaan alat-alat tangkap jaring yang tidak ramah lingkungan itu juga memang harus dalam transisi yang harus kita ubah. Karena kalau tidak yang rugi ya kita sendiri,\u0094 tutur Presiden Jokowi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengisahkan perjalanannya ke Pangandaran, Jabar, beberapa waktu lalu. Menurut Presiden, banyak nelayan di Pangandaran yang bercerita, kalau dulu banyak ikan, sekarang betul-betul mencari ikan itu sangat sulit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Lah ini yang harusnya dikembalikan lagi agar ikan-ikan itu menjadi normal dan ada kembali. Tidak hanya di Pangandaran tetapi di semua titik-titik di mana nelayan-nelayan kita banyak hidup dari perikanan laut kita. Jadi arahnya kita harus mengerti,\u0094 terang Presiden.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditegaskan Presiden, pemerintah tidak ingin menghambat, merintangi, atau tidak memperbolehkan penangkapan ikan. Lebih lanjut Presiden menyampaikan bahwa arahnya Pemerintah ingin kebaikan bagi para nelayan sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Kalau <em>ndak<\/em> ya di lapangan kita tahulah, di lapangan kita tahu ada kapal asing yang mengatasnamakan nelayan kita,\u0094 ucap Presiden Jokowi seraya menambahkan, para nelayan harus juga menangkap ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden juga mengingatkan para nelayan untuk \u00a0mengikuti perubahan teknologi di dunia yang ada. Ia menunjuk contoh keramba jaring apung lepas pantai yang baru dikerjakan di Pangandaran, Karimunjawa, dan di Sabang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Ini contohnya seperti ini. Saya cek sendiri kemarin ke tengah laut, ini di tengah laut, 8 mil dari pantai. Kalau negara lain mengerjakan, kita enggak mengerjakan, ditinggal kita,\u0094 tambah Presiden Jokowi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, dan jajaran eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta peserta Munas VII HINSI. <strong>(FID\/ES)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Usai bertemu dengan para pengemudi truk, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan silaturahmi dengan Perwakilan Nelayan seluruh Indonesia dan Peserta Rembug Nasional Tahun 2018 serta Musyawarah Nasional (Munas) VII Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8\/5) siang. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa dalam 3,5 (tiga setengah) tahun ini, Kementerian Kelautan dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":130024,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-130022","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dulu 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden Jokowi: Sekarang Tidak Berani Lagi Masuk - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dulu 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden Jokowi: Sekarang Tidak Berani Lagi Masuk - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Usai bertemu dengan para pengemudi truk, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan silaturahmi dengan Perwakilan Nelayan seluruh Indonesia dan Peserta Rembug Nasional Tahun 2018 serta Musyawarah Nasional (Munas) VII Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8\/5) siang. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa dalam 3,5 (tiga setengah) tahun ini, Kementerian Kelautan dan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-05-08T08:08:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-06-05T01:54:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"4136\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2772\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\"},\"headline\":\"Dulu 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden Jokowi: Sekarang Tidak Berani Lagi Masuk\",\"datePublished\":\"2018-05-08T08:08:04+00:00\",\"dateModified\":\"2018-06-05T01:54:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/\"},\"wordCount\":467,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/\",\"name\":\"Dulu 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden Jokowi: Sekarang Tidak Berani Lagi Masuk - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-1.jpg\",\"datePublished\":\"2018-05-08T08:08:04+00:00\",\"dateModified\":\"2018-06-05T01:54:19+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-1.jpg\",\"width\":4136,\"height\":2772},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dulu 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden Jokowi: Sekarang Tidak Berani Lagi Masuk\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dulu 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden Jokowi: Sekarang Tidak Berani Lagi Masuk - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dulu 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden Jokowi: Sekarang Tidak Berani Lagi Masuk - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Usai bertemu dengan para pengemudi truk, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan silaturahmi dengan Perwakilan Nelayan seluruh Indonesia dan Peserta Rembug Nasional Tahun 2018 serta Musyawarah Nasional (Munas) VII Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8\/5) siang. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa dalam 3,5 (tiga setengah) tahun ini, Kementerian Kelautan dan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2018-05-08T08:08:04+00:00","article_modified_time":"2018-06-05T01:54:19+00:00","og_image":[{"width":4136,"height":2772,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a"},"headline":"Dulu 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden Jokowi: Sekarang Tidak Berani Lagi Masuk","datePublished":"2018-05-08T08:08:04+00:00","dateModified":"2018-06-05T01:54:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/"},"wordCount":467,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-1.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/","name":"Dulu 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden Jokowi: Sekarang Tidak Berani Lagi Masuk - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-1.jpg","datePublished":"2018-05-08T08:08:04+00:00","dateModified":"2018-06-05T01:54:19+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/Nelayan-1.jpg","width":4136,"height":2772},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/dulu-7-000-kapal-asing-beroperasi-ilegal-presiden-jokowi-sekarang-tidak-berani-lagi-masuk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dulu 7.000 Kapal Asing Beroperasi Ilegal, Presiden Jokowi: Sekarang Tidak Berani Lagi Masuk"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/130022","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=130022"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/130022\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":132151,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/130022\/revisions\/132151"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/130024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=130022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=130022"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=130022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}