{"id":134447,"date":"2018-07-13T17:47:32","date_gmt":"2018-07-13T10:47:32","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=134447"},"modified":"2018-07-13T17:47:32","modified_gmt":"2018-07-13T10:47:32","slug":"paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/","title":{"rendered":"Paradigma Baru Komunikasi Pemerintah di Era Digital"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg\" rel=\"attachment wp-att-134448\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-134448\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono-300x297.jpg\" alt=\"eddy cahyono\" width=\"300\" height=\"297\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono-300x297.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono-150x150.jpg 150w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg 361w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Oleh: Eddy Cahyono<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>\u0093Cara komunikasi pemerintah dan masyarakat sudah berubah\u00a0 sangat cepat, \u00a0Kita tidak bisa lagi puas hanya dengan menyebar press release atau sekadar membuat konferensi pers, harus ada dialog dan kolaborasi dengan masyarakat,\u00a0 untuk itu humas pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman&#8221;<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>(Arahan Presiden Jokowi dalam `Seminar Nasional Kehumasan Pemerintah` di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 16 April 2018).<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pilihan strategi komunikasi pemerintah menjadi salah satu kata kunci dalam mengukur efektifitas\u00a0 penyampaian ide, program, dan gagasan pemerintah kepada masyarakat dalam rangka mencapai tujuan bernegara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Strategi komunikasi pemerintah\u00a0 yang\u00a0 tepat,\u00a0\u00a0 berdasarkan \u00a0pengemasan materi dan data dukung\u00a0 yang berkualitas \u00a0melalui \u00a0\u00a0beragam <em>channeling<\/em>\u00a0 komunikasi kekinian, \u00a0menjadi \u00a0isu strategis \u00a0yang perlu dijadikan pengarusutamaan dalam perbaikan tata kelola komunikasi\u00a0 pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perbaikan tata kelola komunikasi pemerintah melalui perubahan paradigma seyogyanya \u00a0mendapatkan perhatian prioritas dari setiap pucuk pimpinan organisasi pemerintah,\u00a0 sehingga kerja nyata pemerintah mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari masyarakat, \u00a0sebagai pemangku kepentingan utama pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paradigma baru\u00a0 komunikasi pemerintah yang \u00a0mengedepankan inovasi\u00a0 kreatif responsif kekinian, \u00a0yang adaptif terhadap perkembangan era digital,\u00a0 \u00a0merupakan jawaban terhadap tuntutan transparansi dan \u00a0akuntabilitas serta membangun\u00a0 kepercayaan publik <em>(Public Trust) <\/em>terkait dengan kerja-kerja kementerian dan lembaga pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Implementasi paradigma baru dalam komunikasi pemerintah merupakan faktor determinan yang menentukan suksesnya kerja-kerja pemerintah di mata masyarakat, paradigma baru komunikasi pemerintah ini semakin strategis di lembagakan pada berbagai K\/L organisasi pemerintah \u00a0bila kita mencermati perubahan pola komunikasi yang terjadi \u00a0di era digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pola komunikasi di era digital\u00a0 telah menyebabkan arus informasi mengalir dengan deras dan cepat, pola-pola komunikasi linier mulai digantikan dengan pola-pola komunikasi simetris, pemanfaatan teknologi informasi komunikasi\u00a0 dan internet\u00a0 semakin mempercepat penetrasi pesan ke dalam berbagai elemen masyarakat,\u00a0 wajar jika Thomas L. Friedman mengatakan jika\u00a0<em>the world is flat<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Urgensi Transformasi Komunikasi Pemerintah <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pergeseran pola\u00a0 komunikasi di era digital telah menjadikan <em>citizen journalism<\/em>\u00a0sebagai suatu fenomena baru, komunikasi sekarang bukan lagi\u00a0<em>two-step communication model<\/em>, tetapi\u00a0<em>multi-step communication model<\/em>, yang memposisikan \u00a0individu\u00a0 menjadi \u00a0kekuatan baru yang dapat \u00a0mempengaruhi opini publik sehingga penyajian materi yang kaya data menjadi yang utama (<em>content is the king).<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mencermati perkembangan pola komunikasi pemerintah di era digital \u00a0telah membawa konsekuensi bahwa \u00a0petugas humas\u00a0 organisasi pemerintah sesungguhnya tidak lagi tunggal, namun seluruh pegawai di organisasi pemerintah harus dapat berperan \u00a0sebagai humas bagi organisasi kerjanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini sejalan dengan perubahan paradigma komunikasi pemrintah dimana penyampaian komunikasi pemerintah yang tunggal dan\u00a0 terjadwal dalam gaya komunikasi tradisional, kini telah berubah menjadi majemuk dan <em>anytime<\/em> dengan channeling yang tidak hanya media masa mainstream, namun berkembang menjadi micro\/targeted channel (youtube, blogs, instragram dll).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perubahan pola komunikasi\u00a0 diera digital,\u00a0 \u00a0dengan semakin masifnya penetrasi\u00a0 internet, \u00a0diproyeksikan\u00a0 akan semakin mempercepat transformasi ke <em>\u0093pola komunikasi model baru\u0094, <\/em>yang menuntut adanya perubahan pola komunikasi pemerintah kepada publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Premis ini bukan tanpa alasan yang mendasar, merujuk <strong><em>2018 Global Digital Report<\/em><\/strong> terkait \u00a0pengguna internet di Indonesia,\u00a0 menunjukkan telah mencapai angka 132 juta orang atau berkisar 50% dari penduduk dengan durasi penggunaan internet 8 jam 51 menit \u00a0setiap harinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari data statistik tersebut di atas, \u00a0Indonesia sejatinya telah memasuki fase <em>interactive communication era<\/em> sebagai tahapan lebih lanjut dari pengembangan\u00a0 era telekomunikasi. Era ini ditandai dengan \u00a0penggunaan \u00a0internet sebagai media baru\u00a0<em>(new media)<\/em>. Transformasi ini menegaskan bahwa <em>second media age<\/em>, dengan pola simetris dan interaktif, \u00a0\u00a0\u00a0telah mulai menggeser dominasi media broadcast seperti surat kabar, radio dan televisi,\u00a0 pemberitaan yang viral dan menjadi <em>tranding topic<\/em>\u00a0 dalam media sosial bahkan acapkali menjadi pemberitaan utama pada media mainstream.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hadirnya era digital \u00a0dan terjadinya pergeseran pola komunikasi, dengan <em>trend<\/em> meningkatnya penggunaan internet \u00a0seyogyanya menjadi momentum \u00a0bagi pucuk pimpinan dalam kelembagaan organisasi pemerintah untuk menjadikan praktisi humas (hubungan masyarakat) atau PR (public relations) dan seluruh SDM\u00a0 untuk mampu berubah dan beradaptasi dengan \u00a0mentrasformasikan diri dalam paradigma baru komunikasi pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Langkah Strategis Transformasi \u00a0Komunikasi Pemerintah <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Trasnformasi komunikasi pemerintah sebagai langkah strategis dapat dilakukan dengan \u00a0menata ulang rencana komunikasi strategis <em>(strategic communication plan)<\/em>,\u00a0 sebagai peta jalan perubahan dengan pola kekinian, melakukan <em>market intelejen<\/em> sehingga strategi komunikasi publik disesuaikan dengan penerima pesan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eksistensi praktisi humas, PR atau pengelola informasi publik pada organisasi pemerintah \u00a0perlu mendapatkan dukungan dari seluruh SDM yang ada dalam organisasi pemerintah\u00a0 \u00a0\u00a0guna mengoptimalkan sinergitas dalam mempercepat diseminasi informasi dan capaian kerja organisasi pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suksesnya diseminasi informasi dan capaian kerja organisasi pemerintah perlu didukung dengan penyiapan \u00a0konten yang berkualitas <em>(content is the King)<\/em> dan\u00a0 data yang akurat sebagai narasi tunggal\u00a0 sekaligus materi agenda setting terkait kinerja program dan kegiatan guna mendapatkan dukungan dan kepercayaan publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini sangat diperlukan dalam mendukung\u00a0 agenda-agenda kerja pemerintah secara keseluruhan, strategisnya positioning\u00a0 SDM sebagai praktisi humas, PR atau pengelola informasi publik dipertegas dalam riset, Sallot dan Johnson (2006), yang melakukan survei terhadap pers di Amerika Serikat (AS), yang menemukan bahwa\u00a0 44 persen media berita di AS dipengaruhi oleh praktisi humas, yang menjadikan output pekerjaan praktisi humas sebagai agenda setting. Bahkan, surat kabar bergengsi seperti the Washington Post dan New York Times\u00a0 mendapatkan lebih dari setengah konten mereka berasal dari siaran dan konferensi pers.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, praktisi humas harus mampu mentransformasi mindset dari bekerja secara linier dan <em>business\u00a0 as usual<\/em> menjadi visioner <em>(think ahead)<\/em> dan kreatif serta inovatif, berpikir holistik dan lintas sektor (think across), memiliki kompetensi layaknya seorang <em>chief editor<\/em> atau <em>newsroom head<\/em>, utamanya dalam meningkatkan kemampuan menghasilkan konten komunikasi publik\u00a0 yang menarik, \u00a0lebih padat, berisi, inovatif dan kreatif \u00a0dengan mengedepankan pemanfaatan media sosial dalam mengakselerasi diseminasinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Strategi komunikasi pemerintah \u00a0yang dikembangkan harus mampu melayani kebutuhan informasi publik<em>(service delivery culture)<\/em>, membentuk citra positif institusi, memberikan <em>update <\/em>mengenai apa yang telah, sedang, \u00a0dan akan dilakukan, apa manfaatnya bagi masyarakat, merangkul umpan balik dari publik,praktisi komunikasi publik di K\/L harus dapat berperan sebagai \u0093mata dan telinga\u0094.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Coorporate level strategy<\/em> dalam merancang manajemen strategik komunikasi pemerintah harus dapat diterjemahkan secara kongkrit sampai dengan tingkatan <em>fungsional level strategy, <\/em>melalui \u00a0perencanaan, implementasi dan evaluasi sebagai suatu kerangka kerja terintegratif, \u00a0hal ini diperlukan dalam memberikan arah rencana strategis organisasi sehingga adaktif terhadap perubahan-perubahan lingkungan strategis eksternal yang terjadi dengan cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perubahan budaya kerja (coorporate culture)\u00a0 dari yang berorientasi output menjadi berorientasi outcome dan benefit perlu terus ditumbuhkembangkan dalam organisasi sehingga praktisi humas yang ada tidak hanya berkutat menghabiskan seluruh energi dan waktunya untuk \u00a0\u0093kerja pola-pola lama\u0094 , \u00a0seperti menyiapkan rilis, menyiapkan \u00a0konferensi pers, peliputan dan dokumentasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk itu praktisi komunikasi pemerintah di K\/L pemerintah harus dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi dan \u00a0mengubah mindset bekerja dari pelayanan teknis semata menjadi praktisi komunikasi publik yang visioner <em>(think ahead)<\/em> dan bekerja dalam ritme inovatif dan kreatif, berpikir holistik dan lintas sektor<em>(think across) <\/em>sehingga terjadi transformasi menuju kinerja\u00a0 pemerintahan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis (<em>dynamic government).<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pengembangan kompetensi petugas atau praktisi humas (PR), utamanya peningkatan kemahirannya (skills) soal media online, dapat terus dibudayakan kebiasaan baru yang kondusif dalam mendukung perubahan paradigma komunikasi pemerintah, antara lain secara sederhana dapat dimulai dengan melembagakan budaya <strong>Blogging, m<\/strong>embuat blog pribadi untuk melatih keterampilan menulis di media online, <strong>Netizen, <\/strong>dengan menjadi \u00a0user internet yang aktif. Share dan publikasi info aktual, aktif di forum-forum on line atau masyarakat dunia maya serta terus aktif mengembangkan <strong>Strategi <\/strong>dengan mendalami strategi komunikasi pemerintah, dengan Googling, misalnya dengan kata kunci &#8220;social media strategy&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengembangan SDM\u00a0 komunikasi pemerintah\u00a0 sebagai prasyarat dalam mendukung \u00a0perwujudan <em>think ahead<\/em>, berpikir \u00a0strategis layaknya \u00a0pemimpin redaksi dalam \u00a0merencanakan dan membuat framing\u00a0 pemberitaan terkait dengan apa yang telah, sedang dan akan dikerjakan oleh K\/L, menetapkan berbagai <em>channeling<\/em> yang akan digunakan dan target audience yang akan disasar dengan mendasarkan pada monitoring media merujuk pada keyword tertentu melalui <em>goggle alert<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pola baru dengan mengoptimalkan keterlibatan masyarakat perlu terus dikembangkan dengan menggali\u00a0 umpan balik , keterlibatan masyarakat\u00a0 harus menjadi fokus perhatian dengan interaktif\u00a0 dalam menyerap aspirasi masyarakat, utamanya untuk mengetahui\u00a0 <em>outcome <\/em>\u00a0dari program dan kegiatan K\/L.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara-cara penyajian dan kemasan komunikasi publik harus mengacu pada kemasan\u00a0 kekinian yang menjadi <em>trend<\/em>\u00a0dan mudah dicerna, tanpa mengurangi makna subtansial dari pesan, model-model penyajian melalui\u00a0 infografis, vblog, \u00a0animasi serta <em>modeling<\/em> analisis berita dengan <em>coding<\/em> teknologi secara realtime.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di era digital media, komunikasi pemerintah \u00a0 yang dilakukan \u00a0tidak cukup hanya menyampaikan informasi saja, tetapi harus dikelola secara terintegrasi\u00a0 dengan membangun sinergitas dan koordinasi antara K\/L\u00a0 terkait data dan informasi kebijakan dan program lintas sektor, untuk itu \u00a0dashboard komunikasi pemerintah yang \u00a0terintegrasi antar K\/L, perlu terus dikembangkan melalui interface data sebagai <em>one big data\u00a0 <\/em>yang dapat menjadi rujukan bersama \u00a0sebagai materi diseminasi komunikasi pemerintah sekaligus sebagai \u00a0alat kendali pimpinan\u00a0 dalam melakukan perubahan dibelakang panggung <em>(manufacturing quality)<\/em> dan depan panggung <em>(service quality)<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam berkomunikasi praktisi humas pada K\/L\u00a0 pemerintah perlu terus\u00a0 mengefektifkan dan mengefesiensikan komunikasi pemerintah \u00a0yang dilakukan, dengan meningkatkan \u00a0sinergitas antara K\/L, menghapus sekat-sekat sektoral, sehingga komunikasi publik\u00a0 pemerintah dapat mendukung\u00a0\u00a0 conversation di digital media \u00a0guna memenangkan \u0093pertempuran udara\u0094 \u00a0\u00a0sekaligus menciptakan atmosfir yang kondusif terkait citra positip \u00a0kinerja pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perubahan mindset dari <em>owning<\/em>\u00a0<em>economy<\/em> menjadi <em>sharing<\/em>\u00a0<em>economy<\/em> terkait dengan konten komunikasi publik perlu terus digelorakan, konsep berbagi konten, untuk mendapatkan narasi tunggal menjadi satu keniscayaan, hilangkan belenggu dengan pola pikir konvensional,dan sektoral \u00a0gunakan pola-pola baru dengan inovasi dan kreatifitas\u00a0 sehingga\u00a0 efektifitas dan efesiensi\u00a0 komunikasi publik dapat dicapai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ibarat sebuah paduan suara dan simfoni orkestra, harmonisasi pengelolaan komunikasi pemerintah \u00a0sangatlah penting,\u00a0 mengingat banyak topik, agenda dan kegiatan yang memerlukan pengelolaan yang terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik, \u00a0\u00a0konsistensi dan kejelasan dalam agenda\u00a0setting\u00a0\u00a0 serta narasi tunggal menjadi isu strategis yang perlu terus ditangani secara profesional sehingga dapat berkonstribusi\u00a0 dalam membangun image\u00a0positif\u00a0 tentang kinerja pemerintah .<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita tentunya berharap dengan paradigma baru komunikasi pemerintah di era digital akan semakin meningkatkan kualitas dan responsif komunikasi pemerintah dalam mendiseminasikan\u00a0 kerja-kerja pemerintah secara efektif, \u00a0guna \u00a0menciptakan persepsi positip dalam \u00a0membangun kepercayaan <em>(trust)<\/em> dari masyarakat, \u00a0sehingga efektifitas agenda-agenda pembangunan yang tersebar di berbagai K\/L pemerintah dapat terus dipacu sebagai jawaban terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia. <strong>Semoga.\u00a0 <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Eddy Cahyono \u0093Cara komunikasi pemerintah dan masyarakat sudah berubah\u00a0 sangat cepat, \u00a0Kita tidak bisa lagi puas hanya dengan menyebar press release atau sekadar membuat konferensi pers, harus ada dialog dan kolaborasi dengan masyarakat,\u00a0 untuk itu humas pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman&#8221; (Arahan Presiden Jokowi dalam `Seminar Nasional Kehumasan Pemerintah` di Gedung Dhanapala, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":134448,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[56],"tags":[],"class_list":["post-134447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Paradigma Baru Komunikasi Pemerintah di Era Digital - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Paradigma Baru Komunikasi Pemerintah di Era Digital - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Eddy Cahyono \u0093Cara komunikasi pemerintah dan masyarakat sudah berubah\u00a0 sangat cepat, \u00a0Kita tidak bisa lagi puas hanya dengan menyebar press release atau sekadar membuat konferensi pers, harus ada dialog dan kolaborasi dengan masyarakat,\u00a0 untuk itu humas pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman&#8221; (Arahan Presiden Jokowi dalam `Seminar Nasional Kehumasan Pemerintah` di Gedung Dhanapala, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-07-13T10:47:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"361\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"357\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\"},\"headline\":\"Paradigma Baru Komunikasi Pemerintah di Era Digital\",\"datePublished\":\"2018-07-13T10:47:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/\"},\"wordCount\":1585,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg\",\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/\",\"name\":\"Paradigma Baru Komunikasi Pemerintah di Era Digital - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg\",\"datePublished\":\"2018-07-13T10:47:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg\",\"width\":361,\"height\":357},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Paradigma Baru Komunikasi Pemerintah di Era Digital\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Paradigma Baru Komunikasi Pemerintah di Era Digital - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Paradigma Baru Komunikasi Pemerintah di Era Digital - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Oleh: Eddy Cahyono \u0093Cara komunikasi pemerintah dan masyarakat sudah berubah\u00a0 sangat cepat, \u00a0Kita tidak bisa lagi puas hanya dengan menyebar press release atau sekadar membuat konferensi pers, harus ada dialog dan kolaborasi dengan masyarakat,\u00a0 untuk itu humas pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman&#8221; (Arahan Presiden Jokowi dalam `Seminar Nasional Kehumasan Pemerintah` di Gedung Dhanapala, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2018-07-13T10:47:32+00:00","og_image":[{"width":361,"height":357,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01"},"headline":"Paradigma Baru Komunikasi Pemerintah di Era Digital","datePublished":"2018-07-13T10:47:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/"},"wordCount":1585,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg","articleSection":["Opini"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/","name":"Paradigma Baru Komunikasi Pemerintah di Era Digital - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg","datePublished":"2018-07-13T10:47:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/eddy-cahyono.jpg","width":361,"height":357},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/paradigma-baru-komunikasi-pemerintah-di-era-digital\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Paradigma Baru Komunikasi Pemerintah di Era Digital"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/134447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=134447"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/134447\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":134449,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/134447\/revisions\/134449"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/134448"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=134447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=134447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=134447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}