{"id":134455,"date":"2018-07-13T17:40:07","date_gmt":"2018-07-13T10:40:07","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=134455"},"modified":"2018-07-13T18:04:17","modified_gmt":"2018-07-13T11:04:17","slug":"memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/","title":{"rendered":"Memperoleh Gizi dari Ikan dan Tanaman dengan Akuaponik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-1.jpg\" rel=\"attachment wp-att-134456\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-134456\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-1-150x300.jpg\" alt=\"IMG_20180710_142423\" width=\"150\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-1-150x300.jpg 150w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-1-300x600.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-1-768x1536.jpg 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-1-512x1024.jpg 512w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-1-600x1200.jpg 600w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-1.jpg 1792w\" sizes=\"auto, (max-width: 150px) 100vw, 150px\" \/><\/a>Penulis: Agil Iqbal Cahaya, S.AP., M.AB.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebutuhan masyarakat akan energi dan protein dari ikan dan sayuran sangat penting untuk ditingkatkan sebagai upaya Pemerintah mencegah terjadinya gizi buruk. Gizi buruk \u00a0merupakan keadaan kurang gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan energi dan protein juga mikronutrien dalam jangka waktu lama.<\/p>\n<p>Hal ini bisa diakibatkan oleh kurangnya asupan makanan, pemilihan jenis makanan yang tidak tepat ataupun karena sebab lain seperti adanya penyakit infeksi yang menyebabkan kurang terserapnya nutrisi dari makanan. Secara klinis gizi buruk ditandai dengan asupan protein, energi dan nutrisi mikro seperti vitamin yang tidak mencukupi ataupun berlebih sehingga menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) pertama kali dicanangkan oleh Presiden Megawati Soekarno Putri pada tanggal 4 April 2004. Kemudian dilanjutkan pada era Presiden Joko Widodo, Seperti diketahui, dalam setiap kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi selalu berpesan bahwa peningkatan gizi menjadi sangat penting untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, cerdas dan berdaya saing global. \u00a0Sejalan dengan Presiden Jokowi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek gencar mengkampanyekan untuk mengkonsumsi ikan agar\u00a0 menjadi suatu kebiasaan bagi masyarakat Indonesia. Luas perairan yang sedemikian besar tentu mengandung kekayaan protein hewani yang tinggi dan dibutuhkan oleh masyarakat. Sebagai salah satu sumber protein hewani, ikan mengandung asam lemak tak jenuh (omega, yodium, selenium, fluorida, zat besi, magnesium, zink, taurin, serta coenzyme Q10). Selain itu, kandungan omega 3 pada ikan jauh lebih tinggi dibanding sumber protein hewani seperti daging sapi dan ayam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hambatan yang terjadi di masyarakat yaitu masih kurangnya ketersediaan dalam memenuhi kebutuhan energi dan protein khususnya dari ikan dan sayuran. Selain itu kesulitan dalam membudidayakan ikan dan tanaman dikarenakan kondisi lahan perkotaan yang sempit dan bahkan saat ini kondisi lahan di pedesaan semakin padat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu solusi untuk mencukupi kebutuhan energi dan protein dari Ikan dan tanaman tersebut, penulis mengajak Pemerintah dan masyarakat untuk melakukan program budidaya Akuaponik dengan memanfaatkan lahan sempit atau memanfaatkan teras, atap rumah yang dimodifikasi sebagai lahan \u00a0budidaya ikan dan tanaman bahkan dapat memanfaatkan atap gedung-gedung perkantoran yang tidak terpakai. Akuaponik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang mengkombinasikan akuakultur dan hidroponik dalam lingkungan yang bersifat simbiotik. Dalam akuakultur yang normal, ekskresi dari hewan yang dipelihara akan terakumulasi di air dan meningkatkan toksisitas air jika tidak dibuang. Dalam akuaponik, ekskresi hewan diberikan kepada tanaman agar dipecah menjadi nitrat dan nitrit melalui proses alami, dan dimanfaatkan oleh tanaman sebagai nutrisi. Air kemudian bersirkulasi kembali ke sistem akuakultur<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis akan memilih salah satu teknik akuaponik yang secara biaya dan proses perawatannya lebih sederhana karena sistem hidroponik dan akuakultur sangat beragam bentuknya maka sistem akuaponik pun menjadi sangat beragam dalam hal ukuran, kerumitan, tipe makhluk hidup yang ditumbuhkan, dan sebagainya. \u00a0Memahami metode tanam dengan <a href=\"http:\/\/www.sistemhidroponik.com\/tanam-sistem-aquaponik-sederhana\/\">sistem aquaponik<\/a> dan hidroponik metode ini, metode ini sudah banyak dilakukan oleh masyarakat yaitu metode dengan menggabungkan kolam yang berisi ikan dengan atasnya tanaman, system akuaponik ini memberikan dua keuntungan sekaligus yaitu dengan memelihara ikan serta tanaman (biasanya kebanyakan sayuran) yang nantinya hasil dari air yang berisi ikan akan di alirkan ke dalam media hidroponik di jadikan nutrisi untuk tumbuhan yang ada di dalam media hidroponik tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk skala rumahan teknik ini juga bisa dipraktikan dengan lahan yang tentunya tidak terlalu luas, tentunya dengan pembuatan kolam dengan ukuran sesuai lahan yang tersedia. Sedangkan untuk skala besar biasanya ini sudah dijadikan lahan bisnis yang menguntungkan dengan hasil yang akan di dapat dari tumbuhan dan hasil dari tanaman yang di tanam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ini contoh gambaran akuaponik sederhana<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Capture-akuaponik-1.jpg\" rel=\"attachment wp-att-134458\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-134458\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Capture-akuaponik-1-300x211.jpg\" alt=\"Capture akuaponik\" width=\"300\" height=\"211\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Capture-akuaponik-1-300x211.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Capture-akuaponik-1-150x106.jpg 150w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/Capture-akuaponik-1.jpg 466w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu apa perbedaan antara akuaponik dengan hidroponik?? pada prinsipnya yaitu sama antara hidroponik dengan akuaponik di lihat dari cara kerjanya yang sama-sama tidak menggunakan media tanah yaitu sama-sama menggunakan nutrisi yang ada dari air, akan tetapi disini yang membedakannya adalah untuk hidroponik pemberian nutrisinya terpisah melalui air, sedangkan akuaponik dengan cara menggabungkan sistem yang ada pada hidroponik dengan pembuatan kolam ikan dan untuk nutrisi yang akan dialirkan yaitu dari kolam ikan tersebut, sistem akuaponik akan menghasilkan kotoran pada kolam ikan yang di keluarkan oleh ikan dan akan terurai sehingga akan menghasilkan nutrisi untuk tanaman.<sup>2<\/sup><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis ikan yang biasanya dipelihara dalam akuaponik adalah Nila, Lele, Salmon, Mas, Koi. Penting bagi pembudidaya untuk menghitung kerapatan ikan, terlalu sedikit ikan berarti sedikit makanan untuk tanaman anda, terlalu banyak ikan dapat menimbulkan ikan kekurangan oksigen, kekurangan asupan makanan, dan tingkat stres ikan. Untuk jenis tanaman dapat dibudidaya pada akuaponik yaitu kangkung, sawi, selada, bayam, tomat, cabai, dan kemangi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk sistem akuaponik ada beberapa jenis yang perlu diperhatikan yaitu tanaman dan hewan yang di pelihara (umumnya ikan), sedangkan pada <a href=\"http:\/\/www.sistemhidroponik.com\/\">sistem hidroponik<\/a> hanya di perhatikan tanamanya. Untuk jenis tanaman hidroponik pemberian nutrisi dapat di atur oleh kita sendiri sehingga metode ini cocok untuk yang menginginkan masa panen tanaman bisa lebih cepat. namum pada <a href=\"http:\/\/www.sistemhidroponik.com\/cara-menanam-tanaman-hidroponik\/\">cara menanam hidroponik<\/a> perlu di perhatikan untuk hal keseterilannya atau kebersihanya agar dapat menghasilkan tanaman yang berkualitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam perawatan ikan dengan sistem akuaponik diharuskan melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan bahwa sistem akuaponik berjalan maksimal. Agar proses alami di akuaponik terjaga keseimbangan sehatnya antara <em>aquaponics fish care<\/em> dan menanam tanaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kutipan:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Pengertian akuaponik. (2017, 23 November). <em>akuaponik<\/em> . Diperoleh 9 Juli 2018, dari <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Akuaponik\">https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Akuaponik<\/a><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Pahami tanam sistem aquaponik dan bisa dilakukan dengan sederhana (2013) . diperoleh 9 Juli 2018, dari <a href=\"http:\/\/www.sistemhidroponik.com\/tanam-sistem-aquaponik-sederhana\/\">http:\/\/www.sistemhidroponik.com\/tanam-sistem-aquaponik-sederhana\/<\/a><\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Agil Iqbal Cahaya, S.AP., M.AB. Kebutuhan masyarakat akan energi dan protein dari ikan dan sayuran sangat penting untuk ditingkatkan sebagai upaya Pemerintah mencegah terjadinya gizi buruk. Gizi buruk \u00a0merupakan keadaan kurang gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan energi dan protein juga mikronutrien dalam jangka waktu lama. Hal ini bisa diakibatkan oleh kurangnya asupan makanan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":134457,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[56],"tags":[],"class_list":["post-134455","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Memperoleh Gizi dari Ikan dan Tanaman dengan Akuaponik - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memperoleh Gizi dari Ikan dan Tanaman dengan Akuaponik - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penulis: Agil Iqbal Cahaya, S.AP., M.AB. Kebutuhan masyarakat akan energi dan protein dari ikan dan sayuran sangat penting untuk ditingkatkan sebagai upaya Pemerintah mencegah terjadinya gizi buruk. Gizi buruk \u00a0merupakan keadaan kurang gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan energi dan protein juga mikronutrien dalam jangka waktu lama. Hal ini bisa diakibatkan oleh kurangnya asupan makanan, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-07-13T10:40:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-07-13T11:04:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1792\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"3584\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\"},\"headline\":\"Memperoleh Gizi dari Ikan dan Tanaman dengan Akuaponik\",\"datePublished\":\"2018-07-13T10:40:07+00:00\",\"dateModified\":\"2018-07-13T11:04:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/\"},\"wordCount\":864,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-2.jpg\",\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/\",\"name\":\"Memperoleh Gizi dari Ikan dan Tanaman dengan Akuaponik - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-2.jpg\",\"datePublished\":\"2018-07-13T10:40:07+00:00\",\"dateModified\":\"2018-07-13T11:04:17+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-2.jpg\",\"width\":1792,\"height\":3584},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memperoleh Gizi dari Ikan dan Tanaman dengan Akuaponik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memperoleh Gizi dari Ikan dan Tanaman dengan Akuaponik - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Memperoleh Gizi dari Ikan dan Tanaman dengan Akuaponik - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Penulis: Agil Iqbal Cahaya, S.AP., M.AB. Kebutuhan masyarakat akan energi dan protein dari ikan dan sayuran sangat penting untuk ditingkatkan sebagai upaya Pemerintah mencegah terjadinya gizi buruk. Gizi buruk \u00a0merupakan keadaan kurang gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan energi dan protein juga mikronutrien dalam jangka waktu lama. Hal ini bisa diakibatkan oleh kurangnya asupan makanan, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2018-07-13T10:40:07+00:00","article_modified_time":"2018-07-13T11:04:17+00:00","og_image":[{"width":1792,"height":3584,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01"},"headline":"Memperoleh Gizi dari Ikan dan Tanaman dengan Akuaponik","datePublished":"2018-07-13T10:40:07+00:00","dateModified":"2018-07-13T11:04:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/"},"wordCount":864,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-2.jpg","articleSection":["Opini"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/","name":"Memperoleh Gizi dari Ikan dan Tanaman dengan Akuaponik - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-2.jpg","datePublished":"2018-07-13T10:40:07+00:00","dateModified":"2018-07-13T11:04:17+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG_20180710_142423-2.jpg","width":1792,"height":3584},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/memperoleh-gizi-dari-ikan-dan-tanaman-dengan-akuaponik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memperoleh Gizi dari Ikan dan Tanaman dengan Akuaponik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/134455","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=134455"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/134455\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":134459,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/134455\/revisions\/134459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/134457"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=134455"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=134455"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=134455"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}