{"id":136509,"date":"2018-08-11T19:31:37","date_gmt":"2018-08-11T12:31:37","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=136509"},"modified":"2018-08-11T19:31:37","modified_gmt":"2018-08-11T12:31:37","slug":"tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/","title":{"rendered":"Tangani Proses Hukum Anak, Penegak Hukum Didesak Gunakan UU SPPA"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_136510\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg\" rel=\"attachment wp-att-136510\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-136510\" class=\"size-medium wp-image-136510\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400-300x200.jpg\" alt=\"Presiden dalam acara dengan anak. (Foto: Dokumentasi Setkab)\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400-300x200.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400-150x100.jpg 150w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-136510\" class=\"wp-caption-text\">Presiden dalam acara dengan anak. (Foto: Dokumentasi Setkab)<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong seluruh aparat penengak hukum untuk menggunakan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak ( UU SPPA) dalam proses hukum pada anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses peradilannya tidak hanya dimaknai sekadar penanganan anak yang berhadapan dengan hukum semata, namun juga harus mencakup akar permasalahan anak yang melakukan tindak pidana.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">UU SPPA merupakan pengganti dari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak dengan tujuan agar dapat mewujudkan peradilan yang benar-benar menjamin perlindungan kepentingan terbaik terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun substansi yang diatur dalam UU SPPA antara lain mengenai penempatan anak yang menjalani proses peradilan dapat ditempatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) serta pengaturan secara tegas mengenai Keadilan Restoratif dan Diversi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diversi dalam UU SPPA adalah pengalihan penyelesaian perkara anak dalam proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diversi dilaksanakan pada tingkat penyidikan penuntutan dan pemeriksaan di pengadilan melalui musyawarah dengan melibatkan seluruh kompenen yang terlibat dalam proses hukum tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tujuan dari diversi tersebut antara lain; Mencapai perdamaian anak di luar proses peradilan; Menyelesaikan perkaran anak di luar proses peradilan; Menghindarkan anak dari perampasan kemerdekaan; Mendorong masyarakat untuk partisipasi; Menanamkan rasa tanggung jawab kepada anak; Perlindungan anak berhadapan dengan hukum tercantum dalam UU.<\/p>\n<p>\u0093Anak yang berkonflik dengan hukum sebenarnya merupakan korban dari apa yang dilihat didengar dan dirasakan serta pengaruh lingkungan disekitar mereka. Banyak faktor yang melatarbelakangi anak yang melakukan tindak pidana diantaranya, pendidikan, usia, pergaulan anak dan lingkungan keluarga. Harapannya dengan adanya UU SPPA ini dapat menjadi landasan bagi para aparat penegak hukum dalam memproses peradilan anak yang berkonflik dengan hukum,\u0094 ujar Hasan, Asisten Deputi Perlindungan Anak Berhadapan dengan Hukum dalam kegiatan Media Talk Kemen PPPA (10\/8).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemen PPPA telah melakukan sejumlah upaya dalam penerapan sistem peradilan pidana anak di antaranya; Mengoordinasikan kementerian\/lembaga dalam pelaksanaan sistem peradilan pidana anak; Memfasilitasi peningkatan kapasitas aparat penegak hukum dalam pelaksanaan sistem peradilan anak; Penyadaran hukum masyarakat untuk mencegah agar tidak terjadi anak berkonflik dengan hukum; Sosialisasi peraturan perundangan tentang UU Nomor 17 tahun 2016 tentang UU Kebiri dan PP Nomor 43 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Restitusi bagi anak Korban Tindak Pidana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Kami akan terus menyosialiasikan amanat dalam UU SPPA yang di antaranya adalah pencegahan agar anak tidak berhadapan dengan hukum, pemantauan pelaksanaan rehabiliasi medis &amp; sosial dan reintegrasi sosial pada anak yang berhadapan dengan hukum. Saya berharap sistem peradilan pidana anak dapat diimplementasikan dalam penanganan anak yang berhadapan dengan hukum, dan media dapat mensosialisasikan dan menyampaikan informasi kepada pihak terkait dan masyarakat terkait pelaksanaannya,\u0094 tutup Hasan. (<strong>Biro Publikasi dan Media Kementerian PPPA\/EN\/ES<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong seluruh aparat penengak hukum untuk menggunakan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak ( UU SPPA) dalam proses hukum pada anak. Proses peradilannya tidak hanya dimaknai sekadar penanganan anak yang berhadapan dengan hukum semata, namun juga harus mencakup akar permasalahan anak yang melakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":136510,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-136509","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tangani Proses Hukum Anak, Penegak Hukum Didesak Gunakan UU SPPA - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tangani Proses Hukum Anak, Penegak Hukum Didesak Gunakan UU SPPA - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong seluruh aparat penengak hukum untuk menggunakan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak ( UU SPPA) dalam proses hukum pada anak. Proses peradilannya tidak hanya dimaknai sekadar penanganan anak yang berhadapan dengan hukum semata, namun juga harus mencakup akar permasalahan anak yang melakukan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-08-11T12:31:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\"},\"headline\":\"Tangani Proses Hukum Anak, Penegak Hukum Didesak Gunakan UU SPPA\",\"datePublished\":\"2018-08-11T12:31:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/\"},\"wordCount\":439,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/\",\"name\":\"Tangani Proses Hukum Anak, Penegak Hukum Didesak Gunakan UU SPPA - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg\",\"datePublished\":\"2018-08-11T12:31:37+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Presiden dalam acara dengan anak. (Foto: Dokumentasi Setkab)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tangani Proses Hukum Anak, Penegak Hukum Didesak Gunakan UU SPPA\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tangani Proses Hukum Anak, Penegak Hukum Didesak Gunakan UU SPPA - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tangani Proses Hukum Anak, Penegak Hukum Didesak Gunakan UU SPPA - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong seluruh aparat penengak hukum untuk menggunakan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak ( UU SPPA) dalam proses hukum pada anak. Proses peradilannya tidak hanya dimaknai sekadar penanganan anak yang berhadapan dengan hukum semata, namun juga harus mencakup akar permasalahan anak yang melakukan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2018-08-11T12:31:37+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01"},"headline":"Tangani Proses Hukum Anak, Penegak Hukum Didesak Gunakan UU SPPA","datePublished":"2018-08-11T12:31:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/"},"wordCount":439,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/","name":"Tangani Proses Hukum Anak, Penegak Hukum Didesak Gunakan UU SPPA - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg","datePublished":"2018-08-11T12:31:37+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/Jam-Main-600x400.jpg","width":600,"height":400,"caption":"Presiden dalam acara dengan anak. (Foto: Dokumentasi Setkab)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/tangani-proses-hukum-anak-penegak-hukum-didesak-gunakan-uu-sppa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tangani Proses Hukum Anak, Penegak Hukum Didesak Gunakan UU SPPA"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/136509","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=136509"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/136509\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":136511,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/136509\/revisions\/136511"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/136510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=136509"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=136509"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=136509"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}