{"id":15179,"date":"2014-12-01T15:27:55","date_gmt":"2014-12-01T08:27:55","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=15179"},"modified":"2014-12-01T15:28:34","modified_gmt":"2014-12-01T08:28:34","slug":"kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/","title":{"rendered":"KPK: 15 K\/L Tidak Gunakan Dana Optimalisasi Rp 4,4 Triliun Sesuai Kriteria"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-15180 alignleft\" style=\"margin: 5px;\" alt=\"Rupiah-1\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1-300x223.jpg\" width=\"230\" height=\"200\" \/><\/a>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan 6 (enam) titik potensi korupsi terkait pengalokasian dan penggunaan Dana Optimalisasi Kementerian\/Lembaga (K\/L).<\/p>\n<p>Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas dalam paparan kajian KPK tentang Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dihadiri oleh Menteri PPN\/Bappenas Andrinof Chaniago, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani dan Deputi Perekonomian BPKP Ardan Adipermana, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (1\/12) menyebutkan secara rinci keenam potensi korupsi tersebut.<!--more--><\/p>\n<p><strong>Pertama<\/strong>, pengalokasian dana optimalisasi tidak sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. \u0093Hasil reviu BPKP menyebutkan 15 K\/L yang menerima tambahan belanja tidak mengalokasikan dananya pada program\/kegiatan\/rincian kegiatan sesuai kriteria yang ditetapkan sebelumnya dengan nilai sebesar Rp 4,4 triliun,\u0094 ungkap Busyro.<\/p>\n<p><strong>Kedua<\/strong>, besaran usulan DPR terkait tambahan belanja tidak sesuai ketentuan undang-undang. Menurut Busyro, berdasarkan pada penjelasan Pasal 15 ayat 3 UU No. 17\/2013 disebutkan, perubahan RUU APBN dapat diusulkan DPR sepanjang tidak mengakibatkan peningkatan defisit. Namun, pada pelaksanaannya, terjadi peningkatan defisit dari Rp 154,2 triliun di RAPBN 2014 menjadi Rp 175,35 triliun pada UU APBN 2014.<\/p>\n<p><strong>Ketiga<\/strong>, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) hasil pembahasan dengan DPR tidak ditetapkan kembali. \u0093Hal ini membuka ruang RKP tersebut untuk terus berubah sampai penetapan APBN dan menyebabkan ambiguitas RKP yang dijadikan acuan dalam evaluasi serta memberikan hasil yang bias untuk perencanaan tahun-tahun berikutnya,\u0094 papar Busyro.<\/p>\n<p><strong>Keempat<\/strong>, proses penelaahan dana optimalisasi belum optimal. Temuan hasil reviu BPKP menunjukkan bahwa proses penelaahan belum efektif menyaring program yang tidak sesuai dengan renja K\/L atau RKP.<\/p>\n<p><strong>Kelima<\/strong>, mekanisme dan kriteria pembagian alokasi besaran dana optimalisasi pada masing-masing K\/L tidak transparan. Busyro mensinyalir, pembagian alokasi ini diserahkan ke Badan Anggaran dan Komisi yang ditetapkan dalam rapat internal dan tidak melibatkan Pemerintah sehingga K\/L tidak mengetahui alasan mendapatkan besaran tertentu dalam alokasi tambahan belanja dan tidak siap dalam menjalankan program\/kegiatan.<\/p>\n<p><strong>Keenam<\/strong>, tidak ada peraturan tentang kriteria pemanfaatan dana optimalisasi. \u0093Hal ini dapat membuka peluang bagi oknum untuk menambah\/mengubah\/menghilangkan poin-poin kriteria agar mengakomodasi kepentingan pihak tertentu serta membuat K\/L dan komisi-komisi tidak mematuhi kriteria yang telah disepakati,\u0094 terang Busyro.<\/p>\n<p>Karena itu, menurut Busyro, KPK memberikan saran perbaikan kepada Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN\/Bappenas untuk meminimalisasi penyimpangan penetapan dana optimalisasi. Antara lain; menyempurnakan mekanisme terkait pembahasan anggaran antara K\/L dengan DPR; menguatkan regulasi terkait kriteria pengalokasian dan penggunaan dana optimalisasi dan memformalkan perubahan RKP agar tidak terus berubah; mengontrol besaran defisit atas usulan perubahan APBN oleh DPR pada saat proses pembahasan; meningkatkan transparansi kepada publik terkait RKP hasil pembahasan serta usulan prioritas penggunaan dan pembagian besaran tambahan belanja versi pemerintah dan hasil pembahasan DPR.<\/p>\n<p>Tiga saran lainnya, lanjut Busyro Muqoddas adalah: perlunya kajian lanjutan terkait proses penganggaran yang transparan dan akuntabel; pembenahan sistem informasi perencanaan dan penganggaran dengan harmonisasi nomenklatur, kode program serta kegiatan sebagai dasar penyusunan RKA-K\/L dan RKA-SKPD, dan menjaga konsistensi dan kesinambungan RAPBN dan RAPBD; serta penyempurnaan mekanisme dan penyelenggaraan Musrenbang sebagai forum pengambilan keputusan akhir dalam prioritas program, kegiatan dan jenis belanja yang akan dilaksanakan yang selaras antara Pemerintah Pusat dan Daerah. <b>(Humas KPK\/ES)<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan 6 (enam) titik potensi korupsi terkait pengalokasian dan penggunaan Dana Optimalisasi Kementerian\/Lembaga (K\/L). Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas dalam paparan kajian KPK tentang Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dihadiri oleh Menteri PPN\/Bappenas Andrinof Chaniago, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani dan Deputi Perekonomian BPKP Ardan Adipermana, di Gedung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":15180,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-15179","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>KPK: 15 K\/L Tidak Gunakan Dana Optimalisasi Rp 4,4 Triliun Sesuai Kriteria - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KPK: 15 K\/L Tidak Gunakan Dana Optimalisasi Rp 4,4 Triliun Sesuai Kriteria - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan 6 (enam) titik potensi korupsi terkait pengalokasian dan penggunaan Dana Optimalisasi Kementerian\/Lembaga (K\/L). Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas dalam paparan kajian KPK tentang Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dihadiri oleh Menteri PPN\/Bappenas Andrinof Chaniago, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani dan Deputi Perekonomian BPKP Ardan Adipermana, di Gedung [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-12-01T08:27:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2014-12-01T08:28:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"604\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\"},\"headline\":\"KPK: 15 K\/L Tidak Gunakan Dana Optimalisasi Rp 4,4 Triliun Sesuai Kriteria\",\"datePublished\":\"2014-12-01T08:27:55+00:00\",\"dateModified\":\"2014-12-01T08:28:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/\"},\"wordCount\":498,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/\",\"name\":\"KPK: 15 K\/L Tidak Gunakan Dana Optimalisasi Rp 4,4 Triliun Sesuai Kriteria - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1.jpg\",\"datePublished\":\"2014-12-01T08:27:55+00:00\",\"dateModified\":\"2014-12-01T08:28:34+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1.jpg\",\"width\":604,\"height\":450},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KPK: 15 K\/L Tidak Gunakan Dana Optimalisasi Rp 4,4 Triliun Sesuai Kriteria\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KPK: 15 K\/L Tidak Gunakan Dana Optimalisasi Rp 4,4 Triliun Sesuai Kriteria - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"KPK: 15 K\/L Tidak Gunakan Dana Optimalisasi Rp 4,4 Triliun Sesuai Kriteria - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan 6 (enam) titik potensi korupsi terkait pengalokasian dan penggunaan Dana Optimalisasi Kementerian\/Lembaga (K\/L). Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas dalam paparan kajian KPK tentang Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dihadiri oleh Menteri PPN\/Bappenas Andrinof Chaniago, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani dan Deputi Perekonomian BPKP Ardan Adipermana, di Gedung [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2014-12-01T08:27:55+00:00","article_modified_time":"2014-12-01T08:28:34+00:00","og_image":[{"width":604,"height":450,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a"},"headline":"KPK: 15 K\/L Tidak Gunakan Dana Optimalisasi Rp 4,4 Triliun Sesuai Kriteria","datePublished":"2014-12-01T08:27:55+00:00","dateModified":"2014-12-01T08:28:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/"},"wordCount":498,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/","name":"KPK: 15 K\/L Tidak Gunakan Dana Optimalisasi Rp 4,4 Triliun Sesuai Kriteria - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1.jpg","datePublished":"2014-12-01T08:27:55+00:00","dateModified":"2014-12-01T08:28:34+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/Rupiah-1.jpg","width":604,"height":450},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kpk-15-kl-tidak-gunakan-dana-optimalisasi-rp-44-triliun-sesuai-kriteria\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KPK: 15 K\/L Tidak Gunakan Dana Optimalisasi Rp 4,4 Triliun Sesuai Kriteria"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/15179","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=15179"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/15179\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15183,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/15179\/revisions\/15183"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/15180"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=15179"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=15179"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=15179"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}