{"id":156005,"date":"2019-03-02T11:04:43","date_gmt":"2019-03-02T04:04:43","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=156005"},"modified":"2019-09-10T08:57:30","modified_gmt":"2019-09-10T01:57:30","slug":"penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/","title":{"rendered":"Penyaluran Pinjaman Ultra Mikro,\u00a02 Maret 2019, di TPI PPI Sodohoa, Kendari, Sulawesi Tenggara"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Bismillahirrahmanirrahim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Assalamu\u0092alaikum warahmatullahi wabarakatuh,<br \/>\nSelamat siang,<br \/>\nSalam sejahtera bagi kita semuanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang saya hormati Pak Wakil Menteri Keuangan, Pak Gubernur beserta Ibu, Bapak Wali Kota,<br \/>\nBapak-Ibu sekalian seluruh debitur dan nasabah Ultra Mikro (UMi) yang pagi hari ini hadir,<br \/>\nSerta para pedagang pasar ikan yang tadi saya sudah lihat senang semuanya,<br \/>\nIbu-ibu sekalian yang saya hormati.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selamat pagi!<br \/>\nSelamat pagi!<br \/>\nSelamat pagi!<br \/>\nSemangat<em> gitu<\/em> dong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya tadi subuh sudah lari dengan Pak Wali, dengan Pak Gubernur, lari sudah. Ini masih basah kuyup ini langsung ke sini tadi. Tadi ke Pasar Sentral dulu, terus ke sini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya hanya ingin menyampaikan pada kesempatan yang baik ini, Ibu-ibu yang sudah terima UMi siapa? Ini sudah dapat semua? Oke. Ada yang dapat dua juta tunjuk jari? Ada yang dapat lima juta mana? Ada yang dapat delapan juta mana? Oh berarti ini baru, baru, baru, baru semua.\u00a0Benar? Yang satu bulan ada? Yang sudah enam bulan lebih ada? Ada. Ada? Yang dapat lima juta ke atas ada? Yang dapat dua juta ke atas mana? Berapa Bu, dapat berapa? Tiga juta? Mana yang dapat tiga juta? Boleh, maju. Sebentar, itu yang belakang. Ada yang dapat satu juta? Dua juta? Dua juta, dua juta, dua juta. Dua juta yang semangat mana? Sebentar, iya boleh itu maju.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perlu saya sampaikan bahwa pinjaman ultra mikro ini diberikan kepada Ibu-ibu dan Bapak-bapak sekalian dalam rangka apa? Agar memiliki usaha yang baik. Tapi jangan lupa yang namanya pinjam itu harus mengangsur, harus menyicil, harus disiplin. Benar? Iya. Hati-hati, ini uang pinjaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya dulu ingat, saya dulu juga dari ultra mikro. Pinjaman saya dulu pertama sepuluh juta tapi saya disiplin mengangsur, menyicil setiap bulan, mengangsur, menyicil, mengangsur, menyicil, terus. Tambah, karena dipercaya tambah dari sepuluh juta dipercaya lagi menjadi 30 juta. 30 juta dipercaya menjadi 500 juta. Dulu bengkelnya, bengkel saya kecil segini, dapat 500 juta <em>gedein <\/em>sepuluh kali lipat lagi. Dapat miliar tambah lagi. Setelah itu kita lunasi, <em>gitu<\/em>. Ya? Setuju ya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Disiplin, karena kalau kita disiplin mengangsur\/menyicil itu kepercayaan akan datang, pembeli akan datang.\u00a0Orang yang membantu baik pinjaman maupun yang lain juga akan datang. Yang kita bangun ini adalah kepercayaan, kepercayaan, enggak ada yang lain. Jadi kalau orang sudah dipercaya itu cari apapun gampang. Cari modal mudah, cari tambahan untuk usaha mudah, <em>ngambil<\/em> material dari manapun diberikan. Iya <em>ndak<\/em>? Tapi kalau sudah enggak dipercaya, bayarnya seret, iya kan, apalagi macet, nah mulai akan tidak dipercaya oleh siapapun. Hati-hati ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang kenalkan, kenalkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Nama Ertin Fitriani. Saya dari nasabah Al-Amin, di Kendari Caddi,\u00a0Kelurahan Kessilampe, Kecamatan Kendari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Kecamatan Kendari? Ya sudah pokoknya dari Kendari ya. Bu siapa tadi? Bu Ertin. Bu Ertin dapat berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Dua juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Dapat dua juta sudah berapa bulan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Sudah lima belas kali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Sudah lima belas kali maksudnya? Oh, sudah lima belas minggu berarti?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Sudah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong><em>Nyicilnya<\/em> tiap minggu <em>gitu<\/em> ya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Iya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Sudah lima belas minggu berarti sudah hampir empat bulan, benar?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Iya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Iya. Hampir empat bulan. Disiplin, menyicil terus?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Disiplin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Setiap minggu berapa menyicil?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Rp50.000.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Rp50.000. Enteng banget kan? Kalau kita, Rp50.000 itu kalau seminggu, ya <em>ndak<\/em><em>,<\/em> sehari hanya <em>ngumpulin<\/em> tujuh ribu, tujuh ribu, tujuh ribu, tujuh ribu. Masa enggak bisa. Tapi kalau tidak disiplin, \u0093sudah nanti lah saya enggak usah harian, enggak usah <em>nabung<\/em>, nanti langsung saya lunasi satu minggu,\u0094 kadang-kadang luput. Lebih baik menyisihkan uang sepuluh ribu, sepuluh ribu, sepuluh ribu, sepuluh ribu, lima kali sudah, aman untuk <em>nyicil<\/em>. Ya, karena nanti kalau Bu Ertin nanti <em>nyicilnya<\/em> disiplin nanti akan ditambah lagi, mau minta lima ditambah, mau minta sepuluh ditambah. Nanti kalau sudah sampai sepuluh, Ibu harus pindah ke KUR. KUR itu bisa sampai 500 juta, ya <em>ndak<\/em>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usahanya apa Bu Ertin?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Sembako. Sembako.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Sembako. Di mana jualan sembako?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Di Kendari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Di rumah atau di pasar? Di pasar?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Di rumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Di rumah. Di rumah jualan sembako ada warungnya <em>gitu<\/em>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Ya.<br \/>\n<strong><br \/>\nPresiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Jualan apa saja?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Sembako terigu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Terigu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Telur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Telur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Mie.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Mie.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Makanan ringan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Makanan ringan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Sama rokok juga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Sama?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Rokok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Rokok. Beras enggak ada?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Beras ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Beras ada, oke. Gula?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Gula ada, ya. Pertanyaan saya, dulu sebelum dapat tambahan dua \u00a0juta jualannya apa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Nasi <em>online<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Jualan yang <em>online-online<\/em> itu ya? Oke. Ya jadi jualan yang <em>online-online<\/em><em>,<\/em> oke. Jualan, terus setelah dapat yang dua juta?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Langsung pindah ke sembako.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Langsung pindah ke rumah tadi, ke sembako, oke. Oh bedanya di situ, oke. Keuntungannya berapa per hari atau per bulan atau per minggu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Per hari biasa 500 ribu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Per hari 500 ribu itu omzetnya <em>kan<\/em>? Omzet?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Omzet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Omzet. Omzetnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Omzet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Perputarannya. Untungnya berapa kira-kira? Kalau penjualan bisa 500 ribu, keuntungannya berapa kira-kira sehari?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Sehari biasa disimpan seratus karena yang Rp400 ribu <em>kan<\/em> modal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Oh, seratus oke, oke. Nah kalau keuntungan sehari seratus berarti kalau ditabung Rp10.000 <em>kan<\/em> masih bisa <em>kan<\/em>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Benar? Tapi harus disiplin. Yang kedua saya titip Bu Ertin ya, kalau yang namanya sembako, entah punya usaha apa pun harus dibukukan yang baik. Misalnya saya tanya dua juta dapat pinjaman tadi dipakai untuk apa saja? Beli apa saja?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Beli terigu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Terigu berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Terigu biasa beli per kilo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Ya, berapa kilo, berarti berapa ratus ribu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Biasa lima kilo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Berapa ribu itu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Sekilo kan Rp12.000.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Berarti Rp60.000?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Rp60.000.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Terus, kok sedikit? Berarti masih Rp1.940.000, dipakai untuk apa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Biasa gula. Gula. Gula.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Gula. Gula berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Biasa beli satu karung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Satu karung harganya berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Hampir delapan ratus lebih. Lima ratus lebih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Lima ratus lebih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Lima ratus. Lima ratus berarti baru Rp540.000, masih Rp1.460.000 dipakai untuk apa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Telur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Telur. Telur berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Biasa lima rak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Lima rak. Lima rak. Lima rak. Lima rak telur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Lima rak itu apa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Lima rak telur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Iya. Lima rak itu berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ertin Fitriani<br \/>\n<\/strong>Rp50.000 satu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Rp50.000 berarti kali lima, berarti Rp250.000, ya kan, berarti masih berapa tadi? Masih Rp1.200.000. Masih banyak <em>lho<\/em>. Jangan sampai karena enggak di&#8230;, harus direncanakan ya, mau buat toko di rumah, warung di rumah, itu direncanakan untuk beli gula berapa, beli berasnya berapa, beli telurnya berapa rak, beli gandumnya, dirinci benar. Jangan sampai nanti kalau enggak dirinci sisa, waduh masih sisa Rp1.200.000, nah, punya keinginan lain, waduh saya mau beli ini baru, baju baru. Iya mesti kayak <em>gitu<\/em>, kalau<em> ndak<\/em>, waduh ini kita beli ini. Iya <em>gitu<\/em>, saya tahu, saya tahu. Jadi hati-hati, ini uang pinjaman, gunakan seluruhnya untuk modal usaha, untuk modal kerja, jangan dipakai dulu untuk yang lain-lain. Titipan saya, ya. Ingat, ini ingat betul. Karena kalau sudah keliru melangkah, mengembalikannya itu sulit. Percaya saya, kalau ada keuntungan, seperti tadi Bu Ertin, disisihkan keuntungannya <em>ndak<\/em> apa-apa, tabung, keuntungannya ditabung, ditabung, kalau sudah numpuk jadi berapa juta, baru mau beli apa silakan, mau <em>gedein<\/em> warung lebih baik, mau dipakai untuk jualan <em>online<\/em> lagi silakan, karena yang <em>online-online<\/em> itu sekarang baru laris. Ya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya silakan Bu, kenalkan. Bu Ertin bagus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Assalamu\u0092alaikum warahmatullahi wabarakatuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Wa\u0092alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Kenalkan nama saya Ibu Sukmawati.\u00a0Saya kasih jalan barang, Pak. Kasih jalan barang. Kasih cicil barang.\u00a0Dagang, kasih kredit sama orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Oh, <em>gitu<\/em>, jadi jualan pakaian dikreditkan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Ya <em>gitu<\/em> <em>loh<\/em>, apa ya, belum<em> nangkep-nangkep<\/em> saya, belum, enggak<em> nangkep<\/em>. Oke, jadi jualan pakaian dikreditkan. Oke enggak apa-apa, enggak apa-apa. Ini\u00a0 namanya dagang itu bisa macam-macam. Oke, Ibu sebelumnya jualan apa? Itu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Iya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Setelah sekarang dapat berapa juta?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Tiga juta, sekarang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Dapat dari UMi tiga juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Oke. Tiga juta dipakai untuk memperbesar apa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Usaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Usaha? Untuk apa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Kasih kredit barang. Kasih usaha. Gugup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Enggak usah grogi, <em>wong <\/em>ditanya, ya kan. Memperbesar?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Usaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Dagangan. Memperbesar usaha ya kan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Dulu yang dijual berapa pakaian, sekarang berapa? Mesti harus berbeda <em>wong <\/em>tambah tiga juta. Dulu berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Dulu ya seadanya. Sekarang alhamdulillah setelah ada UMi, usaha semakin maju.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Usaha semakin bagus. Oke. Kalau <em>muter<\/em> pakai apa? <em>Muter gitu <\/em>pakai apa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Saya kasih jalan barang sekitar rumah, Pak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Oh, sekitar rumah, tetangga-tetangga kanan-kiri<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong><em>Iye<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Belum keluar kampung?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Belum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Kenapa belum keluar kampung?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Harus usaha banyak itu Pak Jokowi. Harus usaha banyak kalau keluar kampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Harus usaha?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Banyak. Modalnya mau ditambah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong><em>Lho <\/em>kan sudah tambah tiga juta, kenapa enggak bisa keluar kampung? Kan memperbesar usaha? <em>Gimana<\/em>? Belum?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Transpornya Pak Jokowi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Belum? Oh, transpornya belum?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sukmawati<br \/>\n<\/strong>Iya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Oke enggak apa-apa. Semua itu dimulai dari kecil. Untuk besar itu yang bagus dimulai dari kecil. Sehingga kokoh, akarnya kuat. Hati-hati jangan dipikir Bapak-Ibu nanti, Ibu-ibu ini jangan dipikir nanti tidak ada yang gede, banyak yang akan menjadi besar kalau disiplin, rajin. Jangan membayangkan kita kecil terus, jangan. Saya mengalami, mulai dari mikro menjadi kecil, kecil menjadi menengah, menengah menjadi gede, tapi memang itu perlu kerja keras, perlu kerja keras. Enggak mungkin Ibu-ibu pedagang biasa-biasa kemudian bisa menjadi besar, jangan bermimpi itu, semuanya harus lewat kerja keras. Setuju <em>ndak<\/em> Ibu-ibu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya? Disiplin, jujur, kerja keras. Disiplin, jujur, kerja keras. Penting, ingat-ingat ini. Penting ini. Ya? <em>Nih<\/em> biasanya yang saya suruh maju saya beri sepeda, tapi sekarang tidak boleh karena mau pilpres, tidak boleh<em> ngasih<\/em> sepeda, jadi saya enggak<em> ngasih<\/em> sepeda. <em>Beneran<\/em> karena ini aturan dari KPU enggak boleh ya saya senang saja sepeda saya utuh. Tapi sebagai gantinya saya beri foto. Nih, tunjukkan ke sana, nih. Foto ini kalau ditukar dengan sepeda bisa lebih dari sepuluh sepeda. Enggak percaya? Silakan coba. Karena albumnya ini ada tulisannya ini, nih, nih, nih, nih. Coba dibaca, \u0091Istana Presiden Republik Indonesia\u0092, nih, sudah, sudah, silakan kembali, sudah, baik. Foto? <em>Wong<\/em> sudah foto, itu mau foto lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya, jadi, UMi ini, UMi ini, kita harapkan nanti kita ketemu lagi tahun depan itu Ibu-ibu sudah bisa sampai yang lima juta, bisa sampai yang sepuluh juta, atau bisa yang sudah melampaui sepuluh juta, kita senang. Berarti Ibu-ibu harus dipindahkan ke KUR agar bisa sampai ke Rp500 juta. Tapi hati-hati, sekali lagi bahwa ini adalah uang pinjaman yang harus dikembalikan ya? Ingat-ingat itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada yang ingin bertanya? Bertanya, bukan mau, bukan disuruh maju, bertanya. Bertanya apa, apa pertanyaannya? Sebentar, jangan minta sepeda dan minta album.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Y<\/strong><strong>usnawati<br \/>\n<\/strong>Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Y<\/strong><strong>usnawati<br \/>\n<\/strong>Nama saya Ibu Yusnawati dari Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Bu Yusna? Iya, Bu Yusna, apa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Y<\/strong><strong>usnawati<br \/>\n<\/strong>Yang terhormat Bapak Joko Widodo telah hadir di Bumi Anoa, Kota Kendari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Bumi Anoa, ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Y<\/strong><strong>usnawati<br \/>\n<\/strong>Pertanyaan saya Pak, sedikit, kebetulan kami dari nasabah Ultra Mikro, yang ingin kami tanyakan kepada Bapak, karena kami, sepengetahuan kami Bapak, sebelum menjadi orang nomor satu di Indonesia, Bapak berasal dari kalangan pengusaha. Jadi pertanyaan kami Pak, kiat-kiat apa yang Bapak lakukan sebelum menjadi orang nomor satu di Indonesia? Terima kasih, Pak. Agar kami Pak, ada lagi tambahan, agar kami bisa menjadi contoh, atau bisa mencontoh Bapak meskipun kami tidak bisa menjadi orang nomor satu, setidaknya kami bisa menjadi momentum di masyarakat kami sendiri, Pak. Terima kasih. <em>Wabillahi <\/em><em>t<\/em><em>aufiq wal <\/em><em>h<\/em><em>idayah, wassalamu\u0092alaikum warahmatullahi wabarakatuh.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia<br \/>\n<\/strong>Wah pertanyaan Bu Yusna ini sulit. Tadi sebagian kan sudah saya ceritakan, saya ini lahir di pinggir kali kecil di Kota Solo. Keluarga saya sangat sederhana sekali. Kalau yang namanya susah, menderita, itu makanan sudah sehari-hari. Bapak saya jualan bambu dan kayu, kadang-kadang <em>nyambi<\/em> jadi supir, <em>nyupir<\/em>. Ya sudah, berarti bisa dibayangkan ya saya dulu seperti apa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya, alhamdulillah saya syukuri betul saya bisa sekolah, bisa kuliah. Saya enggak tahu orang tua saya jumpalitan mencari uang seperti apa tapi alhamdulillah saya lulus kuliah. Nah setelah lulus, saya kerja sebentar di perusahaan BUMN. Terus setelah itu menikah dengan Bu Jokowi, ya Bu Jokowi. Kemudian memulai usaha di Solo lagi, sudah pindah ke Aceh pulang ke Solo memulai usaha dari betul-betul bukan nol tapi minus. Karena memulai usaha dari pinjaman, artinya minus kalau dari sisi aset. Enggak punya agunan yang ditaruh bank, sehingga dari pinjaman itulah saya mulai berangkat usaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan membayangkan Ibu-ibu juga tidak bisa menjadi naik tingkatnya, dari mikro menjadi kecil, dari kecil menjadi menengah, dari menengah nanti menjadi besar. Jangan berpandangan seperti itu. Semuanya harus memiliki optimisme, memiliki semangat bahwa kitapun memiliki kesempatan untuk menjadi besar, untuk menjadi gede, untuk menjadi tingkatannya lebih baik lagi. Jangan mikir kalau yang kecil-kecil enggak bisa gede. Bisa. Tapi memang perlu kerja keras.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya berikan contoh, dulu saya lihat teman-teman saya yang usaha sepantaran saya, dia kerja jam delapan sampai jam empat. Saya lihat, oh teman-teman saya kerja jam delapan sampai jam empat. Ada lagi yang satu jam delapan sampai jam empat. Karena saya merasa tidak memiliki kekuatan tidak punya apa-apa, kerja saya dari subuh sampai tengah malam sampai subuh. Ibu percaya boleh, tidak boleh. Jadi saya sudah terbiasa seperti itu. Jangan harap teman Ibu bekerja jam delapan &#8211; jam empat, kemudian Ibu juga bekerjanya jam delapan sampai jam empat, ya sudah sama-sama kayak teman-teman Ibu. Tapi kalau Ibu mau melebihkan dibandingkan dengan teman-teman Ibu, Ibu pasti akan punya kelebihan nantinya. Suatu saat pasti Ibu, \u0093<em>lho<\/em> teman-teman saya kok masih jauh saya sudah di sini, sudah di atas.\u0094 Itu, nanti akan terlihat di situ. Ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tetapi sekali lagi, yang paling penting adalah menjaga kepercayaan. Jangan kehilangan kepercayaan gara-gara misalnya enggak <em>nyicil<\/em> kalau pinjam, enggak <em>nyicil<\/em> kalau kita punya kredit. Harus disiplin dengan cara apapun kita harus angsur itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang kedua, kejujuran itu juga nomor satu, jangan melupakan ini. Kalau jualan <em>ngomong<\/em> barangnya A, kirimnya juga A. Kalau <em>ngomong <\/em>barangnya B, kirimnya juga B. Jangan <em>ngomong<\/em> barang A, yang dikirim barang C, hati-hati. Atau <em>ngomong<\/em> jualan satu kilo tapi ternyata hanya sembilan ons, hati-hati. Secara agama juga tidak dibenarkan, secara bisnis seperti itu juga akan dilihat orang, hati-hati. Jangan mengurangi apapun yang namanya takaran itu jangan sampai. Kalau <em>ngomong<\/em> A, kualitasnya ya A kirim, sehingga itu yang namanya kejujuran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang ketiga, tadi kerja keras tadi sudah saya contohkan. Ya. Kalau kita ini yang kecil kerjanya biasa-biasa, mau gede lupakan, lupakan, lupakan. Kalau kita yang kecil-kecil mau gede memang harus kerja dua kali lipat, tiga kali lipat dari yang lain. Tolong ini diingat, saya mengalami. Saya dulu mungkin lebih menderita dari Ibu-ibu semuanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya cukup Bu ya. Nanti kalau sudah tiga ini kita dapat menjaga, timbul yang namanya kepercayaan. Saya dulu kalau beli bahan baku harus bayar dulu, tapi begitu dipercaya, saya <em>ngambil<\/em> di manapun bahan baku itu semua orang memberi, \u0093Sudah Pak ini gunakan dulu Pak, enggak usah bayar. Pak, ini pakai saja, enggak usah bayar. Bayarnya sebulan enggak apa-apa, dua bulan enggak apa-apa, tiga bulan enggak apa-apa.\u0094 Karena dipercaya, tapi awal-awal sebelum dipercaya kita suruh naruh uang dulu baru diberi bahan baku. Inilah bedanya, membangun kepercayaan itu memang sangat mahal dan sangat penting. Percaya? Ya, itu saja. Pertanyaannya bagus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sudah ya? Saya rasa itu yg bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Saya terima kasih sebesar-besarnya atas pertemuan yang sangat baik ini, silaturahmi yang sangat baik ini. Kita berharap nantinya bertemu lagi ada 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12 dari Ibu-ibu ini semua ada yang melompat menjadi menengah, melompat menjadi gede. Saya ingin melihat itu. Ya? Itu yang bisa saya sampaikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terima kasih.<br \/>\nSaya tutup.<br \/>\nWassalamu\u0092alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu\u0092alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Selamat siang, Salam sejahtera bagi kita semuanya. Yang saya hormati Pak Wakil Menteri Keuangan, Pak Gubernur beserta Ibu, Bapak Wali Kota, Bapak-Ibu sekalian seluruh debitur dan nasabah Ultra Mikro (UMi) yang pagi hari ini hadir, Serta para pedagang pasar ikan yang tadi saya sudah lihat senang semuanya, Ibu-ibu sekalian yang saya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":167482,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[865,87],"tags":[947,1002,1003],"class_list":["post-156005","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sambutan","category-transkrip-pidato","tag-jokowi","tag-sambutan","tag-transkripsi"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penyaluran Pinjaman Ultra Mikro,\u00a02 Maret 2019, di TPI PPI Sodohoa, Kendari, Sulawesi Tenggara - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penyaluran Pinjaman Ultra Mikro,\u00a02 Maret 2019, di TPI PPI Sodohoa, Kendari, Sulawesi Tenggara - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu\u0092alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Selamat siang, Salam sejahtera bagi kita semuanya. Yang saya hormati Pak Wakil Menteri Keuangan, Pak Gubernur beserta Ibu, Bapak Wali Kota, Bapak-Ibu sekalian seluruh debitur dan nasabah Ultra Mikro (UMi) yang pagi hari ini hadir, Serta para pedagang pasar ikan yang tadi saya sudah lihat senang semuanya, Ibu-ibu sekalian yang saya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-03-02T04:04:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-09-10T01:57:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/1-2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\"},\"headline\":\"Penyaluran Pinjaman Ultra Mikro,\u00a02 Maret 2019, di TPI PPI Sodohoa, Kendari, Sulawesi Tenggara\",\"datePublished\":\"2019-03-02T04:04:43+00:00\",\"dateModified\":\"2019-09-10T01:57:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/\"},\"wordCount\":2713,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/1-2.png\",\"keywords\":[\"Jokowi\",\"Sambutan\",\"Transkripsi\"],\"articleSection\":[\"Sambutan\",\"Transkrip Pidato\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/\",\"name\":\"Penyaluran Pinjaman Ultra Mikro,\u00a02 Maret 2019, di TPI PPI Sodohoa, Kendari, Sulawesi Tenggara - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/1-2.png\",\"datePublished\":\"2019-03-02T04:04:43+00:00\",\"dateModified\":\"2019-09-10T01:57:30+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/1-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/1-2.png\",\"width\":1024,\"height\":768},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penyaluran Pinjaman Ultra Mikro,\u00a02 Maret 2019, di TPI PPI Sodohoa, Kendari, Sulawesi Tenggara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penyaluran Pinjaman Ultra Mikro,\u00a02 Maret 2019, di TPI PPI Sodohoa, Kendari, Sulawesi Tenggara - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penyaluran Pinjaman Ultra Mikro,\u00a02 Maret 2019, di TPI PPI Sodohoa, Kendari, Sulawesi Tenggara - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu\u0092alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Selamat siang, Salam sejahtera bagi kita semuanya. Yang saya hormati Pak Wakil Menteri Keuangan, Pak Gubernur beserta Ibu, Bapak Wali Kota, Bapak-Ibu sekalian seluruh debitur dan nasabah Ultra Mikro (UMi) yang pagi hari ini hadir, Serta para pedagang pasar ikan yang tadi saya sudah lihat senang semuanya, Ibu-ibu sekalian yang saya [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2019-03-02T04:04:43+00:00","article_modified_time":"2019-09-10T01:57:30+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":768,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/1-2.png","type":"image\/png"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"13 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8"},"headline":"Penyaluran Pinjaman Ultra Mikro,\u00a02 Maret 2019, di TPI PPI Sodohoa, Kendari, Sulawesi Tenggara","datePublished":"2019-03-02T04:04:43+00:00","dateModified":"2019-09-10T01:57:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/"},"wordCount":2713,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/1-2.png","keywords":["Jokowi","Sambutan","Transkripsi"],"articleSection":["Sambutan","Transkrip Pidato"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/","name":"Penyaluran Pinjaman Ultra Mikro,\u00a02 Maret 2019, di TPI PPI Sodohoa, Kendari, Sulawesi Tenggara - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/1-2.png","datePublished":"2019-03-02T04:04:43+00:00","dateModified":"2019-09-10T01:57:30+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/1-2.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/1-2.png","width":1024,"height":768},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/penyaluran-pinjaman-ultra-mikro-2-maret-2019-di-tpi-ppi-sodohoa-kendari-sulawesi-tenggara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penyaluran Pinjaman Ultra Mikro,\u00a02 Maret 2019, di TPI PPI Sodohoa, Kendari, Sulawesi Tenggara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/156005","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=156005"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/156005\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":168507,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/156005\/revisions\/168507"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/167482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=156005"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=156005"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=156005"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}