{"id":16033,"date":"2014-12-11T10:48:33","date_gmt":"2014-12-11T03:48:33","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=16033"},"modified":"2014-12-11T10:50:06","modified_gmt":"2014-12-11T03:50:06","slug":"60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/","title":{"rendered":"60% Daerah Otonomi Baru Belum Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Rakyat"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_12396\" style=\"width: 240px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-12396\" class=\" wp-image-12396 \" style=\"margin: 5px;\" alt=\"Mendagri Cahyo Kumolo\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo-300x155.jpg\" width=\"230\" height=\"200\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-12396\" class=\"wp-caption-text\">Mendagri Tjahjo Kumolo<\/p><\/div>\n<p>Meski sudah dilakukan sejak 1999, hingga saat ini 60 persen daerah otonomi baru (DOB) belum mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan rakyat.<\/p>\n<p>\u0093Sejak 1999 hingga sekarang, DOB masih menjadi beban pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU),\u0094 kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Rabu (10\/12).<!--more--><\/p>\n<p>Untuk itu, kata Tjahjo, Kementerian Dalam Negeri akan meningkatkan pengawasan DAK. &#8220;Anggaran yang selama ini sampai 80 persen digunakan untuk belanja pegawai akan dialihkan untuk membangun infrastruktur,\u0094 tegasnya.<\/p>\n<p>Mendagri mengingatkan, bahwa persyaratan DOB antara lain\u00a0 harus meningkatkan jumlah PAD dan kesejahteraan rakyat. Namun pada praktiknya sejak 1999 sampai sekarang 60 persen DOB belum mampu.<\/p>\n<p>Tjahjo\u00a0 memberi contoh\u00a0 Provinsi Papua Barat yang\u00a0 dimekarkan sejak 2001. Namun hingga saat ini perkembangannya masih lamban. Bahkan Kepala Kepolisian Daerahnya baru direncanakan dipilih tahun depan.<\/p>\n<p>Mendagri juga menilai beberapa DOB lainnya juga\u00a0 anggarannya terlalu gemuk, tidak sebanding dengan jumlah penduduknnya.<\/p>\n<p>&#8220;Ada DOB yang jumlah penduduknya 20 ribu tapi jumlah SKPD-nya sama dengan daerah yang jumlah penduduknya 2 juta jiwa,&#8221; kata Tjahjo.<\/p>\n<p>Namun, Tjahjo menambahkan, pemerintah pusat juga mengalami kesulitan untuk mengevaluasi DOB. Meski Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah memungkinkan evaluasi, pada praktiknya tidak semudah itu.<\/p>\n<p>Namun begitu, Tjahjo menilai mengembalikan DOB ke daerah induk\u00a0\u00a0 bukan penyelesaian yang baik. Karena akan berdampak secara psikologis dan sosial kemasyarakatan. Serta politik lokal di setiap daerah.<\/p>\n<p>&#8220;Repot juga secara psikologis, kan bupati sudah ada, DPRD, pengurus parpol, kadin, ormas sudah lengkap kepengurusannya di sana. Secara psikologis tak mungkin,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Menurut Tjahjo, Kemendagri juga akan memberikan insentif bagi DOB yang bisa meningkatkan PAD-nya. &#8220;Misalnya kalau berhasil menekan angka kebocoran nanti diberi ekstra proyek. Atau kalau PAD-nya meningkat ada penghargaan dari Kementerian PU berupa proyek, ada juga dari Kementerian Keuangan,&#8221; ungkapnya.<b> (Humas Kemendagri\/ES)<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meski sudah dilakukan sejak 1999, hingga saat ini 60 persen daerah otonomi baru (DOB) belum mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan rakyat. \u0093Sejak 1999 hingga sekarang, DOB masih menjadi beban pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU),\u0094 kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Rabu (10\/12).<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":12396,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[59],"tags":[],"class_list":["post-16033","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nusantara"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>60% Daerah Otonomi Baru Belum Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Rakyat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"60% Daerah Otonomi Baru Belum Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Rakyat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meski sudah dilakukan sejak 1999, hingga saat ini 60 persen daerah otonomi baru (DOB) belum mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan rakyat. \u0093Sejak 1999 hingga sekarang, DOB masih menjadi beban pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU),\u0094 kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Rabu (10\/12).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-12-11T03:48:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2014-12-11T03:50:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"669\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"346\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\"},\"headline\":\"60% Daerah Otonomi Baru Belum Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Rakyat\",\"datePublished\":\"2014-12-11T03:48:33+00:00\",\"dateModified\":\"2014-12-11T03:50:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/\"},\"wordCount\":299,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo.jpg\",\"articleSection\":[\"Nusantara\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/\",\"name\":\"60% Daerah Otonomi Baru Belum Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Rakyat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo.jpg\",\"datePublished\":\"2014-12-11T03:48:33+00:00\",\"dateModified\":\"2014-12-11T03:50:06+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo.jpg\",\"width\":669,\"height\":346,\"caption\":\"Mendagri Cahyo Kumolo\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"60% Daerah Otonomi Baru Belum Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Rakyat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"60% Daerah Otonomi Baru Belum Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Rakyat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"60% Daerah Otonomi Baru Belum Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Rakyat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Meski sudah dilakukan sejak 1999, hingga saat ini 60 persen daerah otonomi baru (DOB) belum mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan rakyat. \u0093Sejak 1999 hingga sekarang, DOB masih menjadi beban pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU),\u0094 kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Rabu (10\/12).","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2014-12-11T03:48:33+00:00","article_modified_time":"2014-12-11T03:50:06+00:00","og_image":[{"width":669,"height":346,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a"},"headline":"60% Daerah Otonomi Baru Belum Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Rakyat","datePublished":"2014-12-11T03:48:33+00:00","dateModified":"2014-12-11T03:50:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/"},"wordCount":299,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo.jpg","articleSection":["Nusantara"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/","name":"60% Daerah Otonomi Baru Belum Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Rakyat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo.jpg","datePublished":"2014-12-11T03:48:33+00:00","dateModified":"2014-12-11T03:50:06+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/Cahyo.jpg","width":669,"height":346,"caption":"Mendagri Cahyo Kumolo"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/60-daerah-otonomi-baru-belum-mampu-tingkatkan-pad-dan-kesejahteraan-rakyat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"60% Daerah Otonomi Baru Belum Mampu Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Rakyat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/16033","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=16033"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/16033\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16035,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/16033\/revisions\/16035"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/12396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=16033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=16033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=16033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}