{"id":198312,"date":"2020-09-25T08:26:53","date_gmt":"2020-09-25T01:26:53","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=198312"},"modified":"2020-09-25T08:26:53","modified_gmt":"2020-09-25T01:26:53","slug":"targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/","title":{"rendered":"Targetkan Tekan Biaya Hingga 17%, Pemerintah Bentuk Ekosistem Logistik Nasional"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_198315\" style=\"width: 1034px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-198315\" class=\"size-large wp-image-198315\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu-1024x533.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu-1024x533.jpg 1024w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu-300x156.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu-768x400.jpg 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu-600x313.jpg 600w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu-700x365.jpg 700w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu-360x188.jpg 360w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu.jpg 1223w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><p id=\"caption-attachment-198315\" class=\"wp-caption-text\">Menteri Keuangan (Menkeu) saat Konferensi Pers Bersama Ekosistem Logistik Nasional secara virtual, Kamis (24\/9).<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah melakukan pembentukan <em>National Logistic Ecosystem<\/em> yang diharapkan akan bisa menurunkan biaya logistik sebesar 23,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) akan bisa ditekan menjadi 17%.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) saat Konferensi Pers Bersama Ekosistem Logistik Nasional secara virtual, Kamis (24\/9).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Penurunan sekitar 5-6% ini terutama nanti akan dikontribusikan dari seluruh proses hulu hingga hilir terutama nanti adalah dalam me-<em>link<\/em> atau menghubungkan sektor-sektor transportasi dan juga untuk mensimplifikasi proses, dan bisa memberikan kemudahan bagi pelaku usaha,&#8221; ujar Menkeu.a<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden, menurut Menkeu, telah menetapkan perbaikan ekosistem logistik nasional yang menjadi salah satu penentu daya kompetisi dari perekonomian Indonesia dan keterlibatan Menko Perekonomian dan Menko Marves bahkan Seskab serta seluruh Kementerian\/Lembaga terkait ikut dalam program memperbaiki sistem tersebut.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">&#8220;Biaya logistik kita dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita terutama di ASEAN dan tentu yang terdekat seperti Singapura dan Malaysia itu masih dianggap lebih tinggi dan ini menyebabkan perekonomian Indonesia perlu terus untuk memperbaiki daya kompetisinya,&#8221; kata Menkeu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Menurut Menkeu, Pemerintah telah mengeluarkan lebih dari 23,5% dari PDB untuk biaya logistik, ini lebih tinggi dibandingkan Malaysia yang hanya 13%, dan <em>performance<\/em> dari logistik dalam <em>ease of doing business<\/em> mengenai berapa jumlah hari atau jam atau waktu untuk menyelesaikan proses logistik itu belum menunjukkan suatu perbaikan yang signifikan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">&#8220;Dari <em>trade across border<\/em>, dari\u00a0<em>ease of doing business<\/em> kita, kita hanya naik sedikit dari 67,3 ke 69,3 atau dalam hal ini sebenarnya tidak terlalu bagus. Dan oleh karena itu upaya untuk melakukan reformasi di bidang logistik nasional menjadi keharusan,&#8221; imbuh Menkeu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Dengan adanya reformasi ini, Menkeu harapkan sektor logistik akan makin meningkat, tidak hanya dari sisi efisiensi tetapi juga dari sisi kontribusinya di dalam meningkatkan daya kompetisi seluruh perekonomian nasional dan dengan adanya standar layanan dan transparansi akan terjadi persaingan yang sehat.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\"><em>National Logistic Ecosystem, <\/em>menurut Menkeu, nanti diharapkan akan ada semacam kemudahan dan kejelasan di dalam seluruh proses, yang dokumen dan proses itu bisa di-<em>share <\/em>meskipun ini bukan suatu integrasi tapi kolaborasi yang akan sangat mempermudah dan menyederhanakan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">&#8220;Keseluruhan <em>Government to Government<\/em>\u00a0dalam <em>national single window<\/em> Indonesia nanti, itu nanti akan dari simplifikasi dokumen sampai kepada masalah perizinan dan tentu dari sisi\u00a0<em>sharing<\/em> proses bisnis,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Kemudian dengan pelaku usaha di luar, tambah Menkeu, apakah itu <em>truck system<\/em>, apakah itu depo, kontainer,\u00a0<em>shipping<\/em>\u00a0maupun nanti akhirnya\u00a0<em>payment system<\/em> bisa dimasukkan di dalam ekosistem nasional logistik ini sehingga semuanya akan ada di dalam ekosistem ini tanpa harus melakukan <em>entry<\/em>\u00a0atau\u00a0<em>submission<\/em>\u00a0dokumen maupun proses yang berulang-ulang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">&#8220;Karena pada dasarnya para pelaku ini biasanya menggunakan formulir dan formulir itu harus berjalan atau diserahkan di masing-masing lembaga berkali-kali dan berulang-ulang,&#8221; jelas Menkeu.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Kalau kita lihat penataan ekosistem logistik ini, Menkeu sampaikan bahwa proses bisnisnya akan dirapikan dan disederhanakan melalui <em>single submission<\/em> dan layanan pelabuhan serta perizinan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Semua, menurut Menkeu, akan masuk di dalam <em>platform<\/em>\u00a0dan melakukan bersama-sama perubahan di dalam bisnis prosesnya dan kemudian memadukan dalam 1\u00a0<em>single submission system<\/em> yang pasti akan sangat sangat mempermudah bagi para pelaku usaha.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">NLE, tambah Menkeu, juga merupakan suatu platform dimana para pelaku seperti transportasi, <em>shipping<\/em>, bidang kepelabuhan, <em>warehouse<\/em> dan depo itu bisa masuk di dalam platform ini dan <em>sharing<\/em> sehingga tidak terjadi transaksi maupun proses yang repetitif.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">&#8220;Sistem pembayaran tadi juga platform pembayaran dan perbankan akan masuk di dalam hal ini sehingga kita bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Himbara. Tadi kalau masalah platform kita berhubungan dengan Meteri Perhubungan, Menteri Perdagangan, APRINDO. Dan untuk pengelolaan tata ruang karena pergerakan kontainer, <em>loading, unloading<\/em>, itu semuanya sangat menentukan efisiensi baik pergerakan maupun waktu maka tata ruang menjadi sangat penting, penataan pelabuhan tata ruang, penempatan depo kontainer dan pembentukan <em>consolidated centre<\/em> ini sangat penting,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Jadi, Menkeu menegaskan dalam NLE mencakup seluruh proses dari hulu hingga ke hilir bahkan tadi di dalam tayangan disebutkan kita juga akan masuk kepada proses di luar negerinya dari mulai <em>outbond<\/em> hingga <em>inbond<\/em>-nya, dari mulai proses dimana barang itu masuk ke dalam gudang, dimuat di dalam truk, kemudian <em>clearance<\/em> dari pemerintah sehingga lalu keluar, masuk ke dalam <em>shipping<\/em>, kemudian <em>arrival<\/em>, dan kemudian <em>clearance<\/em> kembali, masuk ke dalam <em>trucking<\/em> dan kemudian masuk ke dalam <em>warehouse<\/em> tujuan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">&#8220;NLE kita buat dengan kontribusi dan kolaborasi yang sangat luas. Seperti tadi yang kita lihat di dalam seluruh logo yang ada dibawah ini, seluruh Kementerian\/Lembaga yang sudah disampaikan tadi, lebih dari 18, dan kemudian sistem perbankan, dan juga ekosistem atau seluruh lembaga-lembaga yang terkait dengan transportasi, pergudangan, depo yang masuk di dalam NLE ini,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Sampai dengan September atau Oktober ini, Menkeu sampaikan sudah melakukan penerapan pengajuan pemeriksaan dan profil tunggal antara bea cukai, karantina ikan dan karantina pertanian sehingga menjadi satu <em>single<\/em> pengajuan, pemeriksaan dan <em>profiling<\/em>-nya, jadi tidak perlu pergi antara bea cukai, karantina ikan dan karantina pertanian.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Pemerintah, menurut Menkeu, juga melakukan integrasi perizinan (suara hilang) serta perizinan usaha dan perizinan pemasukan barang konsumsi di kawasan khusus terutama di Pulau Batam.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">&#8220;Kemudian penebusan <em>delivery order<\/em> dan persetujuan pengeluaran peti kemas\u00a0\u00a0atau SP2 dilakukan secara <em>online<\/em> sehingga dokumen tidak perlu jalan secara fisik. Pemesanan truk juga dilakukan secara <em>online<\/em>, jadi seperti sistem gojek, dalam hal ini truk bisa dipesan dan mereka tidak perlu ngetem secara fisik di sebuah tempat tetapi akan terjadi efisiensi. Dan pembayaran <em>online<\/em> yang terintegrasi dengan platform khususnya <em>trucking<\/em> serta perluasan penerapan <em>autogate<\/em> terutama di pelabuhan Tanjung Priok dan di Batam,&#8221; jelasnya. (<strong>MAY\/EN<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah melakukan pembentukan National Logistic Ecosystem yang diharapkan akan bisa menurunkan biaya logistik sebesar 23,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) akan bisa ditekan menjadi 17%.<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":198315,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[1028,1353],"class_list":["post-198312","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-keuangan","tag-logistik"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Targetkan Tekan Biaya Hingga 17%, Pemerintah Bentuk Ekosistem Logistik Nasional - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Targetkan Tekan Biaya Hingga 17%, Pemerintah Bentuk Ekosistem Logistik Nasional - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pemerintah melakukan pembentukan National Logistic Ecosystem yang diharapkan akan bisa menurunkan biaya logistik sebesar 23,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) akan bisa ditekan menjadi 17%.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-09-25T01:26:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1223\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"637\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\"},\"headline\":\"Targetkan Tekan Biaya Hingga 17%, Pemerintah Bentuk Ekosistem Logistik Nasional\",\"datePublished\":\"2020-09-25T01:26:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/\"},\"wordCount\":888,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu.jpg\",\"keywords\":[\"Keuangan\",\"Logistik\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/\",\"name\":\"Targetkan Tekan Biaya Hingga 17%, Pemerintah Bentuk Ekosistem Logistik Nasional - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu.jpg\",\"datePublished\":\"2020-09-25T01:26:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu.jpg\",\"width\":1223,\"height\":637,\"caption\":\"Menteri Keuangan (Menkeu) saat Konferensi Pers Bersama Ekosistem Logistik Nasional secara virtual, Kamis (24\/9).\u00a0\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Targetkan Tekan Biaya Hingga 17%, Pemerintah Bentuk Ekosistem Logistik Nasional\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Targetkan Tekan Biaya Hingga 17%, Pemerintah Bentuk Ekosistem Logistik Nasional - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Targetkan Tekan Biaya Hingga 17%, Pemerintah Bentuk Ekosistem Logistik Nasional - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Pemerintah melakukan pembentukan National Logistic Ecosystem yang diharapkan akan bisa menurunkan biaya logistik sebesar 23,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) akan bisa ditekan menjadi 17%.","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2020-09-25T01:26:53+00:00","og_image":[{"width":1223,"height":637,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01"},"headline":"Targetkan Tekan Biaya Hingga 17%, Pemerintah Bentuk Ekosistem Logistik Nasional","datePublished":"2020-09-25T01:26:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/"},"wordCount":888,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu.jpg","keywords":["Keuangan","Logistik"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/","name":"Targetkan Tekan Biaya Hingga 17%, Pemerintah Bentuk Ekosistem Logistik Nasional - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu.jpg","datePublished":"2020-09-25T01:26:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Capture-Menkeu.jpg","width":1223,"height":637,"caption":"Menteri Keuangan (Menkeu) saat Konferensi Pers Bersama Ekosistem Logistik Nasional secara virtual, Kamis (24\/9).\u00a0"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/targetkan-tekan-biaya-hingga-17-pemerintah-bentuk-ekosistem-logistik-nasional\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Targetkan Tekan Biaya Hingga 17%, Pemerintah Bentuk Ekosistem Logistik Nasional"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/198312","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=198312"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/198312\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198317,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/198312\/revisions\/198317"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/198315"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=198312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=198312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=198312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}