{"id":220392,"date":"2021-07-01T15:33:09","date_gmt":"2021-07-01T08:33:09","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=220392"},"modified":"2021-07-07T14:08:42","modified_gmt":"2021-07-07T07:08:42","slug":"ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/","title":{"rendered":"Ketentuan Pembatasan Kegiatan dan Cakupan Wilayah PPKM Darurat"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_220394\" style=\"width: 1034px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-220394\" class=\"size-large wp-image-220394 alignleft\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22-1024x563.png\" alt=\"Keterangan Pers PPKM Darurat\" width=\"1024\" height=\"563\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22-1024x563.png 1024w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22-300x165.png 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22-768x422.png 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22-600x330.png 600w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22-700x385.png 700w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22-360x198.png 360w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22.png 1421w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><p id=\"caption-attachment-220394\" class=\"wp-caption-text\">Menko Marinves, Menkes, dan Mendagri memberikan keterangan pers mengenai implementasi PPKM Darurat, secara virtual, Kamis (01\/07\/2021). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI)<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah telah resmi menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali, yang berlaku selama dua minggu, mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Kebijakan tersebut disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (01\/07\/2021).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marinves) sekaligus Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, kebijakan tersebut diambil untuk menekan laju penyebaran COVID-19 yang beberapa waktu terakhir ini mengalami lonjakan, ditandai dengan kasus konfirmasi positif COVID-19\u00a0 yang mengalami peningkatan tertinggi dalam satu minggu terakhir, begitu juga tingkat kematian. Tingkat keterisian tempat tidur atau <em>bed occupancy rate <\/em>(BOR) \u00a0pada saat ini juga melebihi puncak keterisian pasca libur panjang Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketentuan PPKM Darurat ini, imbuh Luhut, disusun secara cermat melalui kajian serta mendengarkan pandangan dari berbagai pihak, seperti epidemiologi, asosiasi kedokteran, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya. Juga berdasarkan pengalaman sejak awal pandemi serta pengalaman dari negara lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya pikir apa yang kami siapkan ini saya kira persiapannya hal yang paling maksimal, dan sudah juga kami laporkan kepada Presiden. Presiden juga setuju dengan langkah-langkah ini,\u201d ujarnya dalam keterangan pers secara virtual, Kamis (01\/07\/2021) siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditambahkan Luhut, Presiden memerintahkan agar jajaran terkait melakukan kebijakan ini secara tegas dan terukur. \u201cTadi kami sudah bicara dengan para Gubernur dan Wali Kota\/Bupati dan kita semua sepakat akan melaksanakan ini semua dengan tegas,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Berikut ketentuan PPKM Darurat sebagaimana disampaikan oleh Menko Marinves:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">a. Pelaksanaan kegiatan pada sektor nonesensial diberlakukan 100 persen <em>work from home<\/em> (WFH);<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">b. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (sekolah, perguruan tinggi, akademi, tempat pendidikan\/pelatihan) dilakukan secara daring\/<em>online;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">c. Pelaksanaan kegiatan pada sektor:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1) Esensial seperti keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan nonpenanganan karantina COVID-19, industri orientasi ekspor diberlakukan 50 persen maksimal staf <em>work from office<\/em> (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2) Kritikal seperti energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari diberlakukan 100 persen maksimal staf WFO dengan protokol kesehatan secara ketat;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3) Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen; dan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4) Untuk apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">d. Kegiatan pada pusat perbelanjaan\/mal\/pusat perdagangan ditutup sementara;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">e. Pelaksanaan kegiatan makan\/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan\/mal hanya menerima <em>delivery\/take away<\/em> dan tidak menerima makan di tempat (<em>dine-in<\/em>);<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">f. pelaksanaan kegiatan konstruksi (tempat konstruksi dan lokasi proyek) beroperasi 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">g. tempat ibadah (masjid, musala, gereja, pura, vihara, dan klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) ditutup sementara;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">h. fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) ditutup sementara;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">i. kegiatan seni\/budaya, olahraga, dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) ditutup sementara;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">j. transportasi umum (kendaraan umum, angkutan massal, taksi (konvensional dan <em>online<\/em>) dan kendaraan sewa\/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">k. resepsi pernikahan dihadiri maksimal 30 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan tidak menerapkan makan di tempat resepsi, penyediaan makanan hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">l. pelaku perjalanan domestik yang menggunakan transportasi jarak jauh (pesawat, bis, dan kereta api) harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama) dan PCR H-2 untuk pesawat serta antigen (H-1) untuk moda transportasi jarak jauh lainnya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">m. tetap memakai masker dengan benar dan konsisten saat melaksanakan kegiatan di luar rumah. Tidak diizinkan penggunaan <em>faceshield<\/em> tanpa menggunakan masker; dan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">n. Pelaksanaan PPKM Mikro di RT\/RW Zona Merah tetap dilakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Cakupan Area PPKM Darurat<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Luhut menegaskan, PPKM Darurat berlaku di\u00a0 kabupaten\/kota dengan asesmen situasi pandemi level 3 dan 4 di Pulau Jawa dan Bali. Berikut cakupan wilayah tersebut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">a. DKI Jakarta untuk wilayah kabupaten\/kota dengan kriteria level 4, yaitu Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kota Administrasi Jakarta Pusat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">b. Banten untuk wilayah kabupaten\/kota dengan kriteria level 3 yaitu Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kota Cilegon; serta level 4 yaitu Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kota Serang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">c. Jawa Barat untuk wilayah kabupaten\/kota dengan kriteria level 3 yaitu Kabupaten Sumedang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Subang, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Garut, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian level 4 yaitu Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Banjar, Kota Bandung, dan Kota Tasikmalaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">d. Jawa Tengah untuk wilayah kabupaten\/kota dengan kriteria level 3 yaitu Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Tegal, Kabupaten Sragen, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Magelang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Jepara, Kabupaten Demak, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Blora, Kabupaten Batang, Kabupaten Banjarnegara, dan Kota Pekalongan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian level 4 yaitu Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Klaten, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Banyumas, Kota Tegal, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Salatiga, dan Kota Magelang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">e. Daerah Istimewa Yogyakarta untuk wilayah kabupaten\/kota dengan kriteria level 3 yaitu Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Gunungkidul; serta level 4 yaitu Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, dan Kota Yogyakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">f. Jawa Timur untuk wilayah kabupaten\/kota dengan kriteria level 3 yaitu Kabupaten Tuban, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sampang, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Magetan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Jombang, Kabupaten Jember, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Blitar, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bangkalan, Kota Probolinggo, dan Kota Pasuruan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian level 4 yaitu Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Madiun, Kabupaten Lamongan, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, dan Kota Batu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">g. Bali untuk wilayah kabupaten\/kota dengan kriteria level 3 yaitu Kabupaten Jembrana, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Bangli, dan Kota Denpasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Baca juga mengenai kewenangan dan kewajiban pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan lain-lain terkait pelaksanaan PPKM Darurat <a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/luhut-ppkm-darurat-akan-diterapkan-secara-tegas-dan-terukur\/\">di sini.\u00a0<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>(TGH\/UN)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Informasi mengenai Inmendagri terkait PPKM Darurat COVID-19 Jawa-Bali <a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/mendagri-terbitkan-instruksi-tentang-ppkm-darurat-jawa-bali\/\">di sini.<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah telah resmi menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali, yang berlaku selama dua minggu, mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Kebijakan tersebut disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (01\/07\/2021). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marinves) sekaligus Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":220394,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-220392","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ketentuan Pembatasan Kegiatan dan Cakupan Wilayah PPKM Darurat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketentuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Cakupan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, berlaku 3 Juli hingga 20 Juli 2021\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketentuan Pembatasan Kegiatan dan Cakupan Wilayah PPKM Darurat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketentuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Cakupan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, berlaku 3 Juli hingga 20 Juli 2021\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-01T08:33:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-07-07T07:08:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1421\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"781\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\"},\"headline\":\"Ketentuan Pembatasan Kegiatan dan Cakupan Wilayah PPKM Darurat\",\"datePublished\":\"2021-07-01T08:33:09+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-07T07:08:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/\"},\"wordCount\":1102,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22.png\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/\",\"name\":\"Ketentuan Pembatasan Kegiatan dan Cakupan Wilayah PPKM Darurat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22.png\",\"datePublished\":\"2021-07-01T08:33:09+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-07T07:08:42+00:00\",\"description\":\"Ketentuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Cakupan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, berlaku 3 Juli hingga 20 Juli 2021\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22.png\",\"width\":1421,\"height\":781,\"caption\":\"Menko Marinves, Menkes, dan Mendagri memberikan keterangan pers mengenai implementasi PPKM Darurat, secara virtual, Kamis (01\/07\/2021). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketentuan Pembatasan Kegiatan dan Cakupan Wilayah PPKM Darurat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketentuan Pembatasan Kegiatan dan Cakupan Wilayah PPKM Darurat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Ketentuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Cakupan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, berlaku 3 Juli hingga 20 Juli 2021","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ketentuan Pembatasan Kegiatan dan Cakupan Wilayah PPKM Darurat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Ketentuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Cakupan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, berlaku 3 Juli hingga 20 Juli 2021","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2021-07-01T08:33:09+00:00","article_modified_time":"2021-07-07T07:08:42+00:00","og_image":[{"width":1421,"height":781,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22.png","type":"image\/png"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8"},"headline":"Ketentuan Pembatasan Kegiatan dan Cakupan Wilayah PPKM Darurat","datePublished":"2021-07-01T08:33:09+00:00","dateModified":"2021-07-07T07:08:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/"},"wordCount":1102,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22.png","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/","name":"Ketentuan Pembatasan Kegiatan dan Cakupan Wilayah PPKM Darurat - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22.png","datePublished":"2021-07-01T08:33:09+00:00","dateModified":"2021-07-07T07:08:42+00:00","description":"Ketentuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Cakupan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, berlaku 3 Juli hingga 20 Juli 2021","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Screen-Shot-2021-07-01-at-15.34.22.png","width":1421,"height":781,"caption":"Menko Marinves, Menkes, dan Mendagri memberikan keterangan pers mengenai implementasi PPKM Darurat, secara virtual, Kamis (01\/07\/2021). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/ketentuan-pembatasan-kegiatan-dan-cakupan-ppkm-darurat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketentuan Pembatasan Kegiatan dan Cakupan Wilayah PPKM Darurat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/220392","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=220392"}],"version-history":[{"count":25,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/220392\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":220923,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/220392\/revisions\/220923"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/220394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=220392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=220392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=220392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}