{"id":22696,"date":"2015-03-13T17:59:51","date_gmt":"2015-03-13T10:59:51","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=22696"},"modified":"2015-03-13T18:00:50","modified_gmt":"2015-03-13T11:00:50","slug":"soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/","title":{"rendered":"Soal Pemberian Remisi Pada Koruptor, Menkumham: Jangan Hilangkan Hak Narapidana"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_22697\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-22697\" class=\" wp-image-22697 \" alt=\"Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1-300x211.jpg\" width=\"300\" height=\"211\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-22697\" class=\"wp-caption-text\">Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly<\/p><\/div>\n<p>Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menjelaskan alasan dibalik rencana pemberian remisi bagi narapidana koruptor.<\/p>\n<p>\u0093Filosofi kita adalah membina terpidana koruptor. Ini adalah hak narapidana dalam konteks<i> human rights<\/i>. Manusia sejahat apapun punya hak. Dihukum, tetapi tetap hak fundamentalnya ada,\u0094 kata Yasonna \u00a0Yasonna kepada wartawan, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13\/3).<\/p>\n<p>Menkumham menjelaskan, kalau kita menghukum berat koruptor bisa dilakukan dengan memberatkan hukumannya.\u00a0 Dia tidak <i>whistle blower<\/i>, misalnya, ada seorang napi koruptor, tidak kooperatif, bisa menjadi alasan pemberatan hukuman.<!--more--><\/p>\n<p>\u0093Hakimlah yang menentukan besaran hukumannya. Dan yang lebih baik, buat koruptor itu membayar senilai yang dia korup. Itu yang harus dibayar, disita, dan ditambah pemberatan berapa miliar (dendanya),\u0094 ujar Yasonna.<\/p>\n<p>Jadi, lanjut Menkumham, hukuman badannya tetap jalan, tetapi jangan hilangkan hak dia sebagai narapidana dalam pembinaan. Jadi ini harus kita koreksi sistemnya. Ini yang mau saya luruskan.<\/p>\n<p>Namun diakui Menkumham bahwa rencana pemberian remisi kepada koruptor itu masih dalam pembahasan secara ilmiah.<\/p>\n<p>\u0093Filosofi kita adalah membina terpidana koruptor. Ini adalah hak narapidana dalam konteks<i> human rights<\/i>. Manusia sejahat apapun punya hak. Dihukum, tetapi tetap hak fundamentalnya ada,\u0094 terang Yasonna.<\/p>\n<p><b>Perbaiki Sistem<\/b><\/p>\n<p>Menurut Menkumham,\u00a0 ia \u00a0akan memperbaiki sistem pemberian remisi dan pembebasan bersyarat dengan sistem <i>online<\/i>, dan sudah dialokasikan anggaran. Dengan demikia,\u00a0 narapidana yang sudah berhak menurut Undang-undang untuk mendapatkan remisi, bisa langsung dimasukan datanya online, seperti nama, kejahatan yang dilakukan, lama masa tahanan, dan apa yang sudah dilakukan selama menjadi tahanan. Jadi orang-orang bisa lihat secara transparan.<\/p>\n<p>\u0093Saya tidak menutup mata bahwa pada pemberian remisi dan pembebasan bersyarat kerap terjadi aksi suap menyuap. Kalau tidak ada uangnya tidak dikasih remisi. Itu yang mau kita berantas, dengan sistem <i>online<\/i> nanti akan bisa, sama seperti ujian CPNS. Dan saya punya akses di kantor saya,\u0094 terang Yasonna. Mengenai suasana lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang sekarang padat, \u00a0dimana orang sembarangan masuk, menurut Menkumham, pihaknya\u00a0 nanti akan beri CCTV, yang bisa diakses <i>real time<\/i> dari kantornya. Selain itu, juga akan dipasang \u00a0<i>finger print door lock<\/i> untuk akses keluar masuk lapas.<\/p>\n<p>\u0093Jadi mari kita meletakkan perbaikan sistem itu dengan baik, pemberian remisi sesuai prosedur,\u0094 pungkas Yasona<b>. (Humas Setkab\/ES)<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menjelaskan alasan dibalik rencana pemberian remisi bagi narapidana koruptor. \u0093Filosofi kita adalah membina terpidana koruptor. Ini adalah hak narapidana dalam konteks human rights. Manusia sejahat apapun punya hak. Dihukum, tetapi tetap hak fundamentalnya ada,\u0094 kata Yasonna \u00a0Yasonna kepada wartawan, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13\/3). Menkumham [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":22697,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-22696","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Soal Pemberian Remisi Pada Koruptor, Menkumham: Jangan Hilangkan Hak Narapidana - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Soal Pemberian Remisi Pada Koruptor, Menkumham: Jangan Hilangkan Hak Narapidana - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menjelaskan alasan dibalik rencana pemberian remisi bagi narapidana koruptor. \u0093Filosofi kita adalah membina terpidana koruptor. Ini adalah hak narapidana dalam konteks human rights. Manusia sejahat apapun punya hak. Dihukum, tetapi tetap hak fundamentalnya ada,\u0094 kata Yasonna \u00a0Yasonna kepada wartawan, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13\/3). Menkumham [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-03-13T10:59:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-03-13T11:00:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"706\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\"},\"headline\":\"Soal Pemberian Remisi Pada Koruptor, Menkumham: Jangan Hilangkan Hak Narapidana\",\"datePublished\":\"2015-03-13T10:59:51+00:00\",\"dateModified\":\"2015-03-13T11:00:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/\"},\"wordCount\":366,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/\",\"name\":\"Soal Pemberian Remisi Pada Koruptor, Menkumham: Jangan Hilangkan Hak Narapidana - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1.jpg\",\"datePublished\":\"2015-03-13T10:59:51+00:00\",\"dateModified\":\"2015-03-13T11:00:50+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1.jpg\",\"width\":1000,\"height\":706,\"caption\":\"Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Soal Pemberian Remisi Pada Koruptor, Menkumham: Jangan Hilangkan Hak Narapidana\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Soal Pemberian Remisi Pada Koruptor, Menkumham: Jangan Hilangkan Hak Narapidana - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Soal Pemberian Remisi Pada Koruptor, Menkumham: Jangan Hilangkan Hak Narapidana - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menjelaskan alasan dibalik rencana pemberian remisi bagi narapidana koruptor. \u0093Filosofi kita adalah membina terpidana koruptor. Ini adalah hak narapidana dalam konteks human rights. Manusia sejahat apapun punya hak. Dihukum, tetapi tetap hak fundamentalnya ada,\u0094 kata Yasonna \u00a0Yasonna kepada wartawan, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13\/3). Menkumham [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2015-03-13T10:59:51+00:00","article_modified_time":"2015-03-13T11:00:50+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":706,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a"},"headline":"Soal Pemberian Remisi Pada Koruptor, Menkumham: Jangan Hilangkan Hak Narapidana","datePublished":"2015-03-13T10:59:51+00:00","dateModified":"2015-03-13T11:00:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/"},"wordCount":366,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/","name":"Soal Pemberian Remisi Pada Koruptor, Menkumham: Jangan Hilangkan Hak Narapidana - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1.jpg","datePublished":"2015-03-13T10:59:51+00:00","dateModified":"2015-03-13T11:00:50+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/03\/Yasona_Laoli_1.jpg","width":1000,"height":706,"caption":"Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-pemberian-remisi-pada-koruptor-menkumham-jangan-hilangkan-hak-narapidana\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Soal Pemberian Remisi Pada Koruptor, Menkumham: Jangan Hilangkan Hak Narapidana"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/22696","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=22696"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/22696\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22700,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/22696\/revisions\/22700"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/22697"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=22696"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=22696"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=22696"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}