{"id":240821,"date":"2022-02-25T17:42:51","date_gmt":"2022-02-25T10:42:51","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=240821"},"modified":"2022-02-25T17:43:59","modified_gmt":"2022-02-25T10:43:59","slug":"satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/","title":{"rendered":"Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan Ketentuan Protokol Kesehatan Sistem Bubble di Bali"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-240822 size-full\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png\" alt=\"SE Satgas 8\/2022\" width=\"707\" height=\"479\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png 707w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31-300x203.png 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31-600x407.png 600w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31-679x460.png 679w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31-339x230.png 339w\" sizes=\"auto, (max-width: 707px) 100vw, 707px\" \/>Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menerbitkan <a href=\"https:\/\/covid19.go.id\/artikel\/2022\/02\/23\/surat-edaran-kasatgas-nomor-8-tahun-2022\">Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2022<\/a> tentang Protokol Kesehatan Mekanisme <em>Travel Bubble<\/em> di Bali dalam Masa Pandemi <em>Corona Virus Disease<\/em> 2019 (COVID-19).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSurat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 23 Februari 2022 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian,\u201d ditegaskan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Suharyanto dalam SE yang ditandatanganinya pada tanggal 23 Februari tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Disebutkan dalam latar belakang peraturan ini bahwa dalam rangka menindaklanjuti dinamika situasi persebaran virus SARS-CoV-2 serta upaya pemulihan ekonomi nasional, akan dilakukan pembukaan kembali kegiatan masyarakat yang produktif dan aman COVID-19.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPembukaan kembali kegiatan masyarakat akan dilaksanakan melalui mekanisme sistem <em>bubble <\/em>di Bali, maka diperlukan adanya mekanisme pengendalian sistem <em>bubble <\/em>untuk mengantisipasi penyebaran virus SARS-CoV-2,\u201d ujar Ketua Satgas.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maksud diterbitkannya SE ini adalah untuk menerapkan protokol kesehatan terhadap mekanisme sistem <em>bubble <\/em>di Bali. Adapun tujuannya adalah untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi mekanisme sistem <em>bubble <\/em>di Bali dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan COVID-19.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan ruang lingkupnya adalah protokol kesehatan terhadap kegiatan dengan mekanisme sistem <em>bubble <\/em>di Bali dalam masa pandemi COVID-19. Adapun kegiatan yang terlingkup dalam SE ini adalah kegiatan yang dikelola secara terorganisir oleh penyelenggara atau pengelola serta menerapkan sistem <em>bubble <\/em>dalam pelaksanaannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Berikut ketentuan protokol kesehatan yang tertuang dalam SE:<br \/>\n<\/strong>1. Pelaku sistem <em>bubble <\/em>dapat memasuki kawasan sistem <em>bubble <\/em>di Bali dengan mekanisme sebagai berikut:<br \/>\na. Perjalanan langsung melalui pintu masuk <em>(entry point) <\/em>Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) ke kawasan sistem <em>bubble<\/em>;<br \/>\nb. Transit melalui pintu masuk PPLN dan kemudian melanjutkan perjalanan domestik ke kawasan sistem <em>bubble<\/em>; atau<br \/>\nc. Perjalanan domestik melalui jalur udara, darat, atau laut ke kawasan sistem <em>bubble.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Pintu masuk warga negara Indonesi (WNI)\/warga negara asing (WNA) PPLN untuk masuk ke kawasan sistem <em>bubble <\/em>sebagaimana dimaksud pada angka 1.a adalah:<br \/>\na. Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali; atau<br \/>\nb. Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Pintu masuk WNI\/WNA PPLN untuk masuk ke wilayah Indonesia sebagaimana dimaksud pada angka 1.b mengikuti ketentuan dalam SE Satgas Penanganan COVID-19 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri dalam Masa Pandemi <em>Corona Virus Disease 2019<\/em> (COVID-19) dan\/atau Surat Keputusan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 tentang Tempat Karantina dan Kewajiban RT-PCR bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Luar Negeri yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4. Pelaku sistem <em>bubble <\/em>yang melakukan perjalanan domestik sebagaimana dimaksud pada angka 1.b dan 1.c wajib mengikuti ketentuan dan persyaratan perjalanan dalam SE Satgas Penanganan COVID-19 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi <em>Corona Virus Disease 2019<\/em> (COVID-19) yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">5. Penyelenggara atau pengelola kegiatan dengan sistem <em>bubble <\/em>(KSB) wajib membagi pelaku sistem <em>bubble <\/em>ke dalam beberapa kelompok <em>bubble, <\/em>berdasarkan namun tidak terbatas kepada sebagai berikut:<br \/>\na. Jenis atau rangkaian aktivitas yang akan dilaksanakan selama KSB;<br \/>\nb. Riwayat asal wilayah kedatangan pelaku sistem <em>bubble<\/em>;<br \/>\nc. Jadwal kedatangan pelaku sistem <em>bubble<\/em>;<br \/>\nd. Lokasi tujuan pelaku sistem <em>bubble; <\/em>atau<br \/>\ne. Riwayat status kesehatan pelaku sistem <em>bubble <\/em>(komorbiditas, kelompok usia, status vaksinasi, dan lain-lain).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">6. Penyelenggara atau pengelola KSB wajib membagi kawasan sistem <em>bubble <\/em>ke dalam beberapa kelompok zona berdasarkan:<br \/>\na. Urutan aktivitas dalam rangkaian KSB yang akan dilakukan oleh pelaku sistem <em>bubble<\/em>; dan\/atau<br \/>\nb. Variasi kelompok <em>bubble <\/em>yang akan berada di dalam satu zona.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">7. Pada saat kedatangan di pintu masuk PPLN, seluruh pelaku sistem <em>bubble<\/em>, terkecuali bagi tenaga pendukung, wajib mengikuti ketentuan\/persyaratan sebagai berikut:<br \/>\na. Telah mengunduh aplikasi PeduliLindungi serta mengisi e-HAC Internasional Indonesia;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">b. Menunjukkan kartu\/sertifikat (fisik ataupun digital) telah menerima vaksin COVID-19 dosis kedua seminimalnya empat belas hari sebelum keberangkatan yang tertulis dalam bahasa Inggris selain dari bahasa negara\/wilayah asal kedatangan, serta terverifikasi di <em>website<\/em> Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atau e-HAC Internasional Indonesia;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">c. Menunjukkan hasil negatif melalui pemeriksaan RT-PCR di negara\/wilayah asal yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Internasional Indonesia;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">d. Menunjukkan bukti dokumen resmi pendaftaran atau keterlibatan dalam rangkaian KSB, seperti: bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran paket wisata, bukti keterlibatan delegasi acara konferensi\/pertemuan, atau bukti keterlibatan lainnya dalam rangkaian KSB;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">e. Bagi pelaku sistem <em>bubble <\/em>\u00a0yang berstatus WNA, wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:<br \/>\ni. Menunjukkan visa kunjungan atau izin masuk lainnya sesuai ketentuan peraturan perundangan; dan<br \/>\nii. Menunjukkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan yang ditetapkan oleh penyelenggara atau pengelola serta mencakup pembiayaan penanganan COVID-19 dan evakuasi medis menuju rumah sakit rujukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">f. Menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan pemeriksaan RT-PCR pada saat kedatangan di pintu masuk PPLN;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">g. Dalam hal hasil pemeriksaan RT-PCR pada saat kedatangan di pintu masuk <em>\u00a0<\/em>PPLN sebagaimana dimaksud dalam huruf f menunjukkan hasil negatif, maka pelaku sistem <em>bubble <\/em>melanjutkan dengan:<br \/>\ni. Bagi PPLN yang melakukan perjalanan transit, wajib melakukan karantina terpusat sesuai dengan durasi dan mekanisme sebagaimana diatur dalam SE Satgas Penanganan COVID-19 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri dalam Masa <em>Pandemi Corona Virus Disease<\/em> 2019 (COVID-19) yang berlaku untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke kawasan sistem <em>bubble<\/em>; atau<br \/>\nii. Mengikuti prosedur penjemputan dan pengantaran langsung ke lokasi tujuan sesuai dengan kelompok <em>bubble<\/em>-nya yang ditetapkan oleh penyelenggara atau pengelola.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">h. Mengikuti mekanisme dan protokol kesehatan jalur khusus sistem <em>bubble <\/em>yang telah ditetapkan oleh penyelenggara atau pengelola pada saat kedatangan maupun transit dalam rangka perjalanan menuju ke kawasan sistem <em>bubble<\/em>;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">i. Dalam hal hasil pemeriksaan RT-PCR pada saat kedatangan di pintu masuk kedatangan perjalanan luar negeri sebagaimana dimaksud dalam huruf f menunjukkan hasil positif, maka ditindaklanjuti dengan ketentuan sebagai berikut:<br \/>\ni. Bagi kasus positif COVID-19 tanpa gejala atau mengalami gejala ringan, dilakukan isolasi atau perawatan di tempat akomodasi isolasi yang terpisah dari kawasan <em>bubble<\/em>; atau<br \/>\nii. Bagi kasus positif COVID-19 dengan gejala sedang atau gejala berat, dilakukan isolasi atau perawatan di rumah sakit rujukan;<br \/>\niii. Seluruh biaya isolasi\/perawatan bagi WNI ditanggung pemerintah, sedangkan bagi WNA ditanggung secara mandiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">8. Ketentuan mengenai pintu masuk PPLN sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan angka 3, serta syarat vaksinasi, pemeriksaan RT-PCR, dan karantina sebagaimana dimaksud pada angka 7 akan mengikuti dan menyesuaikan SE Satgas Penanganan COVID-19 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri dalam Masa Pandemi <em>Corona Virus Disease <\/em>2019 (COVID-19) dan\/atau Surat Keputusan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 tentang Tempat Karantina dan Kewajiban RT-PCR bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Luar Negeri yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">9. Selama berada dalam kawasan sistem <em>bubble, <\/em>seluruh pelaku sistem <em>bubble <\/em>di Bali, terkecuali tenaga pendukung, wajib mengikuti ketentuan\/persyaratan sebagai berikut:<br \/>\na. Menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik ataupun digital) telah menerima vaksin COVID-19 dosis kedua;<br \/>\nb. Hanya diperkenankan untuk melakukan interaksi dengan orang yang berada dalam satu kelompok <em>bubble;<br \/>\n<\/em>c. Hanya diperkenankan untuk melakukan kegiatan di zona yang telah ditentukan pada setiap fasilitas atau sarana prasarana dalam kawasan sistem <em>bubble<\/em>;<br \/>\nd. Menjalani pemeriksaan <em>rapid test <\/em>antigen sebelum memasuki kawasan sistem <em>bubble<\/em>;<br \/>\ne. Diperkenankan untuk masuk ke kawasan sistem <em>bubble <\/em>setelah mendapatkan hasil negatif pemeriksaan <em>rapid test <\/em>antigen sebagaimana dimaksud dalam huruf d;<br \/>\nf. Menjalani pemeriksaan <em>rapid test <\/em>antigen secara rutin setiap hari dan\/atau pemeriksaan RT-PCR rutin maksimal setiap tiga hari sekali serta menunjukkan hasil negatif selama berada dalam kawasan sistem <em>bubble<\/em>;<br \/>\ng. Melaporkan kepada petugas kesehatan dalam kawasan sistem <em>bubble <\/em>ketika mengalami gejala yang berkaitan dengan COVID-19 untuk dilakukan pemeriksaan COVID-19 dengan pemeriksaan RT-PCR; dan<br \/>\nh. Mematuhi mekanisme pelacakan kontak erat, isolasi dan karantina di Indonesia apabila ditemukan kasus positif COVID-19 pada kawasan sistem <em>bubble <\/em>terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">10. Tenaga pendukung dalam kawasan sistem <em>bubble <\/em>wajib mengikuti ketentuan\/persyaratan sebagai berikut:<br \/>\na. Menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik ataupun digital) telah menerima vaksin COVID-19 dosis kedua;<br \/>\nb. Dalam hal terhadap tenaga pendukung dapat diterapkan sistem jadwal jaga <em>(shift)<\/em>, maka diwajibkan untuk:<br \/>\ni. Bekerja dengan sistem jadwal jaga (<em>shift<\/em>) selama maksimal empat belas hari dan tinggal menginap di kawasan sistem <em>bubble<\/em> selama jadwal jaga (<em>shift<\/em>) berlangsung;<br \/>\nii. Menunjukkan hasil negatif melalui pemeriksaan RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum memulai jadwal jaga (<em>shift<\/em>) kerjanya;<br \/>\niii. Menjalani pemeriksaan RT-PCR sebelum memasuki kawasan sistem <em>bubble<\/em>;<br \/>\niv. Melakukan pemeriksaan RT-PCR pada hari ke-13 atau satu hari sebelum jadwal jaga (<em>shift<\/em>) berakhir untuk menyelesaikan jadwal jaga (<em>shift<\/em>) kerjanya; dan<br \/>\nv. Diperkenankan untuk pulang atau keluar dari kawasan sistem <em>bubble<\/em> setelah mendapatkan hasil negatif pemeriksaan RT-PCR sebagaimana dimaksud dalam huruf b.iv.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">c. Dalam hal terhadap tenaga pendukung tidak dapat diterapkan sistem jadwal jaga <em>(shift)<\/em>, maka diwajibkan untuk:<br \/>\ni. Menjalani pemeriksaan <em>rapid test<\/em> antigen setiap memasuki kawasan sistem <em>bubble<\/em>; dan<br \/>\nii. Menjalani pemeriksaan <em>rapid test <\/em>antigen secara rutin setiap hari atau pemeriksaan RT-PCR maksimal tiga hari sekali selama berada di kawasan sistem <em>bubble<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">d. Melaporkan kepada petugas kesehatan dalam kawasan <em>sistem bubble <\/em>ketika mengalami gejala yang berkaitan dengan COVID-19 untuk dilakukan pemeriksaan COVID-19 dengan pemeriksaan RT-PCR; dan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">e. Mematuhi mekanisme pelacakan kontak erat, isolasi dan karantina di Indonesia apabila ditemukan kasus positif COVID-19 pada kawasan sistem <em>bubble <\/em>terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">11. Mekanisme pelacakan kontak erat, isolasi, dan perawatan apabila ditemukan pelaku perjalanan mekanisme sistem <em>bubble<\/em> yang positif COVID-19 selama KSB dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:<br \/>\na. Bagi kasus positif COVID-19 tanpa gejala atau mengalami gejala ringan, dilakukan isolasi atau perawatan di tempat akomodasi isolasi yang terpisah dari kawasan sistem <em>bubble<\/em>;<br \/>\nb. Bagi kasus positif COVID-19 dengan gejala sedang atau gejala berat, dilakukan isolasi atau perawatan di rumah sakit rujukan;<br \/>\nc. Seluruh biaya isolasi\/perawatan bagi WNI ditanggung pemerintah, sedangkan bagi WNA ditanggung secara mandiri;<br \/>\nd. Penelusuran kontak erat dilakukan terhadap seluruh peserta di dalam kelompok <em>(bubble) <\/em>yang sama dengan kasus positif COVID-19 tersebut berdasarkan mekanisme yang ditetapkan dan dilaksanakan oleh dinas kesehatan setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">12. Seluruh pelaku sistem <em>bubble <\/em>di Bali selama berada di kawasan sistem <em>bubble <\/em>wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat sebagai berikut:<br \/>\na. Menggunakan masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut dan dagu;<br \/>\nb. Mengganti masker secara berkala setiap empat jam, dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan;<br \/>\nc. Mencuci tangan secara berkala menggunakan air dan sabun atau <em>hand sanitizer<\/em>, terutama setelah menyentuh benda yang disentuh orang lain;<br \/>\nd. Menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain serta menghindari kerumunan; dan<br \/>\ne. Menggunakan aplikasi PeduliLindungi selama melakukan aktivitas di kawasan <em>sistem bubble<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">13. Setelah menyelesaikan rangkaian KSB, pelaku sistem <em>bubble <\/em>wajib untuk mengikuti ketentuan\/persyaratan sebagai berikut:<br \/>\na. Menjalani pemeriksaan RT-PCR sebagai <em>exit test <\/em>untuk menyelesaikan masa karantina atau rangkaian KSB;<br \/>\nb. Diperkenankan untuk melakukan aktivitas di luar kawasan sistem <em>bubble <\/em>setelah mendapatkan hasil negatif RT-PCR sebagaimana dimaksud dalam huruf a;<br \/>\nc. Mematuhi protokol kesehatan dan persyaratan pelaku perjalanan luar negeri di negara\/wilayah tujuan; dan\/atau<br \/>\nd. Mematuhi protokol kesehatan dan persyaratan perjalanan domestik di daerah\/wilayah tujuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">14. Tempat akomodasi karantina termasuk hotel atau kapal yang digunakan dalam mekanisme sistem <em>bubble <\/em>di Bali wajib mendapatkan rekomendasi dari Satgas Penanganan COVID-19, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), berdasarkan usulan dari Satgas Penanganan COVID-19 Daerah yang telah memenuhi syarat dan ketentuan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk kebersihan (<em>cleanliness<\/em>), kesehatan (<em>health<\/em>), keamanan (<em>safety<\/em>), dan kelestarian lingkungan (<em>environment sustainability<\/em>)-(CHSE) dan kementerian yang membidangi urusan kesehatan untuk wilayah Bali atau dinas provinsi yang membidangi urusan kesehatan di daerah terkait dengan sertifikasi protokol kesehatan COVID-19.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">15. Fasilitas atau sarana prasarana yang digunakan di kawasan sistem <em>bubble <\/em>harus memenuhi ketentuan\/persyaratan sebagai berikut:<br \/>\na. Membuat media komunikasi, informasi, dan edukasi serta melakukan sosialisasi secara masif terkait penerapan protokol kesehatan;<br \/>\nb. Memiliki fasilitas atau sarana prasarana pendukung yang dapat digunakan secara terpisah antar setiap kelompok <em>bubble<\/em>;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">c. Memiliki tenaga pendukung yang seminimalnya mencakup beberapa hal berikut:<br \/>\ni. Tenaga operasional pengamanan dan pengawasan protokol kesehatan;<br \/>\nii. Tenaga petugas kesehatan seminimalnya dokter dan perawat; dan<br \/>\niii. Tenaga penunjang pelaksanaan protokol kesehatan seminimalnya tenaga administrasi, tenaga kebersihan, dan juru masak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">d. Memiliki sistem pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan seperti kamera TV;<br \/>\ne. Memiliki kamar penginapan yang memenuhi ketentuan sebagai berikut:<br \/>\ni. Memiliki jendela atau ventilasi yang cukup;<br \/>\nii. Memiliki pencahayaan yang memadai;<br \/>\niii. Memiliki tempat sampah yang tertutup dan plastik untuk sampah infeksius;<br \/>\niv. Memiliki alas kamar yang mudah untuk dibersihkan; dan<br \/>\nv. Memiliki kamar mandi pada setiap kamar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">f. Memiliki kamar penginapan yang dapat digunakan untuk lebih dari satu orang atau keluarga dan memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam huruf e;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">g. Memiliki area yang berfungsi untuk pengambilan spesimen dan observasi kesehatan dilengkapi seminimalnya dengan alat pengukur suhu tubuh, stetoskop, tensimeter, <em>oximeter<\/em>, obat-obatan, dan peralatan medis dasar lainnya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">h. Memiliki area yang berfungsi sebagai titik pengantaran dan penjemputan<em>, <\/em>area registrasi, area dekontaminasi, area untuk aktivitas luar ruangan (<em>outdoor<\/em>), area pengambilan atau pemeriksaan spesimen, serta tempat pemeriksaan kesehatan;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">i. Memiliki ruangan karantina dan isolasi yang terpisah dari kawasan sistem <em>bubble <\/em>sebagai area untuk pelaksanaan karantina dan isolasi bagi PPLN mekanisme sistem <em>bubble <\/em>maupun petugas dan karyawan di fasilitas atau sarana prasarana dalam kawasan sistem <em>bubble<\/em>;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">j. Memiliki ruang istirahat khusus bagi tenaga pendukung yang terlibat langsung dalam pemantauan, pengawasan, dan pelaksanaan protokol kesehatan;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">k. Memiliki sarana pembuangan sampah yang memenuhi standar sanitasi lingkungan seminimalnya memenuhi ketentuan sebagai berikut:<br \/>\ni. Tersedia pemilahan antara sampah organik dan anorganik;<br \/>\nii. Tersedia dalam jumlah yang cukup; dan<br \/>\niii. Tersedia tempat pembuangan sampah sementara (TPS) dan tempat pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">l. Memiliki peralatan dan bahan desinfektan; dan<br \/>\nm. Memiliki ketersediaan alat pelindung diri (APD).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">16. Setiap operator moda transportasi di pintu masuk PPLN diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">17. KKP pada pintu masuk perjalanan luar negeri memfasilitasi WNI\/WNA pelaku perjalanan mekanisme sistem <em>bubble<\/em> yang membutuhkan pelayanan medis darurat saat kedatangan di Indonesia sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">18. Kementerian\/lembaga\/pemerintah daerah yang menyelenggarakan fungsi terkait dengan mekanisme sistem <em>bubble<\/em> menindaklanjuti SE ini dengan melakukan penerbitan instrumen hukum yang selaras dan tidak bertentangan dengan mengacu pada SE ini dan ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">19. Instrumen hukum sebagaimana dimaksud pada angka 18 merupakan bagian tidak terpisahkan dari SE ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>(SATGAS PENANGANAN COVID-19\/UN)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Mekanisme Travel Bubble di Bali dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). \u201cSurat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 23 Februari 2022 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian,\u201d ditegaskan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Suharyanto dalam SE yang ditandatanganinya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":240822,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55,1805],"tags":[1879,1710],"class_list":["post-240821","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-penanganan-covid-19","tag-penanganan-covid-19","tag-satgas-covid-19"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan Ketentuan Protokol Kesehatan Sistem Bubble di Bali - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Mekanisme Travel Bubble di Bali pada Masa Pandemi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan Ketentuan Protokol Kesehatan Sistem Bubble di Bali - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Mekanisme Travel Bubble di Bali pada Masa Pandemi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-25T10:42:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-02-25T10:43:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"479\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\"},\"headline\":\"Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan Ketentuan Protokol Kesehatan Sistem Bubble di Bali\",\"datePublished\":\"2022-02-25T10:42:51+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-25T10:43:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/\"},\"wordCount\":2225,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png\",\"keywords\":[\"Penanganan COVID-19\",\"Satgas Covid-19\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Penanganan COVID-19\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/\",\"name\":\"Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan Ketentuan Protokol Kesehatan Sistem Bubble di Bali - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png\",\"datePublished\":\"2022-02-25T10:42:51+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-25T10:43:59+00:00\",\"description\":\"Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Mekanisme Travel Bubble di Bali pada Masa Pandemi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png\",\"width\":707,\"height\":479,\"caption\":\"SE Satgas 8\/2022\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan Ketentuan Protokol Kesehatan Sistem Bubble di Bali\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan Ketentuan Protokol Kesehatan Sistem Bubble di Bali - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Mekanisme Travel Bubble di Bali pada Masa Pandemi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan Ketentuan Protokol Kesehatan Sistem Bubble di Bali - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Mekanisme Travel Bubble di Bali pada Masa Pandemi","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2022-02-25T10:42:51+00:00","article_modified_time":"2022-02-25T10:43:59+00:00","og_image":[{"width":707,"height":479,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png","type":"image\/png"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"13 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8"},"headline":"Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan Ketentuan Protokol Kesehatan Sistem Bubble di Bali","datePublished":"2022-02-25T10:42:51+00:00","dateModified":"2022-02-25T10:43:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/"},"wordCount":2225,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png","keywords":["Penanganan COVID-19","Satgas Covid-19"],"articleSection":["Berita","Penanganan COVID-19"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/","name":"Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan Ketentuan Protokol Kesehatan Sistem Bubble di Bali - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png","datePublished":"2022-02-25T10:42:51+00:00","dateModified":"2022-02-25T10:43:59+00:00","description":"Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Mekanisme Travel Bubble di Bali pada Masa Pandemi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Screen-Shot-2022-02-25-at-17.33.31.png","width":707,"height":479,"caption":"SE Satgas 8\/2022"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/satgas-penanganan-covid-19-terbitkan-ketentuan-protokol-kesehatan-sistem-bubble-di-bali\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Satgas Penanganan COVID-19 Terbitkan Ketentuan Protokol Kesehatan Sistem Bubble di Bali"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/240821","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=240821"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/240821\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":240825,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/240821\/revisions\/240825"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/240822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=240821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=240821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=240821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}