{"id":255019,"date":"2022-08-20T23:03:44","date_gmt":"2022-08-20T16:03:44","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=255019"},"modified":"2023-03-11T10:24:45","modified_gmt":"2023-03-11T03:24:45","slug":"kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Kemenkes Konfirmasi Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_255020\" style=\"width: 1034px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-255020\" class=\"wp-image-255020 size-large alignleft\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35-1024x580.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"580\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35-1024x580.png 1024w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35-300x170.png 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35-768x435.png 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35-600x340.png 600w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35-700x397.png 700w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35-360x204.png 360w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35.png 1424w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><p id=\"caption-attachment-255020\" class=\"wp-caption-text\">Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril (Sumber: Tangkapan Layar)<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan satu warga negara Indonesia terkonfirmasi menderita <em>monkeypox<\/em> (cacar monyet). Pasien tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 27 tahun, dengan riwayat perjalanan ke Belanda, Swiss, Belgia, dan Perancis sebelum tertular.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saat ini pasien dalam keadaan baik, tidak sakit berat, dan ada cacarnya atau ruam-ruamnya di muka, di telapak tangan, dan kaki. Pasien tidak perlu dirawat di rumah sakit, tapi cukup isolasi mandiri,&#8221; ujar Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril, dalam keterangan pers secara daring, Sabtu (20\/08\/2022).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan penelusuran, pasien bepergian ke luar negeri antara tanggal 22 Juli hingga tiba kembali di Jakarta pada 8 Agustus 2022. Pasien mulai mengalami gejala awal <em>monkeypox<\/em> di tanggal 11 Agustus 2022. Setelah berkonsultasi ke beberapa fasilitas kesehatan, pasien masuk ke salah satu rumah sakit milik Kemenkes pada tanggal 18 Agustus dan hasil tes PCR pasien terkonfirmasi positif pada malam hari tanggal 19 Agustus.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Syahril mengimbau masyarakat agar tidak panik karena daya tular dan fatalitas cacar monyet sangat rendah dibandingkan dengan COVID-19. Sebagai gambaran, saat ini terdapat 39,718 kasus konfirmasi cacar monyet di seluruh dunia dan yang meninggal 12 orang, atau kurang dari 0,001 persen dari total kasus. Selain itu, transmisi <em>monkeypox<\/em> tidak semudah COVID-19 yang melalui droplet di udara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Penularan <em>monkeypox<\/em> melalui kontak erat,&#8221; kata Syahril.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konfirmasi kasus <em>monkeypox<\/em> pertama di Indonesia ini telah ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta bersama Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes untuk melakukan surveilans kepada masyarakat atau kontak erat dari pasien.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai bentuk kewaspadaan, tambah Syahril, Kemenkes sudah melakukan pemantauan intensif di seluruh pintu masuk Indonesia, baik dari udara, laut, maupun darat yang berhubungan langsung kepada negara-negara yang sudah melaporkan adanya kasus <em>monkeypox.<\/em> Terdapat sekitar 89 negara yang sudah melaporkan adanya kasus cacar monyet di negaranya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pemerintah juga sudah memberikan status kewaspadaan kepada seluruh maskapai penerbangan dan pelabuhan untuk bersama memberikan suatu kewaspadaan apabila ada penumpangnya yang mempunyai gejala cacar monyet,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah berikutnya, ucap Syahril, pihaknya sudah memberikan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh masyarakat, petugas kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mewaspadai cacar monyet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar selalu melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan meningkatkan protokol kesehatan. Protokol kesehatan ini bukan hanya untuk COVID-19 saja tapi juga untuk seluruh penyakit menular,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, pemerintah telah memberikan pedoman kepada seluruh dinas kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas untuk memberikan perhatian yang lebih terhadap kasus <em>monkeypox<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jangan sampai ada petugas kesehatan di puskesmas, di rumah sakit yang tidak paham dengan cacar monyet, karena ini bagian dari kewaspadaan kita,&#8221; ucap Syahril.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkait pemeriksaan PCR untuk <em>monkeypox, <\/em>Syahril mengungkapkan bahwa saat ini baru dapat dilakukan di dua tempat yaitu di laboratorium rujukan nasional BKPK Kemenkes dan laboratorium Institut Pertanian Bogor (IPB). Saat ini sedang dalam proses penambahan sepuluh laboratorium yang ditingkatkan untuk melakukan pemeriksaan PCR tersebut. Ada pula beberapa rumah sakit yang sudah bisa melakukan PCR.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Syahril menyampaikan, Kemenkes sudah menyiapkan 1.200 reagen untuk pemeriksaan <em>monkeypox<\/em>. Pemeriksaan dilakukan manakala ada kecurigaan <em>monkeypox<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pemeriksaan PCR <em>monkeypox<\/em> ini berbeda dengan pemeriksaan PCR COVID-19. PCR <em>monkeypo<\/em>x dilakukan dengan <em>swab<\/em> pada ruam-ruam yang ada di tubuh pasien,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasien <em>monkeypox<\/em> juga tidak memerlukan ruang isolasi sebagaimana pasien COVID-19. Ruang isolasi untuk pasien COVID-19 memerlukan tekanan negatif, sementara untuk pasien <em>monkeypox<\/em> ruang isolasi tersebut tidak diperlukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terapi perawatan klinis untuk cacar monyet harus dioptimalkan sepenuhnya untuk meringankan gejala, mengelola komplikasi, dan mencegah gejala sisa jangka panjang. Pasien harus diberi cairan obat dan makanan untuk mempertahankan gizi yang memadai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Infeksi bakteri sekunder harus diobati sesuai indikasi. Antivirus yang dikenal sebagai tecovirimat yang dikembangkan untuk cacar dilisensikan oleh European Medicines Agency (EMA) untuk <em>monkeypox<\/em> pada tahun 2022 berdasarkan data pada penelitian pada hewan dan manusia. Tecovirimat belum tersedia secara luas. Jika digunakan untuk perawatan pasien, tecovirimat idealnya harus dipantau dalam konteks penelitian klinis dengan pengumpulan data prospektif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkait vaksinasi, Syahril menyampaikan bahwa Badan Kesehatan Dunia atau WHO belum memberikan rekomendasi untuk vaksinasi massal dalam menghadapai <em>monkeypox<\/em>. Ada dua atau tiga negara yang sudah melakukan vaksinasi dan Indonesia juga sedang memproses untuk pengadaannya dan harus melalui rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasien <em>monkeypox<\/em> akan sembuh sendiri manakala tidak ada infeksi tambahan atau tidak ada komorbid yang berat yang dapat memperparah kondisi pasien.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kalau pasiennya tidak ada komorbid dan tidak ada penyakit pemberat lain, insyaallah sebetulnya pasien ini bisa sembuh sendiri,&#8221; ucap Syahril.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gejala cacar monyet mirip dengan gejala cacar air, namun lebih ringan. Gejala dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan. Perbedaan utama antara gejala cacar air dan cacar monyet adalah bahwa cacar monyet menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati) sedangkan cacar air tidak. Cacar monyet biasanya merupakan penyakit yang sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung dari 2 hingga 4 minggu.\u00a0<strong>(GUN\/UN)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kunjungi laman resmi Kemenkes melalui <a href=\"https:\/\/kemkes.go.id\/\">tautan ini.<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan satu warga negara Indonesia terkonfirmasi menderita monkeypox (cacar monyet). Pasien tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 27 tahun, dengan riwayat perjalanan ke Belanda, Swiss, Belgia, dan Perancis sebelum tertular. &#8220;Saat ini pasien dalam keadaan baik, tidak sakit berat, dan ada cacarnya atau ruam-ruamnya di muka, di telapak tangan, dan kaki. Pasien tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":255020,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[2229,1415],"class_list":["post-255019","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-cacar-monyet","tag-kemenkes"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kemenkes Konfirmasi Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia Terkonfirmasi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kemenkes Konfirmasi Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia Terkonfirmasi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-20T16:03:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-11T03:24:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1424\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"807\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\"},\"headline\":\"Kemenkes Konfirmasi Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia\",\"datePublished\":\"2022-08-20T16:03:44+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-11T03:24:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/\"},\"wordCount\":777,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35.png\",\"keywords\":[\"Cacar Monyet\",\"Kemenkes\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/\",\"name\":\"Kemenkes Konfirmasi Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35.png\",\"datePublished\":\"2022-08-20T16:03:44+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-11T03:24:45+00:00\",\"description\":\"Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia Terkonfirmasi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35.png\",\"width\":1424,\"height\":807,\"caption\":\"Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril (Sumber: Tangkapan Layar)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kemenkes Konfirmasi Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kemenkes Konfirmasi Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia Terkonfirmasi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kemenkes Konfirmasi Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia Terkonfirmasi","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2022-08-20T16:03:44+00:00","article_modified_time":"2023-03-11T03:24:45+00:00","og_image":[{"width":1424,"height":807,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35.png","type":"image\/png"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8"},"headline":"Kemenkes Konfirmasi Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia","datePublished":"2022-08-20T16:03:44+00:00","dateModified":"2023-03-11T03:24:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/"},"wordCount":777,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35.png","keywords":["Cacar Monyet","Kemenkes"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/","name":"Kemenkes Konfirmasi Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35.png","datePublished":"2022-08-20T16:03:44+00:00","dateModified":"2023-03-11T03:24:45+00:00","description":"Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia Terkonfirmasi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Screen-Shot-2022-08-20-at-22.53.35.png","width":1424,"height":807,"caption":"Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril (Sumber: Tangkapan Layar)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/kemenkes-konfirmasi-kasus-monkeypox-pertama-di-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kemenkes Konfirmasi Kasus Monkeypox Pertama di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/255019","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=255019"}],"version-history":[{"count":16,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/255019\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":271456,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/255019\/revisions\/271456"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/255020"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=255019"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=255019"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=255019"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}