{"id":258191,"date":"2022-09-26T10:45:47","date_gmt":"2022-09-26T03:45:47","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=258191"},"modified":"2022-09-26T10:46:18","modified_gmt":"2022-09-26T03:46:18","slug":"implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/","title":{"rendered":"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><strong> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-258201 size-full\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg\" alt=\"\" width=\"850\" height=\"594\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg 850w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2-768x537.jpg 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2-600x419.jpg 600w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2-658x460.jpg 658w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2-329x230.jpg 329w\" sizes=\"auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px\" \/>Oleh: Zahrotul Addawiyah Iskandar *)<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Indonesia mengalami 3 (tiga) fase transformasi tata kelola perencanaan dan anggaran selama kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Pertama, Reformasi Penganggaran I yang ditandai dengan disahkannya <a href=\"https:\/\/jdih.setkab.go.id\/PUUdoc\/7305\/UU0172003.pdf\">Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2003<\/a> tentang Keuangan Negara dan <a href=\"https:\/\/jdih.setkab.go.id\/PUUdoc\/328\/UU%20NO%2025%20TH%202004.pdf\">UU Nomor 25 Tahun 2004<\/a> tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Pada fase ini, Indonesia mulai mengadopsi sistem <em>Performance Based Budgeting<\/em> (PBB), yaitu penganggaran berdasarkan prestasi kinerja yang akan dicapai, dan Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM). Dalam rangka penyempurnaan PBB, khususnya mengenai pengukuran dan evaluasi kinerja anggaran, selanjutnya, Pemerintah mengeluarkan <a href=\"https:\/\/jdih.setkab.go.id\/PUUdoc\/17090\/PP%2090%20Tahun%202010-1.pdf\">Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 90 Tahun 2010<\/a> tentang\u00a0<\/span>Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara\/Lembaga (<span style=\"font-size: 12pt;\">RKA K\/L) yang merupakan pertanda masuknya Indonesia dalam fase Reformasi Penganggaran II. Fase ini mengenalkan kementerian\/lembaga (K\/L) dan pemerintah daerah (pemda) pada sistem <em>reward and punishment<\/em> dan penerapan standar biaya. Untuk menjawab tantangan disintegrasi dalam perencanaan program dan anggaran, pada fase ini, Pemerintah, akhirnya, mengesahkan <a href=\"https:\/\/jdih.setkab.go.id\/PUUdoc\/175232\/PP%2017%20Tahun%202017.pdf\">PP Nomor 17 Tahun 2017<\/a> tentang Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran yang mengatur peran institusi yang bertanggung jawab terhadap penyusunan rencana dan anggaran pembangunan nasional serta pengendalian pencapaian sasaran pembangunan.<!--more--><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Namun demikian, hasil evaluasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)\/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menemukan kendala-kendala dalam pelaksanaan perencanaan dan penganggaran, di antaranya: 1) jumlah<em> output<\/em> yang semakin bertambah karena masing-masing satuan kerja ingin menunjukan eksistensinya; 2) rumusan<em> output<\/em> yang tidak berkualitas (bukan <em>end product<\/em>, tidak <em>eyecatching<\/em>, dan tidak spesifik); 3) banyaknya <em>output<\/em> yang bersifat generik berada di program teknis, dan sebaliknya; serta 4) masyarakat tidak dapat memahami informasi kinerja yang tertuang dalam dokumen perencanaan dan penganggaran.\u00a0 Hal tersebut yang mendorong Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN\/Bappenas untuk melakukan Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) dan memasuki fase terkini dalam tata kelola perencanaan dan anggaran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Reformasi Penganggaran II <\/span><em style=\"font-size: 12pt;\">vs<\/em><\/strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><strong> RSPP: Sebuah Perbandingan Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran di Sekretariat Kabinet<\/strong><br \/>\n<\/span><span style=\"font-size: 12pt;\">Dalam melaksanakan perencanaan dan penganggaran saat fase Reformasi Penganggaran II, Sekretariat Kabinet (Setkab) memiliki 2 (dua) program, pertama, program <\/span><em style=\"font-size: 12pt;\">Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Sekretariat Kabinet (114.01)<\/em><span style=\"font-size: 12pt;\"> yang didukung oleh 6 (enam) kegiatan unit kerja di bawah Kedeputian Bidang Administrasi. Kedua, program <\/span><em style=\"font-size: 12pt;\">Dukungan Pengelolaan Manajemen Kabinet Kepada Presiden dan Wakil Presiden Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan (114.06)<\/em><span style=\"font-size: 12pt;\"> yang merupakan program teknis yang hanya dimiliki oleh Sekretariat Kabinet dan membawahi 21 (dua puluh satu) kegiatan unit kerja di bawah kedeputian teknis, yaitu Kedeputian Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (4 kegiatan); Kedeputian Bidang Perekonomian (4 kegiatan); Kedeputian Bidang Maritim dan Investasi (4 kegiatan); Kedeputian Bidang Pembangunan Kebudayaan dan Manusia (4 kegiatan); Kedeputian Bidang Dukungan Kerja Kabinet (4 kegiatan); dan Utusan Khusus Presiden (UKP), Staf Khusus Presiden (SKP), Staf Khusus Wakil Presiden (1 kegiatan). Masing-masing Kegiatan secara eksklusif dimiliki oleh setiap Unit Kerja Eselon (UKE) II di Setkab dengan keluaran (<\/span><em style=\"font-size: 12pt;\">output<\/em><span style=\"font-size: 12pt;\">) yang berbeda-beda sesuai pembidangannya. Begitu juga dengan Program yang secara khusus membawahi kegiatan generik atau teknis sehingga unit kerja yang memiliki keluaran administratif, seperti unit Fasilitasi Operasional pada kedeputian teknis, anggarannya melekat pada program teknis. Hal yang sama juga terjadi pada keluaran yang bersifat teknis\/substantif pada unit kerja di bawah program generik\u2014dalam hal ini Biro Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Tata Laksana yang menjalankan tugas penyelenggaraan sidang Tim Penilai Akhir, anggarannya melekat pada program generik. Keadaan ini mengakibatkan <\/span><em style=\"font-size: 12pt;\">overlapping<\/em><span style=\"font-size: 12pt;\"> anggaran belanja birokrasi (dukungan manajerial) dan belanja pembangunan teknis sehingga kalkulasi dari klasifikasi kedua jenis belanja tersebut menjadi kurang relevan. Selain itu, pada fase Reformasi Penganggaran II ini, kinerja yang dihasilkan oleh masing-masing unit kerja cendrung <\/span><em style=\"font-size: 12pt;\">silos <\/em><span style=\"font-size: 12pt;\">karena perumusan keluaran dilakukan berdasarkan pendekatan UKE II.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Berbeda halnya setelah penerapan RSPP, kolaborasi diusung sebagai tema dalam perencanaan dan penganggaran K\/L. Sebagai contoh, saat ini Program tidak lagi eksklusif mencerminkan tugas dan fungsi Eselon I pada sebuah K\/L, melainkan tugas dan fungsi K\/L itu sendiri, sehingga K\/L dapat berbagi Program yang sama jika tugas dan fungsi yang dilakukan mirip\/sama dengan K\/L lain. Hal ini terjadi di Setkab yang berbagi Program dengan Kementerian Sekretariat Negara untuk Program <em>Penyelenggaraan Layanan kepada Presiden dan Wakil Presiden<\/em> (114.CA), sedangkan, untuk program generik, saat ini seluruh K\/L sudah menggunakan program yang sama\/standar, yaitu Program <em>Dukungan Manajemen<\/em> (114.WA). Sama halnya dengan Program, Kegiatan pun saat ini bersifat lintas yang berarti satu Kegiatan dapat diampu oleh UKE II yang berbeda-beda selama memiliki keterkaitan tugas atau keluaran yang sama. Setkab sudah menjalankan prinsip ini dengan menyatukan UKE II pada satu kedeputian yang sama dengan keluaran yang sama dalam satu Kegiatan Lintas. Misalnya, pada Kedeputian Politik, Hukum dan Keamanan terdapat satu Kegiatan, yaitu Kegiatan <em>Penyusunan rekomendasi kebijakan di Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan <\/em>(6401) yang diampu oleh setiap UKE II di bawah Kedeputian Bidang Politik Hukum dan Keamanan. Dengan kegiatan yang sama, UKE II secara leluasa dapat berkolaborasi dengan UKE II lainnya dalam mencapai keluaran bersama sehingga sinergitas dalam penyelesaian keluaran dapat terlaksana dengan baik. Sejauh ini, Setkab memiliki 8 (delapan) kegiatan lintas yang ada pada kedeputian teknis.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-size: 12pt;\"><br \/>\nPada prinsipnya, RSPP mengarahkan K\/L untuk melihat penerima manfaat dari keluaran (<\/span><em style=\"font-size: 12pt;\">output<\/em><span style=\"font-size: 12pt;\">) yang dihasilkan. Dengan kata lain, Kegiatan yang bersifat teknis atau penerima manfaatnya berasal dari K\/L lain, tetapi dijalankan oleh unit kerja di bawah Kedeputian Bidang Administrasi, maka penganggarannya dapat dijabarkan pada program teknis. Sedangkan, Kegiatan yang sifatnya administratif atau penerima manfaatnya berasal dari internal K\/L, tetapi dikerjakan oleh unit kerja substansi, maka penganggarannya dapat ditarik ke program generik. Sehingga, RSPP menggeser paradigma ego sentris dalam perencanaan dan penganggaran yang mengakomodir kemungkinan unit kerja administrasi untuk menghasilkan Rincian <em>Output<\/em> (RO) substantif melalui Kegiatan Lintas Program sesuai tugas dan fungsi yang berlaku, begitu pula sebaliknya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Dalam implementasi RSPP, Setkab juga sudah menjalankan prinsip tersebut di atas, sebagai contoh, kegiatan <em>Penyusunan rancangan Keputusan Presiden terkait pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian Jabatan Pimpinan Tinggi Utama, Jabatan Pimpinan Tinggi Madya K\/L, dan pemerintah provinsi hasil sidang Tim Penilai Akhir (4984) <\/em>yang diampu oleh Biro Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Tata Laksana, kini berada di bawah Program teknis (114.CA), sedangkan, Kegiatan <em>Penyelenggaraan layanan Fasilitasi Operasional dan layanan tata usaha Pusat Pembinaan Penerjemah (6400) <\/em>yang diampu oleh 4 (empat) UKE II dari kedeputian substansi dan 1 (satu) UKE II dari unit Pusat Pembinaan Penerjemah saat ini berada pada Program generik (114.WA).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Implikasi Penerapan RSPP: <em>Refocusing<\/em> Program dan Kegiatan Sekretariat Kabinet<br \/>\n<\/span><\/strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Sejak berlakunya RSPP, hubungan logika aktivitas antara Kegiatan yang menghasilkan keluaran (<\/span><em style=\"font-size: 12pt;\">output<\/em><span style=\"font-size: 12pt;\">) dan Program yang menghasilkan manfaat (<\/span><em style=\"font-size: 12pt;\">outcome<\/em><span style=\"font-size: 12pt;\">) dapat tergambar lebih jelas pada kerangka perencanaan dan penganggaran Setkab. Hal ini disebabkan oleh simplifikasi Kegiatan pada Kedeputian Substansi yang awalnya masing-masing UKE II Setkab memiliki Kegiatan yang berbeda-beda dengan potensi duplikasi antar-Kegiatan, kemudian, disederhanakan menjadi satu Kegiatan Lintas sehingga <\/span><em style=\"font-size: 12pt;\">cascading<\/em><span style=\"font-size: 12pt;\"> menjadi lebih sederhana dan terlihat lebih jelas.\u00a0 Perencanaan keluaran (<\/span><em style=\"font-size: 12pt;\">output<\/em><span style=\"font-size: 12pt;\">) UKE I di lingkungan Setkab pun menjadi lebih sinergis karena Kegiatan fokus pada aktivitas untuk pencapaian keluaran, bukan lagi pendekatan tugas dan fungsi UKE II.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Seiring dengan redefinisi Kegiatan yang lebih fokus dalam pencapaian keluaran K\/L, kini kebutuhan anggaran untuk pencapaian sebuah <em>output<\/em> dapat dilihat secara jelas. Misalnya, untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan di bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, kebutuhan anggarannya dapat langsung terlihat pada kegiatan <em>Penyusunan rekomendasi kebijakan di Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (6405). <\/em>Hal ini sangat efisien, mengingat sebelum RSPP, untuk mengidentifikasi kebutuhan anggaran rekomendasi kebijakan di bidang tertentu harus melihat dan mengakumulasi anggaran dari 4 (empat) kegiatan yang berbeda. Sehingga, perencanaan dan penganggaran dapat lebih efisien karena tidak ada lagi potensi <em>overlapping<\/em> kegiatan dalam pencapaian <em>output<\/em> program yang selanjutnya dapat mengarah ke pencapaian <em>outcome<\/em> K\/L.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Penerapan RSPP juga meredefinisi rumusan nomenklatur keluaran (<em>output<\/em>)\u2014kini menjadi RO\u2014yang lebih spesifik dan mencerminkan <em>real work<\/em>. Nomenklatur RO pada Program Teknis Setkab, sejauh ini, sudah mencerminkan <em>output riil, <\/em>sedangkan, RO pada Program Generik sudah menerapkan standardisasi yang ditetapkan oleh Kementerian PPN\/Bappenas dan Kemenkeu. RO tersebut ditempatkan sesuai sifat peruntukan dan penerima manfaatnya dalam Program Teknis maupun Program Generik. Hal ini berdampak pada keakuratan klasifikasi anggaran pada belanja birokrasi dan belanja pembangunan Setkab. Kini, anggaran belanja birokrasi Sekretariat Kabinet dapat dikomparasi secara berimbang dan tepat jumlah (<em>value for money<\/em>) sehingga lebih akuntabel karena dapat terukur secara andal dan akurat. Di samping itu, anggaran belanja pembangunan pada Program Teknis dapat dengan mudah diteliti dan disandingkan dengan arah pembangunan nasional karena sudah tidak tumpang tindih dengan anggaran yang sifatnya generik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Sebagai kesimpulan, implementasi RSPP berdampak signifikan terhadap pola kerja Setkab yang menjadi lebih fleksibel dalam pencapaian RO Kedeputian Teknis. Unit kerja dapat bekerja sama dalam menyelesaikan isu yang beririsan pada keluaran yang sama dalam Kegiatan Lintas. Sedangkan, pada Program Generik, penerapan standardisasi Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan RO dapat mewujudkan efisiensi belanja birokrasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\"><strong>*) Kepala Subbagian Program dan Anggaran II pada Bagian Perencanaan, Biro Perencanaan dan Keuangan, Deputi Bidang Administrasi, Setkab<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Zahrotul Addawiyah Iskandar *) Indonesia mengalami 3 (tiga) fase transformasi tata kelola perencanaan dan anggaran selama kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Pertama, Reformasi Penganggaran I yang ditandai dengan disahkannya Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Pada fase ini, Indonesia mulai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":258201,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[56],"tags":[],"class_list":["post-258191","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet. Opini oleh Zahrotul Addawiyah Iskandar\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet. Opini oleh Zahrotul Addawiyah Iskandar\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-26T03:45:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-26T03:46:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\"},\"headline\":\"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet\",\"datePublished\":\"2022-09-26T03:45:47+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-26T03:46:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/\"},\"wordCount\":1404,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg\",\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/\",\"name\":\"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg\",\"datePublished\":\"2022-09-26T03:45:47+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-26T03:46:18+00:00\",\"description\":\"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet. Opini oleh Zahrotul Addawiyah Iskandar\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg\",\"width\":850,\"height\":594},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet. Opini oleh Zahrotul Addawiyah Iskandar","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet. Opini oleh Zahrotul Addawiyah Iskandar","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2022-09-26T03:45:47+00:00","article_modified_time":"2022-09-26T03:46:18+00:00","og_image":[{"width":850,"height":594,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8"},"headline":"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet","datePublished":"2022-09-26T03:45:47+00:00","dateModified":"2022-09-26T03:46:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/"},"wordCount":1404,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg","articleSection":["Opini"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/","name":"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg","datePublished":"2022-09-26T03:45:47+00:00","dateModified":"2022-09-26T03:46:18+00:00","description":"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet. Opini oleh Zahrotul Addawiyah Iskandar","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Foto_Zahrotul-Addawiyah-Iskandar-2.jpg","width":850,"height":594},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/implementasi-redesain-sistem-perencanaan-dan-penganggaran-rspp-di-lingkungan-sekretariat-kabinet\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Implementasi Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) di Lingkungan Sekretariat Kabinet"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/258191","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=258191"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/258191\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":258209,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/258191\/revisions\/258209"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/258201"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=258191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=258191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=258191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}