{"id":278092,"date":"2023-06-27T15:55:38","date_gmt":"2023-06-27T08:55:38","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=278092"},"modified":"2023-06-27T16:03:06","modified_gmt":"2023-06-27T09:03:06","slug":"peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/","title":{"rendered":"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 27 Juni 2023"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sambutan Presiden Joko Widodo <\/strong><strong>pada Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial <\/strong><strong>Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia,<\/strong><strong>\u00a027 Juni 2023<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Bismillahirrahmanirrahim.<\/em><br \/>\n<em>Assalamu\u2019alaikum warahmatullahi wabarakatuh.<\/em><br \/>\nSelamat siang,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salam sejahtera bagi kita semuanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang saya hormati Menko Polhukam beserta seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju serta seluruh ketua dan kepala lembaga, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur Aceh beserta seluruh Forkopimda Aceh, bupati dan wali kota yang hadir dari Pidie, Aceh Utara, Aceh Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bapak-Ibu hadirin dan undangan yang hadir secara fisik maupun virtual, khususnya para korban dan atau ahli waris korban yang saya hormati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada hari ini kita berkumpul secara langsung maupun virtual di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh ini untuk memulihkan luka bangsa akibat pelanggaran HAM berat masa lalu yang meninggalkan beban yang berat bagi para korban dan keluarga korban. Karena itu, luka ini harus segera dipulihkan agar kita mampu bergerak maju. Dan pada awal bulan Januari yang lalu, saya telah memutuskan bahwa pemerintah menempuh penyelesaian non-yudisial yang fokus pada pemulihan hak-hak korban tanpa menegasikan mekanisme yudisial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan hari ini kita bersyukur, alhamdulillah bisa mulai direalisasikan pemulihan hak-hak korban pelanggaran HAM yang berat di 12 peristiwa, yang sekaligus menandai komitmen bersama untuk melakukan upaya-upaya pencegahan agar hal serupa tidak akan pernah terulang kembali di masa-masa yang akan datang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya mendapatkan laporan dari Bapak Menko Polhukam bahwa korban dan keluarga korban di Aceh telah mulai mendapatkan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan keterampilan kerja, jaminan hak untuk kesehatan, jaminan keluarga harapan dan perbaikan tempat tinggal, serta pembangunan fasilitas-fasilitas lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk itu, saya minta maju ke depan tadi yang mendapatkan beasiswa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dekat-dekat sini, enggak usah takut. Ya dikenalkan nama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar<\/strong><strong> Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nPerkenalkan saya Akbar Maulana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nAkbar Maulana, panggilannya Maulana atau Akbar?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nAkbar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nPanggilannya Akbar. Akbar sekarang kelas berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nKelas 2 SMK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nKelas 2 SMA?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nSMK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nDua SMK, kelas 2 SMK di Pidie?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nDi Nisam, Aceh Utara, Pak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nOh di Nisam, Aceh Utara. Oh di Nisam, Aceh Utara. Bisa menceritakan sedikit peristiwa yang ada? Entah dari cerita orang tua atau cerita dari tetangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nCerita tentang di Simpang KKA?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nIya, cerita mengenai peristiwa di Simpang KKA. Oh ini peristiwanya yang Simpang KKA. Ya silakan sedikit saja apa yang Akbar tahu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nYa waktu itu ayah saya lagi pulang sekolah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nAyah baru pulang sekolah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nBaru masa sekolah, masih muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nOh masih muda, masih sekolah. Terus, kelas berapa itu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nEnggak tahu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nOke, terus? Pulang sekolah, SMA\/SMK atau masih\u2026?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nSMA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nPulang sekolah, terus?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nAda ramai-ramai di depan pintu masuk Simpang KKA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nAda ramai-ramai di pintu masuk Simpang KKA, iya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nAyah saya..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nPergi ayah Akbar ke\u2026 <em>Ngapain<\/em> pergi ke sana?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nKan ramai-ramai, ikut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nRamai-ramai ikut, <em>gitu aja<\/em>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nPenasaran, Pak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nPenasaran, <em>gitu<\/em>, terus? Ini yang cerita seperti ini siapa yang memberitahu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nBapak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nOke, terus?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nYa ditembak dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nKetembak di situ?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nIya, terus? Akbar lahir? <em>Gimana<\/em>, ceritanya <em>gimana<\/em>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nTiarap Bapak saya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nTiarap, terus?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nEnggak tahu lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nTerus?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nKan enggak semua dicerita, <em>gi<\/em><em>mana<\/em> tahu saya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nTidak semua diceritakan sehingga enggak tahu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nBerarti peristiwa ini sudah berapa tahun? Akbar saat itu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nBelum lahir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nOh belum lahir. Sebentar-sebentar, yang ikut dalam peristiwa itu Bapaknya Akbar?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya, bapak. Waktu masa sekolahnya bapak, bukan saya, waktu bapak masih muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nMasih muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nKok belum lahir?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nBelum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nBapaknya belum nikah?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nBelum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nOke, oke, sudah. Terus ini dapat beasiswa apa ini?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nBeasiswa sama jaminan Kartu Indonesia Sehat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nIya, beasiswa untuk sekolah di SMK plus universitas?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya, Pak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nUniversitas juga?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nYa, masuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nIya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nSaya kan belum <em>ngecek<\/em> ini apa dapatnya apa, beasiswa SMK dan universitas. Karena Pak Menterinya enggak ada, jadi enggak bisa tanya. Pak Menko betul? Betul? Iya\u00a0<em>clear<\/em>. Apa yang ingin Akbar sampaikan di majelis ini? enggak ada?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Akbar Maulana (Keluarga Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nEnggak tahu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nEnggak tahu, ya sudah. Selamat ya, sudah. Makasih Akbar, makasih, makasih. Saya masih belum <em>nangkap.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian pada siang hari ini juga hadir dua orang dari Rusia dan juga dari Ceko, yaitu Bapak Suryo Martono ini dari Ceko dan juga Bapak Sudaryanto Priyono dari Rusia. Boleh naik ke panggung, Pak. Beliau ini datang jauh dari Ceko dan dari Rusia. Yang saya tangkap, saya belum berbicara dengan beliau-beliau ini banyak, baru ketemu di sini, yang saya tangkap saat itu ada beasiswa untuk para mahasiswa, betul Pak?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM<\/strong><strong>)<\/strong><br \/>\nIya betul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nDan dikirimkan dari Indonesia ke Rusia maupun ke Ceko, kemudian ada peristiwa \u201865, beliau-beliau ini tidak bisa kembali ke Indonesia. Bayangkan, masih mahasiswa. Mungkin Pak Suryo Martono bisa bercerita pendek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya pada waktu 30 September \u201865 terjadi sesuatu peristiwa di Indonesia yang menyangkut adanya kudeta di Indonesia dan apa yang kita terima adalah bahwa kudeta itu didalangi oleh Bung Karno. Dan buat saya pribadi itu sangat tidak masuk akal, sebab Bung Karno waktu itu sudah menjadi presiden dan dengan kedudukan yang kuat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nPak Suryo saat itu umur berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nWaktu itu umur 22 [tahun].<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nUmur 22 menjadi mahasiswa di mana?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nDi Ceko.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nUniversitas di Ceko.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya, itu sekolah tinggi ekonomi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nSekolah tinggi ekonomi di Ceko atas beasiswa dari negara?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nDari negara lewat Kementerian PTIP (Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nDikirim oleh negara lewat PTIP atas semuanya biaya negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya, dengan perjanjian bahwa nanti setelah kita lulus harus bekerja untuk negara paling tidak selama tiga tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nOh memakai ikatan dinas, harus bekerja untuk negara selama tiga tahun, tetapi karena peristiwa \u201865 Bapak tidak bisa kembali?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya tidak bisa kembali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nTidak bisa kembali atau takut kembali?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nTidak bisa kembali karena saya dicabut paspor, saya dan 16 teman-teman di PPI Cekoslowakia waktu itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nDicabut semua paspornya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nDicabut semua karena tidak mau menandatangani persetujuan atas terbentuknya pemerintahan yang baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nKemudian Pak Suryo Martono sekarang umur berapa? Dulu umur 22 sekarang umur berapa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\n80 [tahun].<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\n80?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nYa, bulan Desember.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nKelihatan masih 40 [tahun].<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nTerima kasih. Pak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nPak Sudaryanto dulu juga sama dikirim oleh negara dari beasiswa?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudaryanto Priyono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nSaya dikirim oleh Departemen Koperasi dan Transmigrasi Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nDikirim oleh Departemen Koperasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudaryanto Priyono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nKemudian menjadi mahasiswa di Institut Koperasi Moskow.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nSekolah di Institut Koperasi Moskow.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudaryanto Priyono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya, atas beasiswa Pemerintah Uni Soviet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nOh yang memberikan beasiswa Pemerintah Soviet?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudaryanto Priyono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nOke, terus?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudaryanto Priyono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nTerus setelah terjadi peristiwa \u201865 karena saya juga tidak memenuhi syarat\u00a0<em>screening<\/em>, waktu itu dilakukan, karena di sana ada poin bahwa harus mengutuk Bung Karno. Jadi langsung tidak saya terima. Dan akhirnya dalam seminggu sesudahnya saya menerima surat pemberitahuan bahwa paspor saya sudah dicabut dan saya kehilangan kewarganegaraan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nKemudian Bapak sekarang sampai sekarang tinggal di Rusia?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudaryanto Priyono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nDi Moskow?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudaryanto Priyono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nIya. Sesudah itu saya mendapat jaminan dari Pemerintah Uni Soviet untuk tetap belajar dan menyelesaikan pelajaran di sana, nah, kemudian dikasih pekerjaan sampai sekarang. Tapi sekarang saya \u00a0sudah pensiun, jadi sudah meninggalkan. Dan saya sempat menjadi dosen di Universitas Koperasi Rusia, menjadi dekan dan telah mengadakan beberapa kunjungan ke Indonesia, mengadakan beberapa pembicaraan dengan universitas-universitas di Indonesia, membaca sedikit informasi. Jadi hubungan dengan Indonesia sesudah tahun 2000 kembali normal. Kemudian pemerintah Indonesia memberikan kesempatan untuk bisa mengunjungi Indonesia di mana diperlukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nPak Daryanto bersama Pak Suryo ingin jadi Warga Negara Indonesia lagi enggak?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudaryanto Priyono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nSudah direncanakan Pak, soalnya saya sudah bukan sendirian, jadi sudah punya tiga cucu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nOh sudah punya keluarga besar. Istri dari?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudaryanto Priyono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nRusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nWah dibawa ke Indonesia kan belum tentu mau,<em> gitu<\/em> ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sudaryanto Priyono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nYa belum tentu, tapi kalau diyakinkan saya kira bisa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nKalau Pak Suryo pengin kembali?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nSaya belum punya rencana karena situasi yang semacam ini, ini buat saya kejutan. Saya tidak mengira bahwa bisa terjadi langkah-langkah di dalam saya masih hidup. Terus terang saja ini adalah suatu saat yang bersejarah, bukan saja buat saya. Saya sih sudah tidak bukan apa-apa lagi, terutama yang dari buat generasi muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nJika ingin kembali jadi WNI saya gembira dan kita semua saya kira gembira. Untuk menunjukkan bahwa memang negara ini melindungi warganya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Suryo Martono (Korban Pelanggaran Berat HAM)<\/strong><br \/>\nTerima kasih, Pak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)<\/strong><br \/>\nPak Suryo, Pak Daryanto terima kasih. Silakan kembali. Terima kasih, terima kasih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya negara kita Indonesia ini memang negara besar. Jadi ada peristiwa-peristiwa yang mengikuti, juga kadang-kadang peristiwanya baik, tetapi juga ada yang tidak baik. Dan saya kira normal, di negara-negara lain juga pasti memiliki sejarah-sejarah seperti itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh sebab itu, sekali lagi pemerintah memiliki niat yang tulus atas rekomendasi dari PP HAM untuk menyelesaikan pelanggaran hak asasi manusia berat di negara kita Indonesia. Dan kepada para korban atau ahli waris korban, saya mengucapkan terima kasih atas kebesaran hati Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara sekalian untuk menerima proses ini setelah melalui penantian yang sangat panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya yakin tidak ada proses yang sia-sia, semoga awal dari proses yang baik ini menjadi pembuka jalan bagi upaya-upaya untuk menyembuhkan luka-luka yang ada. Awal bagi terbangunnya kehidupan yang adil, damai, dan sejahtera di atas fondasi perlindungan dan penghormatan pada hak-hak asasi manusia dan kemanusiaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya rasa itu yang ingin saya sampaikan. Dan dengan mengucap\u00a0<em>bismillahirrahmanirrahim<\/em>, pada siang hari ini secara resmi saya luncurkan Program Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak-Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terima kasih.<br \/>\n<em>Wassalamu\u2019alaikum warahmatullahi wabarakatuh.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sambutan Presiden Joko Widodo pada Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia,\u00a027 Juni 2023 Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu\u2019alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang, Salam sejahtera bagi kita semuanya. Yang saya hormati Menko Polhukam beserta seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju serta seluruh ketua dan kepala lembaga, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur Aceh beserta seluruh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":61,"featured_media":227316,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[865,87],"tags":[],"class_list":["post-278092","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sambutan","category-transkrip-pidato"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 27 Juni 2023 - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Provinsi Aceh\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 27 Juni 2023 - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Provinsi Aceh\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-27T08:55:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-06-27T09:03:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Peluncuran-Program-Pelaksanaan-Rekomendasi-Non-Yudisial-Pelanggaran-Hak-Asasi-Manusia-HAM-Berat-di-Indonesia-di-Kabupaten-Pidie-Provinsi-Aceh-27-Juni-2023.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"862\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/32eda3102c2a9e95b28c267e87bff1b6\"},\"headline\":\"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 27 Juni 2023\",\"datePublished\":\"2023-06-27T08:55:38+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-27T09:03:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/\"},\"wordCount\":2074,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/LOGO-SAMBUTAN.jpg\",\"articleSection\":[\"Sambutan\",\"Transkrip Pidato\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/\",\"name\":\"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 27 Juni 2023 - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/LOGO-SAMBUTAN.jpg\",\"datePublished\":\"2023-06-27T08:55:38+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-27T09:03:06+00:00\",\"description\":\"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Provinsi Aceh\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/LOGO-SAMBUTAN.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/LOGO-SAMBUTAN.jpg\",\"width\":1255,\"height\":941},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 27 Juni 2023\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/32eda3102c2a9e95b28c267e87bff1b6\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/605f79e3298c21b41cff2cfecbc462358b972371b69630192382938fd76a07a8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/605f79e3298c21b41cff2cfecbc462358b972371b69630192382938fd76a07a8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/annisa\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 27 Juni 2023 - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Provinsi Aceh","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 27 Juni 2023 - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Provinsi Aceh","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2023-06-27T08:55:38+00:00","article_modified_time":"2023-06-27T09:03:06+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":862,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Peluncuran-Program-Pelaksanaan-Rekomendasi-Non-Yudisial-Pelanggaran-Hak-Asasi-Manusia-HAM-Berat-di-Indonesia-di-Kabupaten-Pidie-Provinsi-Aceh-27-Juni-2023.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/32eda3102c2a9e95b28c267e87bff1b6"},"headline":"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 27 Juni 2023","datePublished":"2023-06-27T08:55:38+00:00","dateModified":"2023-06-27T09:03:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/"},"wordCount":2074,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/LOGO-SAMBUTAN.jpg","articleSection":["Sambutan","Transkrip Pidato"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/","name":"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 27 Juni 2023 - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/LOGO-SAMBUTAN.jpg","datePublished":"2023-06-27T08:55:38+00:00","dateModified":"2023-06-27T09:03:06+00:00","description":"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Provinsi Aceh","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/LOGO-SAMBUTAN.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/LOGO-SAMBUTAN.jpg","width":1255,"height":941},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/peluncuran-program-pelaksanaan-rekomendasi-non-yudisial-pelanggaran-hak-asasi-manusia-ham-berat-di-indonesia-di-rumoh-geudong-kabupaten-pidie-provinsi-aceh-27-juni-2023\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Peluncuran Program Pelaksanaan Rekomendasi Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat di Indonesia, di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 27 Juni 2023"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/32eda3102c2a9e95b28c267e87bff1b6","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/605f79e3298c21b41cff2cfecbc462358b972371b69630192382938fd76a07a8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/605f79e3298c21b41cff2cfecbc462358b972371b69630192382938fd76a07a8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/annisa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/278092","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/61"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=278092"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/278092\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":278103,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/278092\/revisions\/278103"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/227316"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=278092"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=278092"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=278092"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}